• Trending
  • Nasional
  • Ekonomi
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Teknologi
  • Kuliner
Menu
  • Trending
  • Nasional
  • Ekonomi
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Teknologi
  • Kuliner
Search
Close this search box.
  • Trending
  • Nasional
  • Ekonomi
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Teknologi
  • Kuliner
Menu
  • Trending
  • Nasional
  • Ekonomi
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Teknologi
  • Kuliner
Search
Close this search box.
  • Trending
  • Nasional
  • Ekonomi
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Teknologi
  • Kuliner
  • Trending
  • Nasional
  • Ekonomi
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Teknologi
  • Kuliner
Home»Gaya Hidup»Hindari Hal Ini Ketika Sedang Haid!

Hindari Hal Ini Ketika Sedang Haid!

  • Kata Indonesia
  • - Wednesday, 16 September 2020

Laporan : Halwa Fitriosa Khalida Falaquera

Wanita yang sudah baligh akan selalu mendapatkan tamu bulanan yang rutin menghampiri, yaitu mentruasi atau haid. Saat sedang haid biasanya wanita akan mengalami nyeri perut, lesu, nyeri pada payudara, ngilu di bagian pinggang dan suasana hati yang berubah-ubah atau moody seketika.

Ketika nyeri haid sedang melanda, tidak heran jika biasanya wanita hanya ingin berada dikamar seharian, hanya untuk tiduran bahkan sampai ada yang harus nungging agar mengurangi rasa nyeri perut dan ngilu di pinggang.

Menghindari beberapa kebiasaan tertentu dapat membuat keluhan yang dirasakan saat haid menjadi lebih ringan dan mencegahnya menjadi lebih buruk. Maka dari itu lakukan hal-hal ini ketika anda sedang mentruasi atau haid. Apa saja hal yang harus dihindari?

Dilansir dari sehatq.com hal ini harus anda hindari ketika sedang menstruasi :

1. Jangan terlalu banyak mengonsumsi makanan yang asin.
Untuk anda yang suka dengan makanan asin lebih baik ketika sedang mentruasi atau haid hindari untuk memakannya terlebih dahulu. Karena terlalu banyak mengonsumsi makanan yang asin dapat membuat gejala haid yang anda rasakan menjadi lebih buruk. Makanan yang asin bisa mendorong terjadinya retensi air yang dapat memperburuk rasa kram yang dirasakan oleh wanita ketika sedang haid.

Baca juga: Menarik, Forum Diskusi Terbatas KMI Bersama FPMSI Kupas ” Perpindahan Ibu Kota Negara Sebagai Kejayaan Masa Depan Bangsa”

2. Jangan dulu mengonsumsi minuman yang berkafein
Apakah anda wanita pecinta kopi? Jika iya, sebaiknya hindari dulu mengonsumsi kopi ketika sedang menstruasi atau haid. Sebab kafein yang terdapat di dalam kopi, teh, soda, dan minuman mengandung kafein lainnya dapat memengaruhi hormon seks anda selama menstruasi, serta bisa menurunkan aliran darah pada rahim.

3. Jangan berhubungan seks
Dalam beberapa studi menunjukkan bahwa berhubungan seks saat mentruasi dapat meningkatkan risiko tertular penyakit menular seksual. Hal ini beresiko karena terjadinya penyakit yang ditularkan melalui darah lebih mudah berpindah.

4. Jangan menggunakan douche
Douching berarti membersihkan vagina dengan cairan yang terdiri dari campuran berbagai bahan kimia. Biasanya cairan douching mengandung air, baking soda, cuka, pewangi, dan antiseptik. Cairan tersebut dikemas dalam sebuah douche, yaitu kantong dengan selang atau semprotan yang berfungsi untuk menyemprotkan cairan pada area kewanitaan.

Dalam hal ini anda haru menghindari dalam menggunakan douche selama menstruasi karena secara umum douche malah akan mengganggu keseimbangan mikroorganisme normal yang ada di dalam vagina. Hal ini tentu bisa memicu terjadinya infeksi.

5. Jangan menggunakan pembalut terlalu lama
Mengganti pembalut secara teratur merupakan bagian yang penting dalam menjaga kebersihan area kewanitaan. Namun, sebagian wanita lupa atau secara sengaja menggunakan satu pembalut untuk waktu yang lama, bahkan sampai seharian. Hal ini bisa menyebabkan infeksi bakteri atau jamur karena area kewanitaan yang lembab.
Sebaiknya, patuhi larangan saat haid ini dengan mengganti pembalut setiap 3-4 jam sekali ketika menstruasi. Tetaplah ganti pembalut, meskipun Anda mungkin merasa pembalut belum penuh.

6. Jangan Begadang
Begadang atau tidur dalam waktu yang lebih sedikit biasanya bisa meningkatkan hormon stress kortisol yang dapat memicu terjadinya ketidak seimbangan hormon yang menyebabkan gejala premenstruasi semakin berat.

7. Jangan Merokok
Jika anda adalah perokok maka lebih baik menghindari hal ini terlebih dahulu ketika haid. Ada sebuah studi dari jurnal Tobacco Control menemukan bahwa wanita haid yang perokok cenderung mengalami dismenore yang lebih menyakitkan daripada wanita yang tidak merokok.

