Sejumlah massa menghadiri menuntut penjarakan calon Wakil Gubernur Jakarta nomor urut 1, Suswono buntut guyonan janda kaya dan Nabi Muhammad yang dinilai melecehkan. Aksi itu berlangsung di depan gedung Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) Jakarta hari ini.
“Pak Suswono, panggil tangkap!” kata Ketua Organisasi Masyarakat Betawi Bangkit, David Darmawan diikuti sejumlah peserta demo, Rabu, 20 November 2024.
David menjelaskan tujuan mereka menggelar aksi yang dimulai pada pukul 10.20 WIB dan berlangsung sekitar 30 menit itu.
“Ya kita mau Pak Suswono itu diproses,” kata dia.
David berujar kedatangannya dan rombongan yang disebutnya sebagai Laskar Suku Betawi itu bertujuan agar Bawaslu Jakarta dapat menindaklanjuti laporan yang diajukannya pada 29 Oktober lalu.
Ia berharap agar Suswono dapat dipenjara apabila terbukti terdapat unsur pidana atas laporan dugaan penistaan agama yang menyasar mantan Menteri Pertanian itu.
“Tadi kami dari dalam Bawaslu, kami dapat kabar bahwa kasus Suswono sudah dilimpahkan ke Polda Metro. Artinya Polda harus memamnggil Suswono,” jelas David.
David juga menegaskan, bahwa Soswono juga jentel harus berani mempertanggung jawabkan omongannya.
“Suswono itukan tokoh di Indonesia masa gak jentel dipanggil Bawaslu gak datang, ini kasusnya sudah dilimpkan ke Polda. Artinya dia kalau dipanggil segera datang donk,” tegas David.
Pengamat Harap Buruh Tak Mudah Dipolitisasi, May Day Jadi Momentum Kedewasaan Kolektif JAKARTA — Momentum…
May Day 2026 Momentum Kolaborasi Besar Buruh dan Pemerintah Jakarta - Peringatan Hari Buruh Internasional…
May Day 2026 Momentum Kolaborasi Besar Buruh dan Pemerintah Jakarta - Peringatan Hari Buruh Internasional…
Menteri LH: Peringatan _May Day_ 2026 Memiliki Arti Yang Strategis Bagi Pekerja dan Buruh *Jakarta*…
Waspada Provokasi dalam Aksi Buruh demi Stabilitas Sosial Oleh : Gavin Asadit Menjelang peringatan Hari…
Pemerintah dan Buruh Sepakat Jaga Aksi Tetap Damai, Hindari Provokasi Jakarta - Pemerintah bersama elemen…