• Trending
  • Nasional
  • Ekonomi
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Teknologi
  • Kuliner
Menu
  • Trending
  • Nasional
  • Ekonomi
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Teknologi
  • Kuliner
Search
Close this search box.
  • Trending
  • Nasional
  • Ekonomi
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Teknologi
  • Kuliner
Menu
  • Trending
  • Nasional
  • Ekonomi
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Teknologi
  • Kuliner
Search
Close this search box.
  • Trending
  • Nasional
  • Ekonomi
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Teknologi
  • Kuliner
  • Trending
  • Nasional
  • Ekonomi
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Teknologi
  • Kuliner
Home»Nasional»Di Mathla’ul Anwar Banten, Menag Kenang Moderasi ala KH Mas Abdurrahman

Di Mathla’ul Anwar Banten, Menag Kenang Moderasi ala KH Mas Abdurrahman

  • Kata Indonesia
  • - Thursday, 20 February 2020

Menteri Agama Fachrul Razi berkunjung ke Universitas Mathla’ul Anwar (UNMA) Banten. Menag hadir untuk meletakkan batu pertama pembangunan Gedung Serba Guna kampus UNMA Banten.

Menag juga meresmikan dibukanya program Pascasarjana Magister Pendidikan Agama Islam Fakultas Agama Islam UNMA Banten. Peresmian ditandai dengan penandatanganan prasasti.

Di hadapan ratusan tamu yang hadir,  Menag mengingatkan kembali tentang moderasi beragama yang diusung oleh salah satu pendiri Mathla’ul Anwar KH. Mas Abdurrahman. Mengutip buku biografi KH. Mas Abdurrahman (1971) yang disusun puteranya (KH. Nahid Abdurrahman), Menag mengatakan bahwa cara KH. Mas Abdurrahman dalam memberantas kebatilan dilakukan dengan halus dan bijaksana.

“Cara beliau dalam memberantas kebatilan serta menginsafkan masyarakat dijalankan dengan halus dan bijaksana. Tidak dengan radikal tetapi sedikit demi sedikit dalam memberikan pengertian hingga orang menjadi insyaf,” ungkap Menag di Pandeglang, Kamis (20/02).

Menag menilai pendekatan KH. Mas Abdurahman dalam mendidik masyarakat secara halus dan bijaksana sangat relevan dengan kondisi saat ini. “Itulah mau’izatul hasanah, yaitu berdakwah dengan memberikan nasihat-nasihat atau menyampaikan ajaran-ajaran Islam dengan rasa kasih sayang sehingga nasihat dan ajaran tersebut dapat menyentuh hati mereka,” lanjut Menag.

Menag berharap, semangat KH. Mas Abdurrahman dalam menyebarkan pendidikan Islam yang moderat menjadi teladan generasi Mathla’ul Anwar masa kini. “Islam harus kita sebar luaskan secara damai sehingga menjadi rahmat bagi alam semesta, menjadi Islam yang rahmatan lil alamin,” ungkap Menag.

Menag bersama Ibu Anny Fachrul Razi tiba di Mathla’ul Anwar (MA) Pandeglang pukul 11.30 WIB. Kehadiran Menag disambut Ketua Badan Pelaksana Harian MA M. Irsjad Djuwaeli, Ketua Umum Pengurus Besar MA  KH. Ahmad Syadeli Karim, serta Rektor UNMA Abdul Ghani Abdullah.

Hadir juga, Direktur Pendidikan Tinggi Islam Pendis Arskal Salim, Kakanwil Kemenag Provinsi Banten A Bazari Syam, Kabag TU Pimpinan Khoirul Huda Basyir. Hadir juga, Bupati Pandeglang Irna Narulita, Ketua DPRD Tb. Udi Djuhdi, Kapolres, Kajari, serta Dandim 0601 Pandeglang.

Rupiah dan Resiliensi Ekonomi Nasional

May 26, 2026

Rupiah dan Pentingnya Optimisme terhadap Ekonomi Nasional

May 26, 2026

Rupiah dan Resiliensi Ekonomi Nasional

By Kata IndonesiaMay 26, 20260

Rupiah dan Resiliensi Ekonomi Nasional Oleh: Alexandro Dimitri Di tengah dinamika ekonomi global yang masih…

Rupiah dan Pentingnya Optimisme terhadap Ekonomi Nasional

By Kata IndonesiaMay 26, 20260

Rupiah dan Pentingnya Optimisme terhadap Ekonomi Nasional Oleh : Abdul Razak Pelemahan nilai tukar rupiah…

Pemerintah Perkuat Stabilitas Ekonomi untuk Kuatkan Rupiah

By Kata IndonesiaMay 26, 20260

Pemerintah Perkuat Stabilitas Ekonomi untuk Kuatkan Rupiah Jakarta – Pemerintah terus memperkuat langkah strategis menjaga…

Tenang dan Optimis, Pemerintah dan Bank Indonesia Terus Jaga Stabilitas Rupiah

By Kata IndonesiaMay 26, 20260

Tenang dan Optimis, Pemerintah dan Bank Indonesia Terus Jaga Stabilitas Rupiah Jakarta- Pemerintah bersama Bank…

  • Redaksi
  • Peraturan Media Siber
  • Kontak Redaksi

All Rights Reserved © 2025

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.