• Trending
  • Nasional
  • Ekonomi
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Teknologi
  • Kuliner
Menu
  • Trending
  • Nasional
  • Ekonomi
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Teknologi
  • Kuliner
Search
Close this search box.
  • Trending
  • Nasional
  • Ekonomi
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Teknologi
  • Kuliner
Menu
  • Trending
  • Nasional
  • Ekonomi
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Teknologi
  • Kuliner
Search
Close this search box.
  • Trending
  • Nasional
  • Ekonomi
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Teknologi
  • Kuliner
  • Trending
  • Nasional
  • Ekonomi
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Teknologi
  • Kuliner
Home»Nasional»Hukum & Kriminal»Masyarakat Perlu Hormati Proses Hukum Terhadap Lukas Enembe

Masyarakat Perlu Hormati Proses Hukum Terhadap Lukas Enembe

  • Kata Indonesia
  • - Monday, 3 October 2022

Masyarakat Perlu Hormati Proses Hukum Terhadap Lukas Enembe

Oleh : Alfred Jigibalom

Masyarakat Papua perlu menghormati proses hukum terhadap gubernur mereka, Lukas Enembe. Ia diduga melakukan korupsi dan gratifikasi serta enggan memenuhi panggilan Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK).

Gubernur Papua Lukas Enembe terseret kasus korupsi dan gratifikasi dengan nilai fantastis, diperkirakan sebesar 2 triliun rupiah. Namun sayang ia tidak mau memenuhi panggilan KPK untuk diperiksa.

Masyarakat Papua terkejut karena gubernur yang sebelumnya mereka sayangi, ternyata berbuat hal yang tidak terpuji.

Masyarakat Papua boleh saja terkejut tetapi jangan cinta buta kepada Lukas Enembe. Mereka harus menghormati proses hukum terhadap Lukas. Jangan malah emosi karena termakan propaganda, yang sengaja dibuat oleh para oknum.

Di mana Lukas playing victim dengan mengaku bahwa kasusnya adalah sebuah serangan dari lawan politik yang mengincar jabatannya sebagai gubernur.

Tokoh Pemuda Papua, Steve Mara menyatakan dukungannya terhadap KPK untuk mengusut kasus korupsi Lukas Enembe. Ia juga meminta masyarakat untuk tidak terprovokasi atas kasus ini.

Steve menghimbau masyarakat untuk tetap tenang dan menunggu pengusutan kasus korupsi, sekaligus auditing dana otonomi khusus yang diduga dikorupsi oleh Lukas.

Dalam artian, masyarakat jangan melawan para penegak hukum yang nanti bisa mencokok Lukas langsung di Papua, karena ia mangkir 2 kali dari panggilan KPK. Jika mereka bersimpati pada Lukas, biarkan ia membela dirinya di Gedung KPK, kalau memang tidak merasa bersalah. Namun kenyataannya Lukas terus bersembunyi dengan alasan sakit stroke sehingga tidak bisa berjalan maupun berbicara.
Sejak Lukas Enembe ditetapkan jadi tersangka, Papua jadi bergejolak. Sebagian masyarakat tidak percaya jika ia korupsi, dan termakan propaganda bahwa ada pihak yang ingin menjegal Lukas. Namun mereka harus sadar bahwa KPK sudah menyelidiki kasus korupsi Lukas sejak tahun 2017, sehingga ada banyak bukti yang mengarahkan bahwa ia melakukan korupsi dan gratifikasi.
Bukti paling kuat adalah setoran uang lebih dari 500 miliar rupiah, yang disetor ke rekening salah satu kasino (tempat judi) di luar negeri. Juga ada rekaman CCTV ketika Lukas asyik berjudi, yang diduga memakai uang rakyat. Jika sudah ada bukti-bukti ini, masihkah rakyat ngotot untuk membelanya? Seharusnya mereka menghormati proses hukum terhadap Lukas Enembe.
Sementara itu Ketua Cendekiawan Muda Papua, Paul Ohe menyatakan bahwa tidak semua rakyat Papua mendukung Lukas Enembe. Dalam artian, masih banyak warga di Bumi Cendrawasih yang percaya pada KPK, dan mereka mendorong Lukas agar taat hukum dan memenuhi panggilan KPK.
Masyarakat Papua menginginkan agar Lukas Enembe dengan jantan datang ke Jakarta untuk mempertanggungjawabkan perbuatannya. Jika memang ia sakit maka bisa disiapkan pesawat dengan perangkat medis khusus dan lengkap juga dengan tenaga kesehatan. Namun ketika Lukas terus bersembunyi, maka masyarakat malah meragukan, apakah ia sakit atau hanya pura-pura sakit?
Paul Ohe menambahkan, banyak rakyat Papua yang percaya bahwa Lukas Enembe bersalah dalam kasus korupsi. Ia juga mengecam ke oknum yang mengaku sebagai rakyat Papua dan membela Lukas habis-habisan. Padahal ia bisa jadi bukan orang asli Papua, atau hanya pendemo yang dibayar agar mau membela Lukas di depan rumahnya.
Ketika ada demo yang mengatasnamakan pendukung Lukas, maka langsung diadakan penyelidikan. Benar saja, mereka dibayar 300.000 rupiah agar mau melakukannya. Jangan ada lagi warga yang berbuat seperti itu karena memalukan dan mempertaruhkan nama orang Papua hanya demi uang.
Apalagi ada dugaan korupsi dana otsus yang dilakukan oleh Lukas Enembe. Dana otsus yang diberi pemerintah memang sangat besar, hingga triliunan rupiah. Masyarakat jangan terlalu cinta buta terhadap Lukas lalu menutup mata bahwa ada dugaan ia korupsi dana otsus, padahal itu diberikan untuk kesejahteraan rakyat, bukan demi kepentingan pribadi.
Rakyat Papua yang telah mendapat dana otonomi khusus dari pemerintah juga berhak untuk mengetahui hasil dari proses auditing. Jangan sampai ada dana otsus yang dimakan juga oleh Lukas. Memang sakit hati jika tahu bahwa sang gubernur yang dulu disayang, ternyata adalah tersangka korupsi dan gratifikasi, tetapi mereka harus menerima kenyataan.
Kasus yang membelit Lukas Enembe harus segera diselesaikan. Jangan sampai berlarut-larut sampai membuat Papua dilanda kerusuhan. Sebagai seorang gubernur seharusnya Lukas bertindak gentleman dan datang memenuhi panggilan KPK. Jangan mengorbankan rakyat Papua demi kepentingan pribadi.
Masyarakat Papua juga jangan termakan propaganda yang sengaja dibuat agar ada pembelaan terhadap Lukas Enembe. Kasus ini murni korupsi dan sudah diselidiki sejak tahun 2017. Bukan kasus abal-abal yang muncul karena hasutan dari lawan politik. Lukas wajib datang memenuhi panggilan KPK, karena jika tidak akan dicokok langsung. Ketika ada penangkapan maka jangan ada warga Papua yang membelanya.

