• Trending
  • Nasional
  • Ekonomi
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Teknologi
  • Kuliner
Menu
  • Trending
  • Nasional
  • Ekonomi
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Teknologi
  • Kuliner
Search
Close this search box.
  • Trending
  • Nasional
  • Ekonomi
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Teknologi
  • Kuliner
Menu
  • Trending
  • Nasional
  • Ekonomi
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Teknologi
  • Kuliner
Search
Close this search box.
  • Trending
  • Nasional
  • Ekonomi
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Teknologi
  • Kuliner
  • Trending
  • Nasional
  • Ekonomi
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Teknologi
  • Kuliner
Home»Uncategorized»Gejolak Politik Dunia Tak Goyahkan Ekonomi Indonesia

Gejolak Politik Dunia Tak Goyahkan Ekonomi Indonesia

  • Kata Indonesia
  • - Monday, 6 April 2026

Gejolak Politik Dunia Tak Goyahkan Ekonomi Indonesia

Oleh: Bagus Adiyatma

Pemerintah Indonesia menegaskan bahwa gejolak politik dunia yang kian meningkat tidak menggoyahkan stabilitas ekonomi nasional. Di tengah tekanan global yang ditandai oleh konflik geopolitik dan volatilitas pasar keuangan, pemerintah memastikan bahwa kondisi ekonomi domestik tetap berada pada jalur yang kuat dan terkendali. Langkah-langkah strategis terus disiapkan sebagai bentuk respons adaptif terhadap dinamika global yang berkembang cepat.

 

Komitmen tersebut tercermin dari koordinasi kebijakan yang solid antar kementerian serta respons cepat terhadap arahan Presiden dalam menjaga ketahanan ekonomi nasional. Pemerintah memandang bahwa stabilitas ekonomi bukan hanya soal menjaga angka pertumbuhan, tetapi juga memastikan keberlanjutan dan daya tahan ekonomi dalam menghadapi tekanan eksternal yang kompleks.

 

Menteri Koordinator Bidang Perekonomian, Airlangga Hartarto, menekankan bahwa pemerintah bergerak cepat untuk memastikan ekonomi nasional tetap stabil. Ia menyampaikan bahwa fundamental ekonomi Indonesia saat ini berada dalam kondisi kokoh, ditopang oleh stabilitas fiskal yang terjaga serta ketersediaan energi yang aman. Dalam pandangannya, kondisi tersebut menjadi bukti bahwa Indonesia mampu mempertahankan ketahanan di tengah tekanan global yang tidak menentu.

 

Lebih jauh, Airlangga melihat situasi global yang penuh tantangan bukan sebagai hambatan, melainkan peluang untuk melakukan percepatan transformasi ekonomi. Pemerintah memanfaatkan momentum ini untuk mendorong perubahan menuju sistem kerja yang lebih modern dan efisien. Pendekatan tersebut dinilai penting agar Indonesia tidak hanya bertahan, tetapi juga mampu meningkatkan daya saing di tengah perubahan global.

 

Optimisme serupa juga disampaikan oleh Menteri Keuangan, Purbaya Yudhi Sadewa, yang memastikan bahwa kondisi fiskal negara tetap sehat. Ia menegaskan bahwa pengelolaan anggaran dilakukan secara hati-hati dan terukur sehingga tetap mampu menghadapi potensi guncangan ekonomi global. Ruang fiskal yang tersedia dinilai cukup untuk menjadi bantalan apabila terjadi tekanan dari luar.

 

Purbaya menjelaskan bahwa hingga akhir tahun, kondisi anggaran negara tetap berada dalam posisi terkendali dengan defisit yang dijaga sesuai batas yang telah ditetapkan. Pemerintah juga telah memperhitungkan berbagai skenario untuk memastikan stabilitas fiskal tetap terjaga. Dengan perencanaan yang matang, masyarakat diminta tidak perlu khawatir terhadap kondisi keuangan negara.

 

Upaya menjaga stabilitas ekonomi juga diperkuat melalui pengelolaan makroekonomi yang disiplin. Juru Bicara Kementerian Koordinator Bidang Perekonomian, Haryo Limanseto, menyampaikan bahwa pemerintah terus mencermati perkembangan global sekaligus memastikan kondisi domestik tetap kuat. Ia menegaskan bahwa fundamental ekonomi Indonesia tetap resilien dan mampu menghadapi tekanan eksternal.

