• Trending
  • Nasional
  • Ekonomi
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Teknologi
  • Kuliner
Menu
  • Trending
  • Nasional
  • Ekonomi
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Teknologi
  • Kuliner
Search
Close this search box.
  • Trending
  • Nasional
  • Ekonomi
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Teknologi
  • Kuliner
Menu
  • Trending
  • Nasional
  • Ekonomi
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Teknologi
  • Kuliner
Search
Close this search box.
  • Trending
  • Nasional
  • Ekonomi
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Teknologi
  • Kuliner
  • Trending
  • Nasional
  • Ekonomi
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Teknologi
  • Kuliner
Home»Nasional»Hukum & Kriminal»Mahasiswa Dukung KPK Berantas Korupsi Di Lingkungan BUMN

Mahasiswa Dukung KPK Berantas Korupsi Di Lingkungan BUMN

  • Kata Indonesia
  • - Monday, 5 August 2019

Gerakan Mahasiswa Anti Rasuah geram dengan kasus korupsi yang kerap terjadi di lingkungan BUMN. Sebagai badan usaha yang dipercaya menjalankan asset bangsa, justru para petingginya kerap tersangkut kasus korupsi.

“Dua minggu setelah Presiden Joko Widodo menyampaikan pidatonya tentang Visi Indonesia, justru masih terjadi kasus suap antar sesama BUMN. Yang secara ekonomi merugikan negara, dan secara sosial tidak memberi manfaat terhadap masyarakat luas” ujar Faisal, Koordinator Gerakan Mahasiswa Anti Rasuah (GEMAR).

Kasus ini bermula dari operasi tangkap tangan yang dilakukan oleh KPK terhadap Direktur Keuangan PT Angkasa Pura II (AP II), Andra Y Agussalam, bersama pihak PT Industri Telekomunikasi Indonesia (INTI). Andra diduga akan menerima suap sebesar 96.700 dolar singapura dari pihak INTI.

“KPK wajib mendapat dukungan dari masyarakat untuk menyelesaikan secera terang benderang kasus korupsi tersebut. KPK harus segera memanggil dan memeriksa seluruh jajaran Direksi AP II dan INTI. Maka dari itu kami para mahasiswa akan menggalang kekuatan untuk memberikan dukungan secara morill dalam bentuk kunjungan ke KPK pada Rabu nanti.” tambah faisal.

Gerakan Mahasiswa Anti Rasuah berpandangan bahwa perilaku koruptif ini dapat diantisipasi jika fungsi pengawasan internal berjalan dengan baik, dan para pimpinan BUMN memiliki integritas yang tinggi.

“Kementrian BUMN harus segera mencopot Presdir AP II, karena sudah sangat jelas gagal melaksanakan tata kelola BUMN yang baik. Bahkan Direktur Keuangannya tersangkut kasus suap. Ini sangat disayangkan” tutup Faisal.

Optimalisasi Bantuan Pangan: Penyangga di Tengah Gejolak Dunia

April 13, 2026

Distribusi Bantuan Pangan Dipercepat untuk Perkuat Daya Beli Masyarakat

April 13, 2026

Optimalisasi Bantuan Pangan: Penyangga di Tengah Gejolak Dunia

By Kata IndonesiaApril 13, 20260

Optimalisasi Bantuan Pangan: Penyangga di Tengah Gejolak Dunia Oleh : Garvin Reviano Di tengah dinamika…

Distribusi Bantuan Pangan Dipercepat untuk Perkuat Daya Beli Masyarakat

By Kata IndonesiaApril 13, 20260

Distribusi Bantuan Pangan Dipercepat untuk Perkuat Daya Beli Masyarakat Jakarta – Pemerintah terus mengakselerasi distribusi…

Pemerintah Percepat Penyaluran Bantuan Pangan di Tengah Tekanan Global

By Kata IndonesiaApril 13, 20260

Pemerintah Percepat Penyaluran Bantuan Pangan di Tengah Tekanan Global Jakarta – Direktur Utama Perum Bulog,…

Mendukung Penertiban Dapur MBG sebagai Instrumen Pengendalian Mutu Program Nasional

By Kata IndonesiaApril 13, 20260

Mendukung Penertiban Dapur MBG sebagai Instrumen Pengendalian Mutu Program Nasional Oleh: Arkan Satya Mahendra Penertiban…

  • Redaksi
  • Peraturan Media Siber
  • Kontak Redaksi

All Rights Reserved © 2025

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.