• Trending
  • Nasional
  • Ekonomi
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Teknologi
  • Kuliner
Menu
  • Trending
  • Nasional
  • Ekonomi
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Teknologi
  • Kuliner
Search
Close this search box.
  • Trending
  • Nasional
  • Ekonomi
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Teknologi
  • Kuliner
Menu
  • Trending
  • Nasional
  • Ekonomi
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Teknologi
  • Kuliner
Search
Close this search box.
  • Trending
  • Nasional
  • Ekonomi
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Teknologi
  • Kuliner
  • Trending
  • Nasional
  • Ekonomi
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Teknologi
  • Kuliner
Home»Ekonomi»Energi»Keren.. PLN Indonesia Power Menang ASEAN Energy Awards 2025: Inovasi Teknologi Bersih untuk Masa Depan Energi yang Lebih Hijau

Keren.. PLN Indonesia Power Menang ASEAN Energy Awards 2025: Inovasi Teknologi Bersih untuk Masa Depan Energi yang Lebih Hijau

  • Kata Indonesia
  • - Wednesday, 29 October 2025

PLN Indonesia Power (PLN IP) kembali mencatatkan prestasi membanggakan di tingkat regional. Melalui unit pembangkit PLTU Pelabuhan Ratu dan PLTA Ketenger, PLN IP berhasil meraih penghargaan _Winner ASEAN Coal Awards 2025_ dalam kategori _Clean Coal Technology Utilization_ untuk PLTU Pelabuhan Ratu dan _Winner ASEAN Renewable Energy Project_ dalam kategori _On Grid Local Grid_ untuk UBP Mrica Sub Unit PLTA Ketenger.

Penghargaan ini diberikan dalam ajang bergengsi tahunan _ASEAN Energy Awards_ 2025 yang diselenggarakan oleh _ASEAN Center Energy_ (ACE) di Conference Hall Kuala Lumpur Convention Centre, Malaysia. Direktur Operasi Pembangkit Batu Bara PLN IP, M. Hanafi Nur Rifa’i menerima langsung penghargaan yang diserahkan oleh Minister of Energy Transition and Water Transformation Malaysia, YAB Datoi Haji Fadillah.

Prestasi ini menjadi bukti bahwa transformasi energi bukan sekadar wacana, melainkan aksi nyata yang dijalankan dengan keberanian, inovasi, dan kolaborasi. PLN Indonesia Power berhasil memadukan _Clean Coal Technology, Artificial Intelligence_ (AI), dan _Green Energy_ dalam satu sistem pembangkitan yang terintegrasi, efisien, dan berkelanjutan. Langkah ini menempatkan PLN IP sebagai pionir dalam pengelolaan energi yang tidak hanya andal, tetapi juga ramah lingkungan.

Sebagai bagian dari strategi jangka panjang menuju _Net Zero Emission_ 2060, PLN IP menegaskan komitmennya melalui tata kelola pembangkitan yang semakin matang dan berorientasi pada keberlanjutan.

“Tata kelola PLN Indonesia Power yang semakin matang dan personel yang kompeten semakin diakui di tingkat ASEAN. Kami memandang Clean Coal Technology, Artificial Intelligence, dan Renewable Energy sebagai satu peta jalan yang terintegrasi. Ini adalah strategi utama kami, PLN IP bertanggung jawab untuk menghasilkan listrik yang terjangkau, andal, dan semakin bersih. Penghargaan ini adalah tonggak awal komitmen kami, bukan garis akhir,” ujar M. Hanafi Nur Rifai, Direktur Operasi Pembangkit Batubara.

Keberhasilan ini tidak terlepas dari kekuatan budaya kerja PLN IP yang menekankan pada konsistensi dan sinergi lintas fungsi. Inovasi bukan hanya menjadi slogan, tetapi telah menjadi bagian dari DNA operasional pembangkit.

