• Trending
  • Nasional
  • Ekonomi
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Teknologi
  • Kuliner
Menu
  • Trending
  • Nasional
  • Ekonomi
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Teknologi
  • Kuliner
Search
Close this search box.
  • Trending
  • Nasional
  • Ekonomi
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Teknologi
  • Kuliner
Menu
  • Trending
  • Nasional
  • Ekonomi
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Teknologi
  • Kuliner
Search
Close this search box.
  • Trending
  • Nasional
  • Ekonomi
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Teknologi
  • Kuliner
  • Trending
  • Nasional
  • Ekonomi
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Teknologi
  • Kuliner
Home»Nasional»Ini Pesan Kyai Gontor Pada Acara Pekan Perkenalan Apel Tahunan

Ini Pesan Kyai Gontor Pada Acara Pekan Perkenalan Apel Tahunan

  • Kata Indonesia
  • - Monday, 22 July 2019

Pondok Modern Darussalam Gontor (PMDG) sedang dalam hajatan besar, yaitu Apel Tahunan Pekan Perkenalan Khutbatul ‘Arsy (PPKA) tahun ajaran 1440-1441 H. Acara yang setiap tahun diadakan ini merupakan kurikulum wajib bagi seluruh keluarga besar PMDG. Tahun ini, PPKA mengangkat moto “Gontor Garda Terdepan Membina Bangsa, Mempertahankan Peradaban”, dengan Prominent Generation, siswa kelas 6 KMI sebagai generasi harapan Gontor dalam menjaga keunggulan, nilai, dan filsafat Gontory.

Acara apel yang dihadiri oleh 5000 lebih keluarga besar PMDG ini diselenggarakan pada Ahad pagi, 21 Juli 2019 di Lapangan Hijau PMDG. Dimulai tepat pukul 07.00 WIB, seluruh santri berbaris rapi membentuk angkare di depan panggung kehormatan yang ditempati oleh Anggota Badan Wakaf, Pimpinan Pondok, dan para guru KMI. Setelah inspeksi barisan, Pimpinan Pondok, K.H. Hasan Abdullah Sahal menyampaikan amanat kepada seluruh hadirin.

Dalam amanatnya, Kiai Hasan menekankan tentang urgensi Panca Jiwa dalam menjalankan segala sesuatu dalam kehidupan, khususnya di dalam pondok. “Tahun ini merupakan tahun peningkatan kualitas bagi seluruh keluarga besar PMDG.” Tegas Kiai Hasan. Hal ini disampaikan mengingat nama Gontor sebagai lembaga pendidikan pesantren modern yang saat ini sangat diminati oleh masyarakat.

Setelah amanat disampaikan, acarapun berlanjut dengan beberapa penampilan oleh para santri. Diawali dengan penampilan Marching Band Gema Nada Darussalam (MBGND) yang membawakan remix beberapa lagu daerah dan lagu 90 langkah, para hadirin begitu antusias dan sangat menikmati alunan senar, simbal, bass drum dan melodi belera yang sangat harmonis.

Selanjutnya, rombongan tarian-tarian daerah ditampilkan dengan unik dan menarik, yang dikemas dalam acara Bhinneka Tunggal Ika. Mulai dari tarian daerah Sumatera Utara, Riau, Sumatera Selatan, hingga tarian daerah timur Indonesia ditampilkan, dan pastinya penampilan Reog Ponorogo menjadi acara yang tak terlewatkan. Riuh tepuk tangan hadirinpun menyambut setiap tarian yang disuguhkan dengan maksimal. Penampilan ditutup dengan mash-up lagu-lagu nasyid Gontor, menambah kemeriahan para penonton.

Seusai penampilan-penampilan, acara dilanjutkan dengan parade barisan. Dimulai dengan parade barisan mobil-mobil Pondok, disusul oleh barisan siswa akhir KMI dan konsulat. Pasukan barisan melewati rute desa Gontor ke barat melewati desa Gandu, lalu kembali ke Gontor.

