• Trending
  • Nasional
  • Ekonomi
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Teknologi
  • Kuliner
Menu
  • Trending
  • Nasional
  • Ekonomi
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Teknologi
  • Kuliner
Search
Close this search box.
  • Trending
  • Nasional
  • Ekonomi
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Teknologi
  • Kuliner
Menu
  • Trending
  • Nasional
  • Ekonomi
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Teknologi
  • Kuliner
Search
Close this search box.
  • Trending
  • Nasional
  • Ekonomi
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Teknologi
  • Kuliner
  • Trending
  • Nasional
  • Ekonomi
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Teknologi
  • Kuliner
Home»Nasional»Mengapresiasi Keberhasilan Pengelolaan Sumber Daya Alam Nasional

Mengapresiasi Keberhasilan Pengelolaan Sumber Daya Alam Nasional

  • Kata Indonesia
  • - Monday, 11 October 2021

Oleh : Ahmad Subur

Indonesia memiliki sumber daya alam yang berlimpah dan dimanfaatkan dengan baik oleh pemerintah. Keberhasilan pengelolaannya wajib diapresiasi, karena hasilnya akan diperuntukkan bagi kesejahteraan rakyat.

Kita dianugerahi alam yang cantik plus hasil bumi yang berlimpah, mulai dari minyak, batu bara, hingga tembaga. Kekayaan sumber daya alam di Indonesia patut disyukuri karena tidak semua negara di dunia memilikinya. Sehingga SDA ini bisa menjadi salah satu modal agar negeri kita bangkit perekonomiannya dan menjadi macan asia, serta disegani oleh dunia internasional.
Kekayaan SDA seharusnya juga diiringi dengan pengelolaannya, karena jika tidak pandai mengelola akan buntung, bahkan dikibuli oleh oknum asing. Jangan sampai kekayaan alam malah menjadi bumerang sehingga mengakibatkan Indonesia mengalami penjajahan modern. Pemerintah berusaha agar semua pengelolaan SDA, terutama yang vital, dilakukan sendiri tanpa ada cawe-cawe dari pihak luar.
Salah satu SDA yang dikelola adalah minyak bumi dan pengambil alihan blok Rokan adalah sebuah prestasi, karena akhirnya ia dikelola oleh perusahaan BUMN. Ketika dipegang oleh BUMN maka otomatis menjadi milik pemerintah, bukan lagi pihak luar, sehingga diharap akan menguntungkan rakyat Indonesia. Perusahaan BUMN sudah bekerja secara profesional sejak susunan pejabatnya dirombak, sehingga diharap memberi keuntungan yang tinggi.
Semoga harga minyak bumi terus naik per barelnya, dan memang SDA jenis ini selalu dibutuhkan oleh manusia. Ketika ada banyak pesanan dari luar negeri, maka perusahaan BUMN pengelola minyak-lah yang diuntungkan. Mereka bisa mendapatkan cuan yang lebih banyak, dan tentu saja sebagian hasilnya disalurkan untuk rakyat sipil, dalam program CSR.
Selain minyak bumi, tembaga dan emas adalah sumber daya alam yang nilainya cukup tinggi. Pengelolaan 2 SDA ini patut diapresiasi karena dilakukan dengan sangat profesional. Ketika ada tambang tembaga, yang sudah diakuisisi oleh pemerintah, maka hasilnya menjadi milik Indonesia. Kita tidak akan menjadi ayam yang mati di dalam lumbung padi, karena pengelolaannya baik dan menghasilkan keuntungan yang tinggi.
Apalagi di tambang tembaga tersebut, mayoritas diisi oleh pegawai asli Indonesia dan asli daerah tersebut. Sehingga penduduk lokal bisa membuktikan bahwa ia mampu bekerja di tambang, dan menduduki posisi yang cukup strategis, tak hanya jadi buruh kasar. Pemerintah benar-benar mempraktikkan azas keadilan, bahkan di luar jawa sekalipun.
Pengelolaan sumber daya alam nasional memang harus dikembalikan ke rakyat, dalam artian mereka juga wajib menikmati hasilnya. Sebagai WNI, tentu mereka mendapatkan cipratan dari pengelolaan SDA, walau bukan dalam bentuk langsung (misalnya lempengan tembaga atau emas). Namun hasil pengelolaannya dirupakan dengan infrastruktur dan fasilitas lain.
Infrastruktur tersebut dibangun dan modalnya dari hasil pengelolaan SDA, sehingga bisa dinikmati oleh rakyat. Masyarakat bisa melintasi jalan yang bagus atau jembatan yang megah, karena fasilitas-fasilitas itu kokoh berdiri berkat bantuan CSR dari pihak BUMN pengelola SDA.
Pengelolaan SDA juga harus dilakukan dengan sangat profesional, dalam artian tidak boleh ada yang ngemplang atau melakukan praktik KKN. Korupsi dilarang keras karena menggerogoti negara dari dalam dan merugikan perusahaan BUMN yang mengelola SDA. KPK, Polri, dan piha-pihak lain turut mengawasi agar tidak ada error seperti ini.
Keberhasilan pengelolaan SDA wajib disyukuri dan diapresiasi karena menunjukkan kinerja pemerintah untuk mensejahterakan rakyatnya. Jangan sampai SDA yang strategis, proyeknya malah dimainkan oleh pihak luar. BUMN wajib mengakuisisi pengelolaannya, karena memang lebih baik dipegang oleh orang Indonesia sendiri, sehingga hasilnya akan menguntungkan rakyat kecil.

