• Trending
  • Nasional
  • Ekonomi
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Teknologi
  • Kuliner
Menu
  • Trending
  • Nasional
  • Ekonomi
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Teknologi
  • Kuliner
Search
Close this search box.
  • Trending
  • Nasional
  • Ekonomi
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Teknologi
  • Kuliner
Menu
  • Trending
  • Nasional
  • Ekonomi
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Teknologi
  • Kuliner
Search
Close this search box.
  • Trending
  • Nasional
  • Ekonomi
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Teknologi
  • Kuliner
  • Trending
  • Nasional
  • Ekonomi
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Teknologi
  • Kuliner
Home»Uncategorized»Dukung Pengembangan Green Energy, Mobil Listrik Warnai KTT ke-43 ASEAN di Jakarta

Dukung Pengembangan Green Energy, Mobil Listrik Warnai KTT ke-43 ASEAN di Jakarta

  • Kata Indonesia
  • - Thursday, 31 August 2023

Dukung Pengembangan Green Energy, Mobil Listrik Warnai KTT ke-43 ASEAN di Jakarta

Jakarta – KTT ke-43 ASEAN akan berlangsung di Jakarta pada 5-7 September 2023 mendatang. Pemerintah menyediakan ratusan mobil listrik dalam rangka menunjukkan komitmennya dalam mendukung pengembangan energi hijau atau green energy.

Sekretaris Kementerian Sekretariat Negara (Kemensetneg), Setya Utama, mengatakan bahwa pemerintah menggandeng perusahaan otomotif asal Korea Selatan, Hyundai, untuk menyiapkan kebutuhan mobil listrik. Total ada 346 unit mobil listrik dengan tipe IONIQ 5 dan IONIQ 6 yang akan digunakan pada agenda tersebut.

“Mobil ini akan digunakan untuk spouse (pasangan) para pemimpin negara-negara yang hadir. Kedua, untuk para menteri luar negeri negara ASEAN. Kemudian untuk para pasukan pengamanan (security) seperti paspampres,” kata Setya Utama, dilansir dari laman resmi setkab.go.id.

Setya Utama menyebut bahwa total ada 346 unit mobil listrik dari Hyundai yang merupakan gabungan dari Ioniq 6 dan Ioniq 5 pada KTT ASEAN ke-43 pada September 2023 mendatang.

Dirinya mengungkapkan bahwa, panitia nasional juga akan menyiapkan shuttle dan MRT sebagai fasilitas transportasi yang menghubungkan tempat akomodasi dengan lokasi acara yang kebanyakan digelar di area Gelora Bung Karno.

Direktur PT Hyundai Motors Indonesia (HMID), Woojune Cha, menyatakan kebanggaannya karena dapat berkontribusi dalam KTT ke-43 ASEAN.

Menurutnya, dukungan ini merupakan wujud komitmen Hyundai terhadap visi dan misi negara mengenai sustainability.

“Kami pun senang bisa meneruskan tren sinergi dengan pemerintah setelah sebelumnya kami turut menyediakan armada kendaraan untuk G20 dan ASEAN Summit 2023 di Labuan Bajo. Tidak hanya IONIQ 5, kami juga menyediakan armada kendaraan listrik keluaran terbaru Hyundai, IONIQ 6 sebagai kendaraan untuk pasangan delegasi VVIP,” tutur Woojune Cha.

Untuk diketahui, Ekonomi Hijau adalah sebuah era ekonomi yang meningkatkan kesejahteraan manusia dan kesetaraan sosial, sekaligus mengurangi risiko lingkungan secara signifikan. Ekonomi Hijau diharapkan tidak menghasilkan emisi karbon dioksida dan polusi lingkungan dan hemat sumber daya alam. [-red

Pemerintah Perkuat Kesiapsiagaan dan Informasi Akurat Hadapi Risiko Bencana

September 8, 2026

Hadapi Ancaman Bencana Tanpa Panik, Pemerintah Pastikan Respons Cepat Terus Berjalan

September 8, 2026

Pemerintah Perkuat Kesiapsiagaan dan Informasi Akurat Hadapi Risiko Bencana

By Kata IndonesiaSeptember 8, 20260

Pemerintah Perkuat Kesiapsiagaan dan Informasi Akurat Hadapi Risiko Bencana Oleh: Camelia Kencana Risiko bencana merupakan…

Hadapi Ancaman Bencana Tanpa Panik, Pemerintah Pastikan Respons Cepat Terus Berjalan

By Kata IndonesiaSeptember 8, 20260

Hadapi Ancaman Bencana Tanpa Panik, Pemerintah Pastikan Respons Cepat Terus Berjalan Presiden Prabowo Subianto menginstruksikan…

Pemerintah Pantau Erupsi Anak Krakatau, Keselamatan Masyarakat Jadi Prioritas

By Kata IndonesiaSeptember 8, 20260

Pemerintah Pantau Erupsi Anak Krakatau, Keselamatan Masyarakat Jadi Prioritas Pemerintah memastikan keselamatan dan keamanan masyarakat…

Jaga Indonesia, Persatuan dan Kritik Konstruktif Jadi Kunci Mengawal Prabowo-Gibran

By Kata IndonesiaSeptember 8, 20260

Jaga Indonesia, Persatuan dan Kritik Konstruktif Jadi Kunci Mengawal Prabowo-Gibran Oleh : Gavin Asadit Menjaga persatuan nasional menjadi salah satu kunci penting dalam mengawal jalannya pemerintahan Presiden Prabowo Subianto dan Wakil Presiden Gibran Rakabuming Raka. Di tengah dinamika politik, ekonomi, dan sosial yang terus berkembang, masyarakat memiliki peran strategis untuk memastikan perbedaan pandangan tetap berada dalam koridor demokrasi yang sehat. Persatuan bukan berarti menghilangkan perbedaan pendapat. Sebaliknya, persatuan dapat diwujudkan dengan menjadikan perbedaan sebagai bagian dari proses demokrasi, sekaligus memastikan setiap kritik disampaikan secara konstruktif dan berorientasi pada kepentingan masyarakat luas. Situasi bangsa yang kondusif membutuhkan keterlibatan seluruh elemen masyarakat, bukan hanya pemerintah. Perbedaan pilihan politik merupakan sesuatu yang wajar dalam kehidupan demokrasi. Namun, perbedaan tersebut tidak seharusnya menjadi alasan untuk membangun permusuhan ataupun memperlebar polarisasi di tengah masyarakat. Dukungan terhadap pemerintahan juga tidak harus dipahami sebagai sikap yang menutup ruang kritik. Masyarakat tetap mempunyai hak untuk memberikan masukan, melakukan pengawasan, dan menyampaikan evaluasi terhadap kebijakan pemerintah. Hal terpenting adalah kritik tersebut disampaikan dengan cara yang bertanggung jawab serta didasarkan pada kepentingan publik. Kritik konstruktif justru dapat menjadi bagian penting dalam memperkuat pemerintahan. Masukan dari masyarakat dapat membantu pemerintah melihat persoalan secara lebih luas, terutama ketika sebuah program masih menghadapi kendala dalam pelaksanaannya. …

  • Redaksi
  • Peraturan Media Siber
  • Kontak Redaksi

All Rights Reserved © 2025

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.