• Trending
  • Nasional
  • Ekonomi
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Teknologi
  • Kuliner
Menu
  • Trending
  • Nasional
  • Ekonomi
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Teknologi
  • Kuliner
Search
Close this search box.
  • Trending
  • Nasional
  • Ekonomi
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Teknologi
  • Kuliner
Menu
  • Trending
  • Nasional
  • Ekonomi
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Teknologi
  • Kuliner
Search
Close this search box.
  • Trending
  • Nasional
  • Ekonomi
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Teknologi
  • Kuliner
  • Trending
  • Nasional
  • Ekonomi
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Teknologi
  • Kuliner
Home»Nasional»Ketum PB ESI Budi Gunawan : Esports Indonesia Mampu Raih Prestasi Dunia

Ketum PB ESI Budi Gunawan : Esports Indonesia Mampu Raih Prestasi Dunia

  • Kata Indonesia
  • - Friday, 2 December 2022

Ketum PB ESI Budi Gunawan : Esports Indonesia Mampu Raih Prestasi Dunia

Pasca menerima penghargaan di Haornas 2022 beberapa waktu lalu, Ketua Umum PB ESI Budi Gunawan mengungkapkan ekosistem esports di Indonesia terus dikembangkan hingga mampu memimpin Asia dan meraih prestasi dunia lainnya dengan banyak berbahai potensi dampak.positip Lainnya.

Ketua Umum Pengurus Besar Esports Indonesia (PB ESI), Budi Gunawan telah mendapatkan penghargaan dari Kementerian Pemuda dan Olahraga (Kemenpora RI) pada Hari Olahraga Nasional (Haornas) 2022 lalu.

Dirinya mengaku bahwa penghargaan yang diterimanya tersebut ditujukan untuk seluruh ekosistem Esport di Indonesia.

“Penghargaan olahraga dari Kemenpora yang saya terima merupakan penghargaan bagi seluruh ekosistem esports Indonesia, dari atlet, pelatih, sekolah, tim profesional, pengembangan game, dan hingga para pelaku industri,” tutur Ketua Umum PB ESI.

Lebih lanjut Budi Gunawan mengatakan misi untuk bisa menjadikan Indonesia sebagai pemimpin Esports di Asia serta meraih prestasi dunia bukanlah hal yang mustahil diwujudkan.

Budi Gunawan menilai para atlet Esports Indonesia memiliki banyak sekali potensi yang bisa jauh dioptimalkan lagi.

Untuk diketahui, saat ini Indonesia menjadi tuan rumah dalam penyelenggaraan kejuaraan dunia esports bertajuk Bali 14th Esports Worlds Championships 2022. Ini merupakan prestasi dan capaian bagi insan olahraga nasional terutama dunia esport Indinesia.

Ajang yang dilaksanakan pada tanggal 2 – 11 Desember 2022 ini, yang mana menjadi salah satu rangkaian dari acara Indonesia Esports Summit: 14th World Esports Championships 2022. Tidak tanggung-tanggung, bahkan acara ini akan menjadi kegiatan esports outdoor terbesar di dunia.

Sementara itu, Ketua Harian Pengurus Besar Esports Indonesia (PBESI), Bambang Sunarwibowo mengungkapkan bahwa Ketum PB ESI, Budi Gunawan memberikan pesan dan semangat bagi para atlet yang saat ini berlaga di IESF Bali 14th World Esports Championships 2022.

“Ketua Umum berpesan agar para atlet terus disiplin dalam menjaga kesehatan, memastikan seluruh kebutuhan dan perlengkapan tersiapkan dengan baik, memanfaatkan waktu yang ada untuk menyiapkan diri sebaik-baiknya, terus meningkatkan kemampuan, menjaga kekompakan tim, selalu menjaga sportivitas, tidak melakukan pelanggaran-pelanggaran sekecil apapun, dan optimis,” ujarnya.

Pada kesempatan lain, Wakil ketua Bidang Atlet & Prestasi PB ESI, Yohannes P Siagian juga menyampaikan arahan dari Ketua Umum PB ESI bahwa Indonesia sangat optimis dan percaya diri untuk bisa menjadi juara umum pada event ini

“Sesuai dengan arahan Ketua Umum PB ESI Bapak Budi Gunawan, dan Ketia Harian PB ESI Bapak Bambang Sunarwibowo, Indonesia harus sukses sebagai penyelenggara dan sukses dalam prestasi. Dengan semangat dan komitmen tersebut, Indonesia akan berjuang dengan kemampuan terbaik agar bisa menjadi juara umum,” katanya.

Bahkan pihak PB ESI benar-benar telah melakukan banyak sekali pembinaan persiapan untuk para atlet Esports bukan hanya dalam pelatihan teknis saja.

“Kami juga terus membina dan telah mempersiapkan para atlet kami terkait aspek-aspek non-teknis seperti manajemen waktu, pola makan, pola komunikasi, dan terlebih membangun mentalitas yang tangguh,” kata Yohannes.

