• Trending
  • Nasional
  • Ekonomi
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Teknologi
  • Kuliner
Menu
  • Trending
  • Nasional
  • Ekonomi
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Teknologi
  • Kuliner
Search
Close this search box.
  • Trending
  • Nasional
  • Ekonomi
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Teknologi
  • Kuliner
Menu
  • Trending
  • Nasional
  • Ekonomi
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Teknologi
  • Kuliner
Search
Close this search box.
  • Trending
  • Nasional
  • Ekonomi
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Teknologi
  • Kuliner
  • Trending
  • Nasional
  • Ekonomi
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Teknologi
  • Kuliner
Home»Nasional»Mahasiwa Berperan Penting Memajukan Papua dalam Bingkai NKRI

Mahasiwa Berperan Penting Memajukan Papua dalam Bingkai NKRI

  • Kata Indonesia
  • - Friday, 4 March 2022

Mahasiwa Berperan Penting Memajukan Papua dalam Bingkai NKRI

Oleh : Alfred Jigibalom

Mahasiswa memiliki peran penting dalam memajukan Papua dalam bingkai NKRI. Dengan adanya peran aktif mahasiswa dalam membangun Papua maka diharapkan percepatan pembangunan di Papua akan segera terwujud.

Mahasiswa berbeda dengan pelajar walau sama-sama belajar. Jika pelajar hanya belajar dan mengerjakan PR, maka mahasiswa selain belajar di perpustakaan juga aktif berorganisasi sebagai bekal sebelum masuk ke dunia kerja. Mahasiswa juga diharap memajukan daerahnya karena rata-rata mereka perantau, karena menuntut ilmu di kota atau pulau lain.

Imran Coton, pengamat sosial politik menyatakan bahwa mahasiswa berperan penting dalam memajukan Papua dalam bingkai NKRI. Menurutnya, jika seorang mahasiswa telah lulus maka diharap bisa pulang kampung dan memajukan daerahnya sendiri.

Dalam artian, jangan malah keenakan di rantau lalu lupa akan janjinya untuk membangun Papua setelah jadi sarjana.

Apalagi jika para mahasiswa tersebut kuliah dengan dana otonomi khusus, maka diharap bisa balas budi dengan cara kembali ke tanah Papua dan membangun wilayah tersebut dengan sebaik-baiknya.

Cara untuk membangun bisa dengan melamar kerja jadi ASN dan bertekad untuk reformasi birokrasi, dan mewujudkan ketertiban di Papua agar semuanya taat administrasi.

Para putra Papua juga bisa membangun dengan cara jadi pengusaha dan bekerja sama dengan pemerintah daerah untuk mempercepat pembangunan infrastruktur. Dengan begitu maka modernisasi di Papua akan cepat terwujud karena orang asli Papua ikut berkontribusi dan menyumbangkan ide-ide segar.
Selain itu, jika sarjana tersebut bukan jadi ASN atau pengusaha, maka mereka bisa memajukan Papua lewat pendidikan. Caranya bisa dengan memberikan pelatihan atau kursus singkat, sehingga rakyat di Bumi cendrawasih makin cerdas. Misalnya mereka bisa mengadakan workshop tentang teknik online marketing sehingga para pedagang bisa melebarkan sayap di dunia maya.
Imran Coton menambahkan, pemekaran wilayah Papua juga bisa memperbesar peluang bagi para sarjana, karena di provinsi baru tentu butuh pegawai administrasi. Mereka berpeluang besar diangkat jadi ASN di kantor pemerintah provinsi tersebut. Jadi, pulang ke Papua setelah wisuda adalah pilihan terbaik.
Tentu jadi ASN adalah pekerjaan yang bagus karena mendapatkan gaji yang cukup dan uang pensiun jika purna tugas. Belum tentu sarjana tersebut bisa jadi ASN jika tidak pulang kampung. Jadi jangan ragu untuk kembali ke Papua pasca merantau. Mereka akan mendapatkan pekerjaan dengan gaji yang bagus sekaligus bisa membangun wilayahnya sendiri.
Ada banyak peluang kerja di Papua dan Papua Barat sehingga para sarjana tidak usah takut akan kehabisan kesempatan berkarir di kampungnya sendiri. Memang suasananya beda di rantau, tetapi siapa lagi yang akan memajukan Bumi Cendrawasih jika bukan orang asli Papua sediri? Rakyat Papua butuh kemajuan dan hal itu ada di pundak para mahasiswa.
Para mahasiswa yang akan jadi sarjana, jika kelak pulang kampung tidak hanya membawa ijazah, tetapi juga ilmu dan pengalaman. Diharap dengan kedua hal itu maka akan menstimulasi masyarakat sehingga akan memajukan Papua. Orang asli Papua wajib berbakti, bukannya bak kacang lupa akan kulitnya.
Mahasiswa berperan sangat penting dalam memajukan Papua dalam bingkai NKRI. Mereka bisa membangun daerahnya sendiri dan memodernisasi Papua, serta memberikan transfer ilmu kepada masyarakat agar lebih cerdas dan melek tekologi. Jangan malah malas-malasan untuk pulang kampung dan terlalu kerasan di rantau, karena warga asli Papua masih membutuhkan mereka.
)* Penulis adalah mahasiswa Papua tinggal di Bali

