• Trending
  • Nasional
  • Ekonomi
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Teknologi
  • Kuliner
Menu
  • Trending
  • Nasional
  • Ekonomi
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Teknologi
  • Kuliner
Search
Close this search box.
  • Trending
  • Nasional
  • Ekonomi
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Teknologi
  • Kuliner
Menu
  • Trending
  • Nasional
  • Ekonomi
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Teknologi
  • Kuliner
Search
Close this search box.
  • Trending
  • Nasional
  • Ekonomi
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Teknologi
  • Kuliner
  • Trending
  • Nasional
  • Ekonomi
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Teknologi
  • Kuliner
Home»Uncategorized»Demo BEM UI Dinilai Berpotensi Ganggu Iklim Pembangunan

Demo BEM UI Dinilai Berpotensi Ganggu Iklim Pembangunan

  • Kata Indonesia
  • - Friday, 12 June 2026

Demo BEM UI Dinilai Berpotensi Ganggu Iklim Pembangunan

Jakarta – Rencana aksi demonstrasi yang diusung Badan Eksekutif Mahasiswa Universitas Indonesia (BEM UI) dengan mengangkat narasi Reformasi Jilid II dinilai berpotensi mengganggu iklim pembangunan yang saat ini tengah dijaga pemerintah.

Di tengah fokus pemerintah memperkuat ekonomi, menciptakan lapangan kerja, dan meningkatkan kesejahteraan masyarakat, stabilitas nasional dinilai menjadi faktor penting untuk memastikan berbagai program pembangunan berjalan optimal.

Menteri Sekretaris Negara (Mensesneg) Prasetyo Hadi menegaskan pemerintah menghormati dan menerima aspirasi yang disampaikan masyarakat sebagai bagian dari kehidupan demokrasi. Namun, ia menekankan bahwa pemerintah saat ini sedang bekerja keras menghadapi berbagai tantangan ekonomi melalui koordinasi dan kebijakan yang saling memperkuat.

 

*”Beberapa hari ini kan saudara saksikan bahwa kita juga betul-betul bekerja sama dan bekerja sangat keras untuk mengatasi masalah-masalah perekonomian kita,”* kata Prasetyo.

 

Menurutnya, berbagai langkah yang ditempuh pemerintah diarahkan untuk memberikan kepastian bagi dunia usaha sekaligus menjaga momentum pertumbuhan ekonomi nasional. Kepastian tersebut dinilai penting agar aktivitas investasi, produksi, dan penciptaan lapangan kerja dapat terus berjalan.

 

*”Dengan koordinasi yang erat, dengan koordinasi yang intens, dengan kebijakan yang saling memperkuat satu sama lain, juga yang hari ini memberi kepastian juga kepada para pelaku usaha, kami yakin kita akan dapat mengatasi permasalahan ini,”* ujarnya.

 

Prasetyo juga mengingatkan bahwa penyelesaian berbagai persoalan nasional membutuhkan proses dan kerja bersama seluruh elemen bangsa. Karena itu, dukungan terhadap upaya perbaikan yang sedang dijalankan pemerintah dinilai penting untuk menjaga keberlanjutan pembangunan.

 

Sementara itu, Sekretaris Jenderal Partai Golkar, Sarmuji, menilai dinamika politik merupakan hal yang wajar dalam sistem demokrasi. Namun, menurutnya stabilitas tetap perlu dijaga agar tidak mengganggu agenda pembangunan dan penguatan ekonomi nasional.

 

Ia menjelaskan bahwa kondisi daya beli masyarakat, fundamental ekonomi, dan legitimasi politik merupakan faktor penting yang memengaruhi stabilitas suatu negara. Meski demikian, Sarmuji optimistis pemerintahan Presiden Prabowo Subianto memiliki kapasitas untuk menjaga kondisi tersebut tetap kondusif melalui berbagai kebijakan yang berpihak pada masyarakat.

