• Trending
  • Nasional
  • Ekonomi
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Teknologi
  • Kuliner
Menu
  • Trending
  • Nasional
  • Ekonomi
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Teknologi
  • Kuliner
Search
Close this search box.
  • Trending
  • Nasional
  • Ekonomi
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Teknologi
  • Kuliner
Menu
  • Trending
  • Nasional
  • Ekonomi
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Teknologi
  • Kuliner
Search
Close this search box.
  • Trending
  • Nasional
  • Ekonomi
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Teknologi
  • Kuliner
  • Trending
  • Nasional
  • Ekonomi
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Teknologi
  • Kuliner
Home»Ekonomi»Bisnis»Indonesia Dorong Investasi Otomotif Kembangkan Kemitraan Strategis

Indonesia Dorong Investasi Otomotif Kembangkan Kemitraan Strategis

  • Kata Indonesia
  • - Sunday, 9 October 2022

Indonesia Dorong Investasi Otomotif Kembangkan Kemitraan Strategis

Oleh : Saiful Anwar

Industri otomotif di Indonesia tampaknya tidak akan pernah surut, hal ini tentu saja menjadi alasan yang baik agar Indonesia dapat memberikan ruang investasi di sektor otomotif.

Dalam kesempatan peluncuran Automobiles Citroen, Menteri Perhubungan Budi Karya Sumadi menyatakan bahwa pemerintah Indonesia memberikan ruang investasi yang luas bagi perkembangan bisnis hingga talenta di sektor otomotif.

Budi berujar, apa yang disampaikannya merupakan sikap bahwa pemerintah Indonesia memberikan ruang investasi yang luas. Segala kemudahan terbuka bagi apa yang dilakukan dan diupayakan.

Budi Karya juga berharap, dengan hadirnya pabrikan otomotif asing di Indonesia hal tersebut dapat memajukan industri lokal melalui berbagai kerja sama dan program berbagi pengetahuan atau knowledge sharing terkait inovasi dan teknologi.

Prancis merupakan negara dengan kapasitas (industri) otomotif yang baik. Harapannya, Citroen dan Indomobil tidak lupa untuk share knowledge untuk para pelaku industri otomotif, karena Indonesia juga memiliki kapasitas dari penerimaan knowledge, banyak perusahaan Indonesia yang berkapasitas untuk membangun hal tersebut.
Dalam kesempatan tersebut, Duta Besar Perancis untuk Indonesia Oliver Chambard menuturkan bahwa negerinya memiliki relasi dekat dengan industri otomotif. Bahkan menjadi salah satu sektor pendapatan penting.
Di Prancis, otomotif menjadi bagian dari penyumbang terbesar dalam perindustrian dengan produksi kurang lebih 2,2 juta kendaraan, manufaktur di Prancis membuka banyak lapangan kerja.
Selain pembicaraan seputar sharing knowledge sehubungan kembalinya Automobiles Citroen ke Indonesia, Duta Besar Oliver Chambard juga menyoroti pentingnya transisi dari mobil konvensional ke kendaraan listrik. Rencananya Uni Eropa menaikkan target pemangkasan emisi karbonnya dari 40 persen menjadi 55 persen di 2030.
Target ambisius ini dalam rangka untuk mencapai tujuan utamanya, yakni nol emisi pada 2050, dan memperkuat status prancis sebagai pemimpin global dalam upaya mencegah perubahan iklim.
Dibutuhkan upaya besar industri pemerintah dan pihak swasta. Karena proses transisi tersebut menjadi penting dalam konteks krisis iklim seperti saat ini.
Oliver juga yakin bahwa Indonesia dan Prancis merupakan mitra strategis untuk membangun industri tersebut.
Pada kesempatan berbeda, Asisten Deputi Maritim dan Transportasi Kementerian Koordinator Bidang Kemaritiman dan Investasi, M. Firdausi Manti mengatakan, saat ini pilihan mobil listrik di Indonesia masih terbatas sehingga terbuka peluang besar bagi pabrikan global untuk berinvestasi guna menambah opsi kendaraan listrik yang sesuai dengan kebutuhan masyarakat.
Firdausi menuturkan, saat ini harga kendaraan listrik masih tergolong mahal lantaran varian kendaraan yang tersedia di pasar domestik masih sangat sedikit. Beberapa model yang sudah dijual di Indonesia antara lain berjenis sedan, SUV dan City Car dengan opsi model yang tidak terlalu banyak.
Untuk itu, dengan semakin banyaknya perusahaan otomotif global yang berinvestasi untuk memproduksi kendaraan listrik di Indonesia, hal tersebut dinilai membuat pilihan kendaraan listrik semakin beragam, sehingga dapat membuat harga kendaraan listrik menjadi semakin kompetitif.
Firdausi juga menyampaikan bahwa pemerintah tengah menggodok ide untuk memberikan insentif pembelian kendaraan listrik baru untuk masyarakat. Dia mengatakan insentif yang diberikan, bisa berupa pengurangan pajak kendaraan, seperti halnya insentif Pajak Penjualan atas Barang Mewah Ditanggung Pemerintah (PPnBMDTP).
Dengan adanya insentif tersebut, harga mobil listrik tentu saja bisa ditekan sehingga memberi kemudahan kepada masyarakat yang ingin membeli kendaraan yang ramah lingkungan.
Sementara itu Automobiles Citroen selaku Pabrikan otomotif asal Prancis mengungkapkan keunikan dari pasar otomotif Indonesia, sehingga akhirnya mereka kembali setelah sempat hengkang beberapa waktu lalu.
CEO Citrone Vincent Cobee mengatakan, Indonesia memiliki kualitas di mana pasarnya terus bertumbuh seiring dengan populasi dan kebutuhan akan kepemilikan mobil pribadi. Cobee mengatakan hal-hal terebut membuat Indonesia menjadi salah satu pasar mobil terbesar di Kawasan Asia Tenggara, bahkan bisa melebihi Thailand.
Di sisi lain, dirinya juga mengatakan bahwa keunikan lain dari pasar Indonesia adalah karakter pembelinya yang melihat mobil sebagai investasi untuk dirinya sendiri di masa mendatang.
Saat disinggung mengenai segmentasi pasar, Cobee menilai bahwa Citroen menghadirkan mobil untuk semua kalangan dan tidak ingin ada istilah eksklusifitas, mengingat pasar Indonesia melihat Eropa sebagai salah satu komoditas barang mewah.
Pihaknya tidak percaya perihal eksklusifitas dan mobil luxury, pihaknya percaya bahwa teknologi harus diberikan kepada khalayak. Karena Citroen lekat dengan mobil unik dan teknologi penawaran dan keunggulannya seperti kenyamanan berkendara, desain dan lainnya.
Sementara itu, Automobiles Citroen akan resmi kembali ke Indonesia dan siap memperkenalkan mobil-mobilnya mulai tahun 2023.
Untuk menjalankan bisnis Citroen di Indonesia, Stellantis N.V selaku perusahaan induk dari Citrone telah setuju untuk menjalankan bisnis Citroen di Indonesia.
Ruang investasi di ranah otomotif memang diperlukan, apalagi pertumbuhan pengguna kendaraan di Indonesia merupakan prospek yang tidak boleh disia-siakan.
)* Penulis adalah kontributor Persada Institute