Ekonomi Syariah RI Naik Kelas, dari Potensi Besar menjadi Kekuatan Global

September 14, 2026

Ekonomi Syariah Membuktikan Indonesia Bisa Memimpin Industri Halal Dunia

September 14, 2026

Ekonomi Syariah RI Naik Kelas, dari Potensi Besar menjadi Kekuatan Global

By Kata IndonesiaSeptember 14, 20260

Ekonomi Syariah RI Naik Kelas, dari Potensi Besar menjadi Kekuatan Global Oleh : Gavin Asadit…

Ekonomi Syariah Membuktikan Indonesia Bisa Memimpin Industri Halal Dunia

By Kata IndonesiaSeptember 14, 20260

Ekonomi Syariah Membuktikan Indonesia Bisa Memimpin Industri Halal Dunia  Oleh Tri Lestari Indonesia sedang berada pada momentum penting untuk membuktikan bahwa ekonomi syariah bukan sekadar sektor pelengkap dalam perekonomian nasional, melainkan salah satu kekuatan strategis yang dapat mengantarkan Indonesia menjadi pemimpin industri halal dunia. Dengan jumlah penduduk muslim yang besar, basis pelaku usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) yang luas, serta berkembangnya industri keuangan syariah, Indonesia memiliki modal yang cukup untuk memainkan peran lebih besar dalam rantai ekonomi halal global. Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Airlangga Hartarto mengungkapkan bahwa kekuatan ekonomi syariah Indonesia telah mencapai sekitar Rp3.131 triliun. Angka tersebut menempatkan Indonesia pada peringkat keempat sebagai negara dengan ekonomi syariah terbesar di dunia. Posisi ini menunjukkan bahwa ekonomi syariah Indonesia telah berkembang menjadi kekuatan ekonomi yang memiliki daya saing dan tidak lagi hanya berorientasi pada pasar domestik. Yang lebih menarik, Indonesia telah menjadi produsen nomor satu untuk sejumlah produk halal, termasuk sektor mode dan busana muslim. Capaian tersebut memperlihatkan bahwa Indonesia memiliki kemampuan untuk mengubah besarnya pasar muslim menjadi kekuatan produksi. Kekuatan tersebut semakin ditopang oleh ekosistem sertifikasi halal yang terus berkembang. Airlangga menyebutkan bahwa Indonesia telah memiliki sekitar 4,4 juta sertifikat halal. Besarnya jumlah sertifikasi ini menjadi modal penting untuk meningkatkan kepercayaan konsumen sekaligus memperkuat posisi produk Indonesia di pasar internasional. Namun, tantangannya adalah memastikan agar sertifikasi halal tidak berhenti sebagai kewajiban administratif, tetapi menjadi instrumen untuk meningkatkan kualitas dan daya saing produk. Oleh karenanya, kebijakan pemerintah diarahkan untuk membuat proses sertifikasi semakin mudah, murah, cepat, dan terintegrasi dengan program pengembangan usaha. Langkah pemerintah dalam membangun akses pasar internasional juga menjadi faktor penting. Airlangga Hartarto menyampaikan bahwa Indonesia telah memiliki mutual recognition arrangement atau agreement dengan 39 negara. Kerja sama tersebut membuka peluang agar produk halal Indonesia dapat lebih mudah diterima di berbagai pasar global. Artinya, sertifikasi halal dapat menjadi pintu masuk bagi produk UMKM Indonesia untuk menembus pasar dunia, bukan sekadar menjadi tanda kepatuhan di pasar domestik. Di sisi lain, kekuatan ekonomi syariah Indonesia memiliki sumber daya sosial yang jauh lebih luas daripada sekadar sektor komersial. Zakat, infak, sedekah, dan wakaf atau ZISWAF memiliki potensi besar untuk menjadi instrumen pemberdayaan ekonomi masyarakat. Menteri Agama Nasaruddin Umar menekankan pentingnya meningkatkan kesadaran masyarakat dalam mengoptimalkan zakat, infak, sedekah, jariah, hibah, wasiat, dan berbagai sumber keagamaan lainnya. Optimalisasi dana sosial tersebut dapat memperkuat upaya pengentasan kemiskinan sekaligus menciptakan kemandirian ekonomi umat. Potensi tersebut akan semakin besar apabila keuangan komersial dan keuangan sosial syariah dapat diintegrasikan secara lebih sistematis. Dana zakat dan wakaf, misalnya, dapat diarahkan untuk memperkuat kapasitas kelompok masyarakat produktif, sementara pembiayaan perbankan syariah dapat menopang pengembangan usaha yang telah memiliki prospek komersial. Sinergi semacam ini akan membuat ekonomi syariah memiliki dampak yang lebih luas terhadap pemerataan kesejahteraan.…

Ber-NU dengan Gembira: Hentikan Tengkar Narasi, Kembali Pada Semangat Qonun Asasi

By Kata IndonesiaSeptember 14, 20260

Oleh: KH Anis Maftukhin Syahdan, Mbah Hasyim Asy’ari pernah menyitir sebuah syair Arab berabad silam…

Ekonomi Syariah RI Tembus Rp3.131 Triliun, Masuk Empat Besar Dunia

By Kata IndonesiaSeptember 14, 20260

Ekonomi Syariah RI Tembus Rp3.131 Triliun, Masuk Empat Besar Dunia Jakarta – Menteri Koordinator Bidang…

  • Redaksi
  • Peraturan Media Siber
  • Kontak Redaksi

All Rights Reserved © 2025

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.