• Trending
  • Nasional
  • Ekonomi
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Teknologi
  • Kuliner
Menu
  • Trending
  • Nasional
  • Ekonomi
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Teknologi
  • Kuliner
Search
Close this search box.
  • Trending
  • Nasional
  • Ekonomi
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Teknologi
  • Kuliner
Menu
  • Trending
  • Nasional
  • Ekonomi
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Teknologi
  • Kuliner
Search
Close this search box.
  • Trending
  • Nasional
  • Ekonomi
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Teknologi
  • Kuliner
  • Trending
  • Nasional
  • Ekonomi
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Teknologi
  • Kuliner
Home»Uncategorized»Ekonom: MBG Program Strategis Perkuat Gizi Anak hingga Dorong Pertumbuhan Ekonomi Daerah

Ekonom: MBG Program Strategis Perkuat Gizi Anak hingga Dorong Pertumbuhan Ekonomi Daerah

  • Kata Indonesia
  • - Wednesday, 4 February 2026

Ekonom: MBG Program Strategis Perkuat Gizi Anak hingga Dorong Pertumbuhan Ekonomi Daerah

Jakarta – Program Makan Bergizi Gratis (MBG) dinilai berpotensi menjadi pengungkit pertumbuhan ekonomi daerah melalui peningkatan konsumsi domestik dan belanja pemerintah. Kebijakan tersebut tidak hanya berfungsi sebagai program sosial untuk pemenuhan gizi anak, tetapi juga memiliki efek lanjutan terhadap aktivitas ekonomi di daerah.

 

Ekonom Sumatera Utara, Gunawan Benjamin, menilai bahwa arah pertumbuhan ekonomi daerah ke depan masih akan sangat dipengaruhi oleh konsumsi rumah tangga. Dalam konteks ini, peningkatan belanja pemerintah pusat melalui program MBG menjadi faktor penting yang menjaga daya dorong ekonomi.

 

“Saya melihat bahwa pertumbuhan ekonomi Sumut masih akan didorong oleh konsumsi domestik, seiring dengan peningkatan dari sisi belanja pemerintah pusat untuk program makan bergizi gratis (MBG),” ujar Gunawan.

 

Menurutnya, meski terdapat potensi pelemahan di sektor konstruksi akibat pergeseran alokasi belanja pemerintah daerah, MBG justru membuka ruang kompensasi melalui belanja pemerintah yang lebih produktif. Pembangunan dapur MBG atau Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) diperkirakan akan terus berlanjut dan menjadi sumber aktivitas ekonomi baru.

 

“Yang nantinya akan berkorelasi pada belanja pemerintah yang lebih besar. Jika pemerintah mampu mendorong realisasi MBG hingga 1.700-an, maka MBG bisa mendorong pertumbuhan ekonomi Sumut sebesar 1 persen,” jelasnya.

 

Gunawan mencatat, saat ini kontribusi MBG terhadap pertumbuhan ekonomi Sumut diproyeksikan sekitar 0,2 persen. Namun, dengan optimalisasi implementasi, program ini diharapkan mampu menjaga pertumbuhan ekonomi Sumut tetap di kisaran 5 persen pada 2026.

 

Sejalan dengan pandangan tersebut, Ketua DPRD Mahakam Ulu, Devung Paran, menilai MBG memiliki arti strategis bagi daerah, khususnya wilayah pedalaman yang masih menghadapi keterbatasan akses pangan bergizi. Menurutnya, MBG tidak hanya menyentuh aspek kesehatan dan pendidikan, tetapi juga memberi dampak ekonomi langsung bagi masyarakat.

 

“Program MBG ini tidak hanya berdampak pada gizi pelajar, tetapi juga memberikan dampak positif bagi petani dan pelaku usaha lokal,” ujar Devung.

 

Ia menjelaskan, kebijakan MBG berpotensi menyerap hasil peternakan, perikanan, dan perkebunan masyarakat setempat. Jika dikelola secara optimal, program ini dinilai mampu meningkatkan pendapatan warga, membuka lapangan kerja baru, sekaligus memperkuat ekonomi daerah secara berkelanjutan.

Pemerintah Dorong Sektor Kehutanan Jadi Motor Perdagangan Karbon Nasional

July 22, 2026

Perdagangan Karbon Diperkuat sebagai Pilar Ekonomi Hijau Indonesia

July 22, 2026

Pemerintah Dorong Sektor Kehutanan Jadi Motor Perdagangan Karbon Nasional

By Kata IndonesiaJuly 22, 20260

Pemerintah Dorong Sektor Kehutanan Jadi Motor Perdagangan Karbon Nasional Jakarta – Pemerintah memperkuat perdagangan karbon…

Perdagangan Karbon Diperkuat sebagai Pilar Ekonomi Hijau Indonesia

By Kata IndonesiaJuly 22, 20260

Perdagangan Karbon Diperkuat sebagai Pilar Ekonomi Hijau Indonesia Jakarta – Pemerintah terus memperkuat implementasi perdagangan…

