• Trending
  • Nasional
  • Ekonomi
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Teknologi
  • Kuliner
Menu
  • Trending
  • Nasional
  • Ekonomi
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Teknologi
  • Kuliner
Search
Close this search box.
  • Trending
  • Nasional
  • Ekonomi
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Teknologi
  • Kuliner
Menu
  • Trending
  • Nasional
  • Ekonomi
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Teknologi
  • Kuliner
Search
Close this search box.
  • Trending
  • Nasional
  • Ekonomi
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Teknologi
  • Kuliner
  • Trending
  • Nasional
  • Ekonomi
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Teknologi
  • Kuliner
Home»Headline»Langkah Tepat Larangan Mudik Wajib Didukung

Langkah Tepat Larangan Mudik Wajib Didukung

  • Kata Indonesia
  • - Monday, 10 May 2021

Oleh: Dyah Hanindya (Warganet Kota Bogor)

Pemerintah resmi melarang mudik terhitung sejak 6-17 Mei. Tujuannya demi menekan penularan Covid-19 semakin luas. Sementara itu, belajar dari meledaknya kasus positif Covid-19 di India, para buruh juga sebaiknya tidak pergi mudik.

Larangan mudik diharapkan dilihat sebagai sesuatu yang positif, karena tidak berlebaran di kampung justru untuk melindungi keluarga di sana. Ketika memaksa untuk pulang kampung dan ternyata Anda termasuk OTG, maka akan sangat berbahaya bagi orang tua maupun keluarga kita yang lain.

Penyularan bisa saja terjadi dengan cepat dan tanpa disadari. Mereka yang telah renta lebih mudah untuk tertular Covid-19 dan resiko tertingginya adalah sakit parah yang berujung kematian.

Kita harus berkaca dari kasus di India saat ada kerumunan dan masyarakatnya tidak mematuhi protokol kesehatan. Akibatnya ada ratusan orang yang meninggal setiap harinya. Dikhawatirkan, ketika mudik tidak dilarang, akan terjadi hal yang serupa. Kita tentu harus bermuhasabah menghadapi kondisi pandemi di bulan suci ini.

Memutuskan mata rantai penularan Covid-19 adalah harga mati. Oleh karena itu, imbauan pemerintah agar menunda mudik perlu diperhatikan. Mereka yang sudah telanjur mudik, wajib isolasi mandiri selama 14 hari. Selama rentang waktu itu, mereka tidak boleh berkontak fisik dengan siapa pun, termasuk keluarga.

Larangan mudik bukanlah sebuah arogansi pemerintah, melainkan justru bentuk perhatian terhadap rakyat dan salah satu upaya memutus mata rantai penyebaran Covid-19. Oleh karenanya, dibutuhkan kolaborasi semua elemen bangsa.

Sayangi keluarga di kampung halaman dengan tidak mudik, mari bersama kita tingkatkan optimisme mewujudkan percepatan penanganan Covid-19 dengan ikut membagi informasi positif bagi seluruh masyarakat.

Moratorium SPPG dan Komitmen Menjaga Keberlanjutan Program Gizi Nasional

July 22, 2026

Program MBG Tetap Berjalan, Moratorium SPPG Baru Fokus pada Pembenahan

July 22, 2026

Moratorium SPPG dan Komitmen Menjaga Keberlanjutan Program Gizi Nasional

By Kata IndonesiaJuly 22, 20260

Moratorium SPPG dan Komitmen Menjaga Keberlanjutan Program Gizi Nasional Oleh : Antonius Utomo Keputusan pemerintah…

Program MBG Tetap Berjalan, Moratorium SPPG Baru Fokus pada Pembenahan

By Kata IndonesiaJuly 22, 20260

Program MBG Tetap Berjalan, Moratorium SPPG Baru Fokus pada Pembenahan Jakarta – Program Makan Bergizi…

Perdagangan Karbon dan Jalan Baru Ekonomi Hijau Indonesia

By Kata IndonesiaJuly 22, 20260

Perdagangan Karbon dan Jalan Baru Ekonomi Hijau Indonesia Oleh: Bayu Nugraha Perubahan iklim kini menjadi…

Perdagangan Karbon sebagai Instrumen Daya Saing Industri Nasional

By Kata IndonesiaJuly 22, 20260

Perdagangan Karbon sebagai Instrumen Daya Saing Industri Nasional Oleh: Bara Winatha Perdagangan karbon menjadi salah…

  • Redaksi
  • Peraturan Media Siber
  • Kontak Redaksi

All Rights Reserved © 2025

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.