• Trending
  • Nasional
  • Ekonomi
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Teknologi
  • Kuliner
Menu
  • Trending
  • Nasional
  • Ekonomi
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Teknologi
  • Kuliner
Search
Close this search box.
  • Trending
  • Nasional
  • Ekonomi
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Teknologi
  • Kuliner
Menu
  • Trending
  • Nasional
  • Ekonomi
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Teknologi
  • Kuliner
Search
Close this search box.
  • Trending
  • Nasional
  • Ekonomi
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Teknologi
  • Kuliner
  • Trending
  • Nasional
  • Ekonomi
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Teknologi
  • Kuliner
Home»Travel»Kangen Liburan? Kamu Bisa Lakukan Aktivitas Ini untuk Mengatasi Rasa Bosan Saat #DiRumahAja

Kangen Liburan? Kamu Bisa Lakukan Aktivitas Ini untuk Mengatasi Rasa Bosan Saat #DiRumahAja

  • Kata Indonesia
  • - Thursday, 17 September 2020

Laporan: Mutiaradha Syaifitri

Jakarta kembali menerapkan Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB) tahap kedua secara total untuk menekan penyebaran Covid-19 yang semakin hari semakin tinggi di ibu kota dan sekitarnya. Destinasi wisata kembali ditutup, kapasitas kantor dibatasi, dan kita diminta untuk kembali tidak keluar rumah kecuali untuk keperluan yang sangat mendesak.

Walaupun begitu, kamu tidak perlu khawatir dengan rasa bosan yang akan kembali menghantui. Ada banyak sekali cara untuk melewatkan waktu di rumah tanpa harus merasa bosan, seperti berikut ini.

1. Berkaraoke dengan keluaga
Aktivitas berkaraoke di rumah bisa menghilangkan rasa bosan. Kamu bisa menghidupkan Televisi yang telah terhubung ke internet, kemudian siapkan mikrofon, setelah itu cari instrumen lagu yang kamu dan keluarga kamu suka untuk dinyanyikan. Kegitan ini membuat kamu merasa terhibur dan sejenak melupakan permasalahan yang ada di dunia saat ini.

2. Barbeque di malam hari dengan keluarga
Dengan menyiapkan daging atau bahan-bahan makanan untuk dibakar yang dipesan secara online, menyiapkan minuman kesukaan keluarga, kemudian mulailah barbeque-an di malam hari sambil menikmati udara dingin, dan tidak lupa untuk menyetel musik. Dengan kegiatan seru seperti ini, dijamin kamu tidak akan bosan di rumah dan serasa sedang liburan.

3. Menonton film yang menampilkan destinasi tujuan untuk liburan mendatang

Kamu bisa melakukan perjalanan secara virtual dengan menonton film-film yang menampilkan destinasi favorit atau destinasi yang ingin dituju untuk liburan mendatang, bila ingin merasa seperti sedang liburan. Kunjungan ke Jepang memang tidak memungkinkan saat ini, namun kamu dapat “liburan” ke Tokyo dan Kyoto dengan menonton “Lost in Translation” (2003).

Selain itu, ada pula “Into the Wild” (2007) menampilkan keindahan lanskap Alaska, “Under the Tuscan Sun” (2003) untuk mengintip suasana pedesaan Italia, “The Secret Life of Walter Mitty” (2013) yang terutama difilmkan di Islandia, dan “Amélie” yang dijamin membuat kamu ingin merencanakan perjalanan ke Paris setelah menontonnya.

4. Mencoba memasak menu khas wilayah tertentu
Pada masa pandemi sekarang ini, banyak orang-orang memiliki hobi baru, yaitu memasak. Kamu bisa membuat masakan dari wilayah yang berbeda-beda agar merasakan seperti liburan menjelajahi berbagai tempat di dunia.

Carilah buku-buku resep, atau lakukan risetnya melalui internet, lalu masaklah makanan yang berbeda setiap minggunya. Bila tinggal bersama anggota keluarga, ajak juga mereka untuk ikut menikmatinya bersama-sama. Dengan cara ini, kamu bisa dapat sekalian melewatkan waktu berkualitas dengan orang terkasih.

5. Mendekorasi rumah
Agar merasa seperti sedang liburan, kamu bisa mendekorasi rumah. Kamu dapat memulainya dari tempat tidur, karena ruangan ini adalah tempat kamu melewatkan banyak waktu untuk beristirahat.

Kamu bisa menentukan tema kamar sesuai negara yang ingin dikunjungi dengan mencari ide dari internet. Misalnya, menggunakan alas tatami dan perabotan serba kayu untuk kamar tidur ala Jepang, atau menghiasi kamar dengan pernak-pernik eksotis untuk kamar ala Maroko.

6. Memanjakan diri di rumah
Memanjakan diri bisa kamu lakukan saat di rumah. Salah satunya melakukan spa. Kamu bisa melakukan foot, dengan merendam kaki dalam baskom berisi air hangat dan garam. Kemudian yalakan juga lilin aromaterapi agar tubuh lebih rileks.

