• Trending
  • Nasional
  • Ekonomi
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Teknologi
  • Kuliner
Menu
  • Trending
  • Nasional
  • Ekonomi
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Teknologi
  • Kuliner
Search
Close this search box.
  • Trending
  • Nasional
  • Ekonomi
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Teknologi
  • Kuliner
Menu
  • Trending
  • Nasional
  • Ekonomi
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Teknologi
  • Kuliner
Search
Close this search box.
  • Trending
  • Nasional
  • Ekonomi
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Teknologi
  • Kuliner
  • Trending
  • Nasional
  • Ekonomi
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Teknologi
  • Kuliner
Home»Nasional»Idul Fitri Momentum Jaga Persatuan dan Toleransi Beragama

Idul Fitri Momentum Jaga Persatuan dan Toleransi Beragama

  • Kata Indonesia
  • - Monday, 2 May 2022

Idul Fitri Momentum Jaga Persatuan dan Toleransi Beragama

Oleh : Abdul Muttaqin

Idul Fitri merupakan momentum perayaan hari kemenangan yang bisa dijadikan tonggak untuk kembali membangun persatuan dan toleransi Bangsa Indonesia.

Masyarakat Indonesia yang terdiri dari bermacam-macam agama, sudah sepantasnya mengambil peran dalam mempererat persatuan antar umat beragama. Sikap toleransi tentu saja bisa menjadi modal untuk saling menjaga persaudaraan, apalagi Indonesia memiliki semboyan Bhineka Tunggal Ika yang artinya berbeda-beda tetapi tetap satu jua.

Rasa persatuan memang harus dijaga, jangan sampai hanya karena berbeda keyakinan, justru kita memusuhi sesama bangsa sendiri. Salah satu bentuk toleransi yang paling tampak adalah ketika sejumlah gereja mempersiapkan halamannya untuk digunakan sebagai tempat salat. Gereja yang lain juga membuka arealnya untuk digunakan jamaah yang hendak memarkir kendaraannya.

Setelah Salat Ied selesai, ada pastor yang menyalami umat muslim seusai Salat Ied, bahkan ada pula gereja yangg mengundurkan jadwal ibadah minggu untuk menghormati agenda salat Idul Fitri.

