• Trending
  • Nasional
  • Ekonomi
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Teknologi
  • Kuliner
Menu
  • Trending
  • Nasional
  • Ekonomi
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Teknologi
  • Kuliner
Search
Close this search box.
  • Trending
  • Nasional
  • Ekonomi
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Teknologi
  • Kuliner
Menu
  • Trending
  • Nasional
  • Ekonomi
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Teknologi
  • Kuliner
Search
Close this search box.
  • Trending
  • Nasional
  • Ekonomi
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Teknologi
  • Kuliner
  • Trending
  • Nasional
  • Ekonomi
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Teknologi
  • Kuliner
Home»Ekonomi»Keuangan»Kebijakan Bansos Subsidi BBM Lebih Efektif Membantu Masyarakat

Kebijakan Bansos Subsidi BBM Lebih Efektif Membantu Masyarakat

  • Kata Indonesia
  • - Friday, 16 September 2022

Kebijakan Bansos Subsidi BBM Lebih Efektif Membantu Masyarakat

Oleh : Agung Suwandaru

Bansos (bantuan sosial) subsidi BBM sudah mulai dicairkan pada September 2022.

Pemberian bansos dimaksudkan agar subsidi lebih tepat sasaran, karena langsung diberikan kepada rakyat yang membutuhkan. Bansos akan efektif dalam membantu masyarakat karena bisa digunakan untuk memenuhi kebutuhan hidup sehari-hari.

Ketika harga BBM mengalami penyesuaian maka pemerintah tidak diam saja. Namun subsidi yang sebelumnya diberikan untuk mengurangi harga BBM akan dialihkan menjadi bansos. Nominalnya 600.000 rupiah dan akan disalurkan ke lebih dari 20 juta pendduduk Indonesia, melalu Kantor Pos atau Bank BUMN.

Kebijakan bansos BBM dipuji masyarakat karena mereka bisa memanfaatkannya untuk membeli sembako atau kebutuhan sehari-hari. Dengan bantuan dana dari pemerintah maka bisa digunakan untuk memenuhi kebutuhan dapur.

Terlebih ketika kondisi masih pandemi, ketika kondisi finansial rakyat kecil belum terlalu stabil.
Dosen Fakultas Ekonomi Universitas Pawyatan Daha Kediri, Sri Utami, menyatakan bansos BBM lebih tepat sasaran. Efektif dan efisien karena langsung tepat ke masyarakat yang membutuhkan. Dalam artian, bansos BBM benar-benar membantu masyarakat karena langsung diberikan kepada yang berhak. Mereka bisa mengantri di Kantor Pos untuk mendapatkannya.
Bansos subsidi BBM merupakan cara pemerintah untuk memberikan kompensasi atas penyesuaian harga BBM, terutam Pertalite yang selama ini banyak dipakai oleh rakyat kecil. Harga Pertalite terpaksa disesuaikan jadi 10.000 rupiah dan hal ini merupakan imbas dari meroketnya harga minyak mentah dunia. Jika tidak disesuaikan harganya maka akan membebani APBN.
Ketika menerima bansos subsidi BBM maka masyarakat lega karena pemerintah masih memperhatikan nasib rakyat, terutama dari kalangan menengah ke bawah. Mereka tidak akan terlalu terdampak oleh perubahan harga BBM jenis Pertalite dan BBM subsidi lain. Penyebabnya karena ada bansos BBM sebagai kompensasi, dan diberikan ke warga yang membutuhkan.
Kepala Badan Kebijakan Fiskal Kementerian Keuangan Febrio Kacaribu menyatakan bahwa pemerintah akan menjaga pemulihan ekonomi nasional. Salah satu caranya adalah dengan memberi bansos BBM, sebagai bantalan agar tidak terjadi inflasi parah. Dengan pemberian bansos maka juga akan menjaga daya beli masyarakat.
Selama pandemi, pemerintah berkali-kali memberikan bantuan kepada rakyat. Mulai dari BLT sembako, bansos tunai, sampai kartu prakerja. Semua diberikan karena kondisi keuangan masyarakat terpengaruh. Bansos subsidi BBM juga disalurkan ke rakyat agar mereka bisa belanja dengan aman dan tidak kebingungan, karena perubahan harga Pertalite berimbas ke harga sembako dan kebutuhan lain.
Kompensasi adalah cara yang efektif karena subsidi diberikan dalam bentuk bansos, bukan dalam pengurangan harga BBM. Ketika langsung diberikan ke rakyat kecil maka bansos BBM bisa langsung dibelanjakan. Berbeda dengan beberapa bulan lalu, ketika harga Pertalite masih sangat murah (karena ada subsidi dari pemerintah) tapi malah dibeli oleh orang kaya yang memiliki mobil.
Masyarakat juga sadar bahwa pemberian bansos BBM berfungsi untuk mencegah kecurangan seperti itu. Jika ada bansos maka akan dinikmati oleh rakyat kecil dan orang kaya tidak mendapatkannya, karena namanya tidak terdaftar di website Kementerian Sosial (Kemensos).
Bansos dari pemerintah sangat berharga dan menunjukkan bahwa pemerintah masih memperhatikan rakyat dan memikirkan nasibnya. Jika ada bansos maka akan meringankan beban rakyat kecil. Mereka tidak dibiarkan saja setelah harga BBM mengalami penyesuaian.
Analis Ekonomi dan Politik Reyhan Noor menyatakan bahwa berdasarkan kajian yang dilakukan, bansos BBM lebih efektif karena sasaran penerima lebih jelas. Pemerintah memiliki basis data untuk pemberian bansos. Tingkat akurasi datanya juga wajib diperhatikan lagi, terutama oleh Kemensos sebagai penyelenggara.
Kemensos sudah memiliki data siapa saja rakyat Indonesia yang patut untuk diberi bansos. Meski jumlahnya baru 10% dari total WNI, tetapi tidak apa-apa karena datanya akurat. Mereka yang mendapatkan bansos benar-benar dari kalangan masyarakat yang kurang mampu, yang kehidupannya agak bergoncang selama masa pandemi.
Pendataan yang dilakukan oleh Kemensos dijamin akurat dan mereka mengetahui kepala keluarga mana yang layak untuk mendapatkan bansos BBM, karena dilihat dari penghasilannya. Jika ada orang yang gajinya jauh di atas upah minumum regional maka tidak akan mendapatkannya. Sebaliknya, saat ada orang yang gajinya pas-pasan (bahkan di bawah 2 juta rupiah) maka layak dapat bansos BBM.
Masyarakat juga ikut mengawasi dalam penyaluran bansos BBM. Pemberian dijamin tepat waktu dan tepat sasaran. Tidak akan ada orang yang antri bansos di Kantor Pos tetapi ia membawa smartphone model baru yang mahal atau mengenakan perhiasan emas.
Kebijakan bansos BBM dinilai sangat efektif dalam membantu masyarakat di Indonesia, terutama dari kalangan bawah. Mereka bisa menikmati 600.000 rupiah dan berterima kasih karena pemerintah memikirkan cara untuk kompensasi, saat harga BBM terpaksa disesuaikan. Pemberian bansos sangat tepat karena bisa menolong masyarakat dalam belanja kebutuhan pokok, dan meningkatkan daya beli mereka.

