• Trending
  • Nasional
  • Ekonomi
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Teknologi
  • Kuliner
Menu
  • Trending
  • Nasional
  • Ekonomi
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Teknologi
  • Kuliner
Search
Close this search box.
  • Trending
  • Nasional
  • Ekonomi
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Teknologi
  • Kuliner
Menu
  • Trending
  • Nasional
  • Ekonomi
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Teknologi
  • Kuliner
Search
Close this search box.
  • Trending
  • Nasional
  • Ekonomi
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Teknologi
  • Kuliner
  • Trending
  • Nasional
  • Ekonomi
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Teknologi
  • Kuliner
Home»Uncategorized»Masa Depan Pangan Tergantung Air, Karena Itu Masyarakat Bali Harus Dukung WWF

Masa Depan Pangan Tergantung Air, Karena Itu Masyarakat Bali Harus Dukung WWF

  • Kata Indonesia
  • - Sunday, 19 May 2024

Masa Depan Pangan Tergantung Air, Karena Itu Masyarakat Bali Harus Dukung WWF

Berbicara masalah pangan tidak bisa terlepas dari sektor pertanian secara luas. Terkait sektor pertanian fokus tidak lepas dari tiga aspek penting yaitu tanah, air, dan lingkungan sekitarnya (suhu, penyinaran, kelembaban, cuaca, dll).

Lepas dari ketiga aspek tersebut budaya pertanian di Bali sejak dahulu kala sudah menetapkan bagaimana pola pemeliharan, perawatan dan pengaturan air ini yang kita kenal dengan istilah Subak.

“Lalu apakah apakah kearifan lokal Bali yang kita warisi pakem-pakemnya dan standar operasionalnya bisa terus dilestarikan. Tentunya akan mengalami pergeseran seiring dengan tuntutan pola ruang wilayah, pertumbuhan ekonomi dan peningkatan jumlah penduduk yang harus mengorbankan pola ruang hijau sebagai “tabungan” sumber resapan air.”

