• Trending
  • Nasional
  • Ekonomi
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Teknologi
  • Kuliner
Menu
  • Trending
  • Nasional
  • Ekonomi
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Teknologi
  • Kuliner
Search
Close this search box.
  • Trending
  • Nasional
  • Ekonomi
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Teknologi
  • Kuliner
Menu
  • Trending
  • Nasional
  • Ekonomi
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Teknologi
  • Kuliner
Search
Close this search box.
  • Trending
  • Nasional
  • Ekonomi
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Teknologi
  • Kuliner
  • Trending
  • Nasional
  • Ekonomi
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Teknologi
  • Kuliner
Home»Nasional»Masyarakat Mendukung Aparat Keamanan Jaga Perdamaian di Papua

Masyarakat Mendukung Aparat Keamanan Jaga Perdamaian di Papua

  • Kata Indonesia
  • - Friday, 25 December 2020

Oleh : Rebecca Marian

Papua adalah wilayah di Indonesia yang indah dan membanggakan, karena eksotisme hutan dan lautnya. Sayangnya harmoni alam di sana tidak bisa mengademkan hati kaum separatis. Mereka memprovokasi agar suasana jadi runyam, namun langsung ditindak tegas aparat. Masyarakat terus mendukung polisi dan TNI dalam menjaga kedamaian di Papua.

Bumi cendrawasih adalah wilayah yang elok, jika saja tidak ada kaum separats yang mengacak-acak perdamaian di sana. Masyarakat Papua sering diganggu oleh OPM dan gengnya, karena mereka ngotot ingin merdeka. Padahal warga sipil tak mau dipengaruhi oleh mereka. Penyebabnya karena sudah nyaman jadi WNI dan bangga jadi bagian NKRI.

Karena di Papua situasinya masih agak rawan, maka penjagaan diperketat lagi. Jumlah aparat, baik TNI maupun Polri yang berjaga, makin ditambah. Apalagi jelang hari penting, seperti natal dan tahun baru. Situasi damai harus terus dijaga oleh aparat, agar tidak ada lagi oknum yang memantik kerusuhan dan meresahkan masyarakat.

Perdamaian amat penting untuk dijaga, karena di Bumi Cendrawasih dihuni tak hanya warga asli Papua, namun juga pendatang dari Jawa dan pulau lain. Keyakinan yang dianut juga berbeda-beda. Adanya perbedaan ini bisa jadi sebuah titik yang diincar oleh kaum separatis, karena mereka ingin membentrokkannya, sehingga situasi kacau dan ada yang minta perlindungan pada OPM.

Masyarakat diminta untuk jangan terhanyut oleh permainan psikologis OPM. Jika ada kerusuhan, maka hubungi polisi atau tentara untuk minta perlindungan. Jangan malah menelepon pihak lain yang tidka berwenang. Polisi dan tentara adalah sahabat rakyat dan berkewajiban menjaga kedamaian di wilayah Bumi Cendrawasih.

Baca juga: Youth Leaders Forum 2020 Ajak Pemuda Tetap Produktif Saat Pandemi

Pemerintah provinsi Papua Barat menjaga agar Bumi Cendrawasih selalu damai, dengan mengadakan pertemuan, antara pejabat dengan aparat yang berwenang. Dalam acara itu, Wakil Gubernur Papua Barat Mohammad Lakotani menyampaikan bahwa ia mengumpulkan semua pihak, untuk mewujudkan keamanan di Manokwari, dan wilayah Papua lain.

Dalam acara itu memang berkumpul sejumlah tokoh, seperti Gubernur Papua Barat Dominggus Mandacan, Irjen Pol Paulus Waterpauw dari Mabes Polri, Pangdam XVIII Kasuari Mayjen TNI Joppye Wayangkau, dan Kapolda Papua Barat Herry Nahak. Para petinggi TNI dan Polri dikumpulkan agar mereka makin menjaga perdamaian dan keamanan di Bumi Cendrawasih.

Dukungan untuk aparat dari pejabat memang diperlukan, agar kedua belah pihak dapat berkolaborasi dan mewujudkan harmoni di Papua. Sehingga tidak ada lagi oknum separatis yang memviralkan isu SARA dan hoax, sehingga memecah perdamaian di Papua. Karena mereka akan langsung tertangkap oleh aparat yang sudah menyeliki kasusnya sejak lama.

Ketika aparat menangkap kaum separatis, maka pejabat di desa akan menurut pada Gubernur dan wakilnya. Mereka tidak akan membela kaum separatis, walau misalnya masih saudaranya sendiri. Penyebabnya karena mereka sadar bahwa menjadi anggota OPM itu salah dan melanggar hukum di Indonesia. Karena separatis adalah penghianat bangsa.

