• Trending
  • Nasional
  • Ekonomi
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Teknologi
  • Kuliner
Menu
  • Trending
  • Nasional
  • Ekonomi
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Teknologi
  • Kuliner
Search
Close this search box.
  • Trending
  • Nasional
  • Ekonomi
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Teknologi
  • Kuliner
Menu
  • Trending
  • Nasional
  • Ekonomi
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Teknologi
  • Kuliner
Search
Close this search box.
  • Trending
  • Nasional
  • Ekonomi
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Teknologi
  • Kuliner
  • Trending
  • Nasional
  • Ekonomi
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Teknologi
  • Kuliner
Home»Nasional»Hukum & Kriminal»Mendukung Penangkapan Kelompok Teroris

Mendukung Penangkapan Kelompok Teroris

  • Kata Indonesia
  • - Wednesday, 25 May 2022

Mendukung Penangkapan Kelompok Teroris

Oleh : Ismail

Masyarakat mendukung penangkapan kelompok teroris yang selama ini memicu ketakutan dan menimbulkan korban jiwa. Dengan adanya penangkapan tersebut, aksi brutal teroris diharapkan dapat dicegah.

Kelompok teroris kerap meresahkan banyak masyarakat, aksi mereka terkadang justru membuat suasana damai berubah menjadi ketakutan.

Parahnya aksi mereka ini juga berpotensi melahirkan kerugian bagi fisik maupun moril. Pemerintah tentu harus tegas dalam menangkap para teroris agar tercipta suasanya yang damai di NKRI.

Sebelumnya, Detasemen Khusus (Densus) 88 Antiteror Polri telah berhasil meringkus 24 anggota teroris yang tergabung dalam kelompok Mujahidin Indonesia Timur (MIT) jaringan Poso, Sulawesi Tengah dan Kelompok Daulah Islamiah State of Iraq and Syria (ISIS).
Brigjen Ahmad Ramadhan selaku Kepala Biro Penerangan Masyarakat (Karo Penmas) Divisi Humas Polri mengatakan, puluhan teroris itu berhasil ditangkap di Sulawesi Tengah, Bekasi dan Kalimantan. Kendati demikian, Ramadhan belum menjelaskan secara terperinci identitas dari 24 orang teroris yang ditangkap Densus 88 tersebut.
Ramadhan hanya menjelaskan bahwa 22 orang tersebut berhasil dibekuk di Sulawesi Tengah, 1 orang di Bekasi dan 1 orang di Kalimantan Timur. Ia mengungkapkan bahwa ke-24 orang tersebut telah mengucapkan sumpah setia atau baiat kepada pimpinan baru ISIS Abu Hasan Al-Hashemi Al-Qurashi.
Para teroris tersebut terindikasi telah mengucapkan ikrar setia kepada ISIS secara mandiri melalui grup media sosial (Medsos) yang dikirimkan oleh salah satu tersangka berinisial HJ. Tidak hanya itu, mereka juga telah mengikutkan kegiatan Idad atau persiapan melakukan serangan di Sulawesi Tengah. Hal ini tentu saja tidak bisa dibiarkan, jangan sampai teroris merasa leluasa untuk melancarkan aksi brutalnya.
Saat ini, pergeseran pola penyebaran paham terorisme dari media offline ke media online telah terjadi, sehingga pemerintah memiliki peran yang semakin penting nan rumit dalam upaya pencegahan dan penanggulangan terorisme. Terlebih jumlah pengguna Internet di Indonesia yang mengalami kenaikan sebesar 15,5%, total pada tahun ini tak kurang 202,6 juta orang pengguna internet di Indonesia.
Prof Cecep Darmawan yang merupakan Guru Besar Ilmu Politik UPI mengatakan, terorisme merupakan kejahatan luar biasa yang universal dan mengancam nilai-nilai kemanusiaan, perdamaian, keamanan, persatuan bahkan peradaban. Terorisme adalah musuh terbesar kemanusiaan sepanjang masa.
Bagaimana tidak, aksi peledakan Bom tentu tidak dapat dibenarkan meski mendapatkan pelabelan jihad sekalipun, secara Logika bagaimana Tuhan bisa menyayangi hambanya yang melukai makhluk-Nya yang lain. Pelabelan Jihad dalam aksi teror bom tentu saja merupakan suatu pemikiran yang sangat dangkal.
Prof Cecep juga menambahkan, akar permasalahan dari aksi terorisme diakibatkan karena rendahnya pemahaman seorang tentang nasionalisme dan wawasan kebangsaan, dangkalnya pengetahuan dan pemahaman agama, dan rendahnya pemenuhan kebutuhan dasar rakyat yakni kesejahteraan dan ketimpangan sosial ekonomi.
Selain itu, salah satu faktor yang menyebabkan seseorang bisa melakukan aksi teror disinyalir karena ketidakharmonisan keluarga, namun tidak semua pelaku teroris yang terjadi di tanah air tidak berangkat dari kegelisahan faktor keluarga, tetapi ada pula seseorang yang berasal dari keluarga bahagia namun karena terpengaruh oleh sesuatu hal akhirnya masuk dalam kelompok teroris.
Perlu diketahui bahwa Islam itu agama uang rahmatan lil ‘alamin yang memiliki arti bahwa orang Islam merupakan rahmat bagi semesta alam sebenarnya. Sehingga apabila ada orang Islam yang membuat kerusakan serta keonaran, jelas ada yang tidak benar dari Islam yang ada pada dirinya dan patut dipertanyakan di mana ia belajar Islam.
Sebelumnya, Kepolisian Republik Indonesia juga telah mengajak kepada seluruh komponen negara dan masyarakat untuk bersatu dan menjadikan kejahatan terorisme sebagai musuh bersama.
POLRI mengimbau kepada seluruh masyarakat agar tetap tenang tanpa mengurangi kewaspadaan, serta tetap melaksanakan aktifitas keseharian seperti biasa. Selain itu, POLRI juga mengingatkan agar seluruh anggota masyarakat tetap bekerja sama dalam melakukan pengamanan di lingkungannya masing-masing. Di sisi lain, pPendidikan Agama juga penting ditanamkan sikap untuk saling menghargai sesama, karena perbedaan keyakinan bukan lantas menjadi alasan untuk bermusuhan.
Menghadapi teroris memang perlu ketegasan melalui penegakan hukum yang tepat dan terukur. Dengan adanya ketegasan tersebut, aksi teror dapat diredam dan kedamaian masyarakat dapat terjaga.