 

Di tengah berbagai upaya pemerintah mempercepat pembangunan dan memperkuat pertumbuhan ekonomi, munculnya narasi yang berpotensi menciptakan persepsi instabilitas dinilai kurang sejalan dengan kebutuhan bangsa saat ini. Karena itu, menjaga situasi yang kondusif menjadi hal penting agar pembangunan dapat terus berjalan dan manfaatnya dirasakan secara luas oleh masyarakat.

Gentengisasi Prabowo, Memperkuat UMKM dan Menghidupkan Potensi Ekonomi Daerah

November 7, 2026

Pembasahan Gambut Menjadi Langkah Penting Memutus Siklus Karhutla

November 7, 2026

Gentengisasi Prabowo, Memperkuat UMKM dan Menghidupkan Potensi Ekonomi Daerah

By Kata IndonesiaNovember 7, 20260

Gentengisasi Prabowo, Memperkuat UMKM dan Menghidupkan Potensi Ekonomi Daerah Oleh Sulaiman Di tengah upaya memperkuat…

Pembasahan Gambut Menjadi Langkah Penting Memutus Siklus Karhutla

By Kata IndonesiaNovember 7, 20260

Pembasahan Gambut Menjadi Langkah Penting Memutus Siklus Karhutla Oleh : Sigit Prasetyo Pembasahan gambut menjadi…

Kasus Penyadapan Ilegal Diusut, Semua Pihak Diminta Tunduk pada Hukum

By Kata IndonesiaNovember 7, 20260

Kasus Penyadapan Ilegal Diusut, Semua Pihak Diminta Tunduk pada Hukum Jakarta – Kasus dugaan penyadapan…

Mengapresiasi Prabowo: Berani dan Tegas kepada Pengancam Negara 

By Kata IndonesiaNovember 7, 20260

Mengapresiasi Prabowo: Berani dan Tegas kepada Pengancam Negara  Oleh: Amril Jambak Ada saatnya seorang pemimpin harus mengambil sikap tegas. Bukan semata-mata untuk menunjukkan kekuasaan, melainkan untuk memastikan bahwa negara tidak boleh dipermainkan oleh siapa pun. Terlebih jika persoalan yang dihadapi menyangkut keselamatan kepala negara, keamanan pemerintahan, serta kedaulatan bangsa. Perkembangan terbaru mengenai dugaan penyadapan ilegal terhadap Presiden Prabowo Subianto dan sejumlah pejabat negara menjadi persoalan serius yang tidak boleh dipandang sebagai perkara biasa. Apalagi, dugaan tersebut menyeret sejumlah individu dari lingkungan institusi penegak hukum. Pada 3 November 2026, Bareskrim Polri menetapkan tiga personel kepolisian berinisial LSP, ASN, dan EH sebagai tersangka dalam perkara dugaan penyadapan tanpa prosedur, akses ilegal, serta penghapusan data elektronik. Ketiganya kemudian menjalani penahanan untuk kepentingan penyidikan. Sehari setelahnya, 4 November 2026, Menteri Sekretaris Negara Prasetyo Hadi menyampaikan bahwa Presiden Prabowo sangat prihatin atas peristiwa tersebut. Pemerintah bahkan menilai perkara itu memiliki indikasi yang mengarah pada perbuatan makar dan berpotensi membahayakan keselamatan pimpinan serta kepentingan negara. Langkah Presiden yang menandatangani keputusan pemberhentian Listyo Sigit Prabowo dari jabatan Kepala Staf Kepresidenan juga menunjukkan bahwa persoalan ini tidak dibiarkan berlarut-larut. Untuk sementara, Presiden menunjuk Letjen TNI Ariyo Windutomo sebagai Pelaksana Tugas Kepala Staf Kepresidenan. Keputusan tersebut patut diapresiasi. Sebab, seorang presiden tidak boleh ragu mengambil tindakan ketika terdapat persoalan serius yang menyentuh keamanan dan kewibawaan negara. Indonesia adalah negara hukum, bukan negara yang boleh dikendalikan oleh kepentingan kelompok, jaringan kekuasaan, ataupun faksi tertentu.…

  • Redaksi
  • Peraturan Media Siber
  • Kontak Redaksi

All Rights Reserved © 2025

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.