• Trending
  • Nasional
  • Ekonomi
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Teknologi
  • Kuliner
Menu
  • Trending
  • Nasional
  • Ekonomi
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Teknologi
  • Kuliner
Search
Close this search box.
  • Trending
  • Nasional
  • Ekonomi
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Teknologi
  • Kuliner
Menu
  • Trending
  • Nasional
  • Ekonomi
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Teknologi
  • Kuliner
Search
Close this search box.
  • Trending
  • Nasional
  • Ekonomi
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Teknologi
  • Kuliner
  • Trending
  • Nasional
  • Ekonomi
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Teknologi
  • Kuliner
Home»Internasional»Kunker ke Arab Saudi, Presiden Prabowo Dorong Stabilitas Kawasan Timur Tengah

Kunker ke Arab Saudi, Presiden Prabowo Dorong Stabilitas Kawasan Timur Tengah

  • Kata Indonesia
  • - Friday, 4 July 2025

Kunker ke Arab Saudi, Presiden Prabowo Dorong Stabilitas Kawasan Timur Tengah

Jakarta – Presiden Prabowo memulai kunjungan kenegaraan ke Arab Saudi dengan membawa misi strategis untuk memperkuat kerja sama bilateral sekaligus mendorong stabilitas kawasan Timur Tengah. Lawatan ini menjadi langkah untuk memperluas peran aktif Indonesia di panggung global, khususnya dalam menghadapi dinamika geopolitik yang berkembang di kawasan.

Presiden Prabowo tiba di Royal Terminal, Bandara Internasional King Abdulaziz, Jeddah, pada Rabu (2/7/2025), dan disambut secara resmi oleh delegasi Kerajaan Arab Saudi dalam sebuah upacara kehormatan. Presiden dijadwalkan bertemu langsung dengan Putra Mahkota Arab Saudi, Pangeran Mohammad bin Salman.

“InsyaAllah, Presiden akan membahas sejumlah agenda penting bersama Pangeran Mohammad bin Salman,” ujar Kepala Badan Penyelenggara Haji Indonesia, Mochamad Irfan Yusuf (Gus Irfan) yang ikut mendampingi Presiden Prabowo dalam kunker ke Arab Saudi.

Menurut Gus Irfan, fokus pembahasan meliputi dinamika kawasan yang berkaitan langsung dengan stabilitas regional, serta penguatan posisi Indonesia sebagai negara yang menjunjung perdamaian dan penyelesaian damai atas konflik.

Sebelumnya, Menteri Sekretaris Negara Prasetyo Hadi menegaskan bahwa agenda kunjungan Presiden Prabowo mencakup kerja sama politik antara Indonesia dan Arab Saudi, serta pembahasan situasi geopolitik di Timur Tengah.

“Pastilah akan berbicara masalah politik, kerja sama politik baik Indonesia dengan Arab Saudi maupun politik di Timur Tengah,” ujar Prasetyo usai melepas keberangkatan Presiden dari Lanud Halim Perdanakusuma, Jakarta, Selasa (1/7/2025).

Situasi di kawasan Timur Tengah saat ini masih diwarnai ketegangan akibat konflik berkepanjangan di sejumlah titik, seperti Palestina, Yaman, dan Lebanon. Dalam konteks ini, Indonesia mengambil peran sebagai jembatan dialog antarnegara, serta memperkuat diplomasi kemanusiaan.

Kunjungan ini juga dipandang sebagai langkah afirmatif dalam menghidupkan kembali komitmen bersama antarnegara Islam untuk menjaga ketertiban kawasan melalui jalur diplomasi. Indonesia menilai bahwa stabilitas Timur Tengah bukan hanya penting bagi negara-negara di kawasan tersebut, tetapi juga berdampak langsung terhadap keamanan global, termasuk jalur distribusi energi dan ekonomi dunia.

Selain itu, perbaikan penyelenggaraan haji juga menjadi fokus Presiden dalam pertemuan ini. Seperti halnya rencana efisiensi masa tinggal jemaah haji serta pengelolaan teknis yang lebih baik, menyusul sejumlah evaluasi terhadap penyelenggaraan haji sebelumnya.

“Termasuk rencana kita untuk memiliki sendiri Kampung Haji di Arab Saudi,” pungkas Prasetyo.