Kita bisa melihat, gereja-gereja yang lokasinya berdampingan dengan masjid, biasa membuka halamannya untuk digunakan sebagai areal parkir bagi jamaah Salat Ied. Hal ini juga berlaku bagi Gereja Katedral di Jakarta Pusat, yang terletak berseberangan dengan Masjid Istiqlal. Uniknya, perlakuan sama juga terjadi dalam perayaan Natal dan Paskah, di masjid istiqlal juga dibuka agar umat kristiani dapat memarkir kendaraannya di halaman masjid istiqlal.
Cerita di atas tentu saja merupakan hal yang sejuk untuk dibaca, di mana kedua umat beragama yang berbeda, justru saling membantu agar ibadahnya dapat terlaksana dengan baik.
Toleransi menjadi sikap yang harus diterapkan dalam kehidupan sehari-hari. Sikap ini tentu saja mampu menciptakan lingkungan yang aman tenteram dan terhindar dari konflik. Sikap toleransi dapat dikenali dengan beberapa karakteristik, yakni saling menghormati serta menghargai, memberikan kesempatan yang sama untuk semua orang dan tidak memaksakan kehendak.
Toleransi sendiri merupakan landasan utama seseorang dalam membangun kehidupan yang damai dalam masyarakat plural. Toleransi menjadi konsep modern untuk menggambarkan sikap saling menghargai dan kerja sama antar kelompok masyarakat yang berbeda.
Indonesia merupakan negara dengan suku, budaya, bangsa dan agama yang beragam. Sehingga sikap toleransi menjadi penting dalam mewujudkan persatuan bangsa, kerukunan masyarakat, nasionalisme dan juga memperkukuh kesatuan Indonesia.
Sikap toleransi dapat dibentuk melalui beberapa unsur, yaitu memberikan kebebasan, mengakui hak setiap orang dan saling mengerti pelaksanaannya harus dimulai dari kesadaran tiap individu terlebih dahulu. Oleh sebab itu, tiap individu harus memahami pentingnya menghargai perbedaan di lingkungan masyarakat yang majemuk. Dengan demikian, manfaat dari sikap toleransi juga dapat dirasakan oleh semua lapisan.
Begitu pentingnya sikap toleransi sehingga setiap individu harus berusaha dalam menerapkannya. Ada banyak cara yang bisa dilakukan untuk meningkatkan rasa toleransi, salah satunya adalah menghilangkan kebiasaan buruk.
Toleransi artinya mau berlapang dada dalam menerima semua perbedaam, karena sejatnya perbedaan adalah anugerah dari Tuhan. Tentu saja, sikap yang kaku, keras, tidak kenal kompromi atau tidak mau tahu adalah sikap-sikap yang tidak memungkinkan seseorang tidak memiliki sikap toleransi.
Rendahnya sikap toleransi kerap kali disebabkan oleh sikap seseorang yang diterapkan dalam kehidupannya. Sebelumnya, Ketua Kantor Staf Kepresidenan, Moeldoko juga menuturkan, bahwa sejarah Perjuangan bangsa dibangun oleh berbagai agama dan kelompok etnis. Karena itu, mulai saat ini hapus dikotomi antara mayoritas dan minoritas. “Semua sebagai agen perubahan untuk membetulkan pola pikir yang rusak, menyimpang dan terdistorsi sehingga pemikiran – pemikiran yang semula tidak benar lalu berubah,” terangnya.
Ia mencontohkan dalam gamelan Jawa, semua instrumen musik tradisional dimainkan bersama secara harmonis. Maka bisa menjadi sesuatu kekuatan yang indah, maka yang harus mengharmonisasi adalah semua orang.
Tentu saja kita perlu menghindari sikap mau menang sendiri, egosentrisme atau menganggap diri paling benar atau paling pandai. Sikap ini tentu saja dapat melemahkan kemampuan seseorang untuk menerima perbedaan yang timbul di masyarakat.
Momentum Idul Fitri 1443 H menjadi saat yang spesial bagi masyarakat Indonesia. Oleh sebab itu, perayaan tersebut hendaknya tidak saja menjadi tonggak untuk meningkatkan keimanan dan ketaqwaan namun juga menguatkan tali persatuan antar sesama anak bangsa.

)* Penulis adalah kontributor Lingkar Pers dan Mahasiswa Cikini

Pemerintah Perkuat Satgas untuk Percepat Pemulihan Wilayah Terdampak Bencana

October 21, 2026

Pemerintah Perkuat Sinergi Pusat-Daerah untuk Percepat Pemulihan Bencana

October 21, 2026

Pemerintah Perkuat Satgas untuk Percepat Pemulihan Wilayah Terdampak Bencana

By Kata IndonesiaOctober 21, 20260

Pemerintah Perkuat Satgas untuk Percepat Pemulihan Wilayah Terdampak Bencana JAKARTA – Pemerintah memperkuat koordinasi Satuan…

Pemerintah Perkuat Sinergi Pusat-Daerah untuk Percepat Pemulihan Bencana

By Kata IndonesiaOctober 21, 20260

Pemerintah Perkuat Sinergi Pusat-Daerah untuk Percepat Pemulihan Bencana *Jakarta* – Pemerintah terus memperkuat sinergi antara…

Pemerintah Memperluas Transaksi Lokal demi Ketahanan Rupiah dan Ekonomi

By Kata IndonesiaOctober 21, 20260

Pemerintah Memperluas Transaksi Lokal demi Ketahanan Rupiah dan Ekonomi Oleh : Jems Andrian Pemerintah bersama…