)* Penulis adalah mahasiswa Papua tinggal di Bali

Kurikulum Digital dan Sekolah Rakyat Yang Makin Adaptif dan Berdaya Saing

August 28, 2026

Kurikulum Digital Diperkuat, Sekolah Rakyat Masuki Era Kelas Pintar

August 28, 2026

Kurikulum Digital dan Sekolah Rakyat Yang Makin Adaptif dan Berdaya Saing

By Kata IndonesiaAugust 28, 20260

Kurikulum Digital dan Sekolah Rakyat Yang Makin Adaptif dan Berdaya Saing   Oleh : Abdul Razak Transformasi pendidikan terus didorong pemerintah melalui penguatan akses sekaligus pembaruan cara belajar. Program Sekolah Rakyat menjadi salah satu langkah untuk memperluas kesempatan pendidikan bagi anak-anak dari keluarga kurang mampu, sementara pengembangan kurikulum digital diarahkan agar proses pembelajaran semakin adaptif terhadap perkembangan teknologi dan kebutuhan peserta didik. Penguatan tersebut salah satunya terlihat dari penyusunan modul pembelajaran digital untuk Sekolah Rakyat. Universitas Pendidikan Indonesia (UPI) Bandung telah menyerahkan 1.018 konten modul pembelajaran kepada Kementerian Sosial sesuai kebutuhan program. Seluruh modul akan dimanfaatkan melalui Learning Management System (LMS) sehingga dapat diakses secara digital oleh guru maupun peserta didik. Direktur Pengembangan Kurikulum, Pembelajaran Digital, Kecerdasan Buatan, dan Metamesta UPI, Ahmad Yani menjelaskan, ribuan konten tersebut mencakup 177 mata pelajaran untuk jenjang SD hingga SMA. Penyusunan dilakukan selama dua tahun, dengan 322 modul dari 63 mata pelajaran diselesaikan pada tahun lalu dan 696 modul dari 114 mata pelajaran rampung pada tahun ini. Berdasarkan jenjang pendidikan, modul tersebut terdiri atas 73 mata pelajaran untuk SD, 44 mata pelajaran untuk SMP, dan 60 mata pelajaran untuk SMA. Setiap konten dirancang dalam beberapa bagian, mulai dari pendahuluan, kegiatan belajar, rangkuman, refleksi, latihan, hingga tes formatif. Ahmad Yani menjelaskan modul digital memiliki karakter berbeda dibandingkan buku teks elektronik atau e-book. Pada jenjang SD, materi dibuat lebih ringkas, sederhana, dan disesuaikan dengan perkembangan peserta didik. Untuk SMP, materi disusun dengan kedalaman menengah, bahasa komunikatif, serta aktivitas pembelajaran yang lebih beragam. …

Kurikulum Digital Diperkuat, Sekolah Rakyat Masuki Era Kelas Pintar

By Kata IndonesiaAugust 28, 20260

Kurikulum Digital Diperkuat, Sekolah Rakyat Masuki Era Kelas Pintar Jakarta – Sekolah Rakyat memasuki babak…

Presiden Prabowo Bakal Hadiri Puncak 100 Tahun Gontor

By Kata IndonesiaAugust 28, 20260

Wakil Ketua MPR RI, Hidayat Nur Wahid (HNW) secara resmi memastikan bahwa Presiden Republik Indonesia,…

Hadiri Seminar UI, Kepala BIN Herindra Dorong Regulasi Antispionase untuk Jaga Kedaulatan

By Kata IndonesiaAugust 28, 20260

Hadiri Seminar UI, Kepala BIN Herindra Dorong Regulasi Antispionase untuk Jaga Kedaulatan JAKARTA — Kepala…

  • Redaksi
  • Peraturan Media Siber
  • Kontak Redaksi

All Rights Reserved © 2025

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.