 

Kinerja ekonomi nasional menunjukkan hasil yang positif. Pertumbuhan ekonomi pada tahun 2025 tercatat sebesar 5,11 persen secara tahunan, angka yang relatif tinggi dibandingkan sejumlah negara lain. Di sisi lain, inflasi tetap terkendali dalam kisaran sasaran yang telah ditetapkan, mencerminkan efektivitas kebijakan pengendalian harga yang dijalankan pemerintah.

 

Dari sisi permintaan domestik, konsumsi masyarakat masih menjadi penopang utama pertumbuhan ekonomi. Berbagai stimulus fiskal dan program bantuan sosial yang digulirkan pemerintah terbukti mampu menjaga daya beli masyarakat. Kondisi ini memberikan kontribusi signifikan dalam menjaga momentum pertumbuhan di tengah tekanan global.

 

Sektor riil juga menunjukkan ketahanan yang kuat, khususnya industri manufaktur. Aktivitas manufaktur berada dalam fase ekspansi dengan capaian indeks yang menunjukkan pertumbuhan dalam dua tahun terakhir. Hal ini mencerminkan bahwa sektor industri tetap bergerak dan mampu menopang perekonomian nasional di tengah tantangan eksternal.

 

Ketahanan fiskal semakin diperkuat oleh kinerja Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara yang solid. Hingga Februari 2026, penerimaan pajak mencatat pertumbuhan yang signifikan. Reformasi perpajakan serta digitalisasi melalui sistem Coretax menjadi faktor penting dalam memperkuat basis penerimaan negara sekaligus meningkatkan kepatuhan wajib pajak.

 

Selain itu, ketahanan ekonomi nasional juga didukung oleh penguatan sektor pangan dan energi. Indonesia telah mencapai swasembada pada sejumlah komoditas utama serta mencatat surplus produksi energi melalui program biodiesel. Kondisi ini memberikan bantalan yang kuat dalam menghadapi gejolak global, terutama yang berkaitan dengan kenaikan harga energi dan gangguan pasokan.

 

Pemerintah juga terus mendorong transformasi ekonomi sebagai strategi jangka panjang. Hilirisasi industri, penguatan investasi, serta akselerasi digitalisasi menjadi fokus utama dalam menciptakan sumber pertumbuhan baru. Pengembangan kendaraan listrik dan energi terbarukan juga menjadi bagian penting dari upaya membangun ekonomi yang berkelanjutan.

 

Di tengah ketidakpastian global, pemerintah memilih pendekatan yang terukur dan berhati-hati dalam merespons setiap perkembangan. Kebijakan yang diambil tidak hanya bertujuan menjaga stabilitas jangka pendek, tetapi juga memperkuat fondasi ekonomi untuk jangka panjang. Hal ini menunjukkan bahwa pemerintah tidak bersifat reaktif, melainkan strategis dalam menghadapi tantangan global.

 

Ke depan, pemerintah tetap optimistis bahwa perekonomian Indonesia mampu tumbuh sekitar 5,4 persen pada tahun 2026. Optimisme tersebut didasarkan pada stabilitas yang terjaga serta reformasi struktural yang terus berjalan. Dengan kombinasi kebijakan yang adaptif dan fundamental ekonomi yang kuat, Indonesia diyakini mampu mempertahankan pertumbuhan positif.

 

Ketegangan geopolitik global memang menghadirkan tantangan yang tidak ringan. Namun, dengan koordinasi kebijakan yang solid, pengelolaan fiskal yang disiplin, serta penguatan sektor domestik, Indonesia mampu menjaga stabilitas ekonominya. Pemerintah memastikan bahwa setiap kebijakan yang diambil tetap berorientasi pada perlindungan kepentingan masyarakat dan keberlanjutan ekonomi nasional.