)* Penulis adalah kontributor Lingkar pers dan Mahasiswa Cikini

Pemerintah Perkuat Satgas untuk Percepat Pemulihan Wilayah Terdampak Bencana

October 21, 2026

Pemerintah Perkuat Sinergi Pusat-Daerah untuk Percepat Pemulihan Bencana

October 21, 2026

Pemerintah Perkuat Satgas untuk Percepat Pemulihan Wilayah Terdampak Bencana

By Kata IndonesiaOctober 21, 20260

Pemerintah Perkuat Satgas untuk Percepat Pemulihan Wilayah Terdampak Bencana JAKARTA – Pemerintah memperkuat koordinasi Satuan…

Pemerintah Perkuat Sinergi Pusat-Daerah untuk Percepat Pemulihan Bencana

By Kata IndonesiaOctober 21, 20260

Pemerintah Perkuat Sinergi Pusat-Daerah untuk Percepat Pemulihan Bencana *Jakarta* – Pemerintah terus memperkuat sinergi antara…

Pemerintah Memperluas Transaksi Lokal demi Ketahanan Rupiah dan Ekonomi

By Kata IndonesiaOctober 21, 20260

Pemerintah Memperluas Transaksi Lokal demi Ketahanan Rupiah dan Ekonomi Oleh : Jems Andrian Pemerintah bersama…

Pemerintah Menjaga Fundamental Ekonomi di Tengah Tekanan Rupiah

By Kata IndonesiaOctober 21, 20260

Pemerintah Menjaga Fundamental Ekonomi di Tengah Tekanan Rupiah  Oleh: Ricky Rinaldi Dinamika perekonomian global yang diwarnai tingginya ketidakpastian pasar keuangan internasional, ketegangan geopolitik lintas benua, serta kebijakan suku bunga tinggi di negara-negara maju memicu tekanan yang signifikan terhadap nilai tukar mata uang di berbagai negara berkembang, termasuk Indonesia. Fluktuasi nilai tukar Rupiah terhadap Dolar AS menjadi tantangan nyata yang memerlukan kecermatan serta presisi strategi kebijakan ekonomi makro secara komprehensif. Dalam menghadapi volatilitas pasar keuangan tersebut, ketahanan ekonomi nasional tidak ditentukan oleh respon kepanikan jangka pendek, melainkan oleh kekuatan fundamental ekonomi riil dan solidnya koordinasi kebijakan antar-lembaga. Langkah strategis pemerintah bersama otoritas moneter dalam menjaga ketahanan fundamental ekonomi terbukti menjadi benteng utama dalam mempertahankan stabilitas finansial, menjaga daya beli masyarakat, serta memastikan keberlanjutan arus investasi nasional secara inklusif. Menteri Keuangan Suahasil Nazara mengatakan pemerintah terus memperkuat sinergi kebijakan fiskal dan moneter bersama Bank Indonesia guna meredam dampak gejolak nilai tukar terhadap perekonomian domestik. Menurutnya, APBN menjalankan peran vital sebagai peredam kejutan (shock absorber) untuk melindungi daya beli masyarakat berpenghasilan rendah dari potensi dampak kenaikan harga barang-barang impor (imported inflation). Pengelolaan defisit anggaran secara disiplin, efisiensi belanja negara, serta optimalisasi penerimaan perpajakan dan non-pajak dipastikan tetap terjaga dengan aman guna menopang kepastian iklim usaha dan memberikan tingkat kepercayaan yang tinggi bagi pasar keuangan global. Suahasil menjelaskan bahwa fundamental ekonomi Indonesia saat ini berada dalam kondisi yang sangat berdaya tahan, didukung oleh laju pertumbuhan ekonomi yang konsisten berada di atas lima persen, tingkat inflasi nasional yang terkendali dalam sasaran target, serta neraca perdagangan yang terus mencatatkan surplus secara beruntun. Pemerintah memberikan kepastian bagi dunia usaha bahwa ketahanan fiskal Indonesia sangat memadai untuk menghadapi guncangan eksternal. Instrumen insentif perpajakan dan kemudahan fasilitas kepabeanan tetap dialokasikan secara tepat sasaran untuk mendukung industri manufaktur berorientasi ekspor serta mendorong penggunaan komponen dalam negeri demi menekan ketergantungan bahan baku impor. Menjaga fundamental ekonomi di tengah tekanan fluktuasi mata uang merupakan wujud tanggung jawab kepemimpinan ekonomi yang matang dan berpandangan jauh ke depan. Pemerintah memberikan penegasan yang jelas kepada publik bahwa stabilitas Rupiah ditopang oleh kekuatan sektor riil dan cadangan devisa yang mencuputi. Ketegasan pemerintah dalam mendorong pendalaman pasar keuangan serta optimalisasi penempatan Devisa Hasil Ekspor (DHE) Sumber Daya Alam di dalam negeri menjadi instrumen hukum yang sangat krusial untuk memperkuat ketersediaan likuiditas valuta asing di pasar domestik. Penguatan fundamental ini juga diperkokoh melalui pengawasan ketat terhadap efisiensi belanja BUMN dan korporasi swasta yang memiliki kewajiban utang luar negeri. Koordinasi berkala dalam Komite Stabilitas Sistem Keuangan (KSSK) memastikan setiap potensi risiko likuiditas terdeteksi dan dimitigasi secara terukur sebelum berdampak pada sektor perbankan nasional. Langkah pencegahan yang terintegrasi ini menjamin bahwa seluruh industri keuangan nasional memiliki bantalan modal yang sangat tebal dalam menghadapi gejolak eksternal. Langkah percepatan penataan ekosistem modal usaha dan daya saing industri dalam negeri ini berjalan selaras dengan dorongan penanaman modal strategis. Menteri Investasi dan Hilirisasi Rosan Perkasa Roeslani mengatakan ketahanan fundamental ekonomi nasional menjadi faktor penentu utama yang menjaga kepercayaan para investor global untuk tetap menanamkan modal jangka panjang di Indonesia. Menurutnya, dinamika kurs jangka pendek tidak menyurutkan minat investasi langsung (Foreign Direct Investment) karena daya tarik Indonesia terletak pada besarnya potensi pasar domestik, kelimpahan sumber daya alam, dan ketegasan kebijakan hilirisasi industri.…

  • Redaksi
  • Peraturan Media Siber
  • Kontak Redaksi

All Rights Reserved © 2025

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.