• Trending
  • Nasional
  • Ekonomi
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Teknologi
  • Kuliner
Menu
  • Trending
  • Nasional
  • Ekonomi
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Teknologi
  • Kuliner
Search
Close this search box.
  • Trending
  • Nasional
  • Ekonomi
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Teknologi
  • Kuliner
Menu
  • Trending
  • Nasional
  • Ekonomi
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Teknologi
  • Kuliner
Search
Close this search box.
  • Trending
  • Nasional
  • Ekonomi
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Teknologi
  • Kuliner
  • Trending
  • Nasional
  • Ekonomi
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Teknologi
  • Kuliner
Home»Nasional»Keraton Kutai Kartanegara Mendukung Kesuksesan Pembangunan IKN

Keraton Kutai Kartanegara Mendukung Kesuksesan Pembangunan IKN

  • Kata Indonesia
  • - Friday, 27 May 2022

Keraton Kutai Kartanegara Mendukung Kesuksesan Pembangunan IKN

Oleh : Syarifudin

Keraton Kukar (Kutai Kartanegara) mendukung penuh pembangunan Ibu Kota Negara (IKN) di Penajam Paser Utara, Kalimantan Timur. Dukungan pihak Keraton Kukar menjadi modal besar bagi pemerintah untuk mempercepat terwujudnya IKN sesuai jadwal yang telah ditentukan.

Pemindahan ibu kota negara dari Jakarta ke Penajam Paser Utara sudah dalam proses persiapan karena memang butuh bertahun-tahun hingga semuanya siap hijrah total.

Pemerintah dengan serius merencanakan dan mempersiapkan ibu kota negara (IKN) Nusantara sehingga akan menjadi kota ultra modern yang cantik. Penajam Paser Utara memang cocok jadi lokasi IKN karena berada di tengah-tengah Indonesia.

Dalam pembangunan IKN maka didukung penuh oleh segenap masyarakat adat di Kalimantan, termasuk Keraton Kutai Kartanegara. Aji Bambang Fadli, Panglima keamanan Keraton Kukar menyatakan bahwa selaku panglima keamanan Keraton Kukar Ing Martadipura pada intinya bangga dan patuh sepenuhnya menjalankan titah Sultan Kukar Ing Martadipura XXI H Adji Zainal Arifin yang mendukung kepindahan IKN ke Kalimantan Timur.

Kepindahan ibu kota ke Kalimantan amat disambut baik oleh Keraton Kukar yang merupakan penduduk asli Kalimantan. Dukungan dari Keraton amat patut diapresiasi karena jika sultannya mendukung maka otomatis rakyatnya akan mengikuti. Bahkan sebagian tanah adat milik Keraton akan diberikan untuk dijadikan wilayah IKN Nusantara.
Dukungan dari Keraton Kukar amat berharga karena mereka sangat mengapresiasi dalam pembangunan IKN. Jika tuan rumahnya menyambut baik maka pembangunan IKN akan berjalan tanpa kendala. Pembangunan butuh waktu lama oleh karena itu restu dari Keraton wajib dimiliki.
Proses pembuatan gedung dan sosialisasi ke masyarakat asli Borneo akan lancar dan tidak memicu konflik serta kecemburuan sosial. Masyarakat tidak akan takut ada kerusuhan seperti yang dulu terjadi antara pendatang dan penduduk asli Kalimantan, tahun 2001.
Selain itu, jika Keraton sudah memberikan restu maka dipastikan pembangunan infrastruktur di IKN Nusantara tidak ada halangan sama sekali. Pembuatan ibu kota adalah sebuah proyek besar dan bisa jadi ada oknum yang ingin berbuat jahat karena ia tidak suka akan kemajuan. Namun akhirnya ia tidak berkutik karena harus menuruti perintah dari Sultan Kukar untuk mendukung pembangunan IKN di Penajam Paser Utara.
Masyarakat Kalimantan sendiri khususnya warga Penajam Paser Utara juga mendukung pembangunan IKN karena akan memajukan Borneo. Pertama, akan dibangun jalan dan jembatan yang representatif sehingga melancarkan mobilitas warga. Jika dulu hanya ada jalan makadam atau setapak maka akan diaspal hotmix yang awet dan mulus.
Kedua, akan dibangun sekolah-sekolah yang representatif di IKN Nusantara. Sekolah tersebut akan mencerdaskan warga Kalimantan sehingga mereka makin maju di bidang pendidikan. Dengan begitu maka akan ada pemerataan akses dan juga pemberian edukasi sampai ke Kalimantan Timur, dan menghapus stigma bahwa sekolah yang bagus hanya ada di Pulau Jawa.
Panglima Aji Bambang Fadli melanjutkan, semoga kepindahan IKN ke Kalimantan akan melestarikan warisan budaya dan kearifan lokal. Antara lain tari ganjur dan tari topeng, serta cagar budaya Keraton Kukar ing Martapura. Dalam artian, ketika IKN sudah berdiri maka diharap kepala otorita dan staffnya melestarikan tari-tarian asli Kalimantan dan ditampilkan dalam acara-acara sebagai pembukaan.
Keraton Kukar sudah memberikan restu dan mendukung kesuksesan pembangunan IKN Nusantara di Penajam Paser Utara. Dukungan tersebut diharapkan memicu dukungan dari masyarakat lainnya untuk ikut menyukseskan pembangunan IKN.

