• Trending
  • Nasional
  • Ekonomi
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Teknologi
  • Kuliner
Menu
  • Trending
  • Nasional
  • Ekonomi
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Teknologi
  • Kuliner
Search
Close this search box.
  • Trending
  • Nasional
  • Ekonomi
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Teknologi
  • Kuliner
Menu
  • Trending
  • Nasional
  • Ekonomi
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Teknologi
  • Kuliner
Search
Close this search box.
  • Trending
  • Nasional
  • Ekonomi
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Teknologi
  • Kuliner
  • Trending
  • Nasional
  • Ekonomi
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Teknologi
  • Kuliner
Home»Uncategorized»Kampung Nelayan Merah Putih Mulai Beroperasi, Sebagian Telah Lakukan Ekspor

Kampung Nelayan Merah Putih Mulai Beroperasi, Sebagian Telah Lakukan Ekspor

  • Kata Indonesia
  • - Friday, 6 February 2026

Kampung Nelayan Merah Putih Mulai Beroperasi, Sebagian Telah Lakukan Ekspor

JAKARTA — Program Kampung Nelayan Merah Putih (KNMP) yang dicanangkan pemerintah mulai menunjukkan hasil konkret. Sebanyak 19 kampung nelayan telah rampung dibangun dan kini beroperasi. Bahkan, sebagian di antaranya sudah mampu mengekspor hasil perikanan, menandai penguatan ekosistem usaha nelayan berbasis kawasan.

 

Staf Khusus Menteri Kelautan dan Perikanan Bidang Humas dan Komunikasi Media, Doni Ismanto, mengatakan kampung-kampung tersebut telah menjalankan aktivitas produksi dan distribusi hasil tangkapan secara terintegrasi.

 

“19 saja sudah operasi. Kan sudah ada yang ekspor,” ujar Doni.

 

Sebanyak 19 Kampung Nelayan Merah Putih itu tersebar di Bumiharjo, Jepara; Pujiharjo, Malang; Lebetawi, Maluku; Gebang Mekar, Cirebon; Karangduwur, Kebumen; serta Poncosari, Bantul. Keseluruhannya merupakan bagian dari proyek tahap pertama yang dikerjakan di 65 titik di berbagai daerah.

 

Doni menambahkan, pembangunan 46 Kampung Nelayan Merah Putih lainnya kini telah mencapai progres sekitar 80 persen dan ditargetkan mulai beroperasi pada akhir Januari.

 

“Sudah 80-an persen itu tinggal cuman paling bersih-bersih jalan,” katanya.

 

Setiap kampung nelayan dirancang memiliki komoditas unggulan yang disesuaikan dengan potensi lokal. Pemerintah membangun ekosistem bisnis nelayan secara terintegrasi, mulai dari penangkapan ikan, penyimpanan melalui cold storage, hingga penjualan. Model tersebut telah berjalan di Kampung Samber dan Kampung Binyeri di Pulau Biak, Papua, yang menjadi proyek percontohan.

 

“Kalau di Biak itu dia sudah ke Semarang terus dia ekspor, sudah jalan. Kan pilot project-nya di Biak,” jelas Doni.

 

Sementara itu, Kepala Staf Kepresidenan Muhammad Qodari menegaskan bahwa Program Kampung Nelayan Merah Putih bukan sekadar pembangunan fisik, melainkan langkah konkret negara agar nelayan dapat bekerja lebih produktif dan aman, serta memperoleh penghidupan yang lebih layak.

 

“Program Kampung Nelayan Merah Putih ini bukan hanya membangun fasilitas, tapi bagaimana nelayan kita bisa bekerja lebih produktif, lebih aman, dan pada akhirnya bisa tersenyum karena penghidupannya semakin membaik,” kata Qodari.

 

Ia menjelaskan, fasilitas yang disediakan meliputi tempat sandar kapal, tempat pelelangan ikan, kios usaha, cold storage, hingga bengkel mesin. Qodari pun berharap pembangunan tersebut tidak hanya menghadirkan perubahan fisik, tetapi juga meningkatkan kesejahteraan nelayan secara berkelanjutan.

 

“Di sini ada kios-kios, nelayan kita nanti bisa jualan. Kemudian ada tempat pelelangan, tempat sandar ikan, cold storage, bahkan musala dan masjidnya juga bagus. Kelihatan nyata program ini membawa suasana baru,” ujarnya.

 

“Mudah-mudahan bukan hanya suasana baru, tetapi juga membawa tingkat kesejahteraan yang lebih tinggi bagi masyarakat nelayan,” kata dia.

 

Ia menilai, antusiasme dan kebahagiaan warga nelayan menjadi sinyal positif bahwa program unggulan Presiden Prabowo Subianto tersebut benar-benar dirasakan manfaatnya oleh masyarakat pesisir.

HUT RI Kondusif, Publik Diminta Verifikasi Konten Digital sebelum Membagikan

August 11, 2026

Mengawal Pemberantasan Korupsi Daerah Sekaligus Perkuat Integritas Kepala Daerah

August 11, 2026

HUT RI Kondusif, Publik Diminta Verifikasi Konten Digital sebelum Membagikan

By Kata IndonesiaAugust 11, 20260

HUT RI Kondusif, Publik Diminta Verifikasi Konten Digital sebelum Membagikan JAKARTA – Menjelang peringatan Hari…

Mengawal Pemberantasan Korupsi Daerah Sekaligus Perkuat Integritas Kepala Daerah

By Kata IndonesiaAugust 11, 20260

Mengawal Pemberantasan Korupsi Daerah Sekaligus Perkuat Integritas Kepala Daerah Oleh: Zhafran Goldwin Pemberantasan korupsi merupakan…

Pembekalan Antikorupsi Menjadi Langkah Penting Menjaga Tata Kelola Daerah

By Kata IndonesiaAugust 11, 20260

Pembekalan Antikorupsi Menjadi Langkah Penting Menjaga Tata Kelola Daerah Oleh: Dhita Karuniawati Upaya membangun pemerintahan…

Pembekalan Antikorupsi Kepala Daerah Diperluas Perkuat Tata Kelola Daerah

By Kata IndonesiaAugust 11, 20260

Pembekalan Antikorupsi Kepala Daerah Diperluas Perkuat Tata Kelola Daerah Jakarta – Ketua Komisi Pemberantasan Korupsi,…

  • Redaksi
  • Peraturan Media Siber
  • Kontak Redaksi

All Rights Reserved © 2025

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.