“Konsistensi, kolaborasi lintas fungsi, dan budaya inovasi telah menjaga performa PLTU tetap prima. Pengakuan tingkat ASEAN ini membuktikan pembangkit PLN IP melaju ke operasi yang selaras dengan target Net Zero Emission 2060 dan agenda ketahanan energi nasional,” tambah Hendra, Vice President OMP 1.

Di sisi lain, keberanian untuk mengadopsi teknologi mutakhir menjadi kunci dalam pencapaian ini. PLN IP tidak hanya mengejar efisiensi, tetapi juga berani melampaui standar industri dengan pendekatan yang progresif.

“Capaian ini merefleksikan bahwa tata kelola pembangkit PLN Indonesia Power melampaui bukan hanya target operational _excellence_ tetapi juga berani mengadopsi, integrasi _artificial intelligent_, dan bauran _renewable energy_. Sinergi ini secara simultan meningkatkan efisiensi, _sustainability_, dan signifikan menurunkan jejak emisi karbon,” ungkap Bowo Pramono, Senior Manager UBP Pelabuhan Ratu.

Komitmen PLN Indonesia Power dalam memperkuat bauran energi dan mendorong kesiapan pembangkit energi terbarukan juga tercermin dari langkah-langkah strategis yang tidak hanya berfokus pada pengembangan teknologi, tetapi juga pada keandalan sistem kelistrikan yang mendukung transisi energi secara menyeluruh.

“Pencapaian ini menambah motivasi kami untuk terus berinovasi memperkuat bauran energi, meningkatkan kesiapan unit renewable pada sistem kelistrikan interkoneksi Jateng DIY dan menjaga kehandalan pembangkit renewable PLTA khususnya yang tersebar di provinsi Jawa Tengah.” ujar Nazrul Very Andhi Senior Manager UBP Mrica.

Pencapaian ini bukan sekadar pengakuan teknis, tetapi juga membawa manfaat konkret bagi masyarakat luas. Teknologi bersih yang diterapkan PLN IP memberikan dampak langsung terhadap kualitas hidup dan lingkungan.

Penurunan emisi karbon dari proses pembangkitan berkontribusi langsung terhadap kualitas udara di sekitar wilayah operasional pembangkit, mengurangi risiko penyakit pernapasan dan meningkatkan kesehatan lingkungan. Efisiensi operasional berdampak pada pengendalian biaya produksi. Integrasi energi terbarukan dalam bauran pembangkitan mendukung pelestarian alam, menjaga keseimbangan ekosistem, dan memperkuat komitmen terhadap pembangunan berkelanjutan.

PLN Indonesia Power bangga menjadi bagian dari transisi energi nasional. Penghargaan ini bukan hanya simbol keberhasilan, tetapi juga penanda bahwa masa depan energi Indonesia sedang dibangun hari ini dengan inovasi, kolaborasi, dan komitmen untuk keberlanjutan.

 

Pemerintah Perkuat Agenda Penyelesaian Kasus HAM, Masyarakat Jangan Terjebak Provokasi

September 22, 2026

Mengapresiasi Capaian Pangan Prabowo-Gibran, Merawat Stabilitas dan Menolak Provokasi

September 22, 2026

Pemerintah Perkuat Agenda Penyelesaian Kasus HAM, Masyarakat Jangan Terjebak Provokasi

