• Trending
  • Nasional
  • Ekonomi
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Teknologi
  • Kuliner
Menu
  • Trending
  • Nasional
  • Ekonomi
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Teknologi
  • Kuliner
Search
Close this search box.
  • Trending
  • Nasional
  • Ekonomi
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Teknologi
  • Kuliner
Menu
  • Trending
  • Nasional
  • Ekonomi
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Teknologi
  • Kuliner
Search
Close this search box.
  • Trending
  • Nasional
  • Ekonomi
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Teknologi
  • Kuliner
  • Trending
  • Nasional
  • Ekonomi
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Teknologi
  • Kuliner
Home»Uncategorized»Maksimalkan Percepatan Pembangunan Papua, Pemerintah Siapkan ASN di DOB

Maksimalkan Percepatan Pembangunan Papua, Pemerintah Siapkan ASN di DOB

  • Kata Indonesia
  • - Sunday, 16 July 2023

Maksimalkan Percepatan Pembangunan Papua, Pemerintah Siapkan ASN di DOB

Oleh : Angelica Kaloke

Demi untuk bisa semakin memaksimalkan adanya upaya percepatan pembangunan di Papua, Pemerintah RI menyiapkan para ASN yang profesional, bermutu dan berkualitas tinggi untuk bisa mengisi pemekaran wilayah di Daerah Otonomi Baru (DOB). Dengan adanya kesiapan dan pengisian secara maksimal tersebut, maka juga akan semakin membantu bagi peningkatan kesejahteraan masyarakat.

Diketahui bahwa pemekaran wilayah di Provinsi Papua, melalui adanya Daerah Otonomi Baru (DOB) memang terus saja digencarkan oleh Pemerintah Republik Indonesia (RI).

Dalam DOB Papua tersebut, memang untuk bisa menjamin kesuksesannya, terlebih agar benar-benar bisa mendatangkan sejumlah dampak baik bagi masyarakat setempat, maka harus dilaksanakan dengan sebaik dan semaksimal mungkin.

Maka dari itu, Kementerian Dalam Negeri Republik Indonesia (Kemendagri RI) tengah terus mempersiapkan para Aparatur Sipil Negara (ASN) yang profesional dan juga unggul. Penyiapan para ASN yang unggul dan berkualitas tersebut, khususnya memang akan ditempatkan ke sebanyak 4 (empat) DOB Papua, yakni Provinsi Papua Selatan, Papua Pegunungan, Papua Barat Daya dan Papua Tengah.

Salah satu langkah konkret yang dilakukan oleh pihak Kemendagri dalam upaya mereka mempersiapkan agar para ASN bisa meningkatkan kualitas serta mutu mereka untuk memberikan pelayanan publik secara sangat optimal bagi masyarakat orang asli Papua (OAP) di Bumi Cenderawasih adalah dengan dilaksanakannya berbagai jenis pelatihan.

Terdapat Pelatihan Dasar (Latsar) CPNS untuk Golongan III bagi Purna Praja Institute Pemerintahan Dalam Negeri (IPDN) Angkatan XXIX yang berasal dari Pendaftaran Provinsi Papua pada tahun 2023 ini. Diketahui pula bahwa pelatihan tersebut sudah terselenggara sejak tanggal 27 Februari 2023 lalu dan telah berakhir pada tanggal 16 Juni 2023.