Semoga dengan terlaksananya Apel Tahunan tahun ini dengan lancar dan khidmat, seluruh keluarga besar PMDG benar-benar mampu menghayati moto Pekan Perkenalan Khutbatu-l-‘Arsy tahun ini, yakni menjadi garda paling depan dalam menjadi dan melahirkan guru-guru bangsa, demi menjaga eksistensi peradaban Islam di Indonesia, bahkan dunia.

Sumber: Gontor.ac.id

Bersama Membawa Bantuan dan Harapan Bagi Penyintas Gempa NTT

August 19, 2026

Kapasitas Terbatas! Jadilah Bagian dari 300 Tokoh Pendidikan Dunia di GIHES 2026

August 19, 2026

Bersama Membawa Bantuan dan Harapan Bagi Penyintas Gempa NTT

By Kata IndonesiaAugust 19, 20260

Bersama Membawa Bantuan dan Harapan Bagi Penyintas Gempa NTT Oleh: Servatius Yosef Bencana gempa bumi…

Kapasitas Terbatas! Jadilah Bagian dari 300 Tokoh Pendidikan Dunia di GIHES 2026

By Kata IndonesiaAugust 19, 20260

Panitia Peringatan 100 Tahun Pondok Modern Darussalam Gontor bersama Forum Pondok Alumni Gontor (FPAG) akan…

