• Trending
  • Nasional
  • Ekonomi
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Teknologi
  • Kuliner
Menu
  • Trending
  • Nasional
  • Ekonomi
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Teknologi
  • Kuliner
Search
Close this search box.
  • Trending
  • Nasional
  • Ekonomi
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Teknologi
  • Kuliner
Menu
  • Trending
  • Nasional
  • Ekonomi
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Teknologi
  • Kuliner
Search
Close this search box.
  • Trending
  • Nasional
  • Ekonomi
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Teknologi
  • Kuliner
  • Trending
  • Nasional
  • Ekonomi
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Teknologi
  • Kuliner
Home»Travel»Forum G20 Salah Satu Tombak Pertumbuhan Ekonomi dan Pariwisata Pasca Pandemi

Forum G20 Salah Satu Tombak Pertumbuhan Ekonomi dan Pariwisata Pasca Pandemi

  • Kata Indonesia
  • - Thursday, 3 November 2022

Forum G20 Salah Satu Tombak Pertumbuhan Ekonomi dan Pariwisata Pasca Pandemi

Jabatan presidensi yang dipegang oleh Indonesia dalam Forum G20 tidak hanya menjadi sebuah prestasi luar biasa bagi Indonesia namun juga memberikan angin segar bagi pertumbuhan perekonomian di masa pandemi.

Adanya tanggung jawab yang diemban oleh Pemerintah Indonesia ini tentunya berpengaruh pada pertumbuhan perekonomian di Indonesia karena dengan begitu Indonesia bisa mengambil peluang-peluang ada yang ada untuk meningkatkan ekonomi agar lebih kuat sehingga dapat membuka lowongan pekerjaan bagi masyarakat berusia produktif.

“Harapannya G20 dapat dimanfaatkan Indonesia untuk dapat menimbulkan kesepakatan bisnis baru bagi pengusaha yang mengikuti side event G20 sehingga usaha akan bergerak dan dapat membuka lowongan pekerjaan usia produktif” Ungkap Dr. Dwini Handayani Selaku dosen Fakultas Ekonomi dan Bisnis Universitas Indonesia.

Menurut dosen sekaligus ketua prodi magister ekonomi kependudukan dan ketenagakerjaan tersebut, dirinya sangat menyoroti berbagai peluang yang harus didapat Indonesia. Dirinya menambahkan bahwa sektor pariwisata juga berdampak dari adanya G20.

“Memperkenalkan tempat pariwisata baru di Indonesia kepada delegasi G20, sehingga akan makin tumbuh dan percayanya wisatawan mancanegara untuk berkunjung ke Indonesia, dan hasilnya bisa meningkatkan pendapatan daerah” tambah Dwini.

Senada dengan pernyataan dosen FEB Universitas Indonesia tersebut, Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif Sandiaga Uno bahkan menargetkan Konferensi Tingkat Tinggi (KTT) G20 di Bali pada November mendatang akan menambah cadangan devisa dari sektor wisata sebesar US$ 100-150 juta. Angka tersebut ia perhitungkan dari kunjungan 50 ribu wisatawan mancanegara alias wisman selama agenda internasional berlangsung.

“Kami menargetkan (pengeluaran) antara US$ 2.000 sampai 2.000 per wisatawan atau per peserta konferensi,” ujar Sandiaga dalam The Weekly Brief with Sandi Uno di Kemenparekraf (31/10) kemarin.

Sandiaga juga memastikan dampak ekonomi KTT G20 dapat menopang devisa pariwisata yang masuk ke Indonesia sepanjang 2022.

G20 sendiri merupakan forum ekonomi utama dunia yang dihelat November ini di Bali. Event G20 memiliki arti penting di mata dunia karena secara kolektif mewakili sekitar 65% penduduk dunia, 79% perdagangan global dan 85% perekonomian dunia.

