• Trending
  • Nasional
  • Ekonomi
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Teknologi
  • Kuliner
Menu
  • Trending
  • Nasional
  • Ekonomi
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Teknologi
  • Kuliner
Search
Close this search box.
  • Trending
  • Nasional
  • Ekonomi
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Teknologi
  • Kuliner
Menu
  • Trending
  • Nasional
  • Ekonomi
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Teknologi
  • Kuliner
Search
Close this search box.
  • Trending
  • Nasional
  • Ekonomi
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Teknologi
  • Kuliner
  • Trending
  • Nasional
  • Ekonomi
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Teknologi
  • Kuliner
Home»Uncategorized»MBR Dapat Kabar Baik, Pemerintah Gratiskan Sertifikat Rumah

MBR Dapat Kabar Baik, Pemerintah Gratiskan Sertifikat Rumah

  • Kata Indonesia
  • - Tuesday, 21 July 2026

MBR Dapat Kabar Baik, Pemerintah Gratiskan Sertifikat Rumah

Jakarta – Pemerintah terus memperkuat akses kepemilikan rumah bagi masyarakat berpenghasilan rendah (MBR) melalui berbagai kebijakan yang mempermudah proses administrasi dan menekan biaya kepemilikan. Salah satu langkah yang didorong adalah percepatan penerbitan sertifikat rumah bagi MBR tanpa membebani masyarakat dengan biaya tambahan yang tidak semestinya. Kebijakan tersebut diharapkan memberikan kepastian hukum atas kepemilikan rumah sekaligus meningkatkan kesejahteraan masyarakat.

 

Menteri Perumahan dan Kawasan Permukiman, Maruarar Sirait, menyampaikan bahwa pemerintah berkomitmen menghadirkan hunian yang layak dan terjangkau, termasuk memastikan masyarakat memperoleh kepastian hukum atas rumah yang dimiliki. Menurutnya, penyederhanaan proses sertifikasi akan mempercepat realisasi program perumahan bagi MBR. “Pemerintah terus berupaya menghadirkan kemudahan bagi masyarakat berpenghasilan rendah agar memiliki rumah yang layak dengan proses yang cepat, sederhana, dan terjangkau,” katanya.

 

Maruarar menambahkan bahwa sinergi dengan kementerian dan lembaga terkait terus diperkuat agar proses administrasi kepemilikan rumah semakin efisien. Ia menilai kepastian hukum melalui sertifikat merupakan bagian penting dalam meningkatkan rasa aman masyarakat sekaligus memperkuat nilai ekonomi aset yang dimiliki. “Rumah yang telah bersertifikat memberikan kepastian hukum dan menjadi modal penting bagi peningkatan kesejahteraan keluarga,” tegasnya.

 

Menteri Agraria dan Tata Ruang/Kepala Badan Pertanahan Nasional, Nusron Wahid, menjelaskan bahwa Kementerian ATR/BPN terus mempercepat pelayanan pertanahan melalui digitalisasi dan penyederhanaan prosedur penerbitan sertifikat. Menurutnya, pemerintah memberikan prioritas terhadap masyarakat yang mengikuti program perumahan bagi MBR agar proses sertifikasi dapat diselesaikan lebih cepat. “Kami terus meningkatkan kualitas pelayanan pertanahan sehingga masyarakat memperoleh kepastian hak atas tanah dan rumah secara lebih mudah dan transparan,” ujarnya.

 

Nusron menambahkan bahwa kolaborasi antara ATR/BPN, Kementerian Perumahan dan Kawasan Permukiman, pemerintah daerah, serta para pengembang menjadi faktor penting dalam mempercepat penyelesaian sertifikasi. “Sinergi antarlembaga menjadi kunci agar manfaat program perumahan benar-benar dirasakan masyarakat yang membutuhkan,” tuturnya.

 

Selain mempercepat sertifikasi, pemerintah juga terus memperluas akses pembiayaan rumah, menyederhanakan perizinan pembangunan, dan meningkatkan kualitas layanan kepada masyarakat. Langkah tersebut diharapkan mampu mempercepat pemenuhan kebutuhan hunian layak sekaligus mendukung target pembangunan perumahan nasional.

 

Melalui percepatan penerbitan sertifikat rumah bagi MBR, pemerintah optimistis semakin banyak masyarakat memperoleh kepastian hukum atas kepemilikan rumah. Upaya ini menjadi bagian dari komitmen pemerintah dalam memperluas akses hunian yang layak, meningkatkan perlindungan hukum bagi masyarakat, serta memperkuat kesejahteraan keluarga Indonesia.

