• Trending
  • Nasional
  • Ekonomi
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Teknologi
  • Kuliner
Menu
  • Trending
  • Nasional
  • Ekonomi
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Teknologi
  • Kuliner
Search
Close this search box.
  • Trending
  • Nasional
  • Ekonomi
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Teknologi
  • Kuliner
Menu
  • Trending
  • Nasional
  • Ekonomi
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Teknologi
  • Kuliner
Search
Close this search box.
  • Trending
  • Nasional
  • Ekonomi
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Teknologi
  • Kuliner
  • Trending
  • Nasional
  • Ekonomi
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Teknologi
  • Kuliner
Home»Uncategorized»Kesehatan Fisik dan Mental Siswa Jadi Fondasi Kesejahteraan Bangsa di Masa Depan

Kesehatan Fisik dan Mental Siswa Jadi Fondasi Kesejahteraan Bangsa di Masa Depan

  • Kata Indonesia
  • - Wednesday, 20 May 2026

Kesehatan Fisik dan Mental Siswa Jadi Fondasi Kesejahteraan Bangsa di Masa Depan

Jakarta – Perhatian terhadap kesehatan fisik dan mental peserta didik dinilai menjadi bagian penting dalam pembangunan manusia Indonesia yang unggul. Melalui Program Cek Kesehatan Gratis (CKG) Sekolah, pemerintah mendorong penguatan layanan kesehatan sejak usia dini guna mendukung kualitas pendidikan sekaligus kesejahteraan bangsa di masa depan.

Ketua Komisi X DPR RI, Hetifah Sjaifudian, mengapresiasi langkah pemerintah menghadirkan layanan pemeriksaan kesehatan langsung di sekolah. Menurutnya, pendidikan tidak dapat dipisahkan dari kondisi kesehatan peserta didik karena anak yang sehat akan lebih siap belajar dan berkembang.

“Program ini sangat baik karena menunjukkan bahwa pembangunan pendidikan tidak bisa dipisahkan dari kesehatan peserta didik. Anak yang sehat akan lebih siap belajar, berkembang, dan berprestasi,” kata Hetifah.

 

Selain kesehatan fisik, Hetifah menilai perhatian terhadap kesehatan mental siswa juga harus diperkuat di tengah meningkatnya tekanan tantangan sosial di lingkungan digital.

 

“Selain kesehatan fisik, kita juga perlu memberi perhatian besar pada kesehatan mental anak-anak kita. Tekanan akademik, perundungan, kecemasan, masalah keluarga, hingga tekanan sosial di lingkungan digital hari ini menjadi tantangan nyata yang dihadapi banyak siswa,” jelasnya.

 

Ia mendorong agar sekolah semakin diperkuat sebagai ruang yang aman, nyaman, dan suportif bagi perkembangan emosional peserta didik. Karena itu, program kesehatan sekolah dinilai perlu dilengkapi dengan skrining kesehatan mental dan penguatan layanan konseling.

 

“Kesehatan mental sama pentingnya dengan kesehatan fisik,” tegas Hetifah.

 

Sementara itu, Kepala Badan Komunikasi Pemerintah RI, Muhammad Qodari, mengatakan Program CKG menjadi bagian dari upaya pemerintah membangun fondasi sumber daya manusia yang sehat dan produktif.

 

Menurutnya, kesehatan peserta didik akan menentukan kualitas generasi Indonesia di masa depan.

 

“Melalui program ini, pemerintah tidak hanya menjaga kesehatan siswa. Ini juga membangun fondasi SDM yang lebih sehat, produktif, dan siap menghadapi masa depan,” ujar Qodari.

 

Hingga awal Mei 2026, program kesehatan preventif ini tercatat telah menjangkau sekitar 4,8 juta siswa yang tersebar di lebih dari 48 ribu sekolah di seluruh penjuru Indonesia. Capaian ini menjadi bukti nyata komitmen Pemerintah dalam melakukan pemerataan akses layanan kesehatan bagi generasi muda, bahkan hingga ke wilayah terluar. #

PSN Merauke Memperluas Peluang Kerja bagi Orang Asli Papua

July 14, 2026

Sinergi Pemerintah dengan Elemen Bangsa Langkah Jitu Mitigasi PHK Lindungi Pekerja

July 14, 2026

PSN Merauke Memperluas Peluang Kerja bagi Orang Asli Papua

By Kata IndonesiaJuly 14, 20260

PSN Merauke Memperluas Peluang Kerja bagi Orang Asli Papua Oleh : Yohanes Wandikbo Pembangunan yang berkualitas bukan hanya ditandai oleh hadirnya infrastruktur atau meningkatnya nilai investasi, tetapi juga oleh kemampuan menciptakan lapangan kerja yang memberikan manfaat langsung bagi masyarakat. Dalam konteks Papua, Proyek Strategis Nasional (PSN) di Kabupaten Merauke menjadi salah satu contoh nyata bagaimana kebijakan pemerintah diarahkan untuk mendorong pertumbuhan ekonomi sekaligus memperluas kesempatan kerja bagi masyarakat lokal, khususnya Orang Asli Papua (OAP). Melalui pembangunan kawasan perkebunan tebu dan industri gula serta bioetanol, pemerintah menghadirkan fondasi ekonomi baru yang diharapkan mampu meningkatkan kesejahteraan masyarakat secara berkelanjutan. Selama bertahun-tahun, Papua menghadapi tantangan dalam menciptakan lapangan kerja yang memadai seiring meningkatnya jumlah angkatan kerja. Di sisi lain, potensi sumber daya alam yang melimpah membutuhkan pengelolaan yang mampu menghasilkan nilai tambah bagi masyarakat sekitar. Pemerintah menjawab tantangan tersebut melalui pengembangan PSN yang tidak hanya berorientasi pada peningkatan produksi nasional, tetapi juga pada penciptaan kesempatan kerja dalam jumlah besar. Dengan demikian, pembangunan tidak berhenti pada aspek fisik, melainkan menjadi instrumen untuk meningkatkan kualitas hidup masyarakat. …

Sinergi Pemerintah dengan Elemen Bangsa Langkah Jitu Mitigasi PHK Lindungi Pekerja

By Kata IndonesiaJuly 14, 20260

Sinergi Pemerintah dengan Elemen Bangsa Langkah Jitu Mitigasi PHK Lindungi Pekerja Oleh: Fajar Mahardika Di…

Korupsi di Sektor Strategis Merugikan Rakyat dan Negara

By Kata IndonesiaJuly 13, 20260

Korupsi di Sektor Strategis Merugikan Rakyat dan Negara Oleh: Dhita Karuniawati Dugaan korupsi dalam tata…

Cara Cerdas Presiden Prabowo Membersihkan BUMN dan Energi dari Praktik Korupsi Sistemik

By Kata IndonesiaJuly 13, 20260

Cara Cerdas Presiden Prabowo Membersihkan BUMN dan Energi dari Praktik Korupsi Sistemik Oleh: Bagas Nurahman…

  • Redaksi
  • Peraturan Media Siber
  • Kontak Redaksi

All Rights Reserved © 2025

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.