Satgas Terpadu Gempa NTT Pastikan Setiap Pengungsi Mendapat Perlindungan

By Kata IndonesiaAugust 19, 20260

Satgas Terpadu Gempa NTT Pastikan Setiap Pengungsi Mendapat Perlindungan  Oleh: Samhaji Syukur Musibah gempa bumi berkekuatan magnitudo 7,7 yang mengguncang kawasan Kepulauan Flores, Nusa Tenggara Timur, menjadi ujian ketangguhan nasional sekaligus momentum pembuktian nyata atas keberhadiran negara dalam mengayomi seluruh lapisan masyarakat terdampak. Didasari kesadaran mendalam akan besarnya skala dampak sosial dan kerusakan fisik di lapangan, langkah proaktif pemerintah pusat bersama jajaran pemerintah daerah dalam memetakan serta merespons situasi krisis secara terstruktur layak mendapatkan apresiasi setinggi-tingginya. Kehadiran negara bukan sekadar simbol penanganan krisis formalitas, melainkan wujud pelaksanaan mandat konstitusional untuk melindungi keselamatan setiap jiwa warga negara. Pembentukan Satuan Tugas Terpadu Penanganan Pascabencana Gempa NTT yang diinisiasi oleh pemerintah pusat menjadi konsolidasi instrumen kekuasaan publik yang krusial agar tidak ada satu pun warga terdampak yang terabaikan dalam fase tanggap darurat ini. Keputusan taktis yang diambil oleh Menteri Koordinator Bidang Pembangunan Manusia dan Kebudayaan Pratikno dalam merespons cepat dinamika pascagempa mencerminkan tata kelola krisis yang terukur, inklusif, dan berorientasi pada keselamatan publik. Pembentukan satuan tugas khusus pascagempa dipusatkan untuk menjangkau titik-titik pengungsian mandiri yang tersebar di wilayah perbukitan maupun pemukiman terpencil. Menko PMK Pratikno menjelaskan bahwa percepatan pendataan pengungsi mandiri merupakan fondasi utama agar pemenuhan kebutuhan logistik, obat-obatan, dan sarana tempat tinggal sementara dapat terdistribusi secara konsisten dan adil. Konsolidasi lintas sektor yang menyatukan peran pemerintah daerah, jajaran TNI, Polri, BPBD, hingga tingkatan kecamatan dan desa membuktikan bahwa sekat-sekat administratif tidak boleh membatasi penyaluran bantuan kemanusiaan pada saat-saat paling kritis. Langkah penanganan yang sigap di tingkat pusat menemukan titik tumpu yang kuat melalui kesiapan instansi teknis penanggulangan bencana di daerah. Kepala BPBD Nusa Tenggara Timur Mahadin Sibarani mengonfirmasi bahwa rincian dampak fisik, termasuk kerugian pada ribuan unit rumah warga serta ratusan fasilitas umum dan infrastruktur sosial, terus diverifikasi dalam basis data yang terintegrasi. Pendataan komprehensif ini menjadi landasan strategis bagi pembentukan satgas daerah untuk memperkuat komando lokal. Dengan komando operasional yang solid di tingkat tapak, berbagai tantangan teknis dalam menjangkau posko penampungan yang sulit diakses dapat diselesaikan secara efektif melalui kolaborasi intensif bersama Badan Nasional Penanggulangan Bencana, Kementerian Sosial, dan Kementerian Kesehatan. Penguatan kelembagaan penanganan krisis ini juga selaras dengan komitmen pengawasan ketat yang dijalankan oleh pimpinan legislatif. Wakil Ketua DPR RI Sari Yuliati menekankan bahwa peninjauan langsung di lapangan serta sinergi lintas lembaga merupakan kunci utama untuk memastikan efisiensi penyaluran pasokan logistik, fasilitas kesehatan, dan hunian sementara bagi warga terdampak. Pengawasan melekat dari parlemen memastikan bahwa setiap kebijakan tanggap darurat yang digulirkan eksekutif berjalan secara transparan, akuntabel, dan berfokus penuh pada pemulihan fisik maupun trauma psikologis masyarakat. Kehadiran pimpinan DPR bersama pejabat kementerian di titik bencana menegaskan jaminan bahwa seluruh fungsi pemerintahan bekerja sinergis demi mengembalikan rasa aman publik. Dukungan taktis legislatif semakin konkret dengan adanya kesiapan akselerasi prosedur penganggaran bencana di tingkat parlemen. Wakil Ketua Komisi XII DPR RI Bambang Haryadi menegaskan kesiapan DPR untuk mempercepat proses persetujuan alokasi maupun alih fungsi anggaran pemerintah apabila kebutuhan penanganan bencana di lapangan meningkat. Fleksibilitas serta kemudahan prosedur persetujuan anggaran di DPR menjamin bahwa seluruh tahapan tanggap darurat hingga rehabilitasi tidak akan terkendala oleh hambatan administratif. Komitmen ini menunjukkan betapa harmonisnya relasi kerja antara pemerintah dan DPR dalam mengutamakan keselamatan rakyat di atas segala kerumitan birokrasi anggaran. Pengawasan taktis terhadap efektivitas penanganan bencana di kawasan terdampak juga dikawal oleh pimpinan dewan lainnya melalui peninjauan lapangan yang mendalam. Wakil Ketua DPR RI Cucun Ahmad Syamsurijal menegaskan pentingnya laporan kondisi riil dan langkah taktis yang diambil selama masa tanggap darurat untuk menjamin kepastian pelayanan pengungsi di berbagai wilayah, termasuk Kabupaten Manggarai dan daerah sekitarnya. Cucun menyampaikan bahwa masukan konkret dari pemerintah daerah serta instansi terkait akan menjadi acuan utama dalam menetapkan kebijakan pemulihan jangka pendek dan menengah. Pendekatan ini memastikan bahwa penanganan dampak gempa bumi dilakukan secara merata tanpa mengesampingkan kabupaten yang membutuhkan intervensi khusus.…

Pemerintah Perkuat Satgas Terpadu Percepat Penanganan Gempa NTT

By Kata IndonesiaAugust 19, 20260

Pemerintah Perkuat Satgas Terpadu Percepat Penanganan Gempa NTT Jakarta – Pemerintah memperkuat pembentukan satuan tugas…

  • Redaksi
  • Peraturan Media Siber
  • Kontak Redaksi

All Rights Reserved © 2025

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.