• Trending
  • Nasional
  • Ekonomi
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Teknologi
  • Kuliner
Menu
  • Trending
  • Nasional
  • Ekonomi
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Teknologi
  • Kuliner
Search
Close this search box.
  • Trending
  • Nasional
  • Ekonomi
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Teknologi
  • Kuliner
Menu
  • Trending
  • Nasional
  • Ekonomi
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Teknologi
  • Kuliner
Search
Close this search box.
  • Trending
  • Nasional
  • Ekonomi
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Teknologi
  • Kuliner
  • Trending
  • Nasional
  • Ekonomi
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Teknologi
  • Kuliner
Home»Uncategorized»Evaluasi MBG Tuai Dukungan, Tokoh Nilai Prabowo Tegas Jaga Kualitas Program

Evaluasi MBG Tuai Dukungan, Tokoh Nilai Prabowo Tegas Jaga Kualitas Program

  • Kata Indonesia
  • - Thursday, 11 June 2026

Evaluasi MBG Tuai Dukungan, Tokoh Nilai Prabowo Tegas Jaga Kualitas Program

Jakarta – Langkah Presiden Prabowo melakukan evaluasi terhadap pelaksanaan Program Makan Bergizi Gratis (MBG) mendapat apresiasi dari berbagai kalangan. Kebijakan tersebut dinilai mencerminkan komitmen kuat pemerintah dalam memastikan program strategis nasional berjalan efektif, tepat sasaran, dan memberikan manfaat maksimal bagi masyarakat, khususnya generasi muda sebagai penerima manfaat utama.

Direktur Political and Public Policy Studies, Jerry Massie, menilai ketegasan Kepala Negara dalam melakukan evaluasi merupakan bagian dari upaya menjaga kualitas pelaksanaan program prioritas pemerintah. Menurutnya, program sebesar MBG membutuhkan pengawasan yang kuat serta sumber daya yang mampu bekerja secara profesional demi mencapai target yang telah ditetapkan.

“Presiden Prabowo menunjukkan ketegasan sebagai seorang pemimpin. Jika ada pihak yang dianggap tidak mampu menjalankan tugas dengan baik, maka evaluasi adalah langkah yang tepat demi menjaga keberhasilan program strategis nasional,” ujar Jerry.

Ia menegaskan bahwa Program MBG memiliki dampak langsung terhadap peningkatan kualitas sumber daya manusia Indonesia. Karena itu, setiap kendala yang berpotensi menghambat pelaksanaannya harus segera dibenahi agar tujuan program tetap tercapai.

“Program ini menyangkut masa depan generasi bangsa. Karena itu, Presiden harus memastikan seluruh jajaran bekerja profesional dan bertanggung jawab,” tambahnya

Apresiasi serupa disampaikan Majelis Ulama Indonesia (MUI) yang mendukung langkah pembenahan dan penguatan tata kelola dalam pelaksanaan program pemerintah. MUI menilai ketegasan pemerintah menjadi bagian penting dalam menjaga integritas lembaga serta meningkatkan kepercayaan publik terhadap program-program strategis nasional.

Sekretaris Jenderal MUI, Amirsyah Tambunan, mengatakan bahwa upaya pembenahan yang dilakukan Presiden patut mendapat dukungan dari seluruh elemen masyarakat.

 

“Kita perlu memberikan satu apresiasi kepada Presiden untuk melakukan bersih-bersih,” kata Amirsyah.

 

Menurutnya, langkah tersebut menunjukkan keseriusan pemerintah dalam memastikan tata kelola berjalan sesuai prinsip akuntabilitas dan transparansi. Ia juga menegaskan bahwa proses hukum harus ditegakkan secara adil terhadap siapa pun yang terbukti melakukan pelanggaran.

 

“Kami mendukung langkah-langkah hukum yang tegas. Siapa pun yang bersalah harus diproses sesuai ketentuan yang berlaku,” ucapnya.

 

Dukungan terhadap langkah Presiden Prabowo juga datang dari Anggota DPR RI sekaligus Ketua MPR RI ke-15, Bambang Soesatyo. Pria yang akrab dipanggil Bamsoet itu menilai evaluasi dan perombakan jajaran pimpinan di Badan Gizi Nasional (BGN) merupakan bukti keseriusan pemerintah dalam mengawal keberhasilan Program MBG.

