• Trending
  • Nasional
  • Ekonomi
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Teknologi
  • Kuliner
Menu
  • Trending
  • Nasional
  • Ekonomi
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Teknologi
  • Kuliner
Search
Close this search box.
  • Trending
  • Nasional
  • Ekonomi
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Teknologi
  • Kuliner
Menu
  • Trending
  • Nasional
  • Ekonomi
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Teknologi
  • Kuliner
Search
Close this search box.
  • Trending
  • Nasional
  • Ekonomi
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Teknologi
  • Kuliner
  • Trending
  • Nasional
  • Ekonomi
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Teknologi
  • Kuliner
Home»Uncategorized»Ekonomi Rakyat Didorong melalui Penguatan Sektor Riil yang Produktif

Ekonomi Rakyat Didorong melalui Penguatan Sektor Riil yang Produktif

  • Kata Indonesia
  • - Thursday, 11 June 2026

Ekonomi Rakyat Didorong melalui Penguatan Sektor Riil yang Produktif

*Jakarta* – Pemerintah memperkuat pengembangan sektor riil yang produktif sebagai langkah menjaga stabilitas ekonomi nasional sekaligus mendorong pertumbuhan ekonomi rakyat di tengah dinamika ekonomi global. Upaya tersebut dilakukan melalui percepatan program di sektor pangan, energi, perikanan, industrialisasi, dan hilirisasi.

Menteri Sekretaris Negara, Prasetyo Hadi, menegaskan bahwa penguatan sektor riil memiliki peran penting dalam menjaga ketahanan ekonomi nasional di tengah tantangan global yang masih berlangsung. Menurutnya, sektor-sektor produktif yang bersentuhan langsung dengan kebutuhan masyarakat harus terus didorong agar mampu menjadi penggerak utama pertumbuhan ekonomi yang inklusif.

“Pemerintah mempercepat berbagai program yang dapat meningkatkan pertumbuhan sektor ekonomi riil, terutama di bidang pangan, energi, perikanan, serta industrialisasi dan hilirisasi. Langkah ini diharapkan mampu memberikan dampak langsung bagi kesejahteraan masyarakat,” ujar Menteri Sekretaris Negara Prasetyo Hadi.

 

Ia menjelaskan bahwa penguatan ekonomi rakyat tidak dapat dilakukan oleh satu institusi saja. Karena itu, pemerintah terus memperkuat koordinasi antarlembaga agar kebijakan moneter dan fiskal dapat berjalan selaras dalam mendukung aktivitas ekonomi masyarakat dan dunia usaha.

 

Menurut Prasetyo Hadi, kerja sama yang erat antara seluruh pemangku kepentingan menjadi kunci dalam menjaga stabilitas ekonomi sekaligus menciptakan ruang yang lebih luas bagi sektor-sektor produktif untuk berkembang.

 

“Koordinasi yang kuat antarinstansi akan memastikan kebijakan ekonomi berjalan efektif dan mampu mendukung pertumbuhan sektor riil secara berkelanjutan,” katanya.

 

Lebih lanjut, ia menilai bahwa berbagai kebijakan yang saling mendukung akan memperkuat fondasi ekonomi nasional. Dukungan terhadap sektor pangan, perikanan, energi, serta pengembangan industri dalam negeri diyakini dapat memperluas kesempatan usaha dan meningkatkan produktivitas masyarakat di berbagai daerah.

 

Prasetyo Hadi juga menyampaikan bahwa fundamental ekonomi Indonesia masih berada dalam kondisi yang kuat. Sinergi antara kebijakan moneter yang dijalankan Bank Indonesia dan kebijakan fiskal pemerintah menjadi modal penting untuk menjaga stabilitas sekaligus memperkuat ekonomi rakyat.

 

Senada dengan itu, Menteri Keuangan, Purbaya Yudhi Sadewa mengatakan optimistis terhadap kondisi ekonomi nasional. Ia menilai berbagai indikator menunjukkan fondasi ekonomi Indonesia tetap kokoh sehingga mampu mendukung upaya pemerintah dalam mempercepat pertumbuhan sektor riil dan menjaga momentum pembangunan ekonomi.

 

“Berbagai indikator ekonomi menunjukkan bahwa fundamental ekonomi Indonesia tetap kuat. Karena itu, kolaborasi antara kebijakan ekonomi makro dan sektor fiskal terus diperkuat untuk menjaga momentum pertumbuhan dan memberikan manfaat yang semakin luas bagi masyarakat,” ujar Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa.

