• Trending
  • Nasional
  • Ekonomi
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Teknologi
  • Kuliner
Menu
  • Trending
  • Nasional
  • Ekonomi
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Teknologi
  • Kuliner
Search
Close this search box.
  • Trending
  • Nasional
  • Ekonomi
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Teknologi
  • Kuliner
Menu
  • Trending
  • Nasional
  • Ekonomi
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Teknologi
  • Kuliner
Search
Close this search box.
  • Trending
  • Nasional
  • Ekonomi
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Teknologi
  • Kuliner
  • Trending
  • Nasional
  • Ekonomi
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Teknologi
  • Kuliner
Home»Nasional»Koperasi Desa Merah Putih Diresmikan, Dorong Swasembada Pangan Nasional

Koperasi Desa Merah Putih Diresmikan, Dorong Swasembada Pangan Nasional

  • Kata Indonesia
  • - Tuesday, 18 March 2025

Koperasi Desa Merah Putih Diresmikan, Dorong Swasembada Pangan Nasional

JAKARTA-Koperasi Desa (Kop Des) Merah Putih resmi dibentuk untuk mendukung swasembada pangan nasional yang dicanangkan Presiden Prabowo Subianto. Peresmian Satuan Tugas (Satgas) Kop Des Merah Putih dilakukan oleh Menteri Koordinator Bidang Pangan, Zulkifli Hasan, dengan dukungan berbagai kementerian.

 

“Koperasi desa ini dibentuk untuk memajukan desa karena keputusannya berasal dari musyawarah pemerintahan desa,” jelas Zulhas dalam jumpa pers di kantor Kemenko Pangan, Senin (17/3/2025). Koperasi ini akan melibatkan pemerintahan desa sebagai badan usaha yang bertanggung jawab atas operasionalnya. Sumber pendanaan berasal dari APBN dan APBD guna memastikan keberlanjutan program.

 

Koperasi ini diharapkan menjadi penggerak sektor pertanian, industri agro-maritim, serta hilirisasi industri berbasis sumber daya alam. Selain itu, koperasi juga berperan dalam mengatasi permasalahan distribusi pangan, termasuk pengadaan pupuk bagi petani dan pembelian gabah untuk memotong rantai pasok sembako.

 

Pemerintah menargetkan pembentukan 70.000 Koperasi Desa Merah Putih serta 10.000 koperasi sektor kelautan dan perikanan dalam enam bulan ke depan. Diharapkan kontribusi koperasi terhadap Produk Domestik Bruto (PDB) yang saat ini 1,07% dapat meningkat menjadi 1,20% pada 2029 dan 5% pada 2045.

 

Untuk mendukung swasembada pangan, Menteri Pertanian Andi Amran Sulaiman dan Wakil Menteri Pertanian Sudaryono melakukan kunjungan ke Kabupaten Gresik, Jawa Timur, bersama lebih dari 3.000 penyuluh pertanian. Kepala BPPSDMP, Dr. Idha Widi Arsanti, menegaskan bahwa swasembada pangan harus dicapai dengan strategi khusus.

 

Wakil Menteri Pertanian, Sudaryono, menyebut kebijakan baru melalui Inpres Nomor 3 Tahun 2025 akan meningkatkan efektivitas penyuluh pertanian. “InsyaAllah, dengan kebijakan ini, kita semakin kuat mencapai target swasembada pangan,” tegasnya.

 

Jawa Timur tercatat sebagai daerah dengan produktivitas padi tertinggi di Indonesia, mencapai 9,27 juta ton pada 2024. Menteri Pertanian Andi Amran optimistis target nasional 12 juta ton padi pada 2025 dapat terealisasi. “Jika Jawa Timur berhasil mencapai target ini, saya akan kembali mengadakan perayaan di GOR Petrokimia Gresik,” ujarnya.

 

Diskusi dengan Penyuluh Pertanian Lapangan (PPL) membahas isu strategis, termasuk verifikasi distribusi pupuk dan peningkatan fasilitas penyuluh. Para penyuluh meminta kendaraan dinas dan perangkat digital untuk meningkatkan efektivitas kerja. Selain itu, mereka juga menyoroti pengangkatan Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (PPPK), terutama batas usia 35 tahun yang menjadi kendala bagi tenaga penyuluh senior.

