• Trending
  • Nasional
  • Ekonomi
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Teknologi
  • Kuliner
Menu
  • Trending
  • Nasional
  • Ekonomi
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Teknologi
  • Kuliner
Search
Close this search box.
  • Trending
  • Nasional
  • Ekonomi
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Teknologi
  • Kuliner
Menu
  • Trending
  • Nasional
  • Ekonomi
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Teknologi
  • Kuliner
Search
Close this search box.
  • Trending
  • Nasional
  • Ekonomi
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Teknologi
  • Kuliner
  • Trending
  • Nasional
  • Ekonomi
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Teknologi
  • Kuliner
Home»Uncategorized»Judi Online: Picu Pinjol, Kekerasan, Hingga Jadi Penyebab Kehancuran Rumah Tangga

Judi Online: Picu Pinjol, Kekerasan, Hingga Jadi Penyebab Kehancuran Rumah Tangga

  • Kata Indonesia
  • - Friday, 21 June 2024

Judi Online: Picu Pinjol, Kekerasan, Hingga Jadi Penyebab Kehancuran Rumah Tangga

Jakarta – Presiden Joko Widodo (Jokowi) secara tegas menyuarakan larangan dan bahaya judi daring atau online. Dalam penegasannya, Presiden mengajak masyarakat untuk tidak terlibat dalam perjudian baik secara offline maupun online.

“Jangan judi.. Jangan judi.. Jangan berjudi.. baik secara offline maupun online. Lebih baik kalau ada rezeki, ada uang itu ditabung atau dijadikan modal usaha,” tegas Presiden.

Untuk itu, Presiden Jokowi resmi membentuk Satgas Pemberantasan Judi Online yang diketuai Menkopolhukam Hadi Tjahjanto melalui Keppres Nomor 21 Tahun 2024 tentang Satuan Tugas Pemberantasan Judi Daring.

Keppres tersebut memiliki 15 pasal, mengatur Ketua Satgas, anggotanya, hingga tugas-tugasnya. Satgas tersebut memiliki anggota bidang pencegahan. Anggota bidang pencegahan itu adalah sejumlah stakeholder terkait dari Kemenag, Kejaksaan Agung, TNI, Polri, BIN, hingga OJK.

Presiden Jokowi menegaskan dampak negatif yang ditimbulkan akibat praktik judi, seperti kehilangan harta benda, perpecahan keluarga, hingga meningkatnya tindakan kejahatan dan kekerasan yang terjadi di masyarakat.

“Judi itu bukan hanya mempertaruhkan uang, bukan hanya sekedar gim iseng-iseng berhadiah. Tapi judi itu mempertaruhkan masa depan, baik masa depan diri sendiri, masa depan keluarga, dan masa depan anak-anak kita,” ungkap Presiden.

Oleh sebab itu, Kepala Negara menegaskan bahwa pemerintah terus secara serius melakukan upaya pemberantasan dan memerangi perjudian online. Menurut Presiden, saat ini sudah lebih dari 2,1 juta situs judi online yang telah ditutup oleh pemerintah, selain pembentukan satgas.

Sementara itu, Menteri Koordinator Bidang Politik Hukum dan Keamanan (Menko Polhukam) Hadi Tjahjanto menyebut banyaknya kalangan ekonomi menengah ke bawah yang bermain judi online membuat tingginya penggunaan jasa peminjaman online atau pinjol.

“Terkait judi online dan pinjaman online ini dua sisi mata uang. Yang lebih kasihan masyarakat yang bermain judi online kalah punya pinjaman di pinjol,” ujar Hadi.

Oleh karena itu, dia menegaskan bahwa Satgas akan melakukan pemberantasan dari hulu ke hilir agar masyarakat tidak terjebak dalam dua lingkaran setan judi online dan pinjaman online.

Senada dengan Presiden, Menteri Komunikasi dan Informatika (Menkominfo), Budi Arie Setiadi mengungkap sejumlah efek negatif judi online di Indonesia. Menurutnya, judi slot ini membuat kehidupan keluarga menjadi tidak harmonis dan makin banyak persoalan.

“Judi online ini bukan hanya merusak ekonomi keluarga, tapi juga hubungan di keluarga itu sendiri,” katanya.

Menkominfo menyatakan, kemajuan digital memang menyimpan ironi buruk atau masalah yang bisa menjadi penyakit di masyarakat. Hal itu pun berdampak pada maraknya berbagai kasus kekerasan dalam rumah tangga (KDRT) hingga pembunuhan akibat terjebak pinjol maupun judi online.

Menurut Budi Arie, dampak terbesar paling dirasakan dari judi online adalah kalangan perempuan.

“Suami dan istri jadi bertengkar, anak-anak kehilangan harapan karena ekonominya rusak. Dan korban paling terbesar dari judi online adalah kaum perempuan. Karena yang main judi lakinya, yang korban uang belanjanya dipotong adalah kaum perempuan,” paparnya. (*)

Koperasi Merah Putih sebagai Penghubung UMKM dan Pasar

April 19, 2026

Koperasi Merah Putih Dorong UMKM Naik Kelas di Tingkat Desa

April 19, 2026

Koperasi Merah Putih sebagai Penghubung UMKM dan Pasar

By Kata IndonesiaApril 19, 20260

Koperasi Merah Putih sebagai Penghubung UMKM dan Pasar Oleh: Dimas Eka Permana Koperasi Merah Putih…

Koperasi Merah Putih Dorong UMKM Naik Kelas di Tingkat Desa

By Kata IndonesiaApril 19, 20260

Koperasi Merah Putih Dorong UMKM Naik Kelas di Tingkat Desa Jakarta – Upaya mendorong usaha…

Koperasi Merah Putih Perkuat UMKM, Akses Pasar Kian Terbuka

By Kata IndonesiaApril 19, 20260

Koperasi Merah Putih Perkuat UMKM, Akses Pasar Kian Terbuka Jakarta – Program Koperasi Merah Putih…

Koperasi Merah Putih Perkuat UMKM, Akses Pasar Kian Terbuka

By Kata IndonesiaApril 18, 20260

Koperasi Merah Putih Perkuat UMKM, Akses Pasar Kian Terbuka Jakarta – Program Koperasi Merah Putih…

  • Redaksi
  • Peraturan Media Siber
  • Kontak Redaksi

All Rights Reserved © 2025

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.