• Trending
  • Nasional
  • Ekonomi
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Teknologi
  • Kuliner
Menu
  • Trending
  • Nasional
  • Ekonomi
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Teknologi
  • Kuliner
Search
Close this search box.
  • Trending
  • Nasional
  • Ekonomi
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Teknologi
  • Kuliner
Menu
  • Trending
  • Nasional
  • Ekonomi
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Teknologi
  • Kuliner
Search
Close this search box.
  • Trending
  • Nasional
  • Ekonomi
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Teknologi
  • Kuliner
  • Trending
  • Nasional
  • Ekonomi
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Teknologi
  • Kuliner
Home»Nasional»Kesempatan Masih Terbuka, Timnas Indonesia CS:GO Men Terus Optimis dan Berfokus pada Laga Lower Bracket

Kesempatan Masih Terbuka, Timnas Indonesia CS:GO Men Terus Optimis dan Berfokus pada Laga Lower Bracket

  • Kata Indonesia
  • - Thursday, 8 December 2022

Kesempatan Masih Terbuka, Timnas Indonesia CS:GO Men Terus Optimis dan Berfokus pada Laga Lower Bracket

Kesempatan masih terus terbuka dengan sangat lebar, Timnas Indonesia CS:GO Men terus meningkatkan optimisme mereka dan berfokus pada laga Lower Bracket di depan supaya bisa mengamankan posisi dan melaju ke babak selanjutnya.

Pelatih Tim Nasional (Timnas) Indonesia Counter-Strike: Global Offensive (CS:GO) Men, Andrew Joseph menyatakan bahwa pihaknya terus berfokus untuk pertandingan selanjutnya.

Sebagaimana diketahui, lawan selanjutnya dari Timnas Indonesia ke depan dalam ajang IESF Bali 14Th World Esports Championships 2022 untuk pertandingan CS:GO Men diantara Tim Vietnam atau Mongolia.

Mengenai segala kemungkinan tersebut, Andrew kemudian menegaskan bahwa siapapun lawan mereka berikutnya, optimisme untuk menang harus tetap dipertahankan.

Dirinya pun tidak lupa untuk meminta doa dan dukungan kepada seluruh masyarakat Indonesia atas pertandingan Timnas Indonesia CS:GO Men.

“Lawan pada pertandingan berikutnya adalah antara tim Vietnam atau Mongolia. Siapapun lawan berikutnya, kami tetap optimistis untuk menang. Mohon doa dan dukungannya untuk tim CS:GO Indonesia,” ujar Andrew.

Sebagai informasi, kesempatan yang dimiliki oleh Timnas Indonesia sendiri masih terbuka lebar dalam pertandingan pada babak Lower Bracket berikutnya.

Memang perjuangan dari Timnas Indonesia dalam permainan CS:GO di ajang IESF Bali 14th WEC 2022 sama sekali belum berakhir.

Dengan segala hasil yang telah terjadi, Timnas Indonesia mengaku bahwa mereka sama sekali tidak merasa putus asa.

Bahkan mereka akn terus meningkatkan fokusnya untuk bisa meraih hasil yang terbaik pada pertandingan di babak Lower Bracket untuk bisa mengamankan posisi dan melaju ke babak selanjutnya.

Tentunya optimisme yang dimiliki oleh Timnas Indonesia CS:GO Men ini sama sekali tidak bisa dilepaskan dari bagaimana peranan pembinaan yang telah diberikan oleh Pengurus Besar Esports Indonesia (PBESI).

Bagaimana tidak, pasalnya, Wakil Ketua Bidang Atlet & Prestasi PBESI, Yohannes P. Siagian menegaskan bahwa pihaknya terus berupaya untuk mencetak mentalitas yang bagus kepada seluruh atlet esports Indonesia.

Maka dari itu, banyak sekali pembinaan yang telah dilakukan bukan hanya pada aspek teknis, melainkan hingga pada aspek non-teknis.

“Kami juga terus membina dan telah mempersiapkan para atlet kami terkait aspek-aspek non-teknis seperti manajemen waktu, pola makan, pola komunikasi, dan terlebih membangun mentalitas yang tangguh,” kata Yohannes.

Kepemilikan mentalitas yang tangguh tersebut juga akan sangat membantu untuk bisa mencapai target Timnas Indonesia dalam gelaran IESF Bali 14th WEC 2022 yakni supaya bisa menjadi juara umum.

“Sesuai dengan arahan Ketua Umum PB ESI Bapak Budi Gunawan, dan Ketua Harian PB ESI Bapak Bambang Sunarwibowo, Indonesia harus sukses sebagai penyelenggara dan sukses dalam prestasi. Dengan semangat dan komitmen tersebut, Indonesia akan berjuang dengan kemampuan terbaik agar bisa menjadi juara umum,” kata Yohannes.