Mengenai adanya pelatihan yang dikhususkan untuk Purna Praja IPDN dari Papua tersebut, Kepala Badan Pengembangan Sumber Daya Manusia Daerah (BPSDM) Kementerian Dalam Negeri, Sugeng Hariyono menyampaikan bahwa tujuan dari adanya pelayihan itu adalah untuk terus mendukung percepatan pembangunan di provinsi paling Timur Tanah Air.
Bukan hanya sebatas sekedar mendukung adanya percepatan pembangunan di Papua, namun adanya pelatihan yang dilaksanakan oleh Kemendagri kepada para ASN tersebut adalah juga dilakukan untuk semakin mendukung adanya pemekaran wilayah melalui Daerah Otonomi Baru (DOB) di Bumi Cenderawasih melalui penyediaan ASN dari alumni IPDN yang sangat berkualitas.
Beberapa ciri ASN yang berkualitas adalah, yakni mereka yang memiliki integritas moral yang tinggi, kemudian mereka juga memiliki jiwa yang jujur, memiliki semangat hingga motivasi kenapa nasionalisme serta kebangsaan yang kuat. Bukan hanya itu, namun mereka juga memiliki karakter kepribadian yang unggul dan bertanggung jawab.
Tidak tanggung-tanggung, bahkan dalam pelaksanaan kegiatan Pelatihan Dasar untuk para calon Aparatur Sipil Negara (ASN) itu juga menggunakan banyak metode sekaligus yang dikombinasikan secara komprehensif dan inklusif.
Metode yang digunakan oleh Kemendagri dalam melaksanakan Latsar adalah metode blended learning dengan adanya tahapan Pelatihan Mandiri dengan Masive Open Online Course (MOOC), kemudian ada juga E-Learning yang merupakan hasil pembelajaran secara kolaboratif dari synchronous dan asynchronous.
Aktualisasi atau habituasi pun terus dilatih dari para ASN tersebut, serta pada tahap terakhir yang dilakukan dalam serangkaian kegiatan Pelatihan Dasar (Latsar) untuk bisa meningkatkan kualitas dari mereka demi bisa mendukung pembangunan di Papua dan juga pemekaran wilayah melalui DOB adalah pada tahap pembelajaran secara klasikal.
Selain memang tujuannya adalah bisa mendatangkan dampak baik bagi Bumi Cenderawasih, yakni para ASN yang berkualitas itu kemudian akan bisa semakin mampu menunjang percepatan pembangunan sebagaimana yang dicanangkan oleh Pemerintah RI di Tanah Papua, namun tujuan lain dari adanya Latsar adalah karena untuk bisa meningkatkan pringkat nasional dari IPM di Provinsi Papua.
Perlu diketahui bahwa berdasarkan data dari Badan Pusat Statistik (BPS) yang tercatat di tahun 2022 lalu, Indeks Pembangunan Manusia (IPM) di Provinsi Papua sendiri memiliki angka 61,39 dari rata-rata angka nasional, yakni pada 72,91. Sehingga jelas sekali bahwa IPM di sana berada cukup jauh di bawah rata-rata nasional, yang juga menjadikan provinsi paling Timur itu menempati peringkat ke 34 secara nasional.
Maka dari itu, karena sebelumnya IPM dari Provinsi Papua sendiri berada di bawah rata-rata nasional dan menempati pada peringkat ke 34, sehingga sangat perlu adanya beragam strategi khusus untuk bisa menggencarkan dan mengejar ketertinggalan dari provinsi lain di Indonesia.
Ketika DOB Papua sudah dipersiapkan dengan sedemikian rupa oleh Pemerintah RI dengan sangat maksimal, maka tugas selanjutnya dari seluruh pihak adalah mengisinya dengan baik dan optimal pula. Karena hal tersebut tentunya seluruhnya akan sangat berdampak dan membantu pada upaya percepatan pembangunan di Bumi Cenderawasih. Maka dari itu, disiapkan pula para ASN yang lebih profesional dan berkualitas untuk semakin menunjang kesejahteraan masyarakat Papua.

)* Penulis adalah Mahasiswa Papua Tinggal di Lampung

Pemerintah Dorong Mangrove Jadi Sumber Ekonomi Hijau dan Lapangan Kerja Baru

July 29, 2026

Melindungi Anak dan Remaja dari Rekrutmen Terorisme Digital

July 29, 2026

Pemerintah Dorong Mangrove Jadi Sumber Ekonomi Hijau dan Lapangan Kerja Baru

By Kata IndonesiaJuly 29, 20260

Pemerintah Dorong Mangrove Jadi Sumber Ekonomi Hijau dan Lapangan Kerja Baru Bali – Menteri Lingkungan…

Melindungi Anak dan Remaja dari Rekrutmen Terorisme Digital

By Kata IndonesiaJuly 29, 20260

Melindungi Anak dan Remaja dari Rekrutmen Terorisme Digital Oleh: Dhita Karuniawati Perkembangan teknologi digital telah…