Kasus Penembakan Aceh Jadi Perhatian, Perlindungan Warga Diutamakan

November 8, 2026

Pembahasan UMP 2027 Didorong Sejalan dengan Penguatan UU Ketenagakerjaan

November 8, 2026

Kasus Penembakan Aceh Jadi Perhatian, Perlindungan Warga Diutamakan

By Kata IndonesiaNovember 8, 20260

Kasus Penembakan Aceh Jadi Perhatian, Perlindungan Warga Diutamakan Oleh: Damar Setiawan Pemerintah terus menunjukkan komitmen…

Pembahasan UMP 2027 Didorong Sejalan dengan Penguatan UU Ketenagakerjaan

By Kata IndonesiaNovember 8, 20260

Pembahasan UMP 2027 Didorong Sejalan dengan Penguatan UU Ketenagakerjaan Jakarta – Pembahasan penetapan Upah Minimum…

UMP 2027 Menjaga Keseimbangan Upah Layak dan Keberlanjutan Usaha

By Kata IndonesiaNovember 7, 20260

UMP 2027 Menjaga Keseimbangan Upah Layak dan Keberlanjutan Usaha Oleh: Anggi Kurniawan Penyusunan kebijakan Upah…

UU Ketenagakerjaan dan UMP 2027 Menjadi Jalan Memperkuat Kesejahteraan Buruh

By Kata IndonesiaNovember 7, 20260

UU Ketenagakerjaan dan UMP 2027 Menjadi Jalan Memperkuat Kesejahteraan Buruh Oleh: Mega Triyana Pembahasan Upah Minimum Provinsi (UMP) 2027 menjadi momentum penting untuk memperkuat perlindungan dan kesejahteraan pekerja melalui kebijakan pengupahan yang lebih terarah. Kehadiran undang-undang ketenagakerjaan yang baru diharapkan memberikan landasan lebih kuat bagi pemerintah dalam memastikan hak-hak pekerja terlindungi. Penetapan upah minimum juga perlu memperhatikan perkembangan kebutuhan hidup masyarakat, daya beli, serta kemampuan dunia usaha agar peningkatan kesejahteraan dapat berlangsung secara berkelanjutan. Pemerintah melalui Kementerian Ketenagakerjaan mulai mempersiapkan berbagai aspek yang menjadi dasar penetapan UMP 2027. Menteri Ketenagakerjaan, Yassierli, menyampaikan bahwa formula pengupahan tahun mendatang akan mengacu pada undang-undang perlindungan ketenagakerjaan yang baru disahkan DPR pada 6 Oktober 2026. Regulasi ini menjadi bagian penting dalam memperkuat kepastian hukum sekaligus memberikan pedoman bagi pemerintah dalam merumuskan kebijakan pengupahan. Dengan landasan hukum yang diperbarui, penetapan upah diharapkan semakin memperhatikan keseimbangan antara perlindungan pekerja dan keberlangsungan kegiatan ekonomi. Salah satu aspek yang menjadi perhatian pemerintah adalah kebutuhan hidup layak (KHL) sebagai pertimbangan dalam menentukan besaran upah minimum. Yassierli menjelaskan bahwa pemerintah sedang menghitung estimasi KHL dengan memanfaatkan data yang dihimpun dan dievaluasi oleh kementerian serta lembaga terkait. Penghitungan ini diperlukan untuk memperoleh gambaran mengenai kebutuhan riil pekerja dalam memenuhi kehidupan sehari-hari. Komponen kebutuhan tersebut mencakup pangan, tempat tinggal, transportasi, pendidikan, kesehatan, hingga kebutuhan rumah tangga yang terus mengalami perkembangan. Penempatan KHL dalam pembahasan UMP menunjukkan bahwa kebijakan pengupahan tidak semata-mata berorientasi pada persentase kenaikan tahunan. Upah minimum memiliki keterkaitan langsung dengan kemampuan pekerja memenuhi kebutuhan dasar dan mempertahankan kualitas hidup keluarganya. Penghasilan yang lebih layak dapat memberikan ruang bagi pekerja untuk memenuhi kebutuhan pendidikan anak, memperoleh layanan kesehatan, serta membangun ketahanan ekonomi rumah tangga. Oleh karena itu, penghitungan kebutuhan hidup perlu menjadi pertimbangan substantif agar kebijakan pengupahan memberikan manfaat yang dapat dirasakan secara nyata. Pembahasan kebijakan juga dilakukan dengan melibatkan berbagai unsur melalui mekanisme kelembagaan yang telah ditetapkan. Yassierli menyampaikan bahwa prosesnya akan dimulai melalui Lembaga Kerja Sama (LKS) Tripartit Nasional sebelum berlanjut ke Dewan Pengupahan Nasional. Selanjutnya, masukan dari Dewan Pengupahan Daerah menjadi bagian dari pertimbangan gubernur dalam menetapkan besaran UMP di masing-masing wilayah. Mekanisme ini memberikan ruang bagi pemerintah, pengusaha, dan pekerja untuk menyampaikan pandangan berdasarkan kepentingan serta kondisi yang mereka hadapi. Dari kalangan pekerja, usulan kenaikan UMP 2027 sebesar 7,5 hingga 9,5 persen telah disampaikan oleh Konfederasi Serikat Pekerja Indonesia (KSPI) bersama Partai Buruh. Penasihat Khusus Presiden Bidang Ketenagakerjaan dan Kesejahteraan Pekerja, Said Iqbal, juga menyampaikan pandangan mengenai kebutuhan peningkatan upah minimum pada tahun mendatang. Simulasi yang mempertimbangkan inflasi dan pertumbuhan ekonomi menghasilkan perkiraan kenaikan sekitar 7,8 persen berdasarkan asumsi yang digunakan. Masukan dari kalangan pekerja menjadi bagian penting karena buruh merupakan kelompok yang merasakan langsung dampak perubahan harga kebutuhan pokok dan biaya hidup.…

  • Redaksi
  • Peraturan Media Siber
  • Kontak Redaksi

All Rights Reserved © 2025

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.