• Trending
  • Nasional
  • Ekonomi
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Teknologi
  • Kuliner
Menu
  • Trending
  • Nasional
  • Ekonomi
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Teknologi
  • Kuliner
Search
Close this search box.
  • Trending
  • Nasional
  • Ekonomi
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Teknologi
  • Kuliner
Menu
  • Trending
  • Nasional
  • Ekonomi
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Teknologi
  • Kuliner
Search
Close this search box.
  • Trending
  • Nasional
  • Ekonomi
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Teknologi
  • Kuliner
  • Trending
  • Nasional
  • Ekonomi
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Teknologi
  • Kuliner
Home»Uncategorized»Kopdes Merah Putih Bantu Kebutuhan Masyarakat dan Perkuat Ekonomi Desa

Kopdes Merah Putih Bantu Kebutuhan Masyarakat dan Perkuat Ekonomi Desa

  • Kata Indonesia
  • - Wednesday, 11 February 2026

Kopdes Merah Putih Bantu Kebutuhan Masyarakat dan Perkuat Ekonomi Desa

*Jakarta* – Kehadiran Koperasi Desa/Kelurahan (Kopdes) Merah Putih semakin menunjukkan peran strategis dalam membantu masyarakat memperoleh kebutuhan pokok dengan harga terjangkau sekaligus memperkuat ekonomi desa. Program yang digagas pemerintah ini dirancang sebagai pusat layanan terpadu di tingkat desa, salah satunya melalui penyediaan gerai sembako murah yang langsung menyasar kebutuhan harian warga.

 

Saat melakukan kunjungan kerja ke Kopdes Merah Putih Mangga Dua di Kabupaten Serdang Bedagai, Sumatra Utara, Wakil Menteri Koperasi Farida Farichah mengatakan penguatan koperasi desa harus ditopang oleh akses permodalan yang memadai dan tata kelola yang modern. Selain itu, penggunaan sistem digital juga penting untuk memastikan transparansi dan akuntabilitas pengelolaan dana di tingkat desa.

 

“Sebelum mengajukan permohonan pendanaan, setiap koperasi harus terdaftar pada Sistem Informasi Kopdes Merah Putih (Simkopdes). Akses pembiayaan perlu diiringi dengan kesiapan administrasi digital,” katanya.

 

Progres pembangunan gerai Kopdes Merah Putih di wilayah tersebut dilaporkan telah mencapai 98 persen dan ditargetkan rampung pada pekan kedua Februari 2026 sebagai percontohan nasional. Salah satu fokus pengembangan Kopdes Merah Putih Mangga Dua adalah komoditas padi. Dana pembiayaan diarahkan untuk pengadaan alat penggilingan padi mandiri agar petani tidak lagi bergantung pada pihak ketiga. Dengan demikian, nilai tambah hasil pertanian dapat dinikmati langsung oleh masyarakat desa.

 

Di tempat lain, Kepala Dinas Koperasi Kota Gorontalo, Nurainsyah Kadir mengungkapkan bahwa masyarakat mulai merasakan manfaat langsung gerai sembako murah. Pihaknya memastikan harga barang dan bahan pangan di Gerai Koperasi Merah Putih berada di bawah harga pasar modern karena koperasi bekerja sama langsung dengan distributor.

 

“Harga di Gerai Koperasi Merah Putih ini di bawah harga market modern, karena kami bekerja sama langsung dengan distributor barang dan bahan pangan,” ujarnya.

 

Nurainsyah menambahkan bahwa kehadiran koperasi tidak dimaksudkan mematikan usaha kecil. Warung-warung lokal justru diarahkan mengambil pasokan dari gerai koperasi agar memperoleh harga lebih kompetitif.

 

“Pelaku usaha kecil tetap bisa menjalankan usahanya dan memiliki daya saing, sementara koperasi berperan sebagai penunjang distribusi barang,” imbuhnya.

 

Dengan skema distribusi yang lebih pendek, dukungan pembiayaan lunak, dan sistem digital, Kopdes Merah Putih diharapkan menjadi instrumen efektif menjaga daya beli masyarakat. Program ini sekaligus memperkuat ketahanan pangan, membuka peluang kerja, dan menempatkan koperasi kembali sebagai tulang punggung ekonomi kerakyatan di tingkat desa.

 

Pemerintah menargetkan pengoperasian 27 ribu Kopdes Merah Putih pada tahap awal April 2026 dan diperluas hingga 80 ribu unit pada akhir tahun. Setiap koperasi disiapkan memiliki tujuh gerai utama, yakni kantor koperasi, gerai sembako, unit simpan pinjam, klinik dan apotek desa, gudang berpendingin, serta sarana logistik. Fasilitas _cold storage_ dinilai krusial bagi desa nelayan dan sentra hortikultura untuk menjaga kualitas hasil panen dan stabilitas harga. [*]

PULUNG AGUSTANTO: ANAK MUDA MENGANGGUR ADALAH KORBAN KEBIJAKAN YANG SALAH

September 5, 2026

GIHES Dorong Indonesia Jadi Kiblat Pendidikan Holistic Dunia

September 5, 2026

PULUNG AGUSTANTO: ANAK MUDA MENGANGGUR ADALAH KORBAN KEBIJAKAN YANG SALAH

By Kata IndonesiaSeptember 5, 20260

Data Badan Pusat Statistik (BPS) menunjukkan tingkat pengangguran terbuka (TPT) usia muda mencapai 17,37 persen,…

GIHES Dorong Indonesia Jadi Kiblat Pendidikan Holistic Dunia

By Kata IndonesiaSeptember 5, 20260

Ketua Global Islamic Holistic Education Summit (GIHES) sekaligus Sekretaris Jenderal Forum Pesantren Alumni Gontor (FPAG),…

Akselerasi Investasi Tumbuh 7 Persen: Buka Jalan Ekonomi Nasional Naik Kelas

By Kata IndonesiaSeptember 5, 20260

Akselerasi Investasi Tumbuh 7 Persen: Buka Jalan Ekonomi Nasional Naik Kelas Oleh: Rivka Mayangsari Pemerintah…

Target Investasi Tumbuh 7 Persen Jadi Sinyal Optimisme Ekonomi Nasional

By Kata IndonesiaSeptember 5, 20260

Target Investasi Tumbuh 7 Persen Jadi Sinyal Optimisme Ekonomi Nasional Oleh : Rahmat Hidayat Target…

  • Redaksi
  • Peraturan Media Siber
  • Kontak Redaksi

All Rights Reserved © 2025

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.