• Trending
  • Nasional
  • Ekonomi
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Teknologi
  • Kuliner
Menu
  • Trending
  • Nasional
  • Ekonomi
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Teknologi
  • Kuliner
Search
Close this search box.
  • Trending
  • Nasional
  • Ekonomi
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Teknologi
  • Kuliner
Menu
  • Trending
  • Nasional
  • Ekonomi
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Teknologi
  • Kuliner
Search
Close this search box.
  • Trending
  • Nasional
  • Ekonomi
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Teknologi
  • Kuliner
  • Trending
  • Nasional
  • Ekonomi
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Teknologi
  • Kuliner
Home»Headline»Mantab, Kemendagri Mendukung BPIP Persiapkan Peringatan Hari Lahir Pancasila

Mantab, Kemendagri Mendukung BPIP Persiapkan Peringatan Hari Lahir Pancasila

  • Kata Indonesia
  • - Friday, 28 May 2021

Jajaran Badan Pembinaan Ideologi Pancasila (BPIP) menyambangi kantor Direktorat Jenderal Politik dan Pemerintahan Umum (Polpum) Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri), Jakarta, pada Kamis, 27 Mei 2021.

Ada tiga hal yang dibahas. Salah satunya persiapan peringatan Hari Lahir Pancasila yang jatuh pada 1 Juni.

“Kami membicarakan tiga hal. Pertama, dalam rangka peringatan Hari Lahir Pancasila 1 Juni 2021. Kedua, gotong royong sepanjang bulan bakti Pancasila. Ketiga, terkait Perpres 13/2021 tentang Pembinaan Ideologi Pancasila kepada generasi muda melalui Program Pasukan Pengibar Bendera Pusaka,” ujar Deputi V BPIP Rima Agristina, dikutip keterangan tertulis, Jumat, 28 Mei 2021.

Kehadiran jajaran BPIP diterima langsung oleh Direktur Jenderal Polpum Kemendagri Bahtiar. Selain Deputi V Rima Agristina, jajaran BPIP yang hadir yakni Deputi I Prakoso, Deputi II K A Tajuddin, Deputi IV Baby Siti Salamah, Direktur Sosialisasi Komunikasi dan Jaringan M Akbar Hadiprabowo, serta Direktur Evaluasi Edi Subowo.

Bahtiar menyambut baik kunjungan dari BPIP. Dia menyatakan, pihaknya siap memberikan dukungan penuh terhadap berbagai upaya BPIP untuk melakukan pembinaan Pancasila. Termasuk, peringatan Hari Lahir Pancasila.

“Kami membantu agar acara bisa dilaksanakan serentak di provinsi, kabupaten, sampai kecamatan. Tentu dengan menerapkan protokol kesehatan (prokes),” ujar Bahtiar.

Mengenai Bulan Bakti Pancasila, teknis lebih lanjut akan dibicarakan bersama pihak lain, termasuk melibatkan pihak swasta.

Mahasiswa Papua Diimbau Kedepankan Dialog demi Stabilitas dan Kelanjutan Pembangunan

July 2, 2026

Dialog DPR dengan Mahasiswa Dinilai Langkah Cerdas Redam Ketegangan Politik

July 2, 2026

Mahasiswa Papua Diimbau Kedepankan Dialog demi Stabilitas dan Kelanjutan Pembangunan

By Kata IndonesiaJuly 2, 20260

Mahasiswa Papua Diimbau Kedepankan Dialog demi Stabilitas dan Kelanjutan Pembangunan Jayapura – Kalangan mahasiswa di…

Dialog DPR dengan Mahasiswa Dinilai Langkah Cerdas Redam Ketegangan Politik

By Kata IndonesiaJuly 2, 20260

Dialog DPR dengan Mahasiswa Dinilai Langkah Cerdas Redam Ketegangan Politik Jakarta – Langkah pimpinan…

Mahasiswa sampai Anak Desa, Presiden Mendengar Aspirasi Bangsa 

By Kata IndonesiaJuly 2, 20260

Mahasiswa sampai Anak Desa, Presiden Mendengar Aspirasi Bangsa  Oleh: Ganesh Lepen Wengi *) Demonstrasi mahasiswa selalu memiliki tempat penting dalam perjalanan demokrasi Indonesia. Mahasiswa seringkali menjadi kelompok pertama yang menangkap kegelisahan publik, mengartikulasikan persoalan bangsa, sekaligus mendorong lahirnya berbagai pembaruan kebijakan. Karena itu, kehadiran aksi mahasiswa adalah bagian dari mekanisme koreksi dalam negara demokrasi. Namun demikian, kualitas demokrasi tidak hanya diukur dari seberapa bebas masyarakat menyampaikan kritik. Demokrasi juga diukur dari sejauh mana pemerintah bersedia mendengarkan, membuka ruang dialog, dan menerjemahkan berbagai aspirasi menjadi kebijakan yang lebih baik. Pada titik inilah dinamika demokrasi Indonesia hari ini layak diapresiasi. Belakangan berbagai aksi mahasiswa mengangkat isu mulai dari kondisi ekonomi, Makan Bergizi Gratis (MBG), hingga Koperasi Desa Merah Putih. Aspirasi tersebut merupakan hak konstitusional yang patut dihormati. Yang menarik, pemerintah tidak memilih jalan penolakan ataupun pembatasan ruang berekspresi. Sebaliknya, berbagai kritik justru dijawab melalui evaluasi kebijakan, penyempurnaan program, hingga penguatan koordinasi lintas kementerian. Direktur Eksekutif Kata Rakyat, Alwan Ola Riantobi, menilai salah satu indikator penting pemerintahan yang demokratis adalah kesediaannya menerima kritik dan membuka ruang dialog. Menurutnya, pemerintah tidak menutup diri terhadap demonstrasi mahasiswa, bahkan melakukan evaluasi terhadap berbagai program yang menjadi sorotan publik, termasuk pelaksanaan Program Makan Bergizi Gratis yang kini memasuki fase pembenahan tata kelola dan mitigasi. Ia juga menilai berbagai respons pemerintah terhadap pelemahan rupiah dan dinamika pasar menunjukkan bahwa kritik masyarakat dijadikan salah satu bahan dalam penyusunan langkah kebijakan. Lebih jauh, Presiden Prabowo Subianto sendiri memberikan gambaran menarik mengenai bagaimana pemerintah memandang aspirasi masyarakat. Dalam penutupan Sarasehan Kebangsaan Konvensi Sains, Teknologi, dan Industri Indonesia, Presiden menegaskan bahwa pemerintah tidak hanya mendengarkan masukan para profesor maupun akademisi, tetapi juga memperhatikan usulan masyarakat biasa, termasuk anak-anak desa yang menyampaikan aspirasi melalui media sosial seperti TikTok. Menurut Presiden, teknologi justru memungkinkan pemerintah mengetahui persoalan hingga ke pelosok daerah dan menindaklanjutinya secara lebih cepat.…

Ekonom Ajak Mahasiswa Sikapi Isu Ekonomi Secara Objektif

By Kata IndonesiaJuly 2, 20260

Ekonom Ajak Mahasiswa Sikapi Isu Ekonomi Secara Objektif Oleh : Aditia Rahman Perkembangan ekonomi nasional…

  • Redaksi
  • Peraturan Media Siber
  • Kontak Redaksi

All Rights Reserved © 2025

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.