Mengapresiasi Peran TNI, dari Evakuasi hingga Pemulihan Bencana

October 3, 2026

Mengapresiasi Peran Yonif TP dalam Pertahanan dan Pembangunan Ekonomi Daerah

October 3, 2026

Mengapresiasi Peran TNI, dari Evakuasi hingga Pemulihan Bencana

By Kata IndonesiaOctober 3, 20260

Mengapresiasi Peran TNI, dari Evakuasi hingga Pemulihan Bencana Oleh : Rahmat Prawira Indonesia merupakan negara…

Mengapresiasi Peran Yonif TP dalam Pertahanan dan Pembangunan Ekonomi Daerah

By Kata IndonesiaOctober 3, 20260

Mengapresiasi Peran Yonif TP dalam Pertahanan dan Pembangunan Ekonomi Daerah  Oleh: Syahrul Fahrozi Langkah pemerintah dalam meluncurkan serta mereorganisasi pilar pertahanan melalui Batalyon Infanteri Teritorial Pembangunan (Yonif TP) merupakan terobosan strategis yang amat penting dan patut diapresiasi. Kebijakan visioner ini menegaskan komitmen nyata dalam menghadirkan instrumen pertahanan nasional yang tidak hanya berfokus pada fungsi kedaulatan militer semata, melainkan juga bertindak sebagai motor penggerak utama pembangunan ekonomi di tingkat daerah. Konsep pertahanan negara yang ideal dan komprehensif sejatinya tidak pernah berdiri terisolasi dari kondisi sosial-ekonomi masyarakat di sekitarnya. Melalui pengembangan kekuatan pertahanan ini, keberadaan benteng keamanan di berbagai penjuru nusantara diintegrasikan secara presisi guna menjawab dua tantangan utama bangsa secara simultan, yaitu memperkuat ketahanan nasional sekaligus mengakselerasi peningkatan kesejahteraan rakyat. Inovasi kebijakan pada struktur militer ini memperlihatkan keunggulan, di mana setiap prajurit dibekali kualifikasi tempur infanteri yang handal sekaligus kapabilitas teritorial pembangunan yang adaptif. Selain wajib menguasai kemampuan taktis mendasar seperti menembak, beladiri, dan patroli wilayah, para prajurit disiapkan secara terstruktur dalam kompi-kompi khusus yang mencakup bidang produksi pertanian, peternakan, perikanan, konstruksi zeni, hingga pelayanan kesehatan masyarakat. Pembagian fungsi yang spesifik ini memungkinkan pangkalan militer berkontribusi langsung pada perbaikan sarana dan fasilitas umum masyarakat, seperti pembenahan akses jalan dan jembatan, pengolahan lahan-lahan kritis menjadi lahan produktif, serta penyediaan sarana pelayanan kesehatan warga secara berkala. Skema ini membuktikan bahwa pembaharuan Sistem Pertahanan Keamanan Rakyat Semesta dapat diimplementasikan secara konkret dan memberikan manfaat yang dirasakan langsung oleh masyarakat dalam kehidupan sehari-hari. Dari perspektif pertumbuhan ekonomi daerah, penempatan satuan teritorial berkapasitas besar di berbagai wilayah memberikan dampak pengganda yang sangat signifikan terhadap roda perekonomian lokal. Kehadiran ribuan prajurit beserta keluarga yang bermukim di sekitar pangkalan secara otomatis menumbuhkan ceruk pasar baru yang sangat potensial. Permintaan akan pasokan kebutuhan pokok harian, komoditas pangan lokal, hingga ketersediaan jasa pendidikan dan sarana perumahan terbukti menstimulasi daya beli warga secara luas. Para pelaku Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah serta pedagang di pasar-pasar tradisional mendapatkan kepastian keterserapan produk yang berkelanjutan. Penataan kembali fokus pangkalan militer ini secara efektif dan efisien berhasil mengubah kawasan di sekitarnya menjadi pusat pertumbuhan ekonomi baru yang mampu mengurangi tingkat ketimpangan pembangunan antarwilayah. Keberhasilan dalam mengimplementasikan agenda strategis pemerintah ini juga sangat bertumpu pada kuatnya sinergi