• Trending
  • Nasional
  • Ekonomi
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Teknologi
  • Kuliner
Menu
  • Trending
  • Nasional
  • Ekonomi
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Teknologi
  • Kuliner
Search
Close this search box.
  • Trending
  • Nasional
  • Ekonomi
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Teknologi
  • Kuliner
Menu
  • Trending
  • Nasional
  • Ekonomi
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Teknologi
  • Kuliner
Search
Close this search box.
  • Trending
  • Nasional
  • Ekonomi
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Teknologi
  • Kuliner
  • Trending
  • Nasional
  • Ekonomi
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Teknologi
  • Kuliner
Home»Uncategorized»Dukung Pemerintah Menyongsong Indonesia Emas 2045, Wujudkan SDM Berkualitas dengan Bergabung AMN Manado

Dukung Pemerintah Menyongsong Indonesia Emas 2045, Wujudkan SDM Berkualitas dengan Bergabung AMN Manado

  • Kata Indonesia
  • - Tuesday, 14 May 2024

Dukung Pemerintah Menyongsong Indonesia Emas 2045, Wujudkan SDM Berkualitas dengan Bergabung AMN Manado

Oleh: Adeline Clarissa

Bergabungnya para generasi muda penerus bangsa pada AMN Manado tentu semakin mewujudkan adanya SDM yang berkualitas, sehingga dengan kata lain, hal tersebut turut mendukung penuh upaya pemerintah dalam menyongsong Indonesia Emas 2045.

Untuk menyongsong seratus tahun kemerdekaan bangsa ini, yakni Indonesia Emas pada tahun 2045 mendatang tentunya harus terdapat banyak persiapan yang matang sehingga bangsa ini menjadi negara maju setelah seratus tahun merdeka. Hal tersebut terus pemerintah upayakan, salah satunya adalah dengan pembangunan AMN Manado yang di dalamnya mampu mewujudkan SDM muda berkualitas.

Ketika banyak dari generasi muda penerus bangsa ini termasuk ke dalam kategori Sumber Daya Manusia (SDM) berkualitas, maka tentunya pembangunan dan kemajuan negeri akan menjadi jauh lebih mudah tercapai. Alhasil, upaya pemerintah menyongsong Indonesia Emas pada 2045 pun akan menjadi kenyataan karena terbantu oleh kualitas pemudanya melalui didikan dalam AMN Manado.

Guna mewujudkan adanya Sumber Daya Manusia (SDM) muda yang unggul dan berkualitas dalam rangka menyongsong Indonesia Emas pada tahun 2045 mendatang, tentunya para pemuda tersebut harus menjalani pembekalan yang banyak terlebih dahulu serta adanya pendidikan yang berkarakter.

Pendidikan karakter sendiri menjadi hal yang sangat penting, bahkan baiknya memang pendidikan karakter tersebut mulai sejak usia mereka sedini mungkin. Ciri adanya pembekalan pemuda yang berkarakter adalah ketika mereka mendapatkan pengajaran mengenai bagaimana cara bersosialisasi, berkomunikasi, interaksi dan kemampuan untuk menjadi generasi muda yang mandiri bahkan dalam segala hal.

Bukan hanya itu, namun terdapat berbagai macam nilai lain yang harus mereka serap seperti nilai-nilai religius, nasionalis, etos kerja, gotong royong dan integritas sehingga dengan bekal semua nilai tersebut, para pemuda tadi mampu menjadi generasi bangsa Indonesia yang memiliki karakter kuat di kemudian hari.

Pelaksana Tugas (Plt) Deputi Bidang Koordinasi Revolusi Mental, Pemajuan Kebudyaan dan Prestasi Olehraga Kementerian Koordinator Pembangunan Manusia dan Kebudayaan (Kemenko PMK), Aris Darmansyah Edisaputra menegaskan bahwa untuk menghadapi beragam tantangan dunia di jaman sekarang ini, maka Indonesia tidak hanya membutuhkan SDM muda yang cerdas saja, melainkan bangsa ini sangat membutuhkan para generasi muda yang berkarakter.

Saat ini memang Indonesia sudah memasuki pada era bonus demografi. Oleh karenanya, apabila sumber daya manusia di Tanah Air tidak memiliki bekal akan pendidikan karakter yang kuat, maka jelas akan sangat membahayakan kelangsungan Indonesia pada tahun 2045 sendiri.

Maka dari itu, langkah terbaik ketika menghadapi bonus demografi seperti sekarang ini adalah dengan memanfaatkan SDM dengan pengoptimalan sekuat tenaga karena untuk meminimalisasi terhadinya bonus demografi supaya tidak malah menjadi bencana demografi yang semakin membebani negara.