Pemerintah Menjaga Fundamental Ekonomi di Tengah Tekanan Rupiah

By Kata IndonesiaOctober 21, 20260

Pemerintah Menjaga Fundamental Ekonomi di Tengah Tekanan Rupiah  Oleh: Ricky Rinaldi Dinamika perekonomian global yang diwarnai tingginya ketidakpastian pasar keuangan internasional, ketegangan geopolitik lintas benua, serta kebijakan suku bunga tinggi di negara-negara maju memicu tekanan yang signifikan terhadap nilai tukar mata uang di berbagai negara berkembang, termasuk Indonesia. Fluktuasi nilai tukar Rupiah terhadap Dolar AS menjadi tantangan nyata yang memerlukan kecermatan serta presisi strategi kebijakan ekonomi makro secara komprehensif. Dalam menghadapi volatilitas pasar keuangan tersebut, ketahanan ekonomi nasional tidak ditentukan oleh respon kepanikan jangka pendek, melainkan oleh kekuatan fundamental ekonomi riil dan solidnya koordinasi kebijakan antar-lembaga. Langkah strategis pemerintah bersama otoritas moneter dalam menjaga ketahanan fundamental ekonomi terbukti menjadi benteng utama dalam mempertahankan stabilitas finansial, menjaga daya beli masyarakat, serta memastikan keberlanjutan arus investasi nasional secara inklusif. Menteri Keuangan Suahasil Nazara mengatakan pemerintah terus memperkuat sinergi kebijakan fiskal dan moneter bersama Bank Indonesia guna meredam dampak gejolak nilai tukar terhadap perekonomian domestik. Menurutnya, APBN menjalankan peran vital sebagai peredam kejutan (shock absorber) untuk melindungi daya beli masyarakat berpenghasilan rendah dari potensi dampak kenaikan harga barang-barang impor (imported inflation). Pengelolaan defisit anggaran secara disiplin, efisiensi belanja negara, serta optimalisasi penerimaan perpajakan dan non-pajak dipastikan tetap terjaga dengan aman guna menopang kepastian iklim usaha dan memberikan tingkat kepercayaan yang tinggi bagi pasar keuangan global. Suahasil menjelaskan bahwa fundamental ekonomi Indonesia saat ini berada dalam kondisi yang sangat berdaya tahan, didukung oleh laju pertumbuhan ekonomi yang konsisten berada di atas lima persen, tingkat inflasi nasional yang terkendali dalam sasaran target, serta neraca perdagangan yang terus mencatatkan surplus secara beruntun. Pemerintah memberikan kepastian bagi dunia usaha bahwa ketahanan fiskal Indonesia sangat memadai untuk menghadapi guncangan eksternal. Instrumen insentif perpajakan dan kemudahan fasilitas kepabeanan tetap dialokasikan secara tepat sasaran untuk mendukung industri manufaktur berorientasi ekspor serta mendorong penggunaan komponen dalam negeri demi menekan ketergantungan bahan baku impor. Menjaga fundamental ekonomi di tengah tekanan fluktuasi mata uang merupakan wujud tanggung jawab kepemimpinan ekonomi yang matang dan berpandangan jauh ke depan. Pemerintah memberikan penegasan yang jelas kepada publik bahwa stabilitas Rupiah ditopang oleh kekuatan sektor riil dan cadangan devisa yang mencuputi. Ketegasan pemerintah dalam mendorong pendalaman pasar keuangan serta optimalisasi penempatan Devisa Hasil Ekspor (DHE) Sumber Daya Alam di dalam negeri menjadi instrumen hukum yang sangat krusial untuk memperkuat ketersediaan likuiditas valuta asing di pasar domestik. Penguatan fundamental ini juga diperkokoh melalui pengawasan ketat terhadap efisiensi belanja BUMN dan korporasi swasta yang memiliki kewajiban utang luar negeri. Koordinasi berkala dalam Komite Stabilitas Sistem Keuangan (KSSK) memastikan setiap potensi risiko likuiditas terdeteksi dan dimitigasi secara terukur sebelum berdampak pada sektor perbankan nasional. Langkah pencegahan yang terintegrasi ini menjamin bahwa seluruh industri keuangan nasional memiliki bantalan modal yang sangat tebal dalam menghadapi gejolak eksternal. Langkah percepatan penataan ekosistem modal usaha dan daya saing industri dalam negeri ini berjalan selaras dengan dorongan penanaman modal strategis. Menteri Investasi dan Hilirisasi Rosan Perkasa Roeslani mengatakan ketahanan fundamental ekonomi nasional menjadi faktor penentu utama yang menjaga kepercayaan para investor global untuk tetap menanamkan modal jangka panjang di Indonesia. Menurutnya, dinamika kurs jangka pendek tidak menyurutkan minat investasi langsung (Foreign Direct Investment) karena daya tarik Indonesia terletak pada besarnya potensi pasar domestik, kelimpahan sumber daya alam, dan ketegasan kebijakan hilirisasi industri.…

  • Redaksi
  • Peraturan Media Siber
  • Kontak Redaksi

All Rights Reserved © 2025

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.