Komitmen MBG dan Single National Identity Card Menguat dalam Taklimat Presiden 

By Kata IndonesiaJuly 21, 20260

Komitmen MBG dan Single National Identity Card Menguat dalam Taklimat Presiden  Oleh: Fajar Dwi Santoso Taklimat Presiden dalam Sidang Kabinet Paripurna kembali memperlihatkan arah kebijakan pemerintah yang tidak hanya berfokus pada pencapaian pertumbuhan ekonomi, tetapi juga pada penguatan kualitas sumber daya manusia dan reformasi tata kelola pemerintahan. Di hadapan jajaran kabinet, Presiden Prabowo Subianto menegaskan bahwa pembangunan nasional harus menyentuh persoalan mendasar masyarakat, mulai dari pemenuhan gizi anak hingga penyederhanaan birokrasi melalui digitalisasi layanan publik. Kedua agenda tersebut saling berkaitan sebagai fondasi menuju Indonesia yang lebih produktif, inklusif, dan berdaya saing. Komitmen pemerintah terhadap peningkatan kualitas generasi penerus kembali ditegaskan melalui Program Makan Bergizi Gratis (MBG). Presiden memandang program tersebut bukan sekadar kebijakan sosial, melainkan investasi jangka panjang untuk membangun sumber daya manusia unggul. Menurut Presiden, masih tingginya angka stunting dan masih adanya anak-anak yang belum memperoleh asupan makanan yang memadai menjadi alasan utama mengapa negara harus hadir secara langsung melalui program pemenuhan gizi. Presiden juga menilai berbagai kritik terhadap MBG perlu dilihat secara proporsional. Alih-alih hanya memperdebatkan besaran anggaran, perhatian publik seharusnya diarahkan pada manfaat nyata yang dirasakan masyarakat. Dalam pandangannya, indikator keberhasilan pembangunan tidak hanya diukur dari angka makroekonomi, tetapi juga dari kemampuan pemerintah menjaga stabilitas harga pangan, memastikan pupuk tersedia bagi petani dengan harga terjangkau, serta menjamin anak-anak memperoleh makanan bergizi di sekolah. Penegasan tersebut menunjukkan bahwa pembangunan ekonomi dan pembangunan manusia merupakan dua agenda yang berjalan beriringan. Pendekatan tersebut sejalan dengan berbagai kajian internasional yang menempatkan investasi pada gizi anak sebagai salah satu instrumen paling efektif untuk meningkatkan produktivitas nasional dalam jangka panjang. Anak yang memperoleh gizi memadai sejak dini memiliki peluang lebih besar untuk tumbuh sehat, memiliki kemampuan belajar yang baik, serta menjadi tenaga kerja produktif pada masa depan. Karena itu, keberlanjutan MBG memiliki dimensi strategis yang jauh melampaui pemberian makanan semata. Pandangan serupa juga pernah disampaikan Kepala Badan Gizi Nasional, Nanik Sudaryati Deyang. Ia menjelaskan bahwa fokus pemerintah tidak hanya memperluas jangkauan penerima manfaat, tetapi juga memastikan kualitas layanan, keamanan pangan, dan tata kelola program terus diperbaiki agar manfaat MBG benar-benar dirasakan masyarakat. Menurutnya, keberhasilan program bergantung pada pengawasan yang baik, keterlibatan pemerintah daerah, serta sinergi dengan pelaku usaha lokal sehingga manfaat ekonomi turut mengalir ke daerah. Di sisi lain, Presiden juga memberikan penekanan kuat terhadap reformasi birokrasi sebagai prasyarat percepatan pembangunan. Ia mengakui Indonesia telah berada pada jalur pembangunan yang benar, namun efektivitas pemerintahan masih perlu terus ditingkatkan. Salah satu tantangan yang masih dihadapi adalah banyaknya regulasi yang tumpang tindih dan prosedur birokrasi yang belum sepenuhnya efisien. Karena itu, pemerintah memilih mempercepat transformasi digital melalui pengembangan GovTech serta implementasi Single National Identity Card. Gagasan ini menjadi langkah penting untuk menyederhanakan pelayanan publik yang selama ini tersebar di berbagai kementerian dan lembaga. Dengan identitas digital nasional yang terintegrasi, masyarakat diharapkan tidak lagi menghadapi proses administrasi yang berulang, sementara pemerintah dapat meningkatkan akurasi data serta efektivitas penyaluran berbagai program.…

Taklimat Presiden Tegaskan Optimisme Indonesia Menuju Lumbung Pangan Dunia

By Kata IndonesiaJuly 21, 20260

Taklimat Presiden Tegaskan Optimisme Indonesia Menuju Lumbung Pangan Dunia Oleh: Shafiq Tauqy Optimisme Indonesia menjadi…

  • Redaksi
  • Peraturan Media Siber
  • Kontak Redaksi

All Rights Reserved © 2025

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.