• Trending
  • Nasional
  • Ekonomi
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Teknologi
  • Kuliner
Menu
  • Trending
  • Nasional
  • Ekonomi
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Teknologi
  • Kuliner
Search
Close this search box.
  • Trending
  • Nasional
  • Ekonomi
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Teknologi
  • Kuliner
Menu
  • Trending
  • Nasional
  • Ekonomi
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Teknologi
  • Kuliner
Search
Close this search box.
  • Trending
  • Nasional
  • Ekonomi
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Teknologi
  • Kuliner
  • Trending
  • Nasional
  • Ekonomi
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Teknologi
  • Kuliner
Home»Literasi»FPMSI Ajak Warganet Lawan Hoax Berita Covid-19 Dengan Gerakan Posting Konten Positif

FPMSI Ajak Warganet Lawan Hoax Berita Covid-19 Dengan Gerakan Posting Konten Positif

  • Kata Indonesia
  • - Thursday, 14 May 2020

Kementerian Komunikasi dan Informatika (Kemenkominfo) mendeteksi 1.260 hoaks Covid-19 di lima platform media sosial: Facebook, Instagram, Twitter, dan YouTube dari bulan Januari hingga April 2020.

Sejumlah serangan hoax tersebut memanfaatkan isu Covid-19 yang dapat berdampak kepada terhambat nya penanganan yang dilakukan pemerintah. Hal tersebut lantaran tingkat literasi Indonesia terendah kedua di dunia dan mayoritas masyarakat masih mempercayai hoaks. Dampaknya akan mengarahkan publik pada tindakan yang salah, membahayakan kesehatan, bahkan ketahanan nasional.

Baca juga: Dampak Corona Pemerintah Bebaskan Pajak UMKM

Atas dasar tersebut, Forum Pegiat Media Sosial Independen (FPMSI) akan mengadakan acara Diskusi Literasi online Dengan Tema:”Warganet Melawan Hoax Covid-19 Demi Suksesnya Penanganan Pandemi”, pada hari Senin(18/5/2020).

Kegiatan diskusi ini menghadirkan beberapa narasumber yang berkompeten diantaranya Staf Khusus Presiden RI gugus milenial Billy Mambrasar, Founder Kompasiana Pepih Nugraha, Ketua FPMSI Rusdil Fikri dengan Dimoderatori Pemred Kata Indonesia Hafyz Marshal.

Ketua FPMSI Rusdil Fikri mengatakan bahwa tujuan terselenggaranya acara diskusi guna menyadarkan para insan warganet di dunia Maya akan bahaya hoax berita Covid-19.

“Tujuannya untuk meningkatkan kesadaran masyarakat serta warganet akan bahaya informasi dan berita hoax serta ajakan untuk tidak menebar berita hoax demi terwujudnya situasi nasional yang kondusif guna mendukung pemerintah menangani pandemi Covid-19” imbuh Rusdil.

Untuk itu, Rusdil menambahkan bahwa diperlukan berbagai kegiatan aksi literasi positif, salah satunya mrlalui gerakan posting konten narasi positif demi melawan narasi negatif dan berita hoax yang ada di media sosial.

“Sebelum terselenggaranya diskusi literasi online nantinya, kami sebelumnya sudah melakukan produksi dan penyebaran konten narasi positif seputar berita Covid-19 baik berupa meme/gambar, video pendek hingga tulisan artikel yang inti nya mengajak warganet melawan hoax dan ciptakan optimisme demi suksesnya Penanganan Pandemi” ujar Rusdil.

Diharapkan melalui diskusi online yang melibatkan kalangan warganet serta kalangan milenial maupun berbagai kalangan masyarakat lainnya mampu bersinergi untuk menghasilkan gerakan menebar narasi-narasi positif di berbagai lini media guna menangkal berita hoax demi suksesnya percepatan Penanganan Covid-19.

Mahasiswa Nyantri, Apa Gunanya?

June 15, 2026

LMA Papua Pegunungan: Jaga Stabilitas Daerah, Jangan Terprovokasi Aksi Reformasi Jilid 2

June 15, 2026

Mahasiswa Nyantri, Apa Gunanya?

By Kata IndonesiaJune 15, 20260

Setiap Juli, ritual itu berulang. Ibu-ibu sibuk memilih kasur lipat di marketplace. Ayah-ayah menghitung ulang…

LMA Papua Pegunungan: Jaga Stabilitas Daerah, Jangan Terprovokasi Aksi Reformasi Jilid 2

By Kata IndonesiaJune 15, 20260

LMA Papua Pegunungan: Jaga Stabilitas Daerah, Jangan Terprovokasi Aksi Reformasi Jilid 2 Jayapura – Ketua…

Mensesneg: Pemerintah Berkomitmen Menerima Masukan Mahasiswa dan Selesaikan Berbagai Persoalan Bangsa

By Kata IndonesiaJune 15, 20260

Mensesneg: Pemerintah Berkomitmen Menerima Masukan Mahasiswa dan Selesaikan Berbagai Persoalan Bangsa *Jakarta,* Beberapa waktu lalu,…

Reformasi Jilid II Tidak Relevan, Indonesia Dinilai Masih Jauh dari Krisis 1998

By Kata IndonesiaJune 15, 20260

Reformasi Jilid II Tidak Relevan, Indonesia Dinilai Masih Jauh dari Krisis 1998 Jakarta – Wacana…

  • Redaksi
  • Peraturan Media Siber
  • Kontak Redaksi

All Rights Reserved © 2025

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.