• Trending
  • Nasional
  • Ekonomi
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Teknologi
  • Kuliner
Menu
  • Trending
  • Nasional
  • Ekonomi
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Teknologi
  • Kuliner
Search
Close this search box.
  • Trending
  • Nasional
  • Ekonomi
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Teknologi
  • Kuliner
Menu
  • Trending
  • Nasional
  • Ekonomi
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Teknologi
  • Kuliner
Search
Close this search box.
  • Trending
  • Nasional
  • Ekonomi
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Teknologi
  • Kuliner
  • Trending
  • Nasional
  • Ekonomi
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Teknologi
  • Kuliner
Home»Nasional»Komitmen PB ESI Raih Juara Umum Pada IESF 14th World Esport Championship di Bali

Komitmen PB ESI Raih Juara Umum Pada IESF 14th World Esport Championship di Bali

  • Kata Indonesia
  • - Sunday, 4 December 2022

Komitmen PB ESI Raih Juara Umum Pada IESF 14th World Esport Championship di Bali

Oleh : Putu Raditya

Esports telah menjadi salah satu cabang olahraga yang cukup bergengsi, di mana seorang gamer memiliki kesempatan untuk mengharumkan nama Indonesia melalui permainan yang ada di gawai.

Terkait hal tersebut, Indonesia kini menjadi tuan rumah piala dunia esports bertajuk IESF Bali 14 World Esports Championships. Sebagai tuan rumah, tentu saja Indonesia memiliki optimisme yang tinggi untuk memboyong emas dan menargetkan juara umum.

Budi Gunawan selaku Ketua Umum PB ESI dan Bambang Sunarwibowo selaku Wakil Ketua Umum PB ESI memberikan arahan bahwa Indonesia harus sukses sebagai penyelenggara dan sukses dalam prestasi. Dengan semangat dan komitmen tersebut, Indonesia akan berjuang dengan kemampuan terbaik agar bisa menjadi juara umum.

Sebelumnya, PB ESI tidak hanya memberikan pelatihan teknis saja, tetapi juga membina para pemain dari segi non-teknis, seperti manajemen waktu, pola makan, pola komunikasi dan membangun mentalitas yang tangguh.

Sementara itu Ketua Bidang Pelatih dan Wasit PB ESI Christian Suryadi mengatakan bahwa baik dari nomor CS:GO, PUBG Mobile maupun Mobile Legends, Indonesia diketahui memiliki pemain kompeten yang bisa diandalkan.

Diketahui pada piala dunia esports yang diselenggarakan mulai dari 2-11 Desember mendatang. Di sinilah para pegiat esport tanah air akan disuguhkan 700 atlet dari 105 negara.

Dalam event internasional tersebut, ada enam nomor game yang dipertandingkan, seperti Counter-Strike: Global Offensive (CS:GO), PUBG Mobile, Mobile Legends: Bang-Bang, e-Footbal 2023, DOTA 2 dan Tekken 7. Acara ini digadang-gadang akan menjadi ajang luring dengan jumlah kompetitor terbanyak.

Seluruh partisipan yang terlibat dalam kompetisi esport skala internasional ini tidak hanya berupaya untuk menyabet gelar juara saja. Mereka juga berupaya memperebutkan total hadiah hingga 500 US Dollar atau sekitar Rp. 7,7 miliar. Dalam kesempatan berbeda, Budi Gunawan pernah mengungkapkan agar esport bisa membantu pertumbuhan ekonomi.

Sebelumnya Ketua Umum PB ESI Budi Gunawan mengatakan, dalam jangka 1 tahun dan 5 tahun ke depan, PB ESI akan menjadi organisasi yang betul-betul dapat dibanggakan, menjadi organisasi cabang olahraga terbaik dari cabang olahraga lainnya. Serta yang terpenting yakni membantu pertumbuhan ekonomi dan menciptakan lapangan pekerjaan.

Selain itu, Ketua Umum PB ESI yang juga menjabat sebagai Kepala Badan Intelijen Negara (BIN) ini memberikan tantangan untuk para pengurus PB ESI agar dapat mengembangkan ekosistem esports di Indonesia, terutama dalam menciptakan games yang berdaya saing internasional. Sehingga produk-produk esport dalam negeri ini dapat merajai pangsa pasar dalam negeri. Jangan seperti saat ini dikuasai oleh game-game dari luar negeri.

