• Trending
  • Nasional
  • Ekonomi
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Teknologi
  • Kuliner
Menu
  • Trending
  • Nasional
  • Ekonomi
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Teknologi
  • Kuliner
Search
Close this search box.
  • Trending
  • Nasional
  • Ekonomi
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Teknologi
  • Kuliner
Menu
  • Trending
  • Nasional
  • Ekonomi
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Teknologi
  • Kuliner
Search
Close this search box.
  • Trending
  • Nasional
  • Ekonomi
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Teknologi
  • Kuliner
  • Trending
  • Nasional
  • Ekonomi
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Teknologi
  • Kuliner
Home»Internasional»Lawatan Presiden Prabowo ke Luar Negeri Berdampak Positif bagi Pertumbuhan dan Pemerataan Ekonomi Indonesia

Lawatan Presiden Prabowo ke Luar Negeri Berdampak Positif bagi Pertumbuhan dan Pemerataan Ekonomi Indonesia

  • Kata Indonesia
  • - Tuesday, 12 November 2024

Lawatan Presiden Prabowo ke Luar Negeri Berdampak Positif bagi Pertumbuhan dan Pemerataan Ekonomi Indonesia

Jakarta – Lawatan Presiden Prabowo Subianto ke luar negeri baru-baru ini menandakan langkah strategis bagi Indonesia dalam memperkuat posisinya di kancah global, sekaligus membuka peluang ekonomi yang lebih luas. Kunjungan ini, yang melibatkan sejumlah negara dan pertemuan multilateral, dianggap penting dalam mendukung visi pemerintah untuk mendorong pertumbuhan ekonomi yang merata di seluruh wilayah Indonesia.

Dalam kondisi dunia yang semakin kompleks, dengan ketegangan geopolitik dan tantangan perubahan iklim yang terus meningkat, kehadiran Indonesia di berbagai pertemuan internasional ini menunjukkan tekad negara untuk berperan aktif serta berkolaborasi dalam mencari solusi global yang berkelanjutan.

Wakil Ketua MPR RI, Eddy Soeparno, mengungkapkan keyakinannya bahwa lawatan Presiden Prabowo akan membawa manfaat besar bagi Indonesia.

“Optimisme kita tinggi, bahwa kunjungan Pak Prabowo akan memberikan dampak positif,” kata Eddy.

Ia menambahkan bahwa lawatan ini tidak hanya mempererat hubungan diplomatik, tetapi juga menunjukkan keterbukaan Indonesia terhadap investasi asing, terutama di sektor ekonomi berkelanjutan, serta kesiapan untuk berkolaborasi dalam menghadapi krisis iklim.

Presiden Prabowo memulai kunjungan kerja dengan mengunjungi sejumlah negara dalam rangka pertemuan bilateral dan multilateral. Beberapa isu utama yang diusung meliputi ekonomi, investasi, dan geopolitik global.

“Presiden akan mengunjungi China, Amerika Serikat, dan Inggris, serta menghadiri dua konferensi tingkat tinggi, yaitu APEC di Peru dan G20 di Brasil,” ujar Hasan Nasbi, Kepala Kantor Komunikasi Kepresidenan.

Hasan menambahkan bahwa kunjungan ini bertujuan untuk memperluas kerja sama yang mampu meningkatkan perekonomian Indonesia.

Dalam kunjungan ke China, Indonesia dan China sepakat meningkatkan kerja sama dengan penandatanganan investasi lebih dari USD 10 miliar. Presiden Prabowo menyatakan, “Ini adalah pencapaian yang sangat signifikan,” yang memperkuat kemitraan strategis kedua negara di berbagai sektor. Kerja sama ini, menurutnya, menunjukkan keseriusan Indonesia dalam memajukan hubungan dengan China.

Sementara itu, Menteri Koordinator Bidang Perekonomian, Airlangga Hartarto, memaparkan sejumlah pembahasan dalam pertemuan Prabowo dengan Presiden Xi Jinping. “Diskusi bilateral meliputi ekonomi biru, energi, dan sektor perikanan,” ujar Airlangga. Selain itu, proyek-proyek besar seperti Kereta Cepat Jakarta-Bandung dan pembangunan Tanggul Raksasa di utara Jawa turut dibahas sebagai bagian dari inisiatif strategis Indonesia.