Untuk berhasil menuju Indonesia Emas pada tahun 2045 mendatang, maka Indonesia harus bisa berposisi sejajar dengan negara maju lainnya, yang mana artinya bahwa persiapan sumber daya manusia harus sejak sedini mungkin terjadi.

Berbicara mengenai pendidikan, pendidikan sendiri merupakan sebuah tuntutan sekaligus kewajiban dalam hidup manusia karena hal tersebut tidak akan pernah berhenti bahkan sejak manusia lahir sampai meninggal.

Sehingga dalam setiap momen tersebut, segenap bangsa Indonesia, utamanya mereka kalangan muda hatus mampu mengisinya dengan sebaik mungkin. Menyadari bagaimana pentingnya sektor pendidikan, Pemerintah Republik Indonesia di bawah kepemimpinan Presiden RI Joko Widodo (Jokowi) berusaha sekuat tenaga untuk memastikan agar semua masyarakat pada setiap tahap kehidupannya mampu mendapatkan pendidikan.

Dalam hal ini, Kepala Negara kemudian menyampaikan sangat penting keberadaan Asrama Mahasiswa Nusantara (AMN) Manado khususnya di kalangan mahasiswa dari seluruh pelosok negeri karena memungkinkan mereka semua yang berasal dari berbagai daerah bisa saling mengenal satu sama lain akan adanya keragaman masing-masing.

Presiden Jokowi mengatakan bahwa dalam AMN Manado sendiri diisi oleh para mahasiswa dari seluruh pelosok negeri dari Sabang sampai Merauke, dari Miangan sampai Pulau Rote. Semuanya berada pada satu atap yang sama untuk bisa saling mengenal satu sama lain.

Sementara itu, Direktur Prasarana Strategis Ditjen Cipta Karya Kementerian PUPR, Ir. Essy Asiah mengatakan bahwa tujuan dari pembangunan AMN Manado sendiri sebagai wadah untuk mempersatukan para mahasiswa dari berbagai latar belakang berbeda.

Mereka semua akan hidup dalam satu atap secara bersama dalam rangka untuk menyiapkan sumber daya manusia (SDM) muda yang berkualitas, berkarakter kebangsaan dan berintegritas. Selain itu, pembangunan gedung hasil inisiasi Badan Intelijen Negara (BIN) tersebut bukan hanya berupa sekedar bangunan fisik semata.

Melainkan, lembaga pimpinan Jenderal Polisi (Purn) Prof. Dr. Budi Gunawan tersebut menginisiasi pembangunan AMN Manado sebagai simbol komitmen pada pembangunan SDM berkualitas dan sebagai bukti nyata dukungan penuh pada upaya pemerintah untuk menyongsong Indonesia Emas pada tahun 2045 mendatang. Bergabungnya pada pemuda dalam program tersebut tentu mendatangkan kontribusi positif pula demi keberhasilan upaya itu.

*) Mahasiswa Politeknik Negeri Manado

PB JATMA ASWAJA Gelar Doa Keselamatan Bangsa, Zikir Kebangsaan dan Haul Pendiri NKRI di Masjid Istiqlal

August 6, 2026

Kabinet Bayangan Perlu Hindari Kegaduhan Politik yang Merugikan Publik

August 6, 2026

PB JATMA ASWAJA Gelar Doa Keselamatan Bangsa, Zikir Kebangsaan dan Haul Pendiri NKRI di Masjid Istiqlal

By Kata IndonesiaAugust 6, 20260

Pengurus Besar Jamiyah Ahlith Thariqah Al Mutabaroh Ahlussunnah Wal Jamaah (PB JATMA ASWAJA) kembali menggelar…

Kabinet Bayangan Perlu Hindari Kegaduhan Politik yang Merugikan Publik

By Kata IndonesiaAugust 6, 20260

Kabinet Bayangan Perlu Hindari Kegaduhan Politik yang Merugikan Publik Jakarta – Wacana pembentukan kabinet bayangan…

