• Trending
  • Nasional
  • Ekonomi
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Teknologi
  • Kuliner
Menu
  • Trending
  • Nasional
  • Ekonomi
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Teknologi
  • Kuliner
Search
Close this search box.
  • Trending
  • Nasional
  • Ekonomi
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Teknologi
  • Kuliner
Menu
  • Trending
  • Nasional
  • Ekonomi
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Teknologi
  • Kuliner
Search
Close this search box.
  • Trending
  • Nasional
  • Ekonomi
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Teknologi
  • Kuliner
  • Trending
  • Nasional
  • Ekonomi
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Teknologi
  • Kuliner
Home»Acara»Hasan Basri; Penguatan Ekonomi Kedepan Harus Bersifat Inklusif

Hasan Basri; Penguatan Ekonomi Kedepan Harus Bersifat Inklusif

  • Kata Indonesia
  • - Tuesday, 28 December 2021

Dalam rangka mengkaji arah Kebijakan Pembangunan Ekonomi, Millenial Talk Institute (MTI) menggelar acara catatan akhir tahun dengan mengadakan diskusi secara webinar mengangkat tema besar ‘Keberpihakan Pemerintah Dalam Pemberdayaan Ekonomi’, pada Senin (27/12/2021).

Acara kegiatan diskusi dibuka oleh Founder Millenial Talk Institute Hasan Basri, dengan memberi sambutan mengulas sedikit tentang Millenial Talk Institute (MTI), yang mana hadir sebagai gerakan sosial kepemudaan yang berusaha menyediakan berbagai forum inovasi dan mewadahi aspirasi, salah satunya yang bergerak pada penguatan ekonomi. “Kami memiliki misi untuk membangkitkan semangat pemuda indonesia, menjembatani akses informasi, serta mendorong penguatan sumber daya manusia yang ada di Indonesia khuhusnya generasi muda saat ini”. Kata Hasan.

Sebagaimana diketahui sebagian besar penduduk Indonesia sekitar 64 juta jiwa adalah mereka yang berumur 16 sampai 35 tahun, dengan begitu diharapkan pemerintah dapat memanfaatkan sumber daya yang melimpah dengan potensi-potensi yang dimiliki oleh pemuda dan pemerintah berfokus pada pemberdayaan Ekonomi. Sudah kita rasakan bersama dampak dari pandemi ini membuat berbagai sektor lumpuh bahkan sektor UMKM, sehingga untuk penguatan ekonomi kedepan sifatnya haruslah inklusif.

Sebagai penutup, Founder MTI Hasan Basri mengatakan, “ dengan adanya diskusi ini, kami berharap memunculkan gagasan-gagasan baru yang dapat bermanfaat untuk masyarakat, dan kami siap membantu pemerintah dalam segi apapun yang harus disiapkan, terkhusus menguatkan sumber daya manusia dalam menghadapi era industri 4.0 dan juga menghadapi era bonus demografi, tentunya sumber daya manusia adalah salah satu yang harus kita siapkan karena ekonomi tanpa sumber daya manusia tidak beriringan dan akan sangat disayangkan, kami berharap penguatan sumber daya manusia khususnya kamu millenial harus betul-betul dilaksanakan dengan baik, ini menjadi modal utama untuk menggerakan perekonomian Indonesia mendatang”. Tutup Hasan dalam sambutannya.

Pemerintah Perketat Pengawasan MBG Hingga Tingkat Daerah

November 2, 2026

Bikers Brotherhood 1% MC Gelar Bakti untuk Negeri Bersama Yayasan Yakhada Tasikmalaya

November 2, 2026

Pemerintah Perketat Pengawasan MBG Hingga Tingkat Daerah

By Kata IndonesiaNovember 2, 20260

Pemerintah Perketat Pengawasan MBG Hingga Tingkat Daerah Jakarta – Pemerintah memperketat pengawasan Program Makan Bergizi…

Bikers Brotherhood 1% MC Gelar Bakti untuk Negeri Bersama Yayasan Yakhada Tasikmalaya

By Kata IndonesiaNovember 2, 20260

Stigma negatif yang kerap melekat pada klub motor sebagai kelompok yang sekadar turing dan urakan…

​FPAG Angkat Bicara Soal Penggerebekan Pesantren Putri Hamalatul Qur’an: Desak Kapolri Turun Tangan dan Usut Tuntas Tindakan Represif Aparat

By Kata IndonesiaNovember 2, 20260

Pimpinan Forum Pesantren Alumni Gontor (FPAG) menyikapi secara serius dan mengkritik keras tindakan penanganan oleh…

Upah 2027 Menjawab Kebutuhan Hidup Layak Pekerja

By Kata IndonesiaNovember 2, 20260

Upah 2027 Menjawab Kebutuhan Hidup Layak Pekerja Oleh: Nadira Citra Maheswar Pembahasan mengenai upah minimum…

  • Redaksi
  • Peraturan Media Siber
  • Kontak Redaksi

All Rights Reserved © 2025

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.