• Trending
  • Nasional
  • Ekonomi
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Teknologi
  • Kuliner
Menu
  • Trending
  • Nasional
  • Ekonomi
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Teknologi
  • Kuliner
Search
Close this search box.
  • Trending
  • Nasional
  • Ekonomi
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Teknologi
  • Kuliner
Menu
  • Trending
  • Nasional
  • Ekonomi
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Teknologi
  • Kuliner
Search
Close this search box.
  • Trending
  • Nasional
  • Ekonomi
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Teknologi
  • Kuliner
  • Trending
  • Nasional
  • Ekonomi
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Teknologi
  • Kuliner
Home»Uncategorized»Koperasi Desa Merah Putih Perkuat Ekonomi Keluarga, Produk Desa Tembus Pasar Internasional

Koperasi Desa Merah Putih Perkuat Ekonomi Keluarga, Produk Desa Tembus Pasar Internasional

  • Kata Indonesia
  • - Friday, 27 February 2026

Koperasi Desa Merah Putih Perkuat Ekonomi Keluarga, Produk Desa Tembus Pasar Internasional

Jakarta – Pemerintah terus mendorong penguatan ekonomi berbasis desa melalui Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih sebagai motor penggerak kemandirian dan ketahanan keluarga. Program ini ditegaskan bukan sekadar wadah usaha, melainkan instrumen strategis negara untuk membangun fondasi ekonomi rakyat dari tingkat paling bawah.

 

Menteri Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak, Arifah Fauzi, menyampaikan bahwa Koperasi Merah Putih memiliki peran vital dalam memperkuat ketahanan keluarga.

 

“Koperasi Kelurahan Merah Putih ditegaskan tidak sekadar sebagai lembaga ekonomi, tetapi sebagai instrumen strategis negara dalam memperkuat ketahanan keluarga, memperluas akses pendidikan, serta menghadirkan layanan perlindungan yang lebih dekat dengan masyarakat,” ujarnya.

 

Menurut Arifah, koperasi desa menjadi ruang partisipasi aktif keluarga dalam memanfaatkan peluang ekonomi. Ia mendorong masyarakat untuk mulai dari langkah sederhana, seperti menanam komoditas pangan di pekarangan rumah hingga mengembangkan usaha ternak skala kecil. Dengan pola ini, keluarga tidak hanya menjadi konsumen, tetapi juga produsen yang berkontribusi pada perputaran ekonomi desa.

 

“Hasil produksi masyarakat diharapkan dapat diserap oleh koperasi maupun unit usaha yang terintegrasi, sehingga tercipta ekosistem ekonomi yang berkelanjutan,” tambahnya.

 

Model integrasi ini diyakini mampu menciptakan rantai nilai yang saling menguatkan, dari produksi hingga pemasaran, sehingga manfaat ekonomi dapat dirasakan secara merata.

 

Keberhasilan nyata dari model ini terlihat di Koperasi Desa Awunio yang mencetak sejarah dengan mengekspor 50 ton arang batok kelapa ke China. Pencapaian tersebut menjadi bukti bahwa koperasi desa mampu naik kelas dan menembus pasar global.

 

Wakil Gubernur Sulawesi Tenggara, Hugua, menegaskan bahwa ekspor ini menunjukkan kapasitas koperasi desa dalam mengelola sumber daya lokal menjadi produk bernilai tambah tinggi.

 

“Ini membuktikan bahwa sumber daya lokal dapat diolah menjadi produk bernilai tinggi yang diminati pasar internasional,” ujarnya.

 

Hugua juga menekankan bahwa Koperasi Awunio merupakan koperasi desa kedua di Indonesia yang berhasil melakukan ekspor secara mandiri, serta yang pertama di kawasan Indonesia Timur. Prestasi ini diharapkan menjadi inspirasi bagi koperasi desa lainnya untuk menggali potensi lokal dan memperluas pasar hingga mancanegara.

 

Namun demikian, keberlanjutan menjadi kunci utama. Hugua mengingatkan pentingnya menjaga konsistensi pasokan guna mempertahankan kepercayaan pembeli internasional. Koperasi desa harus mampu memastikan ketersediaan produk secara berkelanjutan agar hubungan bisnis jangka panjang tetap terjaga.

 

Sinergi antara pemberdayaan keluarga dan ekspansi pasar global menunjukkan bahwa Koperasi Merah Putih bukan sekadar program ekonomi, melainkan gerakan transformasi desa. Dengan dukungan pemerintah dan partisipasi aktif masyarakat, koperasi desa berpotensi menjadi tulang punggung ekonomi nasional yang berakar kuat di desa dan berdaya saing di dunia internasional.

