Categories: Uncategorized

Magang Nasional 2026 Diperluas, Ribuan Lulusan Disiapkan Masuk Dunia Kerja

Magang Nasional 2026 Diperluas, Ribuan Lulusan Disiapkan Masuk Dunia Kerja

Jakarta – Program Magang Nasional 2026 resmi diperluas sebagai bagian dari upaya strategis pemerintah dalam mempercepat penyerapan tenaga kerja muda dan meningkatkan kesiapan lulusan memasuki dunia kerja. Dengan kuota peserta yang terus diperluas, Magang Nasional diproyeksikan menjadi jembatan penting antara dunia pendidikan dan kebutuhan nyata industri.

 

Pemerintah memastikan program Magang Nasional kembali dibuka pada tahun 2026 dengan kuota minimal sebanyak 100 ribu peserta. Program ini ditujukan bagi lulusan baru perguruan tinggi sebagai upaya menekan angka pengangguran sekaligus memperkuat kesiapan kerja generasi muda.

 

Sekretaris Kabinet (Seskab) Teddy Indra Wijaya mengatakan bahwa pemerintah telah menyiapkan kuota 100 ribu peserta untuk program Magang Nasional 2026 yang rencananya dibuka pada pertengahan tahun.

 

“Pemerintah akan kembali membuka kesempatan bagi para lulusan baru perguruan tinggi pada pertengahan tahun 2026 dengan kapasitas minimal 100 ribu peserta magang,” ujar Teddy.

 

Menurut Seskab Teddy, program Magang Nasional kembali dibuka karena sukses memberi manfaat langsung bagi peserta untuk memperoleh pengalaman kerja awal. Program ini dirancang untuk menekan angka pengangguran sekaligus memperkuat keterkaitan kompetensi lulusan perguruan tinggi dengan kebutuhan industri.

 

“Yang terpenting, peserta pemagangan benar-benar belajar langsung di perusahaan/instansi pemerintah, didampingi mentor, memperoleh pengalaman kerja nyata, dan menerima uang saku sesuai upah minimum kabupaten/kota setempat,” jelas Teddy.

 

Dalam kesempatan yang sama, Menaker Yassierli mengatakan pada semester pertama 2026 akan ada tambahan minimal 100.000 peserta pemagangan. Yassierli berharap, seiring bertambahnya mitra penyelenggara, kesempatan lulusan perguruan tinggi untuk mengikuti program ini makin luas.

 

“Hal ini semakin meyakinkan bahwa program pemagangan menjadi instrumen penting dalam menyiapkan tenaga kerja yang kompeten dan berdaya saing untuk jangka panjang,” kata Yassierli.

 

Sementara itu, program Magang Nasional dirancang pemerintah untuk menjembatani lulusan perguruan tinggi dengan kebutuhan dunia kerja. Peserta akan menjalani magang selama enam bulan dan menerima uang saku setara Upah Minimum Kabupaten/Kota (UMK).

 

Dengan magang terstruktur dan terstandar, peserta diharapkan memperoleh pengalaman kerja nyata, etos kerja profesional, serta pemahaman langsung mengenai budaya industri. ****

Share
Published by
Kata Indonesia

Terpopuler

Pemerintah Optimalkan Potensi Desa Lewat Penguatan Koperasi Merah Putih

Pemerintah Optimalkan Potensi Desa Lewat Penguatan Koperasi Merah Putih Pemerintah menargetkan pembangunan 20.000 hingga 30.000…

4 hours ago

Dari Hulu ke Hilir: Strategi Pemerintah Memperkokoh Ketahanan Energi Indonesia

Dari Hulu ke Hilir: Strategi Pemerintah Memperkokoh Ketahanan Energi Indonesia Oleh : Zaki Walad Pemerintahan…

5 hours ago

Dewan Energi Nasional Dorong Ketahanan Energi Capai Cadangan BBM Tiga Bulan

Dewan Energi Nasional Dorong Ketahanan Energi Capai Cadangan BBM Tiga Bulan JAKARTA — Dewan Energi…

5 hours ago

Program Magang Nasional Tutup Kesenjangan Dunia Kerja

Program Magang Nasional Tutup Kesenjangan Dunia Kerja Oleh: Yusuf Rinaldi Di tengah tantangan besar yang…

7 hours ago

Trauma Healing, Upaya Strategis Negara Pulihkan Generasi Pascabencana Sumatra

Trauma Healing, Upaya Strategis Negara Pulihkan Generasi Pascabencana Sumatra Oleh : Nancy Dora Bencana ekologis…

8 hours ago

Pemerintah Intensifkan Trauma Healing di Pengungsian Pascabencana Sumatra

Pemerintah Intensifkan Trauma Healing di Pengungsian Pascabencana Sumatra Aceh - Pemerintah bersama berbagai pemangku kepentingan…

9 hours ago