Negara Makin Bersiap Melawan Terorisme Digital 

By Kata IndonesiaJuly 29, 20260

Negara Makin Bersiap Melawan Terorisme Digital  Oleh : Gavin Asadit Perkembangan teknologi digital telah membawa banyak manfaat bagi masyarakat, mulai dari kemudahan akses informasi hingga percepatan transformasi ekonomi. Namun, di balik berbagai peluang tersebut, ruang siber juga menghadirkan tantangan baru berupa penyebaran paham radikal, propaganda ekstremisme, rekrutmen anggota kelompok teror, hingga pendanaan terorisme melalui platform digital. Pemerintah memandang ancaman tersebut sebagai bentuk baru terorisme yang membutuhkan pendekatan penanganan yang lebih adaptif dan kolaboratif. Oleh karena itu, sepanjang 2026 pemerintah terus memperkuat strategi nasional dalam menghadapi terorisme digital melalui sinergi antara Badan Nasional Penanggulangan Terorisme (BNPT), Kementerian Komunikasi dan Digital (Kemkomdigi), aparat penegak hukum, penyelenggara platform digital, serta masyarakat. Perubahan pola penyebaran paham radikal menjadi perhatian serius pemerintah. Jika sebelumnya proses radikalisasi banyak berlangsung melalui pertemuan langsung, kini media sosial, aplikasi percakapan, forum daring, hingga berbagai platform digital menjadi sarana utama penyebaran propaganda. Laporan tren terorisme yang dipublikasikan BNPT bersama UNDP menunjukkan bahwa sebagian pelaku tindak pidana terorisme dalam beberapa tahun terakhir pertama kali terpapar konten ekstremis melalui internet, bahkan terdapat pelaku yang seluruh aktivitas radikalisasinya berlangsung di ruang digital. Temuan tersebut memperlihatkan bahwa ancaman terorisme kini semakin bergeser ke ranah siber sehingga strategi pencegahan harus ikut bertransformasi dengan memperkuat literasi digital, pengawasan ruang siber, serta ketahanan masyarakat terhadap propaganda ekstremisme. Kepala Badan Nasional Penanggulangan Terorisme (BNPT), Komisaris Jenderal Polisi Eddy Hartono, menegaskan bahwa pencegahan terorisme tidak lagi hanya berfokus pada penindakan, tetapi juga harus mengedepankan upaya preventif melalui penguatan ketahanan masyarakat di ruang digital. Menurutnya, BNPT terus memperkuat strategi kontra narasi, meningkatkan kerja sama dengan kementerian dan lembaga terkait, serta memperluas edukasi kepada generasi muda agar mampu mengenali dan menolak berbagai bentuk propaganda ekstremisme yang beredar melalui internet. Ia menilai kolaborasi lintas sektor menjadi kunci karena ancaman digital berkembang sangat cepat dan tidak mengenal batas wilayah. Sejalan dengan penguatan strategi pencegahan, pemerintah juga memperkuat tata kelola ruang digital melalui berbagai regulasi dan kebijakan. Kementerian Komunikasi dan Digital terus meningkatkan kerja sama dengan BNPT dalam mempersempit ruang gerak penyebaran konten radikal, termasuk melalui implementasi kebijakan perlindungan anak di ruang digital dan peningkatan pengawasan terhadap platform digital. Pemerintah menilai bahwa ruang digital yang sehat harus dibangun melalui keseimbangan antara perlindungan kebebasan berekspresi dan perlindungan masyarakat dari konten yang mengandung unsur radikalisme, kekerasan, maupun propaganda terorisme. Pendekatan tersebut dilakukan secara bertahap melalui penguatan sistem pengawasan, peningkatan literasi digital, serta koordinasi dengan penyelenggara platform digital nasional maupun global. …

Terorisme Digital Makin Adaptif, Pemerintah Perkuat Kolaborasi Pencegahan Ekstremisme

By Kata IndonesiaJuly 29, 20260

Terorisme Digital Makin Adaptif, Pemerintah Perkuat Kolaborasi Pencegahan Ekstremisme Jakarta – Pemerintah terus memperkuat langkah…

  • Redaksi
  • Peraturan Media Siber
  • Kontak Redaksi

All Rights Reserved © 2025

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.