Pemerintah Perkuat Debottlenecking untuk Dorong Investasi Ekonomi Nasional

August 28, 2026

Kurikulum Digital dan Sekolah Rakyat Yang Makin Adaptif dan Berdaya Saing

August 28, 2026

Pemerintah Perkuat Debottlenecking untuk Dorong Investasi Ekonomi Nasional

By Kata IndonesiaAugust 28, 20260

Pemerintah Perkuat Debottlenecking untuk Dorong Investasi Ekonomi Nasional Jakarta – Pemerintah terus memperkuat kebijakan debottlenecking…

Kurikulum Digital dan Sekolah Rakyat Yang Makin Adaptif dan Berdaya Saing

By Kata IndonesiaAugust 28, 20260

Kurikulum Digital dan Sekolah Rakyat Yang Makin Adaptif dan Berdaya Saing   Oleh : Abdul Razak Transformasi pendidikan terus didorong pemerintah melalui penguatan akses sekaligus pembaruan cara belajar. Program Sekolah Rakyat menjadi salah satu langkah untuk memperluas kesempatan pendidikan bagi anak-anak dari keluarga kurang mampu, sementara pengembangan kurikulum digital diarahkan agar proses pembelajaran semakin adaptif terhadap perkembangan teknologi dan kebutuhan peserta didik. Penguatan tersebut salah satunya terlihat dari penyusunan modul pembelajaran digital untuk Sekolah Rakyat. Universitas Pendidikan Indonesia (UPI) Bandung telah menyerahkan 1.018 konten modul pembelajaran kepada Kementerian Sosial sesuai kebutuhan program. Seluruh modul akan dimanfaatkan melalui Learning Management System (LMS) sehingga dapat diakses secara digital oleh guru maupun peserta didik. Direktur Pengembangan Kurikulum, Pembelajaran Digital, Kecerdasan Buatan, dan Metamesta UPI, Ahmad Yani menjelaskan, ribuan konten tersebut mencakup 177 mata pelajaran untuk jenjang SD hingga SMA. Penyusunan dilakukan selama dua tahun, dengan 322 modul dari 63 mata pelajaran diselesaikan pada tahun lalu dan 696 modul dari 114 mata pelajaran rampung pada tahun ini. Berdasarkan jenjang pendidikan, modul tersebut terdiri atas 73 mata pelajaran untuk SD, 44 mata pelajaran untuk SMP, dan 60 mata pelajaran untuk SMA. Setiap konten dirancang dalam beberapa bagian, mulai dari pendahuluan, kegiatan belajar, rangkuman, refleksi, latihan, hingga tes formatif. Ahmad Yani menjelaskan modul digital memiliki karakter berbeda dibandingkan buku teks elektronik atau e-book. Pada jenjang SD, materi dibuat lebih ringkas, sederhana, dan disesuaikan dengan perkembangan peserta didik. Untuk SMP, materi disusun dengan kedalaman menengah, bahasa komunikatif, serta aktivitas pembelajaran yang lebih beragam. …

Kurikulum Digital Diperkuat, Sekolah Rakyat Masuki Era Kelas Pintar

By Kata IndonesiaAugust 28, 20260

Kurikulum Digital Diperkuat, Sekolah Rakyat Masuki Era Kelas Pintar Jakarta – Sekolah Rakyat memasuki babak…

Presiden Prabowo Bakal Hadiri Puncak 100 Tahun Gontor

By Kata IndonesiaAugust 28, 20260

Wakil Ketua MPR RI, Hidayat Nur Wahid (HNW) secara resmi memastikan bahwa Presiden Republik Indonesia,…

  • Redaksi
  • Peraturan Media Siber
  • Kontak Redaksi

All Rights Reserved © 2025

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.