)* Penulis adalah kontributor Pertiwi Institute

Ketahanan Energi 2027: Jalan Besar Indonesia Menuju Kemandirian Energi 

August 22, 2026

Transformasi Energi 2027 Menjadi Bukti Negara Bergerak Mengurangi Ketergantungan Impor

August 22, 2026

Ketahanan Energi 2027: Jalan Besar Indonesia Menuju Kemandirian Energi 

By Kata IndonesiaAugust 22, 20260

Ketahanan Energi 2027: Jalan Besar Indonesia Menuju Kemandirian Energi  Oleh: Hanan Alfawazi Ketahanan energi merupakan salah satu fondasi utama bagi keberlanjutan pembangunan nasional. Tanpa pasokan energi yang cukup, terjangkau, dan dapat diandalkan, pertumbuhan ekonomi, industrialisasi, pembangunan infrastruktur, hingga peningkatan kesejahteraan masyarakat akan menghadapi berbagai hambatan. Karena itu, arah kebijakan energi Indonesia pada 2027 memiliki arti strategis, bukan sekadar sebagai agenda sektoral, melainkan sebagai bagian dari upaya memperkuat kemandirian nasional. Kebutuhan energi terus meningkat seiring pertumbuhan ekonomi, sementara produksi minyak nasional menghadapi tekanan penurunan alamiah. Pada saat yang sama, dinamika geopolitik global membuat harga dan pasokan energi semakin sulit diprediksi. Kondisi tersebut membuat penguatan sumber energi domestik menjadi kebutuhan yang tidak dapat ditunda. Dalam konteks tersebut, target lifting minyak sebesar 610 ribu barel per hari dan lifting gas sekitar 950 ribu barel setara minyak per hari dalam RAPBN 2027 menjadi salah satu instrumen penting. Target tersebut dinilai realistis oleh Ketua Komisi XII DPR RI Bambang Patijaya, terutama dengan melihat peluang optimalisasi lapangan produksi yang telah ada serta pengembangan sumur-sumur baru. Namun, peningkatan lifting tidak dapat dicapai hanya dengan menetapkan target. Sektor hulu migas membutuhkan investasi, teknologi, kepastian regulasi, serta proses pengembangan lapangan yang efisien. Tantangan natural decline juga harus dihadapi secara serius karena sebagian lapangan migas nasional telah memasuki fase produksi yang matang. Anggota Dewan Energi Nasional Saleh Abdurrahman melihat masih terdapat ruang untuk menahan laju penurunan alamiah tersebut melalui optimalisasi sumur eksisting dan pengembangan sumur baru. Pengembangan wilayah frontier serta penggunaan teknologi Enhanced Oil Recovery (EOR) juga menjadi bagian dari pilihan strategis untuk mempertahankan dan meningkatkan produksi nasional. Artinya, kebijakan peningkatan lifting harus ditempatkan sebagai agenda jangka panjang. Pemerintah tidak cukup hanya mengejar angka produksi dalam satu tahun anggaran, tetapi juga harus memastikan keberlanjutan investasi dan penemuan cadangan baru. Jika investasi hulu berjalan konsisten, Indonesia memiliki peluang untuk meningkatkan kapasitas produksi sekaligus memperkuat ekosistem industri migas nasional.…

Transformasi Energi 2027 Menjadi Bukti Negara Bergerak Mengurangi Ketergantungan Impor

By Kata IndonesiaAugust 22, 20260

Transformasi Energi 2027 Menjadi Bukti Negara Bergerak Mengurangi Ketergantungan Impor Oleh: Aziz Rahman Ketika ketidakpastian…

Pemerintah Perkuat Ketahanan Energi 2027 lewat B50, Bioetanol, dan EBT

By Kata IndonesiaAugust 22, 20260

Pemerintah Perkuat Ketahanan Energi 2027 lewat B50, Bioetanol, dan EBT JAKARTA – Pemerintah terus memperkuat…

​Bikin Terenyuh! Aksi Nyata LAZNAS Darunnajah Bikin Para “Pahlawan Jalanan” Tersenyum Lebar

By Kata IndonesiaAugust 22, 20260

Di tengah dinamika mobilitas ibu kota yang digerakkan oleh para pekerja lapangan, eksistensi petugas Penanganan…

  • Redaksi
  • Peraturan Media Siber
  • Kontak Redaksi

All Rights Reserved © 2025

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.