 

“Langkah Presiden Prabowo melakukan perombakan pimpinan merupakan bentuk keseriusan pemerintah memastikan Program Makan Bergizi Gratis berjalan sesuai harapan masyarakat,” ungkap Bamsoet.

 

Ia menambahkan bahwa perubahan tersebut harus menjadi momentum untuk memperkuat sistem kerja, meningkatkan pengawasan, serta memastikan pelayanan kepada masyarakat berlangsung lebih optimal.

 

“Perubahan ini harus menjadi momentum untuk memperkuat tata kelola, meningkatkan pengawasan, serta memastikan pelayanan kepada masyarakat berjalan lebih baik,” pungkasnya.

Gentengisasi Prabowo, Memperkuat UMKM dan Menghidupkan Potensi Ekonomi Daerah

November 7, 2026

Pembasahan Gambut Menjadi Langkah Penting Memutus Siklus Karhutla

November 7, 2026

Gentengisasi Prabowo, Memperkuat UMKM dan Menghidupkan Potensi Ekonomi Daerah

By Kata IndonesiaNovember 7, 20260

Gentengisasi Prabowo, Memperkuat UMKM dan Menghidupkan Potensi Ekonomi Daerah Oleh Sulaiman Di tengah upaya memperkuat…

Pembasahan Gambut Menjadi Langkah Penting Memutus Siklus Karhutla

By Kata IndonesiaNovember 7, 20260

Pembasahan Gambut Menjadi Langkah Penting Memutus Siklus Karhutla Oleh : Sigit Prasetyo Pembasahan gambut menjadi…

Kasus Penyadapan Ilegal Diusut, Semua Pihak Diminta Tunduk pada Hukum

By Kata IndonesiaNovember 7, 20260

Kasus Penyadapan Ilegal Diusut, Semua Pihak Diminta Tunduk pada Hukum Jakarta – Kasus dugaan penyadapan…

Mengapresiasi Prabowo: Berani dan Tegas kepada Pengancam Negara 

By Kata IndonesiaNovember 7, 20260

Mengapresiasi Prabowo: Berani dan Tegas kepada Pengancam Negara  Oleh: Amril Jambak Ada saatnya seorang pemimpin harus mengambil sikap tegas. Bukan semata-mata untuk menunjukkan kekuasaan, melainkan untuk memastikan bahwa negara tidak boleh dipermainkan oleh siapa pun. Terlebih jika persoalan yang dihadapi menyangkut keselamatan kepala negara, keamanan pemerintahan, serta kedaulatan bangsa. Perkembangan terbaru mengenai dugaan penyadapan ilegal terhadap Presiden Prabowo Subianto dan sejumlah pejabat negara menjadi persoalan serius yang tidak boleh dipandang sebagai perkara biasa. Apalagi, dugaan tersebut menyeret sejumlah individu dari lingkungan institusi penegak hukum. Pada 3 November 2026, Bareskrim Polri menetapkan tiga personel kepolisian berinisial LSP, ASN, dan EH sebagai tersangka dalam perkara dugaan penyadapan tanpa prosedur, akses ilegal, serta penghapusan data elektronik. Ketiganya kemudian menjalani penahanan untuk kepentingan penyidikan. Sehari setelahnya, 4 November 2026, Menteri Sekretaris Negara Prasetyo Hadi menyampaikan bahwa Presiden Prabowo sangat prihatin atas peristiwa tersebut. Pemerintah bahkan menilai perkara itu memiliki indikasi yang mengarah pada perbuatan makar dan berpotensi membahayakan keselamatan pimpinan serta kepentingan negara. Langkah Presiden yang menandatangani keputusan pemberhentian Listyo Sigit Prabowo dari jabatan Kepala Staf Kepresidenan juga menunjukkan bahwa persoalan ini tidak dibiarkan berlarut-larut. Untuk sementara, Presiden menunjuk Letjen TNI Ariyo Windutomo sebagai Pelaksana Tugas Kepala Staf Kepresidenan. Keputusan tersebut patut diapresiasi. Sebab, seorang presiden tidak boleh ragu mengambil tindakan ketika terdapat persoalan serius yang menyentuh keamanan dan kewibawaan negara. Indonesia adalah negara hukum, bukan negara yang boleh dikendalikan oleh kepentingan kelompok, jaringan kekuasaan, ataupun faksi tertentu.…

  • Redaksi
  • Peraturan Media Siber
  • Kontak Redaksi

All Rights Reserved © 2025

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.