 

Program Koperasi Desa Merah Putih diharapkan menjadi katalis dalam mewujudkan kemandirian pangan, memperkuat ekonomi pedesaan, serta meningkatkan kesejahteraan petani dan nelayan di seluruh Indonesia. [^]

Pemerintah Benahi DTSEN agar Bantuan Sosial Lebih Tepat Sasaran

September 1, 2026

Energi Terbarukan dan Industri Hijau Buka Babak Baru Investasi Nasional 

September 1, 2026

Pemerintah Benahi DTSEN agar Bantuan Sosial Lebih Tepat Sasaran

By Kata IndonesiaSeptember 1, 20260

Pemerintah Benahi DTSEN agar Bantuan Sosial Lebih Tepat Sasaran JAKARTA — Pemerintah terus membenahi Data…

Energi Terbarukan dan Industri Hijau Buka Babak Baru Investasi Nasional 

By Kata IndonesiaSeptember 1, 20260

Energi Terbarukan dan Industri Hijau Buka Babak Baru Investasi Nasional  Oleh: Melki Nursahid  Indonesia sedang memasuki fase penting dalam pembangunan ekonomi. Transformasi energi tidak lagi sekadar agenda untuk mengurangi emisi, tetapi telah menjadi bagian strategis dari upaya memperkuat kedaulatan energi, menciptakan lapangan kerja, meningkatkan daya saing industri, serta membuka sumber pertumbuhan ekonomi baru. Di tengah potensi sumber daya alam yang melimpah, kebijakan pemerintah untuk mempercepat pengembangan energi terbarukan patut dipandang sebagai langkah visioner menuju ekonomi nasional yang lebih mandiri dan berkelanjutan. Presiden Prabowo Subianto telah menegaskan pentingnya peningkatan kapasitas energi terbarukan sebagai fondasi ketahanan energi nasional. Target pengembangan energi surya hingga 100 GW menjadi gambaran besarnya ambisi pemerintah dalam membangun sistem energi yang semakin kuat. Pernyataan Presiden bahwa dengan kapasitas 100 GW Indonesia dapat menjadi bangsa yang benar-benar berdiri di atas kaki sendiri menunjukkan bahwa energi dipandang sebagai bagian integral dari kedaulatan nasional. Pandangan tersebut sangat relevan dengan tantangan pembangunan Indonesia ke depan. Pertumbuhan penduduk, industrialisasi, digitalisasi, dan peningkatan aktivitas ekonomi akan membutuhkan pasokan energi yang semakin besar. Karena itu, ketahanan energi tidak cukup hanya diukur dari kemampuan menyediakan energi pada hari ini, tetapi juga dari kemampuan negara memastikan ketersediaannya dalam jangka panjang dengan biaya yang kompetitif dan sumber yang berkelanjutan. Target pengembangan energi surya tersebut tentu membutuhkan terobosan, investasi, teknologi, dan kolaborasi lintas sektor. Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Bahlil Lahadalia menjelaskan bahwa pengembangan PLTS 100 GWp merupakan tindak lanjut arahan Presiden untuk mempercepat kedaulatan energi nasional. Strateginya pun tidak bertumpu pada satu model, melainkan memanfaatkan potensi berbagai wilayah melalui PLTS skala besar, PLTS terapung, PLTS atap, hingga pemanfaatan energi surya untuk kawasan industri dan kegiatan produktif. Pendekatan tersebut penting karena Indonesia memiliki karakter geografis yang sangat beragam. Potensi energi surya dapat dikembangkan sesuai kebutuhan dan karakteristik masing-masing daerah. PLTS terapung, misalnya, dapat memanfaatkan badan air tanpa harus mengorbankan lahan produktif. Sementara PLTS atap dapat mendorong masyarakat, dunia usaha, dan institusi untuk ikut menjadi bagian dari ekosistem energi bersih. Lebih jauh, pengembangan energi terbarukan harus dilihat sebagai kebijakan ekonomi, bukan semata-mata kebijakan energi. Investasi di sektor energi bersih berpotensi menciptakan rantai ekonomi baru, mulai dari pembangunan pembangkit, manufaktur komponen, jasa konstruksi, pengembangan teknologi, hingga pemeliharaan infrastruktur. Semakin besar ekosistem yang terbentuk di dalam negeri, semakin besar pula peluang Indonesia memperoleh nilai tambah. Yang tidak kalah penting, transisi energi harus memberikan manfaat langsung bagi masyarakat. Kehadiran PLTS Pulau Sembur, sebagaimana disampaikan Wakil Direktur Utama PT Pertamina (Persero) Oki Muraza, menjadi contoh bahwa pengembangan energi terbarukan dapat berjalan beriringan dengan penguatan koperasi dan pertumbuhan ekonomi desa. Artinya, energi bersih tidak berhenti sebagai proyek infrastruktur, tetapi dapat menjadi penggerak aktivitas ekonomi di tingkat lokal.…

Investasi Hijau Jalan Ekonomi Indonesia Tumbuh Tanpa Korbankan Masa Depan

By Kata IndonesiaAugust 31, 20260

Investasi Hijau Jalan Ekonomi Indonesia Tumbuh Tanpa Korbankan Masa Depan Oleh: Miftakhul Jannah Investasi hijau…

Ekonomi Hijau Jadi Motor Baru Pertumbuhan dan Investasi Nasional

By Kata IndonesiaAugust 31, 20260

Ekonomi Hijau Jadi Motor Baru Pertumbuhan dan Investasi Nasional Jakarta – Pemerintah terus mendorong ekonomi…

  • Redaksi
  • Peraturan Media Siber
  • Kontak Redaksi

All Rights Reserved © 2025

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.