Sebelumnya, PB ESI juga sempat menggelar Rakornas PB Esports Indonesia yang diselenggarakan pada 4-6 Maret 2022. Rakornas tersebut diikuti oleh segenap pengurus esport Indonesia setingkat pusat, provinsi dan kabupaten/kota. Dalam kesempatan tersebut, PB ESI juga memberikan sosialisasi desain besar program kerja, regulasi, hingga menyerap rekomendasi. Kegiatan tersebut juga sekaligus memperingati HUT ke-2 PB ESI.

Keinginan Budi Gunawan untuk menjadikan esports sebagai pendongkrak ekonomi tentu saja bukan isapan jempol belaka. Berdasarkan World Economic Forum (WEF), esports telah membawa industri game tumbuh kuat ke level berikutnya sejak covid-19 melanda. Bahkan, ekonomi bisa terus bergulir dengan salah satu penggeraknya adalah industri game.

Data lain menyebutkan, 90% populasi di Asia Tenggara adalah pemain esports. Hebatnya lagi, 145 juta pemain berasal dari Indonesia. Angka ini tentu saja membuktikan bahwa setengah penduduk Indonesia adalah pemain game.

Berdasarkan statistik tersebut, tentu saja Indonesia memiliki potensi yang sangat besar untuk bisa semakin mengembangkan pertumbuhan ekonomi lewat industri game dan esports.

Meski diyakini bahwa perkembangan esport adalah sesuatu yang luar biasa, ternyata masih bermunculan stigma negatif terhadap dunia esports. Tentu saja untuk mengurangi stigma tersebut, diperlukan dukungan dari banyak pihak baik developer game, media, pemerintah dan berbagai stakeholder.

Perlu diketahui bahwa bermain game dengan dunia esports adalah dua hal yang berbeda, kalau hanya bermain game sudah pasti akan mendapatkan stigma negatif utamanya dari orang tua. Tetapi esport tidak sekadar bermain game, esports juga telah menjadi sebuah industri di mana setiap jam yang dihabiskan oleh pro player sangatlah berharga, tidak hanya mengasah skil, tetapi juga analisa tentang kesalahan, kekurangan dan strategi ke depannya dengan melibatkan berbagai pihak seperti pelatih dan analis. Esports sendiri telah mencakup 3 unsur dasar untuk kemudian bisa masuk ke dalam cabang olahraga, yakni unsur sportifitas, unsur kompetitif dan unsur prestasi.

Melalui IESF Bali 14th World Esport Championsip, diharapkan Indonesia bisa menunjukkan prestasi yang membanggakan, di sisi lain, perkembangan esports juga perlu didukung agar dapat berperan dalam perkembangan ekonomi. Mari kita dukung suksesenya atlet atlet esport Indonesia.

)* Penulis adalah kontributor Persada Institute

Kasus Penembakan Aceh Jadi Perhatian, Perlindungan Warga Diutamakan

November 8, 2026

Pembahasan UMP 2027 Didorong Sejalan dengan Penguatan UU Ketenagakerjaan

November 8, 2026

Kasus Penembakan Aceh Jadi Perhatian, Perlindungan Warga Diutamakan

By Kata IndonesiaNovember 8, 20260

Kasus Penembakan Aceh Jadi Perhatian, Perlindungan Warga Diutamakan Oleh: Damar Setiawan Pemerintah terus menunjukkan komitmen…

Pembahasan UMP 2027 Didorong Sejalan dengan Penguatan UU Ketenagakerjaan

By Kata IndonesiaNovember 8, 20260

Pembahasan UMP 2027 Didorong Sejalan dengan Penguatan UU Ketenagakerjaan Jakarta – Pembahasan penetapan Upah Minimum…

UMP 2027 Menjaga Keseimbangan Upah Layak dan Keberlanjutan Usaha

By Kata IndonesiaNovember 7, 20260

UMP 2027 Menjaga Keseimbangan Upah Layak dan Keberlanjutan Usaha Oleh: Anggi Kurniawan Penyusunan kebijakan Upah…