Koperasi Merah Putih Mulai Bergerak Salurkan Barang Subsidi

October 3, 2026

Dari Rafale hingga Kapal Induk, Mengapresiasi Modernisasi Pertahanan Era Presiden Prabowo

October 3, 2026

Koperasi Merah Putih Mulai Bergerak Salurkan Barang Subsidi

By Kata IndonesiaOctober 3, 20260

Koperasi Merah Putih Mulai Bergerak Salurkan Barang Subsid JAKARTA – Upaya memperluas jangkauan distribusi kebutuhan…

Dari Rafale hingga Kapal Induk, Mengapresiasi Modernisasi Pertahanan Era Presiden Prabowo

By Kata IndonesiaOctober 3, 20260

Dari Rafale hingga Kapal Induk, Mengapresiasi Modernisasi Pertahanan Era Presiden Prabowo  Oleh: Giana Sulistya Modernisasi pertahanan Indonesia semakin memperlihatkan hasil pada era pemerintahan Presiden Prabowo Subianto. Penerimaan kendaraan tempur amfibi AAV M-35, kedatangan pesawat tempur Rafale, hingga bergabungnya kapal induk pertama Republik Indonesia menjadi perkembangan penting dalam penguatan TNI. Pada saat yang sama, pembangunan kapal selam Scorpène di dalam negeri membuka peluang memperkuat kemampuan pertahanan sekaligus penguasaan teknologi nasional. Rangkaian tersebut patut diapresiasi sebagai bagian dari kesinambungan kebijakan pertahanan. Sejumlah pengadaan yang dimulai ketika Prabowo menjabat Menteri Pertahanan kini memasuki tahap penerimaan dan pengoperasian. Sementara itu, pembangunan alutsista bersama mitra internasional memberi kesempatan bagi industri Indonesia untuk meningkatkan kemampuan produksi, pemeliharaan, dan pengembangan sumber daya manusia. Salah satu perkembangan terbaru berlangsung di Kesatrian Marinir Hartono, Cilandak, Jakarta Selatan, Senin (28/9/2026). Menteri Pertahanan Sjafrie Sjamsoeddin menyerahkan 12 kendaraan tempur amfibi AAV M-35 kepada jajaran TNI. Kendaraan varian AAV-7A1 RAM/RS asal Amerika Serikat tersebut memperkuat kemampuan Korps Marinir bergerak dari laut menuju pantai dan melanjutkan operasi di daratan. Bagi negara kepulauan, kemampuan tersebut memiliki arti strategis. Mobilitas pasukan dari kapal menuju daratan merupakan bagian penting dalam operasi amfibi. Kehadiran kendaraan yang dapat beroperasi di kedua medan itu memperluas kemampuan Marinir menjalankan tugas pertahanan wilayah. Penguatan maritim juga ditandai oleh peresmian KRI Sriwijaya-100 sebagai kapal induk pertama Republik Indonesia. Kapal yang sebelumnya bernama ITS Giuseppe Garibaldi dan berdinas di Angkatan Laut Italia itu resmi masuk jajaran TNI AL pada 24 September 2026. Panglima TNI Jenderal TNI Agus Subiyanto memimpin peresmiannya di Tanjung Priok, Jakarta Utara. Kehadiran kapal induk pertama merupakan tonggak penting dalam perjalanan pertahanan Indonesia. Menurut penjelasan Panglima TNI yang dipublikasikan Kementerian Pertahanan, KRI Sriwijaya-100 dapat menjalankan peran sebagai pusat komando operasi laut, sarana diplomasi pertahanan, serta pendukung bantuan kemanusiaan. Dengan demikian, pemanfaatannya memiliki cakupan yang luas dalam mendukung kepentingan nasional.…

HUT ke-81 TNI, Mengapresiasi Kekuatan Pertahanan yang Tumbuh Bersama Rakyat

By Kata IndonesiaOctober 3, 20260

HUT ke-81 TNI, Mengapresiasi Kekuatan Pertahanan yang Tumbuh Bersama Rakyat Oleh: Javas Babad Alaska Peringatan…

Mengapresiasi Peran TNI, dari Evakuasi hingga Pemulihan Bencana

By Kata IndonesiaOctober 3, 20260

Mengapresiasi Peran TNI, dari Evakuasi hingga Pemulihan Bencana Oleh : Rahmat Prawira Indonesia merupakan negara…

  • Redaksi
  • Peraturan Media Siber
  • Kontak Redaksi

All Rights Reserved © 2025

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.