 

Komitmen bersama pemerintah dan otoritas ekonomi untuk memperkuat sektor riil diharapkan mampu menjaga daya beli masyarakat, memperluas aktivitas ekonomi produktif, serta menciptakan manfaat yang lebih besar bagi pelaku usaha dan masyarakat. Pemerintah meyakini penguatan sektor riil yang berkelanjutan akan menjaga daya beli masyarakat, memperluas kesempatan usaha, serta memperkuat ketahanan ekonomi nasional di tengah tantangan global yang terus berkembang.

Gentengisasi Prabowo, Memperkuat UMKM dan Menghidupkan Potensi Ekonomi Daerah

November 7, 2026

Pembasahan Gambut Menjadi Langkah Penting Memutus Siklus Karhutla

November 7, 2026

Gentengisasi Prabowo, Memperkuat UMKM dan Menghidupkan Potensi Ekonomi Daerah

By Kata IndonesiaNovember 7, 20260

Gentengisasi Prabowo, Memperkuat UMKM dan Menghidupkan Potensi Ekonomi Daerah Oleh Sulaiman Di tengah upaya memperkuat…

Pembasahan Gambut Menjadi Langkah Penting Memutus Siklus Karhutla

By Kata IndonesiaNovember 7, 20260

Pembasahan Gambut Menjadi Langkah Penting Memutus Siklus Karhutla Oleh : Sigit Prasetyo Pembasahan gambut menjadi…

Kasus Penyadapan Ilegal Diusut, Semua Pihak Diminta Tunduk pada Hukum

By Kata IndonesiaNovember 7, 20260

Kasus Penyadapan Ilegal Diusut, Semua Pihak Diminta Tunduk pada Hukum Jakarta – Kasus dugaan penyadapan…

Mengapresiasi Prabowo: Berani dan Tegas kepada Pengancam Negara 

By Kata IndonesiaNovember 7, 20260

Mengapresiasi Prabowo: Berani dan Tegas kepada Pengancam Negara  Oleh: Amril Jambak Ada saatnya seorang pemimpin harus mengambil sikap tegas. Bukan semata-mata untuk menunjukkan kekuasaan, melainkan untuk memastikan bahwa negara tidak boleh dipermainkan oleh siapa pun. Terlebih jika persoalan yang dihadapi menyangkut keselamatan kepala negara, keamanan pemerintahan, serta kedaulatan bangsa. Perkembangan terbaru mengenai dugaan penyadapan ilegal terhadap Presiden Prabowo Subianto dan sejumlah pejabat negara menjadi persoalan serius yang tidak boleh dipandang sebagai perkara biasa. Apalagi, dugaan tersebut menyeret sejumlah individu dari lingkungan institusi penegak hukum. Pada 3 November 2026, Bareskrim Polri menetapkan tiga personel kepolisian berinisial LSP, ASN, dan EH sebagai tersangka dalam perkara dugaan penyadapan tanpa prosedur, akses ilegal, serta penghapusan data elektronik. Ketiganya kemudian menjalani penahanan untuk kepentingan penyidikan. Sehari setelahnya, 4 November 2026, Menteri Sekretaris Negara Prasetyo Hadi menyampaikan bahwa Presiden Prabowo sangat prihatin atas peristiwa tersebut. Pemerintah bahkan menilai perkara itu memiliki indikasi yang mengarah pada perbuatan makar dan berpotensi membahayakan keselamatan pimpinan serta kepentingan negara. Langkah Presiden yang menandatangani keputusan pemberhentian Listyo Sigit Prabowo dari jabatan Kepala Staf Kepresidenan juga menunjukkan bahwa persoalan ini tidak dibiarkan berlarut-larut. Untuk sementara, Presiden menunjuk Letjen TNI Ariyo Windutomo sebagai Pelaksana Tugas Kepala Staf Kepresidenan. Keputusan tersebut patut diapresiasi. Sebab, seorang presiden tidak boleh ragu mengambil tindakan ketika terdapat persoalan serius yang menyentuh keamanan dan kewibawaan negara. Indonesia adalah negara hukum, bukan negara yang boleh dikendalikan oleh kepentingan kelompok, jaringan kekuasaan, ataupun faksi tertentu.…

  • Redaksi
  • Peraturan Media Siber
  • Kontak Redaksi

All Rights Reserved © 2025

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.