)* Penulis adalah kontributor Ruang Baca Nusantara

Pemerintah Gerak Cepat Tangani Gangguan Listrik, Pasokan Mulai Stabil Bertahap

June 26, 2026

Pemerintah Tegaskan Tidak Ada _Blackout_ Total, Masyarakat Diminta Ikuti Informasi Resmi

June 26, 2026

Pemerintah Gerak Cepat Tangani Gangguan Listrik, Pasokan Mulai Stabil Bertahap

By Kata IndonesiaJune 26, 20260

Pemerintah Gerak Cepat Tangani Gangguan Listrik, Pasokan Mulai Stabil Bertahap Jakarta – Pemerintah bergerak cepat…

Pemerintah Tegaskan Tidak Ada _Blackout_ Total, Masyarakat Diminta Ikuti Informasi Resmi

By Kata IndonesiaJune 26, 20260

Pemerintah Tegaskan Tidak Ada _Blackout_ Total, Masyarakat Diminta Ikuti Informasi Resmi Jakarta – Pemerintah mengimbau…

Demo Mahasiswa dan Pentingnya Membaca Kondisi Bangsa Dengan Nalar dan Optimisme

By Kata IndonesiaJune 26, 20260

Demo Mahasiswa dan Pentingnya Membaca Kondisi Bangsa Dengan Nalar dan Optimisme Oleh: Ethan Shabir Uttara…

Objektivitas dalam Demokrasi: Menatap Kerja Nyata Negara Tanpa Distorsi Gerakan Reaksioner 