 

)* Pengamat Kebijakan Ekonomi

RUU Perampasan Aset Dipercepat, Pemberantasan Korupsi Jadi Sasaran Utama

September 2, 2026

Pemberantasan Korupsi Diperkuat lewat RUU Perampasan Aset Tindak Pidana

September 1, 2026

RUU Perampasan Aset Dipercepat, Pemberantasan Korupsi Jadi Sasaran Utama

By Kata IndonesiaSeptember 2, 20260

RUU Perampasan Aset Dipercepat, Pemberantasan Korupsi Jadi Sasaran Utama Jakarta — Langkah maju dalam agenda…

Pemberantasan Korupsi Diperkuat lewat RUU Perampasan Aset Tindak Pidana

By Kata IndonesiaSeptember 1, 20260

Pemberantasan Korupsi Diperkuat lewat RUU Perampasan Aset Tindak Pidana Jakarta – Pembahasan RUU Perampasan Aset…

Pemerintah Tepat Mendisiplinkan SPPG agar MBG Tidak Berjalan Asal-asalan

By Kata IndonesiaSeptember 1, 20260

Pemerintah Tepat Mendisiplinkan SPPG agar MBG Tidak Berjalan Asal-asalan Oleh: Revan Ananda Program Makan Bergizi Gratis (MBG) menjadi salah satu agenda strategis pemerintah dalam meningkatkan kualitas sumber daya manusia sekaligus memenuhi kebutuhan gizi masyarakat, khususnya anak-anak. Dengan cakupan program yang luas, pelaksanaannya membutuhkan tata kelola yang kuat, standar pelayanan yang jelas, serta pengawasan berkelanjutan. Karena itu, langkah pemerintah dalam mendisiplinkan Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) penting untuk memastikan MBG tidak sekadar mengejar jumlah penerima manfaat, tetapi juga memperhatikan keamanan, kualitas, dan kelayakan makanan. Penguatan disiplin menjadi semakin penting seiring bertambahnya jumlah SPPG dan luasnya wilayah pelaksanaan MBG. Setiap unit memiliki tanggung jawab besar karena berhubungan langsung dengan makanan yang dikonsumsi masyarakat. Kesalahan dalam pengadaan bahan, pengolahan, penyimpanan, hingga distribusi dapat berdampak terhadap penerima manfaat. Penerapan standar operasional prosedur (SOP) karena itu tidak dapat dipandang sebagai formalitas, melainkan menjadi fondasi untuk menjaga kualitas pelayanan. Pengawasan terhadap pelaksanaan MBG menunjukkan bahwa persoalan yang ditemukan di lapangan mendapat perhatian dan menjadi bahan evaluasi. Langkah pemerintah mengevaluasi terhadap pelaksanaan program Makan Bergizi Gratis (MBG) yang menjadi salah satu program strategis nasional Presiden menunjukkan komitmen yang serius. Masukan dari berbagai pihak untuk melakukan pemantauan langsung di sejumlah daerah dan mengevaluasi pelaksanaan MBG menjadi koreksi yang positif bagi pemerintah. Fakta menemukan adanya pelaksanaan yang berjalan kurang baik, masih terdapat persoalan, khususnya kasus keracunan makanan. Atas temuan tersebut, mereka merekomendasikan BGN menutup secara permanen Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) yang terbukti menyebabkan keracunan, sekaligus memperkuat koordinasi antarpihak dalam penyelenggaraan program MBG. Rekomendasi tersebut menunjukkan bahwa evaluasi dan penindakan merupakan bagian dari upaya menjaga keberlanjutan program. Ketika terdapat unit yang tidak menjalankan standar secara benar, tindakan korektif diperlukan agar persoalan tidak berulang dan tidak memengaruhi kepercayaan masyarakat terhadap keseluruhan MBG. Penutupan SPPG yang terbukti menyebabkan keracunan juga dapat menjadi bentuk penegakan standar sekaligus pembelajaran bagi unit lainnya. Keberhasilan MBG tidak hanya ditentukan oleh banyaknya makanan yang berhasil disalurkan. Program berskala nasional membutuhkan kualitas pelaksanaan yang konsisten di setiap daerah. Penerima manfaat membutuhkan makanan yang tersedia tepat waktu, bergizi, higienis, aman, dan diproses melalui prosedur yang dapat dipertanggungjawabkan. Karena itu, penerapan SOP perlu dilakukan sejak pemilihan bahan baku, pemeriksaan kualitas, kebersihan dapur, pengolahan, pengemasan, hingga distribusi.…

Perkuat Mutu MBG, Pemerintah Tegakkan Disiplin Kepala SPPG

By Kata IndonesiaSeptember 1, 20260

Perkuat Mutu MBG, Pemerintah Tegakkan Disiplin Kepala SPPG Oleh: Rivka Mayangsar Program Makan Bergizi Gratis…

  • Redaksi
  • Peraturan Media Siber
  • Kontak Redaksi

All Rights Reserved © 2025

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.