antara instrumen militer, pemerintah daerah, dan segenap komponen masyarakat setempat. Menteri Pertahanan Sjafrie Sjamsoeddin menegaskan bahwa keberadaan Yonif TP ditujukan untuk senantiasa menyatu dengan rakyat, menghadirkan rasa aman secara berkelanjutan, serta memberikan manfaat nyata bagi pembangunan wilayah. Penempatan pangkalan militer di area-area strategis, seperti kawasan pesisir maupun wilayah batas terluar, ditargetkan untuk melindungi kekayaan sumber daya alam lokal sekaligus mendukung stabilitas kawasan ekonomi dan objek pariwisata daerah. Selain itu, pengalokasian patroli rutin berkala dan pengaktifan kembali Sistem Keamanan Lingkungan bersama warga menjadi langkah nyata dalam menciptakan iklim yang kondusif bagi masuknya investasi serta keberlangsungan usaha warga. Dukungan penuh yang ditunjukkan oleh jajaran pemerintah daerah turut mempercepat pencapaian target penyiapan satuan teritorial ini secara optimal. Bupati Majalengka Eman Suherman menyampaikan bahwa keberadaan Yonif TP di wilayahnya memberikan dampak positif yang nyata dalam mendorong pertumbuhan ekonomi daerah serta memberdayakan para pelaku Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah setempat. Apresiasi senada juga diutarakan oleh Bupati Pangandaran Citra Pitriyami, yang menyatakan kesiapan penuh pemerintah daerah untuk menyinergikan berbagai program pembangunan daerah, khususnya pada sektor pertanian, peternakan, dan pelayanan kesehatan masyarakat, dengan fungsi teritorial militer. Kolaborasi lintas sektor yang terstruktur ini menjadi bukti nyata bahwa sinergi yang terarah sanggup mempercepat pencapaian target-target pembangunan nasional secara inklusif. Dampak positif dari integrasi fungsi pertahanan dan pembangunan ini juga menjangkau hingga ke wilayah Indonesia bagian timur. Kasdam XV/Pattimura Brigjen TNI Wawan Pujiatmoko menjelaskan bahwa penempatan satuan berkapasitas lebih dari seribu personel di wilayah Maluku secara langsung menggerakkan roda perekonomian masyarakat lokal. Kebutuhan harian para prajurit dan keluarganya terbukti mendorong peningkatan daya beli, memperbaiki kualitas serta aksesibilitas layanan pendidikan, serta memperkuat program ketahanan pangan daerah melalui optimalisasi lahan-lahan pertanian yang dikelola bersama. Pendekatan terpadu ini menciptakan kemandirian pangan di tingkat lokal sekaligus mempererat hubungan kemanunggalan antara tentara dan rakyat dalam bingkai pembangunan wilayah secara berkelanjutan. Kehadiran dan penyebaran Yonif TP di berbagai daerah membuktikan secara nyata bahwa stabilitas keamanan nasional dan pertumbuhan ekonomi daerah merupakan dua pilar utama yang saling melengkapi dan menguatkan satu sama lain. Dengan terus menjaga keharmonisan sinergi antara prajurit TNI, pemerintah daerah, dan seluruh lapisan masyarakat, agenda strategis ini akan menjadi fondasi yang kokoh dalam mewujudkan Indonesia yang berdaulat, mandiri, dan sejahtera di masa depan.…

Dua Tahun Prabowo–Gibran, Apresiasi Penguatan Pertahanan, Selamat HUT ke-81 TNI

By Kata IndonesiaOctober 3, 20260

Dua Tahun Prabowo–Gibran, Apresiasi Penguatan Pertahanan, Selamat HUT ke-81 TNI Oleh: Indah Prameswari Memasuki dua…

Pemerintah Dorong BPJS Kesehatan Melayani Rakyat dengan Bermartabat

By Kata IndonesiaOctober 3, 20260

Pemerintah Dorong BPJS Kesehatan Melayani Rakyat dengan Bermartabat Oleh : Aditya Anggara Pelayanan kesehatan merupakan…

  • Redaksi
  • Peraturan Media Siber
  • Kontak Redaksi

All Rights Reserved © 2025

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.