• Trending
  • Nasional
  • Ekonomi
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Teknologi
  • Kuliner
Menu
  • Trending
  • Nasional
  • Ekonomi
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Teknologi
  • Kuliner
Search
Close this search box.
  • Trending
  • Nasional
  • Ekonomi
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Teknologi
  • Kuliner
Menu
  • Trending
  • Nasional
  • Ekonomi
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Teknologi
  • Kuliner
Search
Close this search box.
  • Trending
  • Nasional
  • Ekonomi
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Teknologi
  • Kuliner
  • Trending
  • Nasional
  • Ekonomi
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Teknologi
  • Kuliner
Home»Uncategorized»Koperasi Desa Merah Putih Berpotensi Serap Sejuta Tenaga Kerja

Koperasi Desa Merah Putih Berpotensi Serap Sejuta Tenaga Kerja

  • Kata Indonesia
  • - Monday, 16 February 2026

Koperasi Desa Merah Putih Berpotensi Serap Sejuta Tenaga Kerja

Jakarta – Pemerintah menegaskan bahwa pengembangan Koperasi Desa Merah Putih menjadi salah satu instrumen strategis dalam memperluas lapangan kerja dan memperkuat ekonomi desa karena berpotensi menyerap 1,6 juta lebih tenaga kerja, sehingga dapat menekan pengangguran di level kelurahan hingga desa. Program ini diarahkan untuk menciptakan pusat-pusat pertumbuhan ekonomi baru berbasis potensi lokal, sekaligus mendorong pemerataan kesejahteraan masyarakat.

 

“Kalau seluruh gerai dan gudang KMP (Koperasi Merah Putih) beroperasi maksimal tentu akan banyak menampung tenaga kerja,” kata Wakil Menteri (Wamen) Koperasi Farida Farichah.

 

Ia mengatakan saat ini jumlah Koperasi Merah Putih yang sudah terbentuk dan berbadan hukum mencapai 83.500 unit tersebar di seluruh desa dan kelurahan se-Indonesia.

 

“Jika gerai dan gudang di satu KMP ini hidup dan berjalan baik maka tenaga kerja yang dibutuhkan sekitar 20 hingga 21 orang dan ini belum termasuk tenaga kerja untuk mengelola potensi daerah seperti pertanian, perkebunan dan lainnya yang dimiliki desa ini,” jelas dia.

 

Presiden Republik Indonesia, Prabowo Subianto, menekankan bahwa koperasi desa harus menjadi fondasi penguatan ekonomi kerakyatan.

 

“Koperasi desa harus menjadi tulang punggung ekonomi rakyat dan mampu membuka lapangan kerja dalam skala besar,” katanya.

 

Lebih lanjut, Presiden Prabowo menyatakan bahwa pemerintah mendorong agar koperasi desa tidak hanya berfungsi sebagai lembaga simpan pinjam, tetapi juga sebagai pusat distribusi, produksi, dan pemasaran hasil usaha masyarakat desa.

 

“Penguatan koperasi merupakan bagian dari strategi nasional membangun ekonomi dari desa untuk memperkuat ketahanan ekonomi nasional,” tegasnya.

 

Sejalan dengan itu, Menteri Koordinator Bidang Pangan, Zulkifli Hasan, menjelaskan bahwa percepatan pembentukan dan operasionalisasi Koperasi Desa Merah Putih diarahkan untuk menciptakan lapangan kerja secara masif.

 

“Jika koperasi desa berjalan optimal di seluruh wilayah, potensi penyerapan tenaga kerja dapat mencapai hingga satu juta orang,” ujarnya.

 

Zulkifli Hasan menambahkan bahwa pemerintah terus memperkuat dukungan melalui regulasi, pendampingan manajemen, serta integrasi koperasi dengan rantai pasok nasional.

 

“Koperasi desa harus dikelola secara profesional agar mampu menjadi tulang punggung ekonomi desa yang berkelanjutan,” katanya.

 

Pengembangan Koperasi Desa Merah Putih mencerminkan komitmen nyata pemerintah dalam menciptakan lapangan kerja, memperkuat ekonomi rakyat, dan membangun kemandirian nasional dari desa. Melalui kebijakan yang konsisten dan sinergi lintas sektor, negara memastikan koperasi menjadi pilar utama dalam mendorong pertumbuhan ekonomi yang inklusif dan berkeadilan.