Selain itu kamu juga bisa memanjakan kulit muka dengan menggunakan sheet mask, melulur badan, ataupun creambath/hairmask dengan meminta bantuan orang yang ada di rumah.

Negara Terus Menjaga Warga, Satwa, dan Lingkungan dari Dampak Karhutla

September 15, 2026

Karhutla Ditangani dengan Perlindungan Nyata bagi Warga Terdampak

September 15, 2026

Negara Terus Menjaga Warga, Satwa, dan Lingkungan dari Dampak Karhutla

By Kata IndonesiaSeptember 15, 20260

Negara Terus Menjaga Warga, Satwa, dan Lingkungan dari Dampak Karhutla Oleh: Samuel Yohanes Kebakaran hutan…

Karhutla Ditangani dengan Perlindungan Nyata bagi Warga Terdampak

By Kata IndonesiaSeptember 15, 20260

Karhutla Ditangani dengan Perlindungan Nyata bagi Warga Terdampak Oleh: Yandi Arya Adinegara Kebakaran hutan dan…

RUU Reforma Agraria, Jalan Negara Mengakhiri Ketimpangan Lahan

By Kata IndonesiaSeptember 15, 20260

RUU Reforma Agraria, Jalan Negara Mengakhiri Ketimpangan Lahan  Oleh : Catur Ronggo  Persoalan agraria di Indonesia tidak sekadar menyangkut siapa yang menguasai sebidang tanah. Di balik konflik lahan terdapat persoalan kepastian hukum, tumpang tindih regulasi, akses masyarakat terhadap sumber penghidupan, hingga ketimpangan pemanfaatan ruang. Karena itu, langkah pemerintah bersama DPR untuk menghadirkan kerangka hukum reforma agraria yang lebih komprehensif menjadi momentum penting untuk mengakhiri persoalan yang selama ini berlarut-larut. Wakil Ketua Badan Legislasi DPR RI Ahmad Iman Sukri menilai kompleksitas konflik agraria menunjukkan kebutuhan terhadap aturan khusus yang mampu menjadi mekanisme penyelesaian secara lebih jelas. Menurutnya, persoalan tidak hanya berkaitan dengan penguasaan tanah, tetapi juga bersinggungan dengan regulasi dan kepentingan antarsektor. Ia mencontohkan adanya desa yang berada dalam kawasan hutan serta persoalan masyarakat adat dan kelompok masyarakat lainnya. Karena itu, RUU Reforma Agraria diharapkan tidak berhenti pada norma, tetapi memiliki kekuatan untuk mengeksekusi keputusan penyelesaian konflik. Pandangan tersebut menjadi semakin relevan setelah RUU Reforma Agraria disahkan sebagai RUU inisiatif DPR dalam Rapat Paripurna pada 8 September 2026. Rancangan tersebut memuat 70 pasal dalam 16 bab, antara lain mengatur restitusi, redistribusi tanah, pemberdayaan penerima reforma agraria, serta gagasan pembentukan Badan Reforma Agraria Nasional atau BRAN. Lembaga tersebut dirancang bertanggung jawab kepada Presiden dan memiliki tugas dari perencanaan, pelaksanaan, pemantauan hingga evaluasi reforma agraria. Bagi pemerintah, perkembangan tersebut dapat menjadi fondasi untuk membangun penyelesaian konflik yang tidak parsial. Kepastian mengenai siapa yang berwenang menangani persoalan, bagaimana keputusan dilaksanakan, serta bagaimana masyarakat memperoleh manfaat setelah mendapatkan tanah merupakan bagian yang tidak terpisahkan dari reforma agraria. Tanpa mekanisme yang kuat, redistribusi tanah berisiko hanya menjadi proses administratif tanpa dampak ekonomi dan sosial yang berkelanjutan. Menteri Desa dan Pembangunan Daerah Tertinggal Yandri Susanto menawarkan pendekatan yang berangkat dari tingkat paling dekat dengan masyarakat. Ia mengusulkan agar pemerintah desa diberikan fungsi yang tegas dalam menerima pengaduan, mengidentifikasi fakta, memfasilitasi pemetaan, dan memediasi konflik lokal. Menurut Yandri, pelibatan desa penting karena konflik agraria kerap bersinggungan langsung dengan ruang hidup dan sumber penghidupan masyarakat. …

RUU Reforma Agraria, Harapan Baru Tingkatkan Kesejahteraan Petani

By Kata IndonesiaSeptember 15, 20260

RUU Reforma Agraria, Harapan Baru Tingkatkan Kesejahteraan Petani Oleh : Radjiman Arif Ketimpangan penguasaan lahan…

  • Redaksi
  • Peraturan Media Siber
  • Kontak Redaksi

All Rights Reserved © 2025

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.