• Trending
  • Nasional
  • Ekonomi
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Teknologi
  • Kuliner
Menu
  • Trending
  • Nasional
  • Ekonomi
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Teknologi
  • Kuliner
Search
Close this search box.
  • Trending
  • Nasional
  • Ekonomi
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Teknologi
  • Kuliner
Menu
  • Trending
  • Nasional
  • Ekonomi
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Teknologi
  • Kuliner
Search
Close this search box.
  • Trending
  • Nasional
  • Ekonomi
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Teknologi
  • Kuliner
  • Trending
  • Nasional
  • Ekonomi
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Teknologi
  • Kuliner
Home»Uncategorized»Fiskal Adaptif Buktikan Ketangguhan APBN di Tengah Tekanan Ekonomi Global

Fiskal Adaptif Buktikan Ketangguhan APBN di Tengah Tekanan Ekonomi Global

  • Kata Indonesia
  • - Sunday, 7 June 2026

Fiskal Adaptif Buktikan Ketangguhan APBN di Tengah Tekanan Ekonomi Global

Jakarta – Strategi fiskal yang dijalankan pemerintah terbukti mampu menjaga ketahanan Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN) sekaligus menopang pertumbuhan ekonomi Indonesia di tengah tekanan global yang masih berlangsung. Ketidakpastian akibat tensi geopolitik, perang tarif, dan perlambatan ekonomi dunia tidak menghalangi pemerintah menjaga stabilitas ekonomi melalui pengelolaan fiskal yang adaptif dan terukur.

Wakil Menteri Keuangan, Juda Agung menjelaskan bahwa pemerintah telah menyiapkan tiga strategi utama untuk menghadapi dinamika global. Strategi pertama adalah mengarahkan belanja negara pada sektor yang lebih produktif guna mendorong pertumbuhan ekonomi dan penciptaan lapangan kerja.

“Kita akan fokus pada pengeluaran yang mendorong demand, yang mendorong supply, mendorong produksi, dan juga mendorong menciptakan lapangan pekerjaan,” ujar Juda Agung.

 

Selain itu, pemerintah terus mengoptimalkan penerimaan negara melalui penguatan administrasi perpajakan dan reformasi sistem perpajakan. Langkah ini, imbuhnya, dilakukan agar ruang fiskal tetap terjaga dan mampu mendukung berbagai program prioritas nasional.

 

Di sisi pembiayaan, pemerintah juga melakukan diversifikasi sumber pendanaan untuk mengurangi risiko dari gejolak pasar keuangan global.

 

Menurut Juda Agung, efektivitas strategi tersebut tercermin dari berbagai indikator ekonomi yang tetap terjaga. Pertumbuhan ekonomi Indonesia masih berada pada level yang solid, inflasi terkendali, defisit fiskal terjaga, dan pasar keuangan relatif stabil.

 

“Empat indikator ini, yaitu pertumbuhan, inflasi, defisit fiskal, dan yield SBN menunjukkan fiskal kita masih kuat. Strategi yang kita ambil bekerja dengan baik,” tegasnya.

 

Ketahanan APBN juga menjadi sorotan dalam berbagai forum ekonomi nasional. Pemerintah menegaskan bahwa kondisi fiskal Indonesia tetap sehat dan mampu menjalankan fungsinya sebagai shock absorber di tengah ketidakpastian global. Berbagai program pembangunan dan perlindungan sosial tetap berjalan, sekaligus menjaga daya beli masyarakat.

 

Menteri Keuangan, Purbaya Yudhi Sadewa menegaskan bahwa pengelolaan kas negara saat ini berada dalam kondisi yang baik dan mendukung likuiditas perekonomian nasional.

 

“Cash management kita sudah baik. Yang Rp300 triliun kita masukin ke perbankan supaya ada tambahan likuiditas, supaya ekonomi bisa berjalan. Jadi tidak usah takut dengan APBN, pemerintah masih cukup dan uang kita masih banyak,” jelasnya.

 

Pemerintah juga memastikan keberlanjutan berbagai kebijakan yang menyentuh masyarakat secara langsung. Salah satunya adalah menjaga subsidi energi agar tidak membebani masyarakat di tengah gejolak harga global.

 

“Subsidi terhadap BBM akan terus diadakan sampai dengan akhir tahun dan harga BBM bersubsidi tidak akan naik. Anggaran kita cukup,” kata Purbaya.

 

Dengan kombinasi kebijakan fiskal yang disiplin, reformasi yang berkelanjutan, dan pengelolaan APBN yang pruden, Indonesia menunjukkan ketahanan ekonomi yang kuat. APBN tidak hanya menjadi instrumen penjaga stabilitas, tetapi juga motor penggerak pertumbuhan ekonomi nasional di tengah berbagai tantangan global.