UU Ketenagakerjaan dan UMP 2027 Menjadi Jalan Memperkuat Kesejahteraan Buruh

By Kata IndonesiaNovember 7, 20260

UU Ketenagakerjaan dan UMP 2027 Menjadi Jalan Memperkuat Kesejahteraan Buruh Oleh: Mega Triyana Pembahasan Upah Minimum Provinsi (UMP) 2027 menjadi momentum penting untuk memperkuat perlindungan dan kesejahteraan pekerja melalui kebijakan pengupahan yang lebih terarah. Kehadiran undang-undang ketenagakerjaan yang baru diharapkan memberikan landasan lebih kuat bagi pemerintah dalam memastikan hak-hak pekerja terlindungi. Penetapan upah minimum juga perlu memperhatikan perkembangan kebutuhan hidup masyarakat, daya beli, serta kemampuan dunia usaha agar peningkatan kesejahteraan dapat berlangsung secara berkelanjutan. Pemerintah melalui Kementerian Ketenagakerjaan mulai mempersiapkan berbagai aspek yang menjadi dasar penetapan UMP 2027. Menteri Ketenagakerjaan, Yassierli, menyampaikan bahwa formula pengupahan tahun mendatang akan mengacu pada undang-undang perlindungan ketenagakerjaan yang baru disahkan DPR pada 6 Oktober 2026. Regulasi ini menjadi bagian penting dalam memperkuat kepastian hukum sekaligus memberikan pedoman bagi pemerintah dalam merumuskan kebijakan pengupahan. Dengan landasan hukum yang diperbarui, penetapan upah diharapkan semakin memperhatikan keseimbangan antara perlindungan pekerja dan keberlangsungan kegiatan ekonomi. Salah satu aspek yang menjadi perhatian pemerintah adalah kebutuhan hidup layak (KHL) sebagai pertimbangan dalam menentukan besaran upah minimum. Yassierli menjelaskan bahwa pemerintah sedang menghitung estimasi KHL dengan memanfaatkan data yang dihimpun dan dievaluasi oleh kementerian serta lembaga terkait. Penghitungan ini diperlukan untuk memperoleh gambaran mengenai kebutuhan riil pekerja dalam memenuhi kehidupan sehari-hari. Komponen kebutuhan tersebut mencakup pangan, tempat tinggal, transportasi, pendidikan, kesehatan, hingga kebutuhan rumah tangga yang terus mengalami perkembangan. Penempatan KHL dalam pembahasan UMP menunjukkan bahwa kebijakan pengupahan tidak semata-mata berorientasi pada persentase kenaikan tahunan. Upah minimum memiliki keterkaitan langsung dengan kemampuan pekerja memenuhi kebutuhan dasar dan mempertahankan kualitas hidup keluarganya. Penghasilan yang lebih layak dapat memberikan ruang bagi pekerja untuk memenuhi kebutuhan pendidikan anak, memperoleh layanan kesehatan, serta membangun ketahanan ekonomi rumah tangga. Oleh karena itu, penghitungan kebutuhan hidup perlu menjadi pertimbangan substantif agar kebijakan pengupahan memberikan manfaat yang dapat dirasakan secara nyata. Pembahasan kebijakan juga dilakukan dengan melibatkan berbagai unsur melalui mekanisme kelembagaan yang telah ditetapkan. Yassierli menyampaikan bahwa prosesnya akan dimulai melalui Lembaga Kerja Sama (LKS) Tripartit Nasional sebelum berlanjut ke Dewan Pengupahan Nasional. Selanjutnya, masukan dari Dewan Pengupahan Daerah menjadi bagian dari pertimbangan gubernur dalam menetapkan besaran UMP di masing-masing wilayah. Mekanisme ini memberikan ruang bagi pemerintah, pengusaha, dan pekerja untuk menyampaikan pandangan berdasarkan kepentingan serta kondisi yang mereka hadapi. Dari kalangan pekerja, usulan kenaikan UMP 2027 sebesar 7,5 hingga 9,5 persen telah disampaikan oleh Konfederasi Serikat Pekerja Indonesia (KSPI) bersama Partai Buruh. Penasihat Khusus Presiden Bidang Ketenagakerjaan dan Kesejahteraan Pekerja, Said Iqbal, juga menyampaikan pandangan mengenai kebutuhan peningkatan upah minimum pada tahun mendatang. Simulasi yang mempertimbangkan inflasi dan pertumbuhan ekonomi menghasilkan perkiraan kenaikan sekitar 7,8 persen berdasarkan asumsi yang digunakan. Masukan dari kalangan pekerja menjadi bagian penting karena buruh merupakan kelompok yang merasakan langsung dampak perubahan harga kebutuhan pokok dan biaya hidup.…

  • Redaksi
  • Peraturan Media Siber
  • Kontak Redaksi

All Rights Reserved © 2025

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.