Airlangga juga menyoroti pembahasan mengenai pengembangan kawasan “Two Countries Twin Parks” untuk industri di kedua negara. Tak kalah penting, mereka mendiskusikan implementasi “local currency settlement” untuk memperkuat stabilitas ekonomi Indonesia. Dukungan terhadap kebijakan ini diharapkan mampu mendorong pertumbuhan ekonomi yang lebih menyeluruh dan berkelanjutan. []

Pemerintah Perkuat Agenda Penyelesaian Kasus HAM, Masyarakat Jangan Terjebak Provokasi

September 22, 2026

Mengapresiasi Capaian Pangan Prabowo-Gibran, Merawat Stabilitas dan Menolak Provokasi

September 22, 2026

Pemerintah Perkuat Agenda Penyelesaian Kasus HAM, Masyarakat Jangan Terjebak Provokasi

By Kata IndonesiaSeptember 22, 20260

Pemerintah Perkuat Agenda Penyelesaian Kasus HAM, Masyarakat Jangan Terjebak Provokas  Oleh: Arief Nugroho Masyarakat perlu melihat berbagai persoalan hak asasi manusia secara jernih dan tidak mudah terprovokasi oleh informasi yang belum terverifikasi, terutama narasi yang berpotensi memperbesar ketegangan di tengah masyarakat. Penyelesaian persoalan HAM membutuhkan ketenangan, keterbukaan, dan kerja bersama yang berkelanjutan. Pemerintah terus melakukan berbagai langkah untuk memperkuat penyelesaian persoalan HAM melalui evaluasi kebijakan, penguatan kelembagaan, pemulihan korban, dialog, serta upaya mencari solusi yang menyentuh akar persoalan. Karena itu, berbagai perkembangan tersebut penting dipahami secara utuh agar masyarakat dapat menilai proses penyelesaian HAM berdasarkan fakta dan perkembangan nyata di lapangan. Salah satu langkah yang menunjukkan keseriusan tersebut terlihat dari evaluasi Kedeputian Bidang Koordinasi Hak Asasi Manusia Kemenko Kumham Imipas. Evaluasi yang dilakukan untuk memastikan pelaksanaan program berjalan sesuai target, sekaligus memetakan kegiatan yang membutuhkan percepatan dan kendala yang harus segera diselesaikan. Evaluasi tidak hanya diarahkan pada penyerapan anggaran, tetapi juga kesesuaian pelaksanaan program dengan target kinerja sehingga kebijakan HAM dapat memberikan hasil yang terukur. Langkah evaluatif semacam ini penting karena penyelesaian persoalan HAM tidak cukup hanya dengan membangun komitmen. Komitmen harus diterjemahkan menjadi program, anggaran, koordinasi, pengawasan, dan evaluasi yang dilakukan secara berkelanjutan. Ketika masih ditemukan kendala, pemerintah memiliki ruang untuk melakukan perbaikan dan percepatan. Dengan demikian, agenda HAM dapat terus bergerak dari perencanaan menuju pelaksanaan yang lebih efektif. Upaya tersebut juga berjalan melalui penguatan koordinasi dengan berbagai pemangku kepentingan. Di Papua, Forum Konsultasi Publik yang diselenggarakan Sekretariat Komnas HAM Provinsi Papua mempertemukan unsur pemerintah, aparat keamanan, organisasi masyarakat sipil, lembaga bantuan hukum, akademisi, mahasiswa, tokoh masyarakat, dan jurnalis. Ruang dialog semacam ini menjadi penting untuk mempertemukan perspektif, memperkuat mekanisme pengaduan, meningkatkan pertukaran informasi, serta memastikan berbagai persoalan HAM memperoleh perhatian berdasarkan informasi yang dapat diverifikasi. Penguatan jaringan kerja juga menunjukkan bahwa penyelesaian persoalan HAM tidak semata-mata menjadi urusan satu institusi. Kepala Sekretariat Komnas HAM Provinsi Papua Frits B. Ramandey menekankan pentingnya membangun relasi dengan berbagai pihak dengan tetap menjaga prinsip independensi dan imparsialitas. Pendekatan tersebut diperlukan agar informasi mengenai situasi HAM dapat diperoleh, diperiksa, dan menjadi dasar bagi pelaksanaan tugas secara objektif.…

Mengapresiasi Capaian Pangan Prabowo-Gibran, Merawat Stabilitas dan Menolak Provokasi

By Kata IndonesiaSeptember 22, 20260

Mengapresiasi Capaian Pangan Prabowo-Gibran, Merawat Stabilitas dan Menolak Provokasi Oleh Arga Septian Menjelang dua tahun…

Kementan Antisipasi Kekeringan, Guna Menjaga Produktivitas Perkebunan dan Kebijakan Swasembada Pangan

By Kata IndonesiaSeptember 22, 20260

Kementan Antisipasi Kekeringan, Guna Menjaga Produktivitas Perkebunan dan Kebijakan Swasembada Pangan Jakarta, Kementerian Pertanian (Kementan)…

Gus Adnan Bongkar Kunci Santri Masa Depan di PPSN VI: Jadilah Ulama yang Intelek, Bukan Intelek yang Tahu Agama Saja!

By Kata IndonesiaSeptember 22, 20260

Santri tingkat Ulya Satuan Pendidikan Salafiyah Kajian Kitab Kuning Pondok Pesantren Tahfidz Alishlah DKI Jakarta…

  • Redaksi
  • Peraturan Media Siber
  • Kontak Redaksi

All Rights Reserved © 2025

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.