)* Penulis adalah kontributor Pertiwi Institute

Pemerintah Perkuat Satgas untuk Percepat Pemulihan Wilayah Terdampak Bencana

October 21, 2026

Pemerintah Perkuat Sinergi Pusat-Daerah untuk Percepat Pemulihan Bencana

October 21, 2026

Pemerintah Perkuat Satgas untuk Percepat Pemulihan Wilayah Terdampak Bencana

By Kata IndonesiaOctober 21, 20260

Pemerintah Perkuat Satgas untuk Percepat Pemulihan Wilayah Terdampak Bencana JAKARTA – Pemerintah memperkuat koordinasi Satuan…

Pemerintah Perkuat Sinergi Pusat-Daerah untuk Percepat Pemulihan Bencana

By Kata IndonesiaOctober 21, 20260

Pemerintah Perkuat Sinergi Pusat-Daerah untuk Percepat Pemulihan Bencana *Jakarta* – Pemerintah terus memperkuat sinergi antara…

Pemerintah Memperluas Transaksi Lokal demi Ketahanan Rupiah dan Ekonomi

By Kata IndonesiaOctober 21, 20260

Pemerintah Memperluas Transaksi Lokal demi Ketahanan Rupiah dan Ekonomi Oleh : Jems Andrian Pemerintah bersama…

