• Trending
  • Nasional
  • Ekonomi
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Teknologi
  • Kuliner
Menu
  • Trending
  • Nasional
  • Ekonomi
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Teknologi
  • Kuliner
Search
Close this search box.
  • Trending
  • Nasional
  • Ekonomi
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Teknologi
  • Kuliner
Menu
  • Trending
  • Nasional
  • Ekonomi
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Teknologi
  • Kuliner
Search
Close this search box.
  • Trending
  • Nasional
  • Ekonomi
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Teknologi
  • Kuliner
  • Trending
  • Nasional
  • Ekonomi
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Teknologi
  • Kuliner
Home»Nasional»Komnas Perempuan Singgung Ridwan Kamil Soal Janda: Ini Kekerasan Kepada Kaum Perempuan

Komnas Perempuan Singgung Ridwan Kamil Soal Janda: Ini Kekerasan Kepada Kaum Perempuan

  • Kata Indonesia
  • - Sunday, 24 November 2024

Wakil Ketua Komnas Perempuan, Olivia Chadidjah Salampessy menyayangkan pernyataan bernada seksis yang dilontarkan pasangan Cagub dan Cawagub nomor 1 DKI Jakarta Ridwan Kamil dan Suswono (RIDO) yang bernada seksis.

Menurut Olivia, pernyataan keduanya telah merendahkan harkat dan martabat perempuan berstatus janda.

“Pernyataan mereka tidak saja seksis, namun juga menguatkan pelabelan negatif terhadap perempuan yang berstatus janda dengan merendahkan harkat dan martabat mereka,” kata Olivia saat dihubungi, Minggu (24/11/2024).

“Hal ini merupakan bentuk diskriminasi dan kekerasan terhadap perempuan di dalam penyelenggaraan Pemilu yang bertentangan dengan norma-norma HAM internasional maupun Konstitusi RI,” lanjutnya.

Dia menjelaskan bahwa apa yang dilakukan oleh pasangan Cagub-cawagub nomor 1 DKI Jakarta itu merupakan kekerasan terhadap perempuan dalam kontestasi elektoral, sebagaimana yang telah didefinisikan oleh Komnas Perempuan sebagai berikut:

“Segala bentuk kekerasan yang ditujukan pada perempuan karena ia perempuan, atau kekerasan yang mempengaruhi perempuan secara tidak proporsional karena partisipasi dan/atau aspirasi mereka untuk mendapatkan jabatan politik dan/atau terlibat dalam aktivitas politik dalam penyelenggaraan Pemilu. Kekerasan ditujukan untuk membatasi, menghalangi dan melemahkan perempuan sehingga tidak setara dalam memilih, dipilih, mencalonkan diri, berkampanye, berserikat, berkumpul, berekspresi atau berpendapat atas dirinya sendiri,” ungkapnya.

 

Sekolah Rakyat Jadi Jalan Pemerataan Pendidikan di Seluruh Wilayah Indonesia

September 29, 2026

Sekolah Rakyat di Papua Buka Akses Pendidikan Berkualitas hingga Wilayah 3T

September 29, 2026

Sekolah Rakyat Jadi Jalan Pemerataan Pendidikan di Seluruh Wilayah Indonesia

By Kata IndonesiaSeptember 29, 20260

Sekolah Rakyat Jadi Jalan Pemerataan Pendidikan di Seluruh Wilayah Indonesia JAKARTA – Pemerataan akses pendidikan…

Sekolah Rakyat di Papua Buka Akses Pendidikan Berkualitas hingga Wilayah 3T

By Kata IndonesiaSeptember 29, 20260

Sekolah Rakyat di Papua Buka Akses Pendidikan Berkualitas hingga Wilayah 3T JAYAPURA – Pembangunan Sekolah…

Pemerintah Siapkan Rp824 Triliun, Perluas Akses Pendidikan Gratis dan Merata

By Kata IndonesiaSeptember 29, 20260

Pemerintah Siapkan Rp824 Triliun, Perluas Akses Pendidikan Gratis dan Merata JAKARTA – Pemerintah terus memperkuat…

Komitmen Nyata Pemerintah Wujudkan Pendidikan Gratis TK hingga Perguruan Tinggi

By Kata IndonesiaSeptember 29, 20260

Komitmen Nyata Pemerintah Wujudkan Pendidikan Gratis TK hingga Perguruan Tinggi Jakarta – Pemerintah di bawah…

  • Redaksi
  • Peraturan Media Siber
  • Kontak Redaksi

All Rights Reserved © 2025

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.