Algoritma Mengejar Atensi, Jurnalisme Menjaga Akurasi dan Akal Sehat Publik 

By Kata IndonesiaAugust 6, 20260

Algoritma Mengejar Atensi, Jurnalisme Menjaga Akurasi dan Akal Sehat Publik  Oleh: Ratna Komala Gelombang transformasi digital telah mengubah cara masyarakat memperoleh, mengonsumsi, dan menyebarkan informasi. Kehadiran platform digital dengan algoritma yang dirancang untuk memaksimalkan atensi telah menciptakan ekosistem informasi yang bergerak sangat cepat, tetapi tidak selalu mengutamakan akurasi. Konten yang memancing emosi sering kali memperoleh jangkauan lebih luas dibandingkan informasi yang telah melalui proses verifikasi. Dalam situasi demikian, jurnalisme berkualitas menjadi semakin penting sebagai penopang ruang publik yang sehat, menjaga nalar masyarakat agar tetap berpijak pada fakta di tengah derasnya arus disinformasi. Peran pers tidak lagi terbatas sebagai penyampai berita, melainkan menjadi institusi yang menjaga kualitas demokrasi melalui penyajian informasi yang kredibel dan dapat dipertanggungjawabkan. Jurnalisme yang profesional berfungsi sebagai penyeimbang kekuasaan sekaligus penghubung antara pemerintah dan masyarakat melalui informasi yang akurat. Namun, tantangan yang dihadapi industri media semakin kompleks akibat dominasi algoritma platform digital global yang mengubah pola distribusi informasi sekaligus memengaruhi model bisnis media. Ketimpangan tersebut menuntut hadirnya kebijakan yang mampu menciptakan ekosistem digital yang lebih adil bagi seluruh pelaku industri pers. Dalam konteks itu, langkah pemerintah menghadirkan regulasi mengenai tanggung jawab platform digital menjadi bagian penting dari upaya memperkuat keberlanjutan jurnalisme nasional. Kebijakan ini tidak dimaksudkan untuk membatasi inovasi teknologi, melainkan membangun keseimbangan antara perkembangan platform digital dan keberlangsungan media yang menghasilkan karya jurnalistik berkualitas. Ruang digital yang sehat membutuhkan mekanisme yang memastikan informasi yang diproduksi melalui proses jurnalistik memperoleh posisi yang layak di tengah banjir konten yang beredar tanpa proses verifikasi. Dengan demikian, kepentingan publik tetap menjadi orientasi utama dalam tata kelola informasi nasional. Deputi Bidang Koordinasi Komunikasi dan Informasi Kementerian Koordinator Bidang Politik dan Keamanan, Marsda TNI Eko Dono Indarto, menegaskan bahwa Kemenko Polkam memiliki peran strategis dalam mengawal penyusunan Peraturan Presiden mengenai tanggung jawab platform digital untuk mendukung jurnalisme berkualitas. Menurut Eko Dono Indarto, pembentukan Komite Tanggung Jawab Perusahaan Platform untuk Mendukung Jurnalisme Berkualitas (KTP2JB) merupakan langkah konkret untuk memperkuat ekosistem informasi yang sehat, menjaga kualitas pers nasional, sekaligus memperkokoh stabilitas keamanan di ruang digital. Kehadiran pedoman pelaksanaan Peraturan Presiden Nomor 32 Tahun 2024 menjadi tonggak penting dalam memastikan implementasi kebijakan tersebut berjalan secara terukur. Komitmen pemerintah tersebut menunjukkan bahwa penguatan jurnalisme dipandang sebagai bagian dari strategi memperkuat ketahanan informasi nasional. Lebih jauh, lahirnya pedoman pelaksanaan kewajiban platform digital memberikan kepastian mengenai tanggung jawab setiap pemangku kepentingan dalam membangun ruang digital yang lebih sehat. Selama ini, perusahaan platform memperoleh manfaat ekonomi yang besar dari distribusi konten jurnalistik, sementara media menghadapi tekanan finansial yang semakin berat akibat perubahan pola konsumsi informasi. Ketimpangan tersebut berpotensi melemahkan kualitas jurnalisme apabila tidak diimbangi dengan tata kelola yang lebih berkeadilan. Oleh karena itu, kebijakan pemerintah menjadi instrumen penting untuk menciptakan hubungan yang lebih seimbang antara inovasi digital dan keberlanjutan industri pers. Di sisi lain, perkembangan kecerdasan buatan telah menghadirkan tantangan baru terhadap kredibilitas informasi. Teknologi AI memungkinkan produksi konten dalam jumlah besar dengan kecepatan yang belum pernah terjadi sebelumnya, tetapi tidak seluruhnya dibangun di atas prinsip verifikasi dan etika jurnalistik. Kondisi ini meningkatkan risiko penyebaran informasi yang menyesatkan, manipulasi visual, hingga lahirnya narasi yang sulit dibedakan dari fakta. Akibatnya, kemampuan masyarakat dalam memperoleh informasi yang benar semakin bergantung pada keberadaan media yang menjunjung tinggi profesionalisme.…

Menjawab Perang Algoritma AI dengan Etika, Verifikasi, dan Media Tepercaya

By Kata IndonesiaAugust 6, 20260

Menjawab Perang Algoritma AI dengan Etika, Verifikasi, dan Media Tepercaya Oleh : Antonius Utomo Perkembangan…

  • Redaksi
  • Peraturan Media Siber
  • Kontak Redaksi

All Rights Reserved © 2025

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.