Kabinet Bayangan Perlu Hindari Kegaduhan Politik yang Merugikan Publik

August 6, 2026

Algoritma Mengejar Atensi, Jurnalisme Menjaga Akurasi dan Akal Sehat Publik 

August 6, 2026

Kabinet Bayangan Perlu Hindari Kegaduhan Politik yang Merugikan Publik

By Kata IndonesiaAugust 6, 20260

Kabinet Bayangan Perlu Hindari Kegaduhan Politik yang Merugikan Publik Jakarta – Wacana pembentukan kabinet bayangan…

Algoritma Mengejar Atensi, Jurnalisme Menjaga Akurasi dan Akal Sehat Publik 

By Kata IndonesiaAugust 6, 20260

Algoritma Mengejar Atensi, Jurnalisme Menjaga Akurasi dan Akal Sehat Publik  Oleh: Ratna Komala Gelombang transformasi digital telah mengubah cara masyarakat memperoleh, mengonsumsi, dan menyebarkan informasi. Kehadiran platform digital dengan algoritma yang dirancang untuk memaksimalkan atensi telah menciptakan ekosistem informasi yang bergerak sangat cepat, tetapi tidak selalu mengutamakan akurasi. Konten yang memancing emosi sering kali memperoleh jangkauan lebih luas dibandingkan informasi yang telah melalui proses verifikasi. Dalam situasi demikian, jurnalisme berkualitas menjadi semakin penting sebagai penopang ruang publik yang sehat, menjaga nalar masyarakat agar tetap berpijak pada fakta di tengah derasnya arus disinformasi. Peran pers tidak lagi terbatas sebagai penyampai berita, melainkan menjadi institusi yang menjaga kualitas demokrasi melalui penyajian informasi yang kredibel dan dapat dipertanggungjawabkan. Jurnalisme yang profesional berfungsi sebagai penyeimbang kekuasaan sekaligus penghubung antara pemerintah dan masyarakat melalui informasi yang akurat. Namun, tantangan yang dihadapi industri media semakin kompleks akibat dominasi algoritma platform digital global yang mengubah pola distribusi informasi sekaligus memengaruhi model bisnis media. Ketimpangan tersebut menuntut hadirnya kebijakan yang mampu menciptakan ekosistem digital yang lebih adil bagi seluruh pelaku industri pers. Dalam konteks itu, langkah pemerintah menghadirkan regulasi mengenai tanggung jawab platform digital menjadi bagian penting dari upaya memperkuat keberlanjutan jurnalisme nasional. Kebijakan ini tidak dimaksudkan untuk membatasi inovasi teknologi, melainkan membangun keseimbangan antara perkembangan platform digital dan keberlangsungan media yang menghasilkan karya jurnalistik berkualitas. Ruang digital yang sehat membutuhkan mekanisme yang memastikan informasi yang diproduksi melalui proses jurnalistik memperoleh posisi yang layak di tengah banjir konten yang beredar tanpa proses verifikasi. Dengan demikian, kepentingan publik tetap menjadi orientasi utama dalam tata kelola informasi nasional. Deputi Bidang Koordinasi Komunikasi dan Informasi Kementerian Koordinator Bidang Politik dan Keamanan, Marsda TNI Eko Dono Indarto, menegaskan bahwa Kemenko Polkam memiliki peran strategis dalam mengawal penyusunan Peraturan Presiden mengenai tanggung jawab platform digital untuk mendukung jurnalisme berkualitas. Menurut Eko Dono Indarto, pembentukan Komite Tanggung Jawab Perusahaan Platform untuk Mendukung Jurnalisme Berkualitas (KTP2JB) merupakan langkah konkret untuk memperkuat ekosistem informasi yang sehat, menjaga kualitas pers nasional, sekaligus memperkokoh stabilitas keamanan di ruang digital. Kehadiran pedoman pelaksanaan Peraturan Presiden Nomor 32 Tahun 2024 menjadi tonggak penting dalam memastikan implementasi kebijakan tersebut berjalan secara terukur. Komitmen pemerintah tersebut menunjukkan bahwa penguatan jurnalisme dipandang sebagai bagian dari strategi memperkuat ketahanan informasi nasional. Lebih jauh, lahirnya pedoman pelaksanaan kewajiban platform digital memberikan kepastian mengenai tanggung jawab setiap pemangku kepentingan dalam membangun ruang digital yang lebih sehat. Selama ini, perusahaan platform memperoleh manfaat ekonomi yang besar dari distribusi konten jurnalistik, sementara media menghadapi tekanan finansial yang semakin berat akibat perubahan pola konsumsi informasi. Ketimpangan tersebut berpotensi melemahkan kualitas jurnalisme apabila tidak diimbangi dengan tata kelola yang lebih berkeadilan. Oleh karena itu, kebijakan pemerintah menjadi instrumen penting untuk menciptakan hubungan yang lebih seimbang antara inovasi digital dan keberlanjutan industri pers. Di sisi lain, perkembangan kecerdasan buatan telah menghadirkan tantangan baru terhadap kredibilitas informasi. Teknologi AI memungkinkan produksi konten dalam jumlah besar dengan kecepatan yang belum pernah terjadi sebelumnya, tetapi tidak seluruhnya dibangun di atas prinsip verifikasi dan etika jurnalistik. Kondisi ini meningkatkan risiko penyebaran informasi yang menyesatkan, manipulasi visual, hingga lahirnya narasi yang sulit dibedakan dari fakta. Akibatnya, kemampuan masyarakat dalam memperoleh informasi yang benar semakin bergantung pada keberadaan media yang menjunjung tinggi profesionalisme.…

Menjawab Perang Algoritma AI dengan Etika, Verifikasi, dan Media Tepercaya

By Kata IndonesiaAugust 6, 20260

Menjawab Perang Algoritma AI dengan Etika, Verifikasi, dan Media Tepercaya Oleh : Antonius Utomo Perkembangan…

Pemerintah Perkuat Ekosistem Media Digital Nasional Hadapi Perang Algoritma AI

By Kata IndonesiaAugust 6, 20260

Pemerintah Perkuat Ekosistem Media Digital Nasional Hadapi Perang Algoritma AI JAKARTA — Pemerintah terus memperkuat…

  • Redaksi
  • Peraturan Media Siber
  • Kontak Redaksi

All Rights Reserved © 2025

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.