Keluarga Besar Mahasiswa Papua di Batam Serukan Papua Tetap NKRI

21

Puluhan Himpunan Mahasiswa Indonesia Timur di Batam yang tergabung dalam perkumpulan mahasiswa se-Batam menggelar aksi unjukrasa di bundaran BP Batam dan di kantor DPRD Batam. Mereka menyatakan sikap mendukung penuh Papua tetap berada di pangkuan ibu pertiwi (NKRI).

Saat unjukrasa digelar di gedung DPRD Batam, puluhan mahasiswa menyatakan sikap mendukung penuh upaya pemerintah dalam hal ini kepolisian dan aparat TNI untuk memberantas tindakan provokasi dan upaya makar oleh sekelompok oknum yang menginginkan Papua lepas dari NKRI.

“Kami mahasiswa Batam mendukung persatuan dan kesatuan serta solidaritas antarumat dalam dalam menjaga stabilitas dan kondusifitas di Papua. Kami mnedukung penuh aparat penegak hukum dalam menindak tegas dan mengamankan oknum yang berusaha memprovokasi masyarakat Papua yang dapat menciptakan konflik besar,” ujar koordinator aksi, Ibrahim.

Advertisement

Puluhan mahasiswa juga menginginkan agar masalah di Papua segera dikonsolidasikan agar tokoh-tokoh di Papua serta seluruh elemen masyarakat dapat menyampaikan hal itu ke seluruh masyarakat Papua demi terciptakan harmonisasi di Papua.

Kami mewakili himpunan mahasiswa Indonesia Timur di Batam menolak referendum Papua yang dapat memecah belah persatuan Indonesia, serta mengecam upaya provokatif dan penyebar berita bohong (hoaks) yang mengadu domba sesama anak bangsa,” tegasnya.

Di gedung DPRD Batam, aksi puluhan mahasiswa ditemui langsung oleh Ketua DPRD Batam sementara, Putra Yustisi Respaty yang juga mendukung penuh aksi mahasiswa dalam menyatakan sikapnya mendukung Papua tetap NKRI.

Sementara itu, dukungan terhadap suasana kondusif di Papua turut disuarakan para mahasiswa di Kepri. Mahasiswa dari berbagai universitas di Kepri mendeklarasikan “Papua Damai”, di Hotel Aston, Pelita, Batam.

Deklarasi itu menjadi bagian dalam acara diskusi memerangi hoaks serta cerdas bermedsos yang digelar Polda Kepri. Deklarasi tersebut disampaikan untuk menyemangati warga Papua yang ada di Kepri maupun di daerah di Indonesia lainnya.

Salah satu mahasiswi Uniba Rizka Ayu Sundari mengatakan sebagai mahasiswa harus berhati-hati dalam menyeleksi berita agar tidak terkena hoaks. Ia berharap ke depannya rakyat Indonesia saling merangkul satu sama lain.

“Saling membantu satu sama lain, ‘Bhineka Tunggal Ika’ bukan hanya imajinasi dan kata-kata. Papua adalah tanah Indonesia, harusnya tetap menjadi tanah Indonesia,” ujarnya.

Deklarasi “Damai Papua” yang disampaikan mahasiswa tersebut berbunyi “Kami Mahasiswa Kepulauan Riau Menyatakan Kami adalah Papua. Papua adalah Indonesia, damai Papua, damai Indonesia kita orang semua basudara. NKRI Harga Mati”.

Info Lomba Terbaru