Demikian disampaikan Praktisi Pertanian Terintegrasi I Ketut Darmawan, S.Pt, M.Si di Denpasar, Sabtu 18 Mei 2024, menjawab mengapa masyarakat Bali harus mendukung berlangsungnya World Water Forum (WWF) di Bali, dari 18 – 25 Mei 2024.
Fenomena air di Bali ini tentu akan menjadi salah satu bahan diskusi para peserta WWF yang dari berbagai negara, dengan perhatian yang sama tentang tata kelola air dan mencari solusi yang timbul sebagai fenomena alam dan kemajuan dunia saat ini yang telah menggunakan air secara lebih masif.
Kata Darmawan yang juga aktivis lingkungan, Air identik sekali dengan bidang pertanian, peternakan, perikanan dan kehutanan. Ada tananam/ternak sebagai pemakai air, ada juga tanaman sebagai penghasil air. Air merupakan komponen utama dalam proses fotosintesis yang merupakan proses tanaman menghasilkan makanan mereka sendiri. Tanaman memerlukan air untuk mengangkut nutrisi dari tanah dan melakukan proses fotosintetik yang mendukung pertumbuhan. Dalam produksi pangan, air merupakan salah satu unsur yang sangat penting. Air menjadi faktor kunci keberlanjutan pertanian dimana apabila air tidak tersedia maka produksi pangan dapat terhenti. Produksi pangan berhenti otomatis mengancam ketersediaan makanan bagi manusia.
“Lalu kita mau berbuat apa. Khusus dalam bidang pertanian, pengairan tanaman dikenal dengan istilah irigasi. Irigasi merupakan sistem untuk mengairi lahan dengan cara membendung sumber air. Irigasi banyak ditemukan di daerah pedesaan yang terdapat banyak area persawahan. Adapun manfaat air dalam bidang pertanian, yaitu antara lain menyuburkan tanaman seperti sawah, perkebunan dan lainnya.
Aliran yang ada di sawah merupakan bagian dari siklus hidrologi, yang terjadi secara terus menerus sepanjang tahun. Oleh karena itu sawah sangat membutuhkan aliran air, baik dari air irigasi, air hujan dan lainnya. Manfaat kedua yaitu mensuplai kecukupan air. Ketersediaan air sangat berpengaruh besar terhadap bidang pertanian. Jika air cukup maka akan meningkatkan produksi pertanian. Jika kekurangan air maka tanah menjadi retak-retak, akan terjadi kegagalan panen.
Tidak dipungkiri untuk menghasilkan pangan utama yaitu beras harus diawali dengan pengolahan tanah dengan bantuan air. Air berfungsi memudahkan pengelolaan tanah. Air jelas membantu petani dalam pengolahan tanah. Lewat proses pembajakan, tanah bisa diolah secara lebih merata. Air berperan membawa nutrisi/pupuk ke kapiler tanah, fungsi ini dikenal dengan penyerapan pupuk oleh tanaman, air memudahkan pemakaian pupuk. Setelah unsur hara diserap oleh akar, air juga membantu mengangkut semua unsur hara ke seluruh organ tanaman. Air juga sangat membantu memperlancar metabolisme pada proses fotosintesis tanaman lalu mengangkut hasilnya ke seluruh tubuh tanaman.
Fakta di lapangan sekarang air kurang bisa dihormati sebagai “nyawa” bagi tanaman, ternak, ikan, lingkungan, dan manusianya sendiri. Air banyak kita lihat dicemari oleh limbah-limbah industri, sampah rumah tangga, limbah rumah tangga dan limbah UMKM.
Kata Darmawan perlu ketegasan penegakan aturan harus dijalankan demi menyelamatkan seluruh mahluk yang ada di bumi. Jika air kita sudah teracam bagaimana nasib pertanian dan mahkluk yang ada di pulau ini. Penyadaran perawatan sumber air, menjaga sungai dari sampah, memanfaatkan air sebijak mungkin adalah slogan-slogan yang harus dipaku dalam setiap pola laku individu yang menghuni bumi ini. Konsep Tri Hita Karana, terutama menjaga lingkungan Bali harus disosialisasikan oleh penyuluh agama di seluruh banjar-banjar di Bali dan wajib diaplikasikan di masyarakat.
Bisnis air yang memanfaatkan sumber-sumber air di hulu juga harus di kawal ketat, supaya subak-subak kita kita di hilir juga kebagian air untuk produksi pangan.

Pemerintah Dorong Industri Hijau sebagai Investasi Keberlanjutan Nasional

August 31, 2026

Pemuda yang Membaca, Meneliti, dan Berdiskusi adalah Modal Demokrasi Dewasa

August 31, 2026

Pemerintah Dorong Industri Hijau sebagai Investasi Keberlanjutan Nasional

By Kata IndonesiaAugust 31, 20260

Pemerintah Dorong Industri Hijau sebagai Investasi Keberlanjutan Nasional Jakarta – Pemerintah mendorong percepatan transformasi industri…

Pemuda yang Membaca, Meneliti, dan Berdiskusi adalah Modal Demokrasi Dewasa

By Kata IndonesiaAugust 31, 20260

Pemuda yang Membaca, Meneliti, dan Berdiskusi adalah Modal Demokrasi Dewasa Oleh: Dwi Saputri Demokrasi yang…