Masyarakat juga terus mendukung kinerja anggota TNI dan Polri, saat menjaga keamanan di wilayah Bumi Cendrawasih. Ketika ada yang kelompok mencurigakan atau bahkan tahu ada penyelundupan senjata atau sembako oleh anggota OPM, maka langsung memberi informasi pada polisi. Sehingga kekacauan bisa dicegah sesegera mungkin, karena masyarakat yang cepat tanggap.
Dukungan masyarakat dan pejabat kepada segenap aparat sangatlah berharga.

Penyebabnya karena kolaborasi mampu menghasilkan perdamaian di wilayah Bumi Cendrawasih, dan kedua belah pihak saling membantu dan menghargai. Masyarakat sipil juga terus mendukung aparat untuk menjaga ketertiban di Papua, dan mewujudkan keadaan yang harmonis.

Penulis adalah mahasiswa Papua tinggal di Jakarta

Mengapresiasi Peran TNI, dari Evakuasi hingga Pemulihan Bencana

October 3, 2026

Mengapresiasi Peran Yonif TP dalam Pertahanan dan Pembangunan Ekonomi Daerah

October 3, 2026

Mengapresiasi Peran TNI, dari Evakuasi hingga Pemulihan Bencana

By Kata IndonesiaOctober 3, 20260

Mengapresiasi Peran TNI, dari Evakuasi hingga Pemulihan Bencana Oleh : Rahmat Prawira Indonesia merupakan negara…