Ketahanan Energi 2027: Jalan Besar Indonesia Menuju Kemandirian Energi 

August 22, 2026

Transformasi Energi 2027 Menjadi Bukti Negara Bergerak Mengurangi Ketergantungan Impor

August 22, 2026

Ketahanan Energi 2027: Jalan Besar Indonesia Menuju Kemandirian Energi 

By Kata IndonesiaAugust 22, 20260

Ketahanan Energi 2027: Jalan Besar Indonesia Menuju Kemandirian Energi  Oleh: Hanan Alfawazi Ketahanan energi merupakan salah satu fondasi utama bagi keberlanjutan pembangunan nasional. Tanpa pasokan energi yang cukup, terjangkau, dan dapat diandalkan, pertumbuhan ekonomi, industrialisasi, pembangunan infrastruktur, hingga peningkatan kesejahteraan masyarakat akan menghadapi berbagai hambatan. Karena itu, arah kebijakan energi Indonesia pada 2027 memiliki arti strategis, bukan sekadar sebagai agenda sektoral, melainkan sebagai bagian dari upaya memperkuat kemandirian nasional. Kebutuhan energi terus meningkat seiring pertumbuhan ekonomi, sementara produksi minyak nasional menghadapi tekanan penurunan alamiah. Pada saat yang sama, dinamika geopolitik global membuat harga dan pasokan energi semakin sulit diprediksi. Kondisi tersebut membuat penguatan sumber energi domestik menjadi kebutuhan yang tidak dapat ditunda. Dalam konteks tersebut, target lifting minyak sebesar 610 ribu barel per hari dan lifting gas sekitar 950 ribu barel setara minyak per hari dalam RAPBN 2027 menjadi salah satu instrumen penting. Target tersebut dinilai realistis oleh Ketua Komisi XII DPR RI Bambang Patijaya, terutama dengan melihat peluang optimalisasi lapangan produksi yang telah ada serta pengembangan sumur-sumur baru. Namun, peningkatan lifting tidak dapat dicapai hanya dengan menetapkan target. Sektor hulu migas membutuhkan investasi, teknologi, kepastian regulasi, serta proses pengembangan lapangan yang efisien. Tantangan natural decline juga harus dihadapi secara serius karena sebagian lapangan migas nasional telah memasuki fase produksi yang matang. Anggota Dewan Energi Nasional Saleh Abdurrahman melihat masih terdapat ruang untuk menahan laju penurunan alamiah tersebut melalui optimalisasi sumur eksisting dan pengembangan sumur baru. Pengembangan wilayah frontier serta penggunaan teknologi Enhanced Oil Recovery (EOR) juga menjadi bagian dari pilihan strategis untuk mempertahankan dan meningkatkan produksi nasional. Artinya, kebijakan peningkatan lifting harus ditempatkan sebagai agenda jangka panjang. Pemerintah tidak cukup hanya mengejar angka produksi dalam satu tahun anggaran, tetapi juga harus memastikan keberlanjutan investasi dan penemuan cadangan baru. Jika investasi hulu berjalan konsisten, Indonesia memiliki peluang untuk meningkatkan kapasitas produksi sekaligus memperkuat ekosistem industri migas nasional.…

Transformasi Energi 2027 Menjadi Bukti Negara Bergerak Mengurangi Ketergantungan Impor

By Kata IndonesiaAugust 22, 20260

Transformasi Energi 2027 Menjadi Bukti Negara Bergerak Mengurangi Ketergantungan Impor Oleh: Aziz Rahman Ketika ketidakpastian…

Pemerintah Perkuat Ketahanan Energi 2027 lewat B50, Bioetanol, dan EBT

By Kata IndonesiaAugust 22, 20260

Pemerintah Perkuat Ketahanan Energi 2027 lewat B50, Bioetanol, dan EBT JAKARTA – Pemerintah terus memperkuat…

​Bikin Terenyuh! Aksi Nyata LAZNAS Darunnajah Bikin Para “Pahlawan Jalanan” Tersenyum Lebar

By Kata IndonesiaAugust 22, 20260

Di tengah dinamika mobilitas ibu kota yang digerakkan oleh para pekerja lapangan, eksistensi petugas Penanganan…

  • Redaksi
  • Peraturan Media Siber
  • Kontak Redaksi

All Rights Reserved © 2025

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.