• Trending
  • Nasional
  • Ekonomi
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Teknologi
  • Kuliner
Menu
  • Trending
  • Nasional
  • Ekonomi
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Teknologi
  • Kuliner
Search
Close this search box.
  • Trending
  • Nasional
  • Ekonomi
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Teknologi
  • Kuliner
Menu
  • Trending
  • Nasional
  • Ekonomi
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Teknologi
  • Kuliner
Search
Close this search box.
  • Trending
  • Nasional
  • Ekonomi
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Teknologi
  • Kuliner
  • Trending
  • Nasional
  • Ekonomi
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Teknologi
  • Kuliner
Home»Nasional»Keren, Pondok Gontor dan Komas, RSU ‘Aisyiyah Resmikan Pelayanan RT-PCR

Keren, Pondok Gontor dan Komas, RSU ‘Aisyiyah Resmikan Pelayanan RT-PCR

  • Kata Indonesia
  • - Tuesday, 20 October 2020

Bekerja sama dengan Pondok Modern Darussalam Gontor (PMDG) dan Komunitas Masyarakat Santri (Komas), Rumah Sakit Umum (RSU) ‘Aisyiyah akhirnya meresmikan pelayanan Real Time – Polymerase Chain Reaction (RT-PCR) di Aula RS lt. 4, Selasa (20/10/2020).

Tampak hadir dalam acara peresmian Rektor Universitas Darussalam (Unida) Gontor Prof. Dr. KH Amal Fathullah Zarkasyi, MA, Ketua Komas Ustadz H. Muhammad Faiq Hafid, Direktur RSU ‘Aisyiyah Ponorogo dr. Wegig Widjanarko, MMR, (Plt.) Bupati Ponorogo Dr. H. Soedjarno, MM, Kepala Dinas Kesehatan Ponorogo, drg. Rahayu Kusdarini, M.Kes.

Dalam sambutannya, Direktur RSU ‘Aisyiyah dr. Wegig Wijanarko mengucapkan terima kasih kepada Komas yang telah membantu dalam penyelenggaraan pelayanan PCR ini.

Baca juga: Keren, Percetakan Mangrove Printing di Jakarta Berikan Discount untuk Keluarga Besar Pesantren Gontor

“Pelayanan ini bisa terwujud karena kerja sama dan didukung sepenuhnya oleh Komas,” ujarnya.

“Kita mempersiapkan ini semuanya cukup lama baik kebutuhan sarpras maupun SDM. Kurang lebih 2-3 bulan,” imbuhnya.

Menurutnya, alat yang ada di RSU ‘Aisyiyah ini bisa mendiagnosa 45 spesimen dalam 1 shift per hari dan bisa ditingkatkan menjadi 90 spesimen dengan 2 shift kerja. Pelayanan RT-PCR ini merupakan yang pertama di Eks Karesidenan Madiun, tambahnya.

Sementara Ketua Komas, Ustadz Faiq, dalam sambutannya, mengingatkan karakter santri dalam menghadapi wabah covid-19 ini.

“Sebagai seorang santri kita tidak cuma 3M, yaitu menjaga jarak, mencuci tangan dan memakai masker saja, namun kita tambahi dua hal lagi yaitu berwudhu dan berdoa,” jelasnya.

“Ini kesempatan umat Islam untuk berdakwah. Sikap kita adalah innaa lillaahi wainnaa ilaihi raaji’un, kita semua ini milik Allah dan kita semua akan kembali kepada-Nya,” imbuhnya.

Terakhir, Ustadz Faiq menegaskan, dengan tagline “Merajut Ukhuwah Membangun Negeri”, Komas akan selalu berkhidmat kepada umat.

(Plt.) Bupati Ponorogo Dr. H. Soedjarno atas nama Pemerintahan Daerah Ponorogo mengungkapkan rasa terima kasih dan syukurnya kepada Allah dan semua pihak yang turut membantu dalam mewujudkan pelayanan PCR ini.

“Kita bersyukur hari ini di Ponorogo sudah ada PCR. Tentunya ini merupakan pelayanan yang lebih bagus kepada masyarakat. Semoga semuanya berkah, amin,” ujarnya.

“Dengan mengucapkan bismillaahirrahmaanirrahiim, pelayanan PCR di RSU ‘Aisyiyah ini dimulai,” ucapnya ketika membuka pelayanan PCR secara resmi.

Pada penghujung sambutan, Rektor Unida Gontor, Prof. Dr. KH Amal Fathullah Zarkasyi, MA berkesempatan untuk menyampaikan tausiyah terkait dengan menghadapi tantangan dan cobaan covid-19.

Sebelum menyampaikan tausiyah, Prof. Amal menerangkan perjuangan PMDG dalam menghadapi pandemi covid-19 di lingkungan pondok pesantren.

“Setelah 86 santri PMDG Kampus 2 positif covid-19 dinyatakan negatif pada bulan Agustus yang lalu dan Pondok Gontor dianggap berhasil dalam penanganannya dengan dibantu oleh semua pihak, alhamdulillah sekarang seluruh kampus PMDG bisa kita katakan negatif covid-19,” terang beliau.

Prof. Amal juga mengingatkan pentingnya bersabar dalam menghadapi ujian covid-19 ini.

“Sesungguhnya Allah menciptakan hidup dan mati itu adalah untuk menguji keimanan kita. Ketika mendapat kenikmatan kita bersyukur, ketika mendapat musibah kita bersabar,” jelasnya.

Prof. Amal juga sangat mengapresiasi usaha dan peran Komas dalam mewujudkan pelayanan PCR ini.

“Saya juga mengucapkan terima kasih kepada Komas atas bantuan alat PCR senilai 3,2 miliar ini, yang mana merupakan sumbangan dari para alumni,” ujarnya.

“Dengan diresmikannya pelayanan PCR ini, kita dapat membantu pemerintah dalam menanggulangi covid-19 dan semoga kita termasuk orang-orang yang sabar dalam menerima ujian covid-19 ini,” tutupnya.

 

Cegah Penyalahgunaan Bansos, Pemerintah Perkuat Sinergi Berantas Judi Daring

December 5, 2025

Jauhi Judi Daring, Pemerintah Ingatkan Bansos Harus Tepat Guna

December 5, 2025

Cegah Penyalahgunaan Bansos, Pemerintah Perkuat Sinergi Berantas Judi Daring

By Kata IndonesiaDecember 5, 20250

Cegah Penyalahgunaan Bansos, Pemerintah Perkuat Sinergi Berantas Judi Daring Oleh: Ariani Dewi Pramita Pemerintah terus…

Jauhi Judi Daring, Pemerintah Ingatkan Bansos Harus Tepat Guna

By Kata IndonesiaDecember 5, 20250

Jauhi Judi Daring, Pemerintah Ingatkan Bansos Harus Tepat Guna Masyarakat diminta lebih waspada terhadap praktik…

Target Swasembada Pangan Buka Peluang Pertumbuhan Ekonomi Nasional

By Kata IndonesiaDecember 5, 20250

Target Swasembada Pangan Buka Peluang Pertumbuhan Ekonomi Nasional JAKARTA – Pemerintah terus memperkuat komitmen menuju…

Pemerintah Ajak Seluruh Pihak Bersinergi Tingkatkan Kesuksesan Program MBG

By Kata IndonesiaDecember 5, 20250

Pemerintah Ajak Seluruh Pihak Bersinergi Tingkatkan Kesuksesan Program MBG Oleh : Nofer Syaputra Program Makan…

  • Redaksi
  • Peraturan Media Siber
  • Kontak Redaksi

All Rights Reserved © 2025

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.