By Kata IndonesiaSeptember 22, 20260

Pemerintah Perkuat Agenda Penyelesaian Kasus HAM, Masyarakat Jangan Terjebak Provokas  Oleh: Arief Nugroho Masyarakat perlu melihat berbagai persoalan hak asasi manusia secara jernih dan tidak mudah terprovokasi oleh informasi yang belum terverifikasi, terutama narasi yang berpotensi memperbesar ketegangan di tengah masyarakat. Penyelesaian persoalan HAM membutuhkan ketenangan, keterbukaan, dan kerja bersama yang berkelanjutan. Pemerintah terus melakukan berbagai langkah untuk memperkuat penyelesaian persoalan HAM melalui evaluasi kebijakan, penguatan kelembagaan, pemulihan korban, dialog, serta upaya mencari solusi yang menyentuh akar persoalan. Karena itu, berbagai perkembangan tersebut penting dipahami secara utuh agar masyarakat dapat menilai proses penyelesaian HAM berdasarkan fakta dan perkembangan nyata di lapangan. Salah satu langkah yang menunjukkan keseriusan tersebut terlihat dari evaluasi Kedeputian Bidang Koordinasi Hak Asasi Manusia Kemenko Kumham Imipas. Evaluasi yang dilakukan untuk memastikan pelaksanaan program berjalan sesuai target, sekaligus memetakan kegiatan yang membutuhkan percepatan dan kendala yang harus segera diselesaikan. Evaluasi tidak hanya diarahkan pada penyerapan anggaran, tetapi juga kesesuaian pelaksanaan program dengan target kinerja sehingga kebijakan HAM dapat memberikan hasil yang terukur. Langkah evaluatif semacam ini penting karena penyelesaian persoalan HAM tidak cukup hanya dengan membangun komitmen. Komitmen harus diterjemahkan menjadi program, anggaran, koordinasi, pengawasan, dan evaluasi yang dilakukan secara berkelanjutan. Ketika masih ditemukan kendala, pemerintah memiliki ruang untuk melakukan perbaikan dan percepatan. Dengan demikian, agenda HAM dapat terus bergerak dari perencanaan menuju pelaksanaan yang lebih efektif. Upaya tersebut juga berjalan melalui penguatan koordinasi dengan berbagai pemangku kepentingan. Di Papua, Forum Konsultasi Publik yang diselenggarakan Sekretariat Komnas HAM Provinsi Papua mempertemukan unsur pemerintah, aparat keamanan, organisasi masyarakat sipil, lembaga bantuan hukum, akademisi, mahasiswa, tokoh masyarakat, dan jurnalis. Ruang dialog semacam ini menjadi penting untuk mempertemukan perspektif, memperkuat mekanisme pengaduan, meningkatkan pertukaran informasi, serta memastikan berbagai persoalan HAM memperoleh perhatian berdasarkan informasi yang dapat diverifikasi. Penguatan jaringan kerja juga menunjukkan bahwa penyelesaian persoalan HAM tidak semata-mata menjadi urusan satu institusi. Kepala Sekretariat Komnas HAM Provinsi Papua Frits B. Ramandey menekankan pentingnya membangun relasi dengan berbagai pihak dengan tetap menjaga prinsip independensi dan imparsialitas. Pendekatan tersebut diperlukan agar informasi mengenai situasi HAM dapat diperoleh, diperiksa, dan menjadi dasar bagi pelaksanaan tugas secara objektif.…

Mengapresiasi Capaian Pangan Prabowo-Gibran, Merawat Stabilitas dan Menolak Provokasi

By Kata IndonesiaSeptember 22, 20260

Mengapresiasi Capaian Pangan Prabowo-Gibran, Merawat Stabilitas dan Menolak Provokasi Oleh Arga Septian Menjelang dua tahun…

Kementan Antisipasi Kekeringan, Guna Menjaga Produktivitas Perkebunan dan Kebijakan Swasembada Pangan

By Kata IndonesiaSeptember 22, 20260

Kementan Antisipasi Kekeringan, Guna Menjaga Produktivitas Perkebunan dan Kebijakan Swasembada Pangan Jakarta, Kementerian Pertanian (Kementan)…

Gus Adnan Bongkar Kunci Santri Masa Depan di PPSN VI: Jadilah Ulama yang Intelek, Bukan Intelek yang Tahu Agama Saja!

By Kata IndonesiaSeptember 22, 20260

Santri tingkat Ulya Satuan Pendidikan Salafiyah Kajian Kitab Kuning Pondok Pesantren Tahfidz Alishlah DKI Jakarta…

  • Redaksi
  • Peraturan Media Siber
  • Kontak Redaksi

All Rights Reserved © 2025

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.