• Trending
  • Nasional
  • Ekonomi
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Teknologi
  • Kuliner
Menu
  • Trending
  • Nasional
  • Ekonomi
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Teknologi
  • Kuliner
Search
Close this search box.
  • Trending
  • Nasional
  • Ekonomi
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Teknologi
  • Kuliner
Menu
  • Trending
  • Nasional
  • Ekonomi
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Teknologi
  • Kuliner
Search
Close this search box.
  • Trending
  • Nasional
  • Ekonomi
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Teknologi
  • Kuliner
  • Trending
  • Nasional
  • Ekonomi
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Teknologi
  • Kuliner
Home»Uncategorized»MBG Jadi Penggerak Ekonomi Lokal dan Kesejahteraan Petani Papua

MBG Jadi Penggerak Ekonomi Lokal dan Kesejahteraan Petani Papua

  • Kata Indonesia
  • - Friday, 12 June 2026

MBG Jadi Penggerak Ekonomi Lokal dan Kesejahteraan Petani Papua

*JAYAPURA* – Program Makan Bergizi Gratis (MBG) semakin menunjukkan peran strategisnya dalam mendorong pertumbuhan ekonomi lokal di Papua. Tidak hanya memastikan pemenuhan gizi bagi peserta didik, program tersebut juga membuka peluang pasar yang luas bagi petani, peternak, dan pelaku usaha pangan daerah.

Dengan tingginya kebutuhan bahan pangan untuk mendukung pelaksanaan MBG, hasil produksi masyarakat lokal berpotensi menjadi tulang punggung rantai pasok pangan di Papua.

Komitmen untuk menjadikan petani lokal sebagai pemasok utama kebutuhan MBG ditegaskan Gubernur Papua, Matius D. Fakhiri, saat peletakan batu pertama pembangunan Pabrik Pakan Garuda Bumi Papua di Kabupaten Keerom. keberhasilan program tersebut akan semakin besar apabila manfaat ekonominya juga dirasakan langsung oleh masyarakat Papua.

“Setelah terbangun semua, ambil produksi lokal. Tidak ada kamu datangkan dari luar lagi. Ambil dari petani saya, ambil di tiap kabupaten,” tegas Matius D. Fakhiri.

Pernyataan tersebut menegaskan arah kebijakan pemerintah daerah yang berupaya menghubungkan sektor pertanian dengan kebutuhan riil pasar. Melalui MBG, hasil panen petani memiliki peluang lebih besar untuk terserap secara berkelanjutan sehingga mampu meningkatkan pendapatan masyarakat di berbagai kabupaten.

Di tengah upaya memperkuat ketahanan pangan daerah, pemerintah Papua juga terus mendorong peningkatan kapasitas produksi pertanian dan peternakan. Berbagai program pengembangan yang sedang berjalan diharapkan dapat menghasilkan komoditas berkualitas yang mampu memenuhi kebutuhan pangan dalam jumlah besar. Kehadiran MBG menjadi faktor penting karena menciptakan permintaan yang stabil terhadap produk lokal.

“Saya akan pastikan melarang semua itu ambil dari luar sehingga petani kita mendapat kesempatan untuk berkembang,” ujar Matius D. Fakhiri.

Dengan semakin besarnya ruang bagi produk lokal untuk masuk ke rantai pasok MBG, petani dan peternak Papua memperoleh kesempatan yang lebih luas untuk mengembangkan usaha mereka. Kondisi tersebut diyakini dapat menciptakan efek berganda terhadap perekonomian daerah, mulai dari meningkatnya aktivitas produksi hingga bertambahnya perputaran ekonomi di tingkat masyarakat.

Pemerintah juga memperkuat dukungan terhadap sektor pangan melalui pembangunan berbagai fasilitas hilirisasi. Program cetak sawah, pembangunan pabrik pakan, serta pengolahan hasil pertanian menjadi bagian dari strategi besar untuk memperkuat ekosistem pangan yang terintegrasi. Langkah tersebut diharapkan mampu meningkatkan nilai tambah produk lokal sekaligus memperkuat daya saing hasil pertanian Papua.

Menurut Fakhiri, dampak positif MBG tidak hanya terlihat dari tersedianya makanan bergizi bagi generasi muda, tetapi juga dari meningkatnya kesejahteraan masyarakat yang terlibat dalam proses penyediaan bahan pangan. Oleh karena itu, penguatan peran petani dan peternak lokal menjadi bagian penting dalam pelaksanaan program tersebut.