Peningkatan Kontribusi Hilirisasi Membuka Peluang Penguatan Industri Nasional 

October 26, 2026

Makin Dirasakan Manfaatnya, Kontribusi Hilirisasi terhadap Investasi Meningkat

October 26, 2026

Peningkatan Kontribusi Hilirisasi Membuka Peluang Penguatan Industri Nasional 

By Kata IndonesiaOctober 26, 20260

Peningkatan Kontribusi Hilirisasi Membuka Peluang Penguatan Industri Nasional  Oleh: Bara Winatha Peningkatan kontribusi hilirisasi terhadap investasi dan ekspor membuka peluang strategis bagi penguatan industri nasional di tengah dinamika ekonomi global. Melalui pengolahan sumber daya alam di dalam negeri, Indonesia berpeluang meningkatkan nilai tambah produk, menciptakan lapangan kerja, mengembangkan teknologi, dan memperbesar penerimaan devisa. Namun, keberhasilannya tidak cukup diukur dari pertumbuhan investasi semata, melainkan juga dari kemampuan membangun industri yang produktif, kompetitif, dan berkelanjutan. Menteri Investasi dan Hilirisasi/Kepala Badan Koordinasi Penanaman Modal (BKPM), Rosan Roeslani, menyampaikan bahwa kontribusi investasi hilirisasi mencapai 35 persen pada triwulan III 2026, meningkat dari 26 persen pada 2024. Kenaikan tersebut menunjukkan semakin besarnya peran kegiatan pengolahan dalam struktur investasi nasional sekaligus memperkuat arah pembangunan ekonomi berbasis nilai tambah. Menurut Rosan, investasi perlu menghasilkan manfaat yang lebih luas, terutama penyerapan tenaga kerja, peningkatan kemampuan teknologi, dan penguatan posisi Indonesia dalam rantai pasok global. Pengembangan industri nikel dan baterai kendaraan listrik menjadi salah satu fokus pemerintah. Dalam pelaksanaannya, keseimbangan antara ketersediaan bahan baku, kapasitas pengolahan, dan kebutuhan industri lanjutan harus dijaga agar ekspansi produksi disertai peningkatan kualitas manufaktur. Prospek hilirisasi juga tercermin dalam proyeksi ekspor yang disampaikan Dewan Ekonomi Nasional (DEN). Anggota sekaligus Sekretaris Eksekutif DEN, Septian Hario Seto, memperkirakan nilai ekspor produk hilirisasi mencapai US$50 miliar pada akhir 2026. Angka tersebut meningkat sekitar 45 persen dibandingkan capaian 2024 sebesar US$34,5 miliar. Pertumbuhan diperkirakan terutama berasal dari pengolahan nikel, aluminium, serta komponen baterai litium. Perkembangan tersebut memperlihatkan bahwa basis hilirisasi Indonesia mulai meluas. Septian memperkirakan ekspor produk aluminium mencapai US$7,2 miliar pada 2026, lebih dari dua kali lipat nilai 2024 sebesar US$3,5 miliar. Peningkatan kapasitas produksi dan rencana investasi fasilitas peleburan aluminium atau smelter menjadi faktor pendukung pertumbuhan sektor ini. Di sisi lain, industri baterai menawarkan peluang untuk memperkuat penguasaan teknologi. Indonesia mulai mengembangkan produksi komponen kendaraan listrik, termasuk anoda dan katoda, serta memiliki fasilitas pemurnian litium meskipun tidak mempunyai sumber daya litium domestik. Kondisi ini menunjukkan bahwa penguatan industri dapat ditempuh melalui kemampuan pengolahan, integrasi rantai pasok, dan kerja sama teknologi, bukan semata kepemilikan bahan mentah.…

Makin Dirasakan Manfaatnya, Kontribusi Hilirisasi terhadap Investasi Meningkat

By Kata IndonesiaOctober 26, 20260

Makin Dirasakan Manfaatnya, Kontribusi Hilirisasi terhadap Investasi Meningkat Jakarta – Hilirisasi industri semakin memperkuat perannya…

Penerimaan Negara dari Migas Diproyeksi Lampaui Target 2026

By Kata IndonesiaOctober 26, 20260

Penerimaan Negara dari Migas Diproyeksi Lampaui Target 2026 JAKARTA – Peningkatan penerimaan negara dari sektor…

Harga Minyak Menguat, Prospek Pendapatan Negara dari Migas Meningkat

By Kata IndonesiaOctober 25, 20260

Harga Minyak Menguat, Prospek Pendapatan Negara dari Migas Meningkat JAKARTA — Sektor hulu minyak dan…

  • Redaksi
  • Peraturan Media Siber
  • Kontak Redaksi

All Rights Reserved © 2025

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.