****

Kasus Penembakan Aceh Jadi Perhatian, Perlindungan Warga Diutamakan

November 8, 2026

Pembahasan UMP 2027 Didorong Sejalan dengan Penguatan UU Ketenagakerjaan

November 8, 2026

Kasus Penembakan Aceh Jadi Perhatian, Perlindungan Warga Diutamakan

By Kata IndonesiaNovember 8, 20260

Kasus Penembakan Aceh Jadi Perhatian, Perlindungan Warga Diutamakan Oleh: Damar Setiawan Pemerintah terus menunjukkan komitmen…

Pembahasan UMP 2027 Didorong Sejalan dengan Penguatan UU Ketenagakerjaan

By Kata IndonesiaNovember 8, 20260

Pembahasan UMP 2027 Didorong Sejalan dengan Penguatan UU Ketenagakerjaan Jakarta – Pembahasan penetapan Upah Minimum…

UMP 2027 Menjaga Keseimbangan Upah Layak dan Keberlanjutan Usaha

By Kata IndonesiaNovember 7, 20260

UMP 2027 Menjaga Keseimbangan Upah Layak dan Keberlanjutan Usaha Oleh: Anggi Kurniawan Penyusunan kebijakan Upah…

UU Ketenagakerjaan dan UMP 2027 Menjadi Jalan Memperkuat Kesejahteraan Buruh

By Kata IndonesiaNovember 7, 20260

UU Ketenagakerjaan dan UMP 2027 Menjadi Jalan Memperkuat Kesejahteraan Buruh Oleh: Mega Triyana Pembahasan Upah Minimum Provinsi (UMP) 2027 menjadi momentum penting untuk memperkuat perlindungan dan kesejahteraan pekerja melalui kebijakan pengupahan yang lebih terarah. Kehadiran undang-undang ketenagakerjaan yang baru diharapkan memberikan landasan lebih kuat bagi pemerintah dalam memastikan hak-hak pekerja terlindungi. Penetapan upah minimum juga perlu memperhatikan perkembangan kebutuhan hidup masyarakat, daya beli, serta kemampuan dunia usaha agar peningkatan kesejahteraan dapat berlangsung secara berkelanjutan. Pemerintah melalui Kementerian Ketenagakerjaan mulai mempersiapkan berbagai aspek yang menjadi dasar penetapan UMP 2027. Menteri Ketenagakerjaan, Yassierli, menyampaikan bahwa formula pengupahan tahun mendatang akan mengacu pada undang-undang perlindungan ketenagakerjaan yang baru disahkan DPR pada 6 Oktober 2026. Regulasi ini menjadi bagian penting dalam memperkuat kepastian hukum sekaligus memberikan pedoman bagi pemerintah dalam merumuskan kebijakan pengupahan. Dengan landasan hukum yang diperbarui, penetapan upah diharapkan semakin memperhatikan keseimbangan antara perlindungan pekerja dan keberlangsungan kegiatan ekonomi. Salah satu aspek yang menjadi perhatian pemerintah adalah kebutuhan hidup layak (KHL) sebagai pertimbangan dalam menentukan besaran upah minimum. Yassierli menjelaskan bahwa pemerintah sedang menghitung estimasi KHL dengan memanfaatkan data yang dihimpun dan dievaluasi oleh kementerian serta lembaga terkait. Penghitungan ini diperlukan untuk memperoleh gambaran mengenai kebutuhan riil pekerja dalam memenuhi kehidupan sehari-hari. Komponen kebutuhan tersebut mencakup pangan, tempat tinggal, transportasi, pendidikan, kesehatan, hingga kebutuhan rumah tangga yang terus mengalami perkembangan. Penempatan KHL dalam pembahasan UMP menunjukkan bahwa kebijakan pengupahan tidak semata-mata berorientasi pada persentase kenaikan tahunan. Upah minimum memiliki keterkaitan langsung dengan kemampuan pekerja memenuhi kebutuhan dasar dan mempertahankan kualitas hidup keluarganya. Penghasilan yang lebih layak dapat memberikan ruang bagi pekerja untuk memenuhi kebutuhan pendidikan anak, memperoleh layanan kesehatan, serta membangun ketahanan ekonomi rumah tangga. Oleh karena itu, penghitungan kebutuhan hidup perlu menjadi pertimbangan substantif agar kebijakan pengupahan memberikan manfaat yang dapat dirasakan secara nyata. Pembahasan kebijakan juga dilakukan dengan melibatkan berbagai unsur melalui mekanisme kelembagaan yang telah ditetapkan. Yassierli menyampaikan bahwa prosesnya akan dimulai melalui Lembaga Kerja Sama (LKS) Tripartit Nasional sebelum berlanjut ke Dewan Pengupahan Nasional. Selanjutnya, masukan dari Dewan Pengupahan Daerah menjadi bagian dari pertimbangan gubernur dalam menetapkan besaran UMP di masing-masing wilayah. Mekanisme ini memberikan ruang bagi pemerintah, pengusaha, dan pekerja untuk menyampaikan pandangan berdasarkan kepentingan serta kondisi yang mereka hadapi. Dari kalangan pekerja, usulan kenaikan UMP 2027 sebesar 7,5 hingga 9,5 persen telah disampaikan oleh Konfederasi Serikat Pekerja Indonesia (KSPI) bersama Partai Buruh. Penasihat Khusus Presiden Bidang Ketenagakerjaan dan Kesejahteraan Pekerja, Said Iqbal, juga menyampaikan pandangan mengenai kebutuhan peningkatan upah minimum pada tahun mendatang. Simulasi yang mempertimbangkan inflasi dan pertumbuhan ekonomi menghasilkan perkiraan kenaikan sekitar 7,8 persen berdasarkan asumsi yang digunakan. Masukan dari kalangan pekerja menjadi bagian penting karena buruh merupakan kelompok yang merasakan langsung dampak perubahan harga kebutuhan pokok dan biaya hidup.…

  • Redaksi
  • Peraturan Media Siber
  • Kontak Redaksi

All Rights Reserved © 2025

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.