“Kalau setiap keluarga tumbuh ekonominya, saya yakin Papua akan sejahtera,” kata Matius D. Fakhiri.

Optimisme tersebut mencerminkan harapan besar terhadap sinergi antara program MBG dan pembangunan sektor pertanian di Papua. Ketika kebutuhan pangan sekolah dipenuhi oleh hasil produksi masyarakat setempat, manfaat program tidak hanya dirasakan oleh penerima makanan bergizi, tetapi juga oleh petani, peternak, dan pelaku usaha lokal. Dengan demikian, MBG semakin menjadi penggerak ekonomi lokal yang mampu mendorong kesejahteraan masyarakat Papua secara berkelanjutan.

Gentengisasi Prabowo, Memperkuat UMKM dan Menghidupkan Potensi Ekonomi Daerah

November 7, 2026

Pembasahan Gambut Menjadi Langkah Penting Memutus Siklus Karhutla

November 7, 2026

Gentengisasi Prabowo, Memperkuat UMKM dan Menghidupkan Potensi Ekonomi Daerah

By Kata IndonesiaNovember 7, 20260

Gentengisasi Prabowo, Memperkuat UMKM dan Menghidupkan Potensi Ekonomi Daerah Oleh Sulaiman Di tengah upaya memperkuat…

Pembasahan Gambut Menjadi Langkah Penting Memutus Siklus Karhutla

By Kata IndonesiaNovember 7, 20260

Pembasahan Gambut Menjadi Langkah Penting Memutus Siklus Karhutla Oleh : Sigit Prasetyo Pembasahan gambut menjadi…

Kasus Penyadapan Ilegal Diusut, Semua Pihak Diminta Tunduk pada Hukum

By Kata IndonesiaNovember 7, 20260

Kasus Penyadapan Ilegal Diusut, Semua Pihak Diminta Tunduk pada Hukum Jakarta – Kasus dugaan penyadapan…

Mengapresiasi Prabowo: Berani dan Tegas kepada Pengancam Negara 

By Kata IndonesiaNovember 7, 20260

Mengapresiasi Prabowo: Berani dan Tegas kepada Pengancam Negara  Oleh: Amril Jambak Ada saatnya seorang pemimpin harus mengambil sikap tegas. Bukan semata-mata untuk menunjukkan kekuasaan, melainkan untuk memastikan bahwa negara tidak boleh dipermainkan oleh siapa pun. Terlebih jika persoalan yang dihadapi menyangkut keselamatan kepala negara, keamanan pemerintahan, serta kedaulatan bangsa. Perkembangan terbaru mengenai dugaan penyadapan ilegal terhadap Presiden Prabowo Subianto dan sejumlah pejabat negara menjadi persoalan serius yang tidak boleh dipandang sebagai perkara biasa. Apalagi, dugaan tersebut menyeret sejumlah individu dari lingkungan institusi penegak hukum. Pada 3 November 2026, Bareskrim Polri menetapkan tiga personel kepolisian berinisial LSP, ASN, dan EH sebagai tersangka dalam perkara dugaan penyadapan tanpa prosedur, akses ilegal, serta penghapusan data elektronik. Ketiganya kemudian menjalani penahanan untuk kepentingan penyidikan. Sehari setelahnya, 4 November 2026, Menteri Sekretaris Negara Prasetyo Hadi menyampaikan bahwa Presiden Prabowo sangat prihatin atas peristiwa tersebut. Pemerintah bahkan menilai perkara itu memiliki indikasi yang mengarah pada perbuatan makar dan berpotensi membahayakan keselamatan pimpinan serta kepentingan negara. Langkah Presiden yang menandatangani keputusan pemberhentian Listyo Sigit Prabowo dari jabatan Kepala Staf Kepresidenan juga menunjukkan bahwa persoalan ini tidak dibiarkan berlarut-larut. Untuk sementara, Presiden menunjuk Letjen TNI Ariyo Windutomo sebagai Pelaksana Tugas Kepala Staf Kepresidenan. Keputusan tersebut patut diapresiasi. Sebab, seorang presiden tidak boleh ragu mengambil tindakan ketika terdapat persoalan serius yang menyentuh keamanan dan kewibawaan negara. Indonesia adalah negara hukum, bukan negara yang boleh dikendalikan oleh kepentingan kelompok, jaringan kekuasaan, ataupun faksi tertentu.…

  • Redaksi
  • Peraturan Media Siber
  • Kontak Redaksi

All Rights Reserved © 2025

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.