• Trending
  • Nasional
  • Ekonomi
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Teknologi
  • Kuliner
Menu
  • Trending
  • Nasional
  • Ekonomi
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Teknologi
  • Kuliner
Search
Close this search box.
  • Trending
  • Nasional
  • Ekonomi
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Teknologi
  • Kuliner
Menu
  • Trending
  • Nasional
  • Ekonomi
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Teknologi
  • Kuliner
Search
Close this search box.
  • Trending
  • Nasional
  • Ekonomi
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Teknologi
  • Kuliner
  • Trending
  • Nasional
  • Ekonomi
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Teknologi
  • Kuliner
Home»Khazanah»Ingin Cantik Seperti Istri Nabi, Begini Caranya

Ingin Cantik Seperti Istri Nabi, Begini Caranya

  • Kata Indonesia
  • - Friday, 20 March 2020

Skincare merupakan kebutuhan kaum hawa. Kebutuhan akan skincare seolah telah menjadi bagian dari gaya hidup wanita yang ingin menjaga kecantikan serta tampil sempurna. Tak heran ada banyak produk skincare yang kini beredar di pasaran dan diburu kaum hawa, termasuk muslimah.

Sebagai muslimah, seharusnya tak sembarangan memakai skincare lho. Sebab, tidak semua skincare berasal dari bahan alami dan halal. Oleh karena itu, muslimah perlu selektif dalam memilih produk perawatan kecantikan.

Baca juga: Untuk Istri, Suamimu Akan Setia Jika Kamu Lakukan Ciuman Ini

Ada baiknya, tiru apa yang dilakukan istri Rasulullah SAW. Aisyah istri Nabi, tak menggunakan produk mahal atau bahan-bahan kimia berbahaya untuk merawat kecantikannya. Lalu, apa yang digunakan Aisyah?

Ibnu Majah meriwayatkan, sebelum bertemu Rasulullah SAW, Aisyah RA disarankan memakan mentimun untuk menjaga kecantikannya. Ibunya menyarankan agar Aisyah mengonsumsi mentimun dicampur kurma basah untuk mendapatkan tubuh yang ideal.

“Aisyah berkata, ‘Ibuku mengobatiku agar aku kelihatan gemuk, saat dia hendak mempertemukan aku dengan Rasulullah SAW dan usaha itu tidak membuahkan hasil sehingga aku memakan mentimun dengan kurma basah. Kemudian aku menjadi gemuk dengan bentuk yang ideal.” (HR Ibnu Majah)

Cara ini pun digunakan Rasulullah SAW sebagai bahan menjaga kesehatannya.

Abdullah bin Ja’far mengatakan, untuk menjaga kesehatan Rasulullah SAW suka memasak mentimun dicampur dengan kurma. Ini diriwayatkan oleh Tirmidzi dalam salah satu haditsnya.

“Sesungguhnya Rasulullah SAW memakan mentimun dengan kurma masak,” (HR Tirmidzi).

Nah, bahan alami seperti mentimun pun rupanya sangat bermanfaat untuk menjaga kesehatan dan kecantikan. Patut dicoba nih.

Narasi Pesimistis Kabinet Bayangan Diminta Tidak Ganggu Stabilitas

August 5, 2026

Publik Diajak Jaga Persatuan dan Hindari Polemik Kabinet Bayangan Indonesia

August 5, 2026

Narasi Pesimistis Kabinet Bayangan Diminta Tidak Ganggu Stabilitas

By Kata IndonesiaAugust 5, 20260

Narasi Pesimistis Kabinet Bayangan Diminta Tidak Ganggu Stabilitas JAKARTA — Munculnya kabinet bayangan (shadow cabinet)…

Publik Diajak Jaga Persatuan dan Hindari Polemik Kabinet Bayangan Indonesia

By Kata IndonesiaAugust 5, 20260

Publik Diajak Jaga Persatuan dan Hindari Polemik Kabinet Bayangan Indonesia Jakarta – Semangat menjaga persatuan…

Memperkuat Ekosistem Media Digital Nasional agar Hoaks AI Tak Menguasai Ruang Publik

By Kata IndonesiaAugust 5, 20260

Memperkuat Ekosistem Media Digital Nasional agar Hoaks AI Tak Menguasai Ruang Publik Oleh : Gavin…

Tata Kelola Digital Makin Tegas Melawan Hoaks, Deepfake, dan Halusinasi AI 

By Kata IndonesiaAugust 4, 20260

Tata Kelola Digital Makin Tegas Melawan Hoaks, Deepfake, dan Halusinasi AI Oleh: Dhita Karuniawati Perkembangan kecerdasan artifisial (Artificial Intelligence/AI) telah membuka peluang besar bagi transformasi digital di berbagai sektor, mulai dari pendidikan, kesehatan, pemerintahan, hingga industri kreatif. Di sisi lain, kemajuan teknologi ini juga menghadirkan tantangan baru berupa maraknya penyebaran hoaks, konten deepfake, serta fenomena halusinasi AI yang berpotensi menyesatkan masyarakat. Kondisi tersebut mendorong Indonesia memperkuat tata kelola digital agar pemanfaatan AI tetap memberikan manfaat tanpa mengorbankan keamanan, etika, dan kepercayaan publik. Pemerintah melalui Kementerian Komunikasi dan Digital (Kemkomdigi) terus mempercepat penyusunan kerangka regulasi AI sebagai fondasi bagi pengembangan teknologi yang bertanggung jawab. Langkah ini dinilai penting mengingat pemanfaatan AI berkembang jauh lebih cepat dibandingkan regulasi yang mengaturnya. Wakil Menteri Komunikasi dan Digital, Nezar Patria mengatakan bahwa Peraturan Presiden tentang AI akan menjadi langkah awal dalam penerapan tata kelola AI sebelum pemerintah menyusun Undang-Undang AI yang lebih komprehensif. Pemerintah saat ini telah menuntaskan penyusunan Peraturan Presiden tentang Peta Jalan AI beserta Etika AI. Dokumen tersebut telah melalui pembahasan lintas kementerian dan lembaga, sehingga kini tinggal menunggu penetapan oleh Presiden. …

  • Redaksi
  • Peraturan Media Siber
  • Kontak Redaksi

All Rights Reserved © 2025

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.