UMP 2027 Menjaga Keseimbangan Upah Layak dan Keberlanjutan Usaha

November 7, 2026

UU Ketenagakerjaan dan UMP 2027 Menjadi Jalan Memperkuat Kesejahteraan Buruh

November 7, 2026

UMP 2027 Menjaga Keseimbangan Upah Layak dan Keberlanjutan Usaha

By Kata IndonesiaNovember 7, 20260

UMP 2027 Menjaga Keseimbangan Upah Layak dan Keberlanjutan Usaha Oleh: Anggi Kurniawan Penyusunan kebijakan Upah…

UU Ketenagakerjaan dan UMP 2027 Menjadi Jalan Memperkuat Kesejahteraan Buruh

By Kata IndonesiaNovember 7, 20260

UU Ketenagakerjaan dan UMP 2027 Menjadi Jalan Memperkuat Kesejahteraan Buruh Oleh: Mega Triyana Pembahasan Upah Minimum Provinsi (UMP) 2027 menjadi momentum penting untuk memperkuat perlindungan dan kesejahteraan pekerja melalui kebijakan pengupahan yang lebih terarah. Kehadiran undang-undang ketenagakerjaan yang baru diharapkan memberikan landasan lebih kuat bagi pemerintah dalam memastikan hak-hak pekerja terlindungi. Penetapan upah minimum juga perlu memperhatikan perkembangan kebutuhan hidup masyarakat, daya beli, serta kemampuan dunia usaha agar peningkatan kesejahteraan dapat berlangsung secara berkelanjutan. Pemerintah melalui Kementerian Ketenagakerjaan mulai mempersiapkan berbagai aspek yang menjadi dasar penetapan UMP 2027. Menteri Ketenagakerjaan, Yassierli, menyampaikan bahwa formula pengupahan tahun mendatang akan mengacu pada undang-undang perlindungan ketenagakerjaan yang baru disahkan DPR pada 6 Oktober 2026. Regulasi ini menjadi bagian penting dalam memperkuat kepastian hukum sekaligus memberikan pedoman bagi pemerintah dalam merumuskan kebijakan pengupahan. Dengan landasan hukum yang diperbarui, penetapan upah diharapkan semakin memperhatikan keseimbangan antara perlindungan pekerja dan keberlangsungan kegiatan ekonomi. Salah satu aspek yang menjadi perhatian pemerintah adalah kebutuhan hidup layak (KHL) sebagai pertimbangan dalam menentukan besaran upah minimum. Yassierli menjelaskan bahwa pemerintah sedang menghitung estimasi KHL dengan memanfaatkan data yang dihimpun dan dievaluasi oleh kementerian serta lembaga terkait. Penghitungan ini diperlukan untuk memperoleh gambaran mengenai kebutuhan riil pekerja dalam memenuhi kehidupan sehari-hari. Komponen kebutuhan tersebut mencakup pangan, tempat tinggal, transportasi, pendidikan, kesehatan, hingga kebutuhan rumah tangga yang terus mengalami perkembangan. Penempatan KHL dalam pembahasan UMP menunjukkan bahwa kebijakan pengupahan tidak semata-mata berorientasi pada persentase kenaikan tahunan. Upah minimum memiliki keterkaitan langsung dengan kemampuan pekerja memenuhi kebutuhan dasar dan mempertahankan kualitas hidup keluarganya. Penghasilan yang lebih layak dapat memberikan ruang bagi pekerja untuk memenuhi kebutuhan pendidikan anak, memperoleh layanan kesehatan, serta membangun ketahanan ekonomi rumah tangga. Oleh karena itu, penghitungan kebutuhan hidup perlu menjadi pertimbangan substantif agar kebijakan pengupahan memberikan manfaat yang dapat dirasakan secara nyata. Pembahasan kebijakan juga dilakukan dengan melibatkan berbagai unsur melalui mekanisme kelembagaan yang telah ditetapkan. Yassierli menyampaikan bahwa prosesnya akan dimulai melalui Lembaga Kerja Sama (LKS) Tripartit Nasional sebelum berlanjut ke Dewan Pengupahan Nasional. Selanjutnya, masukan dari Dewan Pengupahan Daerah menjadi bagian dari pertimbangan gubernur dalam menetapkan besaran UMP di masing-masing wilayah. Mekanisme ini memberikan ruang bagi pemerintah, pengusaha, dan pekerja untuk menyampaikan pandangan berdasarkan kepentingan serta kondisi yang mereka hadapi. Dari kalangan pekerja, usulan kenaikan UMP 2027 sebesar 7,5 hingga 9,5 persen telah disampaikan oleh Konfederasi Serikat Pekerja Indonesia (KSPI) bersama Partai Buruh. Penasihat Khusus Presiden Bidang Ketenagakerjaan dan Kesejahteraan Pekerja, Said Iqbal, juga menyampaikan pandangan mengenai kebutuhan peningkatan upah minimum pada tahun mendatang. Simulasi yang mempertimbangkan inflasi dan pertumbuhan ekonomi menghasilkan perkiraan kenaikan sekitar 7,8 persen berdasarkan asumsi yang digunakan. Masukan dari kalangan pekerja menjadi bagian penting karena buruh merupakan kelompok yang merasakan langsung dampak perubahan harga kebutuhan pokok dan biaya hidup.…

Posisi Cadangan Devisa Oktober Jadi Indikator Ketahanan Eksternal RI

By Kata IndonesiaNovember 7, 20260

Posisi Cadangan Devisa Oktober Jadi Indikator Ketahanan Eksternal RI Jakarta – Bank Indonesia (BI) melaporkan…

Pengelolaan Devisa yang Prudent, Stabilitas Ekonomi Nasional Terjaga

By Kata IndonesiaNovember 7, 20260

Pengelolaan Devisa yang Prudent, Stabilitas Ekonomi Nasional Terjaga Oleh Hanum Sekarningrum Ketahanan ekonomi Indonesia terus…

  • Redaksi
  • Peraturan Media Siber
  • Kontak Redaksi

All Rights Reserved © 2025

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.