Semangat Pemuda Menjadi Akal Sehat Demokrasi, Bukan Bahan Bakar Provokasi 

By Kata IndonesiaAugust 31, 20260

Semangat Pemuda Menjadi Akal Sehat Demokrasi, Bukan Bahan Bakar Provokasi  Oleh : Nabela Andika  Demokrasi Indonesia membutuhkan generasi muda yang tidak hanya berani bersuara, tetapi juga mampu menjaga akal sehat di tengah derasnya arus informasi, perbedaan kepentingan, dan meningkatnya polarisasi. Pemuda memiliki energi, idealisme, keberanian, serta kemampuan besar untuk membawa perubahan. Namun, seluruh potensi tersebut dapat kehilangan arah apabila disalurkan tanpa pertimbangan yang matang dan justru menjadi bahan bakar bagi provokasi. Karena itu, generasi muda harus menempatkan diri sebagai kekuatan intelektual yang menjaga demokrasi tetap kritis, rasional, damai, dan berorientasi pada kepentingan rakyat. Kebebasan berpendapat merupakan salah satu fondasi utama demokrasi. Setiap warga negara memiliki hak untuk menyampaikan kritik, gagasan, dan aspirasi terhadap berbagai persoalan bangsa. Dalam konteks tersebut, mahasiswa dan generasi muda memiliki posisi yang sangat penting. Mereka tidak seharusnya hanya menjadi penonton dalam perjalanan bangsa, melainkan ikut aktif mengawal kebijakan dan mengingatkan ketika terdapat persoalan yang perlu diperbaiki. Demokrasi akan kehilangan vitalitas apabila ruang kritik menyempit atau masyarakat memilih diam terhadap persoalan yang menyangkut kepentingan publik. Ketua Aliansi Intelektual Muda Nusantara, Muhammad Reynaldi, menegaskan bahwa demokrasi membutuhkan masyarakat yang berani berpikir, bersuara, sekaligus bertanggung jawab atas setiap sikap yang diambil. Pandangan tersebut menjadi pengingat bahwa kebebasan tidak pernah berdiri sendiri. Kebebasan selalu berjalan bersama tanggung jawab. Menyampaikan aspirasi adalah hak, tetapi memastikan aspirasi tersebut tidak dibangun di atas informasi palsu, kebencian, dan hasutan merupakan kewajiban moral yang tidak boleh diabaikan. Di era digital, tantangan itu semakin besar. Informasi dapat menyebar dalam hitungan detik, sedangkan kebenaran sering membutuhkan waktu untuk diverifikasi. Generasi muda yang sangat dekat dengan media sosial berada pada posisi strategis sekaligus rentan. Mereka dapat menjadi penyebar gagasan positif yang mendorong perubahan, tetapi juga dapat tanpa sadar menjadi perantara penyebaran hoaks dan provokasi. Karena itu, kebiasaan membaca sebelum berbicara, memeriksa informasi sebelum menyebarkannya, serta berpikir sebelum bertindak menjadi semakin penting dalam kehidupan demokrasi. Muhammad Reynaldi juga mendorong generasi muda untuk menyampaikan aspirasi secara damai, rasional, dan berbasis data. Pendekatan ini penting agar kritik tidak berubah menjadi kemarahan tanpa arah. Kritik yang kuat bukan kritik yang paling keras, melainkan kritik yang memiliki dasar, argumentasi, dan solusi. Pemuda harus mampu membedakan antara keberanian menyuarakan kebenaran dengan keberanian mengikuti emosi massa. Tidak semua isu yang ramai harus langsung dipercaya, dan tidak semua ajakan yang mengatasnamakan rakyat benar-benar berpihak pada kepentingan rakyat. Ruang dialog menjadi salah satu sarana penting untuk membangun kedewasaan tersebut. Ketua Umum PP Singa Muda Hanura, Abraham, memandang dialog kebangsaan sebagai ruang bagi generasi muda untuk membicarakan persoalan demokrasi, politik, dan tantangan ekonomi secara konstruktif. Gagasan itu menunjukkan bahwa perbedaan pandangan tidak harus selalu berakhir pada konflik. Melalui dialog, generasi muda dapat mempertemukan berbagai perspektif dan membangun pemahaman yang lebih utuh terhadap persoalan bangsa. Generasi muda juga tidak boleh hanya ditempatkan sebagai objek pembangunan dan politik. Mereka harus diberikan ruang nyata untuk ikut menentukan arah masa depan bangsa. Keterlibatan itu dapat diwujudkan melalui organisasi, forum diskusi, kegiatan sosial, pengawasan kebijakan, partisipasi politik, hingga pengembangan inovasi ekonomi. Semakin luas ruang partisipasi yang tersedia, semakin besar peluang bagi pemuda untuk menyalurkan energi perubahan secara produktif dan bertanggung jawab.…

Pemuda Serukan Demokrasi Sehat dan Persatuan Nasional

By Kata IndonesiaAugust 31, 20260

Pemuda Serukan Demokrasi Sehat dan Persatuan Nasional Jakarta – Generasi muda terus didorong mengambil peran…

  • Redaksi
  • Peraturan Media Siber
  • Kontak Redaksi

All Rights Reserved © 2025

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.