By Kata IndonesiaJune 26, 20260

Objektivitas dalam Demokrasi: Menatap Kerja Nyata Negara Tanpa Distorsi Gerakan Reaksioner  Oleh: Samuel Harbi  Demokrasi Indonesia menempatkan kritik publik sebagai bagian penting dari mekanisme kontrol terhadap jalannya pemerintahan. Dalam konteks tersebut, mahasiswa memiliki posisi strategis sebagai agen perubahan yang selama ini aktif menyuarakan aspirasi masyarakat. Namun, di tengah kompleksitas tantangan pembangunan dan derasnya arus informasi, kritik tidak cukup hanya bersifat reaktif, melainkan perlu didasarkan pada fakta, objektivitas, dan orientasi perbaikan agar mampu memberikan kontribusi nyata bagi kemajuan bangsa. Penasihat Khusus Presiden Bidang Komunikasi Hasan Nasbi menilai demonstrasi mahasiswa merupakan fenomena yang wajar dalam setiap era pemerintahan. Meski demikian, penilaian terhadap kinerja negara perlu dilakukan secara proporsional dengan mempertimbangkan capaian yang telah dihasilkan. Di tengah berbagai agenda strategis yang sedang dijalankan, pemerintah menunjukkan komitmen melalui penguatan penegakan hukum, pemberantasan korupsi, serta perbaikan tata kelola pemerintahan. Karena itu, ruang demokrasi perlu diisi dengan kritik yang konstruktif agar evaluasi terhadap negara tetap berpijak pada fakta, bukan semata persepsi atau sentimen sesaat. Komitmen pemberantasan korupsi ini berjalan beriringan dengan penataan regulasi komoditas guna membendung intervensi internasional yang merugikan kepentingan domestik. Kebijakan ketat untuk melarang praktik penentuan harga ekspor yang terlalu rendah diterapkan agar seluruh margin keuntungan tercatat secara transparan demi kemaslahatan masyarakat. Langkah sistemis ini sejalan dengan aspirasi kalangan akademis. Koordinator Aliansi BEM se-Bogor Raya, Indra Mahfuzhi, menegaskan perlunya dorongan bersama terhadap pengesahan regulasi yang mampu memiskinkan koruptor serta merampas aset mereka untuk dikembalikan kepada rakyat. Hal ini menunjukkan adanya kesamaan visi antara orientasi penegakan hukum pemerintah dan ekspektasi moral mahasiswa dalam membersihkan tata kelola negara. Selain penegakan hukum, fokus utama pemerintah terletak pada agenda pengentasan kemiskinan melalui program inklusif yang berdampak langsung bagi masyarakat. Program Makan Bergizi Gratis dirancang untuk meringankan beban ekonomi keluarga prasejahtera sekaligus menggerakkan roda ekonomi perdesaan melalui ekosistem pasokan pangan lokal yang melibatkan para peternak dan petani setempat. Meskipun menghadapi tantangan logistik, manajemen program terus dievaluasi secara radikal, termasuk penerapan moratorium penambahan fasilitas dapur baru demi menjaga kualitas dan efisiensi anggaran negara. Sifat program yang fleksibel dan terbuka terhadap kritik terlihat dari kebebasan institusi pendidikan untuk menentukan partisipasi mereka, mencerminkan kepemimpinan yang akomodatif dan senantiasa menerima perbaikan bersama. Di sektor pendidikan, keberpihakan pemerintah terhadap masa depan generasi muda terwujud melalui penyediaan anggaran Kartu Indonesia Pintar Kuliah yang mencapai belasan triliun rupiah untuk menjangkau lebih dari satu juta mahasiswa. Selain itu, rehabilitasi infrastruktur sekolah dilakukan secara bertahap dalam skala puluhan ribu unit per tahun dengan skema penyaluran dana langsung ke pihak sekolah demi mempercepat pembangunan. Langkah mendirikan sekolah rakyat khusus bagi anak-anak dari lapisan sosial terendah mempertegas keyakinan bahwa pendidikan adalah instrumen utama untuk memutus rantai kemiskinan antargenerasi. Seluruh intervensi kebijakan ini membuktikan bahwa negara sedang bekerja keras mengurai benang kusut kemiskinan terstruktur yang diwariskan dari masa lalu. Melihat keseriusan agenda kerja pemerintah yang terbilang masih di awal periode, gerakan mahasiswa seyogianya memberikan kesempatan yang proporsional bagi eksekutif untuk merealisasikan target capaian. Ketua Umum GM FKPPI, Sandi Mandela Simanjuntak, mengingatkan agar elemen mahasiswa tidak memposisikan diri sebagai hakim yang sekadar menjatuhkan vonis, melainkan bertindak secara elegan melalui argumen terbuka dan kajian mendalam. Suara yang paling keras di jalanan belum tentu membawa kebenaran mutlak apabila tidak disertai dengan tawaran solusi yang konkret. Ketika unjuk rasa bergeser menjadi tindakan reaksioner yang sekadar ikut-ikutan tanpa basis data yang valid, substansi permasalahan justru menjadi kabur dan rentan dimanfaatkan oleh agenda terselubung yang merugikan persatuan bangsa.…

  • Redaksi
  • Peraturan Media Siber
  • Kontak Redaksi

All Rights Reserved © 2025

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.