Sekolah Rakyat Percepat Pembangunan SDM Generasi Muda Papua

July 27, 2026

Integrasi Akhlak dan Kompetensi Global: Universitas Darunnajah Tegaskan Komitmen Cetak SDM Berkarakter dan Berdaya Saing Tinggi

July 27, 2026

Sekolah Rakyat Percepat Pembangunan SDM Generasi Muda Papua

By Kata IndonesiaJuly 27, 20260

Sekolah Rakyat Percepat Pembangunan SDM Generasi Muda Papua Oleh : Yohanes Wandikbo Pembangunan sumber daya manusia merupakan fondasi utama dalam mewujudkan Indonesia yang maju dan berdaya saing. Di tengah tantangan pembangunan yang masih dihadapi berbagai daerah, kehadiran Program Sekolah Rakyat di Papua menjadi langkah strategis pemerintah untuk memastikan bahwa setiap anak bangsa memperoleh kesempatan yang setara dalam mengakses pendidikan berkualitas. Dimulainya pembangunan Sekolah Rakyat Provinsi Papua di Kampung Maribu, Kabupaten Jayapura, menjadi penanda bahwa pemerataan pendidikan tidak lagi berhenti pada wacana, melainkan diwujudkan melalui langkah konkret yang menjangkau wilayah dengan tantangan geografis dan sosial yang kompleks. Peletakan batu pertama pembangunan Sekolah Rakyat oleh Wakil Gubernur Papua menjadi simbol kuat sinergi antara pemerintah pusat dan pemerintah daerah dalam mempercepat transformasi pendidikan di Tanah Papua. Program ini tidak sekadar menghadirkan bangunan sekolah, tetapi membangun sebuah ekosistem pendidikan yang dirancang untuk menjawab berbagai persoalan mendasar yang selama ini menghambat peningkatan kualitas sumber daya manusia di Papua. Konsep Sekolah Rakyat yang menyediakan layanan pendidikan gratis berbasis asrama merupakan jawaban atas berbagai kendala akses pendidikan yang selama ini dialami masyarakat di wilayah pedalaman maupun daerah terpencil. Jarak antarkampung yang jauh, keterbatasan sarana transportasi, hingga kondisi sosial ekonomi keluarga sering kali menjadi faktor yang menyebabkan anak-anak kehilangan kesempatan memperoleh pendidikan secara berkelanjutan. Dengan sistem asrama, peserta didik memperoleh lingkungan belajar yang lebih kondusif, akses pendidikan yang berkesinambungan, sekaligus pembinaan karakter yang menjadi bagian penting dalam proses pembelajaran. Wakil Gubernur Papua, Aryoko A.F. Rumaropen menilai pembangunan Sekolah Rakyat merupakan investasi jangka panjang dalam membangun generasi Papua yang cerdas, berkarakter, dan memiliki daya saing tinggi. Menurutnya, kehadiran sekolah tersebut menjadi bukti bahwa negara hadir untuk memberikan kesempatan yang sama kepada seluruh anak Papua dalam memperoleh pendidikan berkualitas sebagai bekal meningkatkan kesejahteraan hidup di masa depan. Pandangan tersebut memperlihatkan bahwa pembangunan pendidikan diposisikan sebagai fondasi utama dalam menciptakan kemajuan daerah yang berkelanjutan. …

Integrasi Akhlak dan Kompetensi Global: Universitas Darunnajah Tegaskan Komitmen Cetak SDM Berkarakter dan Berdaya Saing Tinggi

By Kata IndonesiaJuly 27, 20260

JAKARTA — Menghadapi dinamika persaingan global yang semakin ketat dan kompleksitas tantangan di masyarakat, Universitas…

PFII sebagai Momentum Indonesia Memperdalam Pasar Keuangan dan Menjaga Rupiah

By Kata IndonesiaJuly 26, 20260

PFII sebagai Momentum Indonesia Memperdalam Pasar Keuangan dan Menjaga Rupiah Oleh: Dhita Karuniawati Pengesahan Undang-Undang…

Transaksi Valas di PFII Bisa Menjadi Penopang Baru Stabilitas Rupiah

By Kata IndonesiaJuly 26, 20260

Transaksi Valas di PFII Bisa Menjadi Penopang Baru Stabilitas Rupiah Oleh: Bagas Nurahman Pusat Finansial…

  • Redaksi
  • Peraturan Media Siber
  • Kontak Redaksi

All Rights Reserved © 2025

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.