Mengapresiasi Peran Yonif TP dalam Pertahanan dan Pembangunan Ekonomi Daerah

By Kata IndonesiaOctober 3, 20260

Mengapresiasi Peran Yonif TP dalam Pertahanan dan Pembangunan Ekonomi Daerah  Oleh: Syahrul Fahrozi Langkah pemerintah dalam meluncurkan serta mereorganisasi pilar pertahanan melalui Batalyon Infanteri Teritorial Pembangunan (Yonif TP) merupakan terobosan strategis yang amat penting dan patut diapresiasi. Kebijakan visioner ini menegaskan komitmen nyata dalam menghadirkan instrumen pertahanan nasional yang tidak hanya berfokus pada fungsi kedaulatan militer semata, melainkan juga bertindak sebagai motor penggerak utama pembangunan ekonomi di tingkat daerah. Konsep pertahanan negara yang ideal dan komprehensif sejatinya tidak pernah berdiri terisolasi dari kondisi sosial-ekonomi masyarakat di sekitarnya. Melalui pengembangan kekuatan pertahanan ini, keberadaan benteng keamanan di berbagai penjuru nusantara diintegrasikan secara presisi guna menjawab dua tantangan utama bangsa secara simultan, yaitu memperkuat ketahanan nasional sekaligus mengakselerasi peningkatan kesejahteraan rakyat. Inovasi kebijakan pada struktur militer ini memperlihatkan keunggulan, di mana setiap prajurit dibekali kualifikasi tempur infanteri yang handal sekaligus kapabilitas teritorial pembangunan yang adaptif. Selain wajib menguasai kemampuan taktis mendasar seperti menembak, beladiri, dan patroli wilayah, para prajurit disiapkan secara terstruktur dalam kompi-kompi khusus yang mencakup bidang produksi pertanian, peternakan, perikanan, konstruksi zeni, hingga pelayanan kesehatan masyarakat. Pembagian fungsi yang spesifik ini memungkinkan pangkalan militer berkontribusi langsung pada perbaikan sarana dan fasilitas umum masyarakat, seperti pembenahan akses jalan dan jembatan, pengolahan lahan-lahan kritis menjadi lahan produktif, serta penyediaan sarana pelayanan kesehatan warga secara berkala. Skema ini membuktikan bahwa pembaharuan Sistem Pertahanan Keamanan Rakyat Semesta dapat diimplementasikan secara konkret dan memberikan manfaat yang dirasakan langsung oleh masyarakat dalam kehidupan sehari-hari. Dari perspektif pertumbuhan ekonomi daerah, penempatan satuan teritorial berkapasitas besar di berbagai wilayah memberikan dampak pengganda yang sangat signifikan terhadap roda perekonomian lokal. Kehadiran ribuan prajurit beserta keluarga yang bermukim di sekitar pangkalan secara otomatis menumbuhkan ceruk pasar baru yang sangat potensial. Permintaan akan pasokan kebutuhan pokok harian, komoditas pangan lokal, hingga ketersediaan jasa pendidikan dan sarana perumahan terbukti menstimulasi daya beli warga secara luas. Para pelaku Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah serta pedagang di pasar-pasar tradisional mendapatkan kepastian keterserapan produk yang berkelanjutan. Penataan kembali fokus pangkalan militer ini secara efektif dan efisien berhasil mengubah kawasan di sekitarnya menjadi pusat pertumbuhan ekonomi baru yang mampu mengurangi tingkat ketimpangan pembangunan antarwilayah. Keberhasilan dalam mengimplementasikan agenda strategis pemerintah ini juga sangat bertumpu pada kuatnya sinergi antara instrumen militer, pemerintah daerah, dan segenap komponen masyarakat setempat. Menteri Pertahanan Sjafrie Sjamsoeddin menegaskan bahwa keberadaan Yonif TP ditujukan untuk senantiasa menyatu dengan rakyat, menghadirkan rasa aman secara berkelanjutan, serta memberikan manfaat nyata bagi pembangunan wilayah. Penempatan pangkalan militer di area-area strategis, seperti kawasan pesisir maupun wilayah batas terluar, ditargetkan untuk melindungi kekayaan sumber daya alam lokal sekaligus mendukung stabilitas kawasan ekonomi dan objek pariwisata daerah. Selain itu, pengalokasian patroli rutin berkala dan pengaktifan kembali Sistem Keamanan Lingkungan bersama warga menjadi langkah nyata dalam menciptakan iklim yang kondusif bagi masuknya investasi serta keberlangsungan usaha warga. Dukungan penuh yang ditunjukkan oleh jajaran pemerintah daerah turut mempercepat pencapaian target penyiapan satuan teritorial ini secara optimal. Bupati Majalengka Eman Suherman menyampaikan bahwa keberadaan Yonif TP di wilayahnya memberikan dampak positif yang nyata dalam mendorong pertumbuhan ekonomi daerah serta memberdayakan para pelaku Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah setempat. Apresiasi senada juga diutarakan oleh Bupati Pangandaran Citra Pitriyami, yang menyatakan kesiapan penuh pemerintah daerah untuk menyinergikan berbagai program pembangunan daerah, khususnya pada sektor pertanian, peternakan, dan pelayanan kesehatan masyarakat, dengan fungsi teritorial militer. Kolaborasi lintas sektor yang terstruktur ini menjadi bukti nyata bahwa sinergi yang terarah sanggup mempercepat pencapaian target-target pembangunan nasional secara inklusif. Dampak positif dari integrasi fungsi pertahanan dan pembangunan ini juga menjangkau hingga ke wilayah Indonesia bagian timur. Kasdam XV/Pattimura Brigjen TNI Wawan Pujiatmoko menjelaskan bahwa penempatan satuan berkapasitas lebih dari seribu personel di wilayah Maluku secara langsung menggerakkan roda perekonomian masyarakat lokal. Kebutuhan harian para prajurit dan keluarganya terbukti mendorong peningkatan daya beli, memperbaiki kualitas serta aksesibilitas layanan pendidikan, serta memperkuat program ketahanan pangan daerah melalui optimalisasi lahan-lahan pertanian yang dikelola bersama. Pendekatan terpadu ini menciptakan kemandirian pangan di tingkat lokal sekaligus mempererat hubungan kemanunggalan antara tentara dan rakyat dalam bingkai pembangunan wilayah secara berkelanjutan. Kehadiran dan penyebaran Yonif TP di berbagai daerah membuktikan secara nyata bahwa stabilitas keamanan nasional dan pertumbuhan ekonomi daerah merupakan dua pilar utama yang saling melengkapi dan menguatkan satu sama lain. Dengan terus menjaga keharmonisan sinergi antara prajurit TNI, pemerintah daerah, dan seluruh lapisan masyarakat, agenda strategis ini akan menjadi fondasi yang kokoh dalam mewujudkan Indonesia yang berdaulat, mandiri, dan sejahtera di masa depan.…

Dua Tahun Prabowo–Gibran, Apresiasi Penguatan Pertahanan, Selamat HUT ke-81 TNI

By Kata IndonesiaOctober 3, 20260

Dua Tahun Prabowo–Gibran, Apresiasi Penguatan Pertahanan, Selamat HUT ke-81 TNI Oleh: Indah Prameswari Memasuki dua…

Pemerintah Dorong BPJS Kesehatan Melayani Rakyat dengan Bermartabat

By Kata IndonesiaOctober 3, 20260

Pemerintah Dorong BPJS Kesehatan Melayani Rakyat dengan Bermartabat Oleh : Aditya Anggara Pelayanan kesehatan merupakan…

  • Redaksi
  • Peraturan Media Siber
  • Kontak Redaksi

All Rights Reserved © 2025

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.