Pemerintah Menjaga Fundamental Ekonomi di Tengah Tekanan Rupiah

By Kata IndonesiaOctober 21, 20260

Pemerintah Menjaga Fundamental Ekonomi di Tengah Tekanan Rupiah  Oleh: Ricky Rinaldi Dinamika perekonomian global yang diwarnai tingginya ketidakpastian pasar keuangan internasional, ketegangan geopolitik lintas benua, serta kebijakan suku bunga tinggi di negara-negara maju memicu tekanan yang signifikan terhadap nilai tukar mata uang di berbagai negara berkembang, termasuk Indonesia. Fluktuasi nilai tukar Rupiah terhadap Dolar AS menjadi tantangan nyata yang memerlukan kecermatan serta presisi strategi kebijakan ekonomi makro secara komprehensif. Dalam menghadapi volatilitas pasar keuangan tersebut, ketahanan ekonomi nasional tidak ditentukan oleh respon kepanikan jangka pendek, melainkan oleh kekuatan fundamental ekonomi riil dan solidnya koordinasi kebijakan antar-lembaga. Langkah strategis pemerintah bersama otoritas moneter dalam menjaga ketahanan fundamental ekonomi terbukti menjadi benteng utama dalam mempertahankan stabilitas finansial, menjaga daya beli masyarakat, serta memastikan keberlanjutan arus investasi nasional secara inklusif. Menteri Keuangan Suahasil Nazara mengatakan pemerintah terus memperkuat sinergi kebijakan fiskal dan moneter bersama Bank Indonesia guna meredam dampak gejolak nilai tukar terhadap perekonomian domestik. Menurutnya, APBN menjalankan peran vital sebagai peredam kejutan (shock absorber) untuk melindungi daya beli masyarakat berpenghasilan rendah dari potensi dampak kenaikan harga barang-barang impor (imported inflation). Pengelolaan defisit anggaran secara disiplin, efisiensi belanja negara, serta optimalisasi penerimaan perpajakan dan non-pajak dipastikan tetap terjaga dengan aman guna menopang kepastian iklim usaha dan memberikan tingkat kepercayaan yang tinggi bagi pasar keuangan global. Suahasil menjelaskan bahwa fundamental ekonomi Indonesia saat ini berada dalam kondisi yang sangat berdaya tahan, didukung oleh laju pertumbuhan ekonomi yang konsisten berada di atas lima persen, tingkat inflasi nasional yang terkendali dalam sasaran target, serta neraca perdagangan yang terus mencatatkan surplus secara beruntun. Pemerintah memberikan kepastian bagi dunia usaha bahwa ketahanan fiskal Indonesia sangat memadai untuk menghadapi guncangan eksternal. Instrumen insentif perpajakan dan kemudahan fasilitas kepabeanan tetap dialokasikan secara tepat sasaran untuk mendukung industri manufaktur berorientasi ekspor serta mendorong penggunaan komponen dalam negeri demi menekan ketergantungan bahan baku impor. Menjaga fundamental ekonomi di tengah tekanan fluktuasi mata uang merupakan wujud tanggung jawab kepemimpinan ekonomi yang matang dan berpandangan jauh ke depan. Pemerintah memberikan penegasan yang jelas kepada publik bahwa stabilitas Rupiah ditopang oleh kekuatan sektor riil dan cadangan devisa yang mencuputi. Ketegasan pemerintah dalam mendorong pendalaman pasar keuangan serta optimalisasi penempatan Devisa Hasil Ekspor (DHE) Sumber Daya Alam di dalam negeri menjadi instrumen hukum yang sangat krusial untuk memperkuat ketersediaan likuiditas valuta asing di pasar domestik. Penguatan fundamental ini juga diperkokoh melalui pengawasan ketat terhadap efisiensi belanja BUMN dan korporasi swasta yang memiliki kewajiban utang luar negeri. Koordinasi berkala dalam Komite Stabilitas Sistem Keuangan (KSSK) memastikan setiap potensi risiko likuiditas terdeteksi dan dimitigasi secara terukur sebelum berdampak pada sektor perbankan nasional. Langkah pencegahan yang terintegrasi ini menjamin bahwa seluruh industri keuangan nasional memiliki bantalan modal yang sangat tebal dalam menghadapi gejolak eksternal. Langkah percepatan penataan ekosistem modal usaha dan daya saing industri dalam negeri ini berjalan selaras dengan dorongan penanaman modal strategis. Menteri Investasi dan Hilirisasi Rosan Perkasa Roeslani mengatakan ketahanan fundamental ekonomi nasional menjadi faktor penentu utama yang menjaga kepercayaan para investor global untuk tetap menanamkan modal jangka panjang di Indonesia. Menurutnya, dinamika kurs jangka pendek tidak menyurutkan minat investasi langsung (Foreign Direct Investment) karena daya tarik Indonesia terletak pada besarnya potensi pasar domestik, kelimpahan sumber daya alam, dan ketegasan kebijakan hilirisasi industri.…

  • Redaksi
  • Peraturan Media Siber